Special

Special
17. 25/11



Hari Jumat. Yaaa di hari Kamis kalian tau lahh ada momen² Lea Nathan dan Aylen Alex. Sekarang kira² gimana yak?? Lea datang lebih awal dibanding hari² sebelumnya karena dia piket.


Sebelum dimarah dan diomelin oleh teman²nya, mending Lea mengerjakan piketnya di Jumat itu. Tiba² Gleice dan Aylen datang. Baru aja mau masuk kelas tiba²...  "Heh, heh, heh kalian berdua jangan dulu lewat² ini orang lagi nyapu!!"   tegas Lea ke Aylen dan Gleice. "Ehh, iya maaf²" ucap Aylen.


Setelah piket Lea, Gleice dan Aylen melihat² penggerek yang sedang latihan untuk mengibarkan bendera merah putih. Di hari Jumat itu diadakan upacara peringatan Hari Guru tepat pada tanggal  25 November tahun 2022 dan pada hari itu mereka menggunakan seragam putih biru.


"Hmmmmm, Nathan dimana ya"  tanya Lea ke Gleice. "Lah bukannya dia jadi penggerek ya?"  Jawab Gleice. "Enggak, dia gak jadi penggerek" lanjut Lea. "Gak percaya lagi"  ketus Gleice.


"Ehhh, temenin aku beli di kooperasi dong Gleice"  ajak Lea. "Heem, iya iya"  jawab Gleice pasrah. Lea masih tak percaya dengan perkataan Gleice yang mengatakan bahwa Nathan menjadi penggerek di upacara peringatan Hari Guru tersebut. Bahkan, Lea masih membahas itu.


Sampai di kooperasi, Lea terkejut melihat Nathan yang menggunakan baju putih² yang menandakan bahwa Nathan adalah penggerek di upacara itu. "Hah, i-itu N-Nathan?"  ucap Lea terkejut. "Dah ku bilang kan. Gak percaya sih"  jawab Gleice.


Di kooperasi ternyata penjualnya gak ada. Gleice dan Lea memutuskan untuk kembali ke kelas mereka. Sampainya di kelas, ternyata teman² mereka sedang mendekor kelas dengan balon berwarna merah dan hitam.


Lea dan Gleice mencoba meniup balon. Dan yah, gak bisa. Tapi, beberapa menit kemudia dengan perjuangan yang sangat amat lama akhirnya Lea bisa niup balon itu.


"Lihat nihh, aku bisa niup balon. Kamu gak bisa ya??"  ejek Lea. "Apaan orang kamu cuma niup 1 balon, itupun kamu gak mau niup lagi kan??"  jawab Gleice. Lea tertawa mendengar itu. Saat Zefa memegang salah satu balon, tiba² balon tersebut pecah dengan sendirinya.


Sekelas : AAAAA


Semuanya terkejut. "Tanganmu ada durinya ya Zef??"  kata Felzya. "Aku cuma megang balonnya loh tadi"  jawab Zefa.


Reys bahkan mencoba menempelkan balon² tersebut ke papan tulis. Yahh naik kursi pastinya. Lucky dan Ways juga membantu Reys dengan menahan balon² tersebut dan yang lainnya membantu menggunting doubletip dan menempelkan doubletip ke balon².


Tiba² balon² itu terlepas dari papab tulis padahal tadi dah ketempel. "Nah kann, dah ku bilang tempel doubletip nya di papan aja jangan dibalon"  seru Reys.


Setelah terjadi berbagai macam drama, balon² tersebut pun tertempel dengan sempurna. Sekarang giliran Qeith ( Adryan ) untuk menulis tulisan " HAPPY TEACHER'S DAY"  di papan tulis.


"Dimohon untuk siswa², segera ke lapangan karena akan diadakan upacara"  ucap salah satu guru. Semuanya langsung bergegas menggunakan topi dan membuat barisan di lapangan.


Sangat panas gak usah ditanyakan lagi. Mereka tampak seperti cacing kepanasan. Beberapa menit kemudian, upacara dimulai.


Masa yang ditunggu² tiba. Akhirnya mereka bisa lihat penggerek bertugas. Lucuk banget ada Lard dan Leysa jadi penggerek. Mana ketika penggerek lewat mereka manggil² Leysa lagi.


Saat membuka farmasi, ternyata Lard sendiri. "Lard depresi karena jomblo"  ejek Gea.


SKIP


Setelah upacara, mereka dimeriahkan dengan balon² yang dipecahkan. Sangat meriah dan mengharukan terlebih lagi saat kelompok paduan suara menyanyikan lagu Guruku Tersayang. Guru² dan beberapa siswa menangis.


Lanjut eps 18 yaaaaaaaaaaaa