
dengan biaya siswa akhirnya Santi bisa sekolah SMP. suatu hari santi mulai sekolah dan Santi pun juga mengikuti acara MOS disekolah barunya itu, acara MOS yang sangat seru, gimana tidak di MOS tersebut banyak sekali permainan yang dibuat oleh ketua OSIS disekolah tersebut. acara MOS itu berlangsung selama 3 hari, selama MOS tersebut, Santi memperhatikan salah satu teman barunya sebut saja namanya Romi. Romi cowok yang amat ganteng menurut Santi, Romi mempunyai kulit kuning Langsat dengan tai lalat di bibirnya, badannya gak terlalu tinggi tapi badannya tegap sehingga kelihatan Maco. dihari ketiga Santi memberanikan diri untuk menyapanya,
"hai aku Santi, nama kamu siapa?" kata Santi dengan malu-malu,
"hai nama saya Romi" jawab Romi dengan sedikit terkejut.
Santi dan Romi setiap harinya selalu bertemu dan mereka jadi bersahabat yang begitu dekat, dimana ada Santi disitu juga ada Romi begitu juga sebaliknya, mereka selalu mengerjakan tugas sekolah bersama. hari demi hari mereka selalu bersama sampai akhirnya Santi merasakan ada yang aneh mengenai perasaannya kepada Romi, sepertinya perasaan yang tadinya biasa saja kini berubah jadi perasan luar biasa, mungkin rasa itu bisa disebut cinta monyet, semakin hari perasaan Santi itu semakin jadi, tapi dia tak ada keberanian untuk mengungkapkannya pada Romi.
hampir setiap malam Santi membayangkan kemesrahan bersama Romi. malam ini dia melamun dicendela kamarnya sambil menatap terangnya bulan purnama, Santi pun berkhayal
"seandainya kamu Romi sekarang ada disini mungkin malam ini akan tambah indah, kita duduk di taman dan melihat indahnya bulan purnama ini berdua, aku akan menyandarkan badanku kebahumu, kamu akan mengucapkan kata-kata romantis untukku, dengan penuh cinta kamu membelai rambutku, buat hatiku berbunga-bunga". bisik Santi dalam lamunan.
tanpa disadari oleh Santi ibunya datang menghampiri
"Santi....Santi....Santi...." suara ibu memanggil
Santi tetap diam seolah-olah tidak mendengar panggilan ibunya itu,
"hai.....santiiiiii....apa yang kamu lakukan ibu panggil dari tadi" kata ibu sambil menepuk bahu Santi,
"oh.....ya.....Bu....maaf Santi gak dengar, ada apa Bu?", jawab Santi dengan gugup
"sudah malam tidur besok kamu sekolah, tutup jendelamu",kata ibu
"ya Bu, Santi akan tidur", jawab Santi dan bergegaslah Santi menutup jendela dan kemudian membaringkan badannya keranjangnya namun matanya tetap tidak bisa pejam, dia tetap terbayang-bayang wajahnya Romi sampai akhirnya matanya capek dan terpejam juga.
"Santi...Santi....Santi....bangun udah hampir jam tujuh, kamu mau sekolah gak?, cepatlah bangun ibu mau pergi kesawah", suara ibu memanggil
mendengar suaranya ibu Santi terbangun dan melihat jam yang 15 menit lagi jam 07.00, akhirnya Santi terburu-buru kebelakang dia mengambil air untuk cuci muka dan sikat gigi, hari ini Santi terpaksa tidak mandi, karena kalau dia mandi pasti akan buang waktu saja dan akan semakin terlambat karena sebenarnya dirumah Santi gak ada kamar mandi waktu itu jadi kalau mandi harus kesungai belakang rumahnya yang kira-kira jarak sungai dengan rumah Santi sekitar sepuluh meter dan itu sangat membuang waktu kalau untuk pergi kesungai di pagi itu.
pada pagi itu Santi pergi kesekolah sangat terburu-buru sekali, dia berlari disepanjang jalan untuk menuju sekolah dan jalan untuk menuju sekolah tak sebagus jalan yang kita bayangkan, jalan menuju sekolah Santi waktu itu melewati jalan setapak diantara sawah-sawah, naik turun tebingan sawah, menyebrangi sungai, lewat tepian sungai, lewat kebun bambu dan di pagi itu dia berlari🥺. sesampai disekolah ternyata pintu gerbang sekolah sudah di tutup, pelajaran pertama pun sudah dimulai ya.....Santi terlambat di pagi itu, dengan napas yang ngos-ngosan dia memohon ke penjaga sekolahnya.
"pak tolong buka pintunya aku mau masuk", kata Santi
"gak bisa!!!, kamu bisa masuk nanti setelah jam istirahat sekarang kamu di setrap, pegang telinga tangan kanan pegang telinga kiri begitu juga sebaliknya dan angkat kaki nya sebelah, lakukan sampai jam istirahat". kata pak penjaga sekolah.
dan Santi mengerjakan hukuman yang diberikan olah pak penjaga tersebut.
setelah dua jam lonceng sekolah pun dipukul oleh pak penjaga itu artinya waktunya istirahat, Santi pun berbisik sendiri
"akhirnya.......sudah waktunya istirahat itu artinya penderitaan ku sudah selesai hari ini", kata Santi dengan sangat lega kemudian dia menurunkan tangan dan kakinya.
pintu gerbang sudah mulai di buka oleh penjaga sekolah,
"ayo masuklah" kata penjaga sekolah persilahkan masuk Santi
"terima kasih pak" jawab Santi dan Santi pun bergegas untuk masuk, ini hari pertama Santi terlambat sekolah, rasanya Santi sangat malu sekali sama teman-temannya