Sacrifice of Love

Sacrifice of Love
6



Yueyin sudah menyelesaikan pertemuan dan segera kembali ke tempat latihan, Wang Hei sendiri sudah bertarung dengan Lou Guang untuk latihan nya


Yueyin pergi ke sekitar pot dan meletakkan tangannya diatas tanah itu, seketika tumpukan mawar muncul dengan warna bunga nya yg cerah "kau menanam bunga ?" Yueyin memalingkan wajah ia duduk diatas sebuah batu


memusatkan energinya agar tidak keluar ,dengan sekali tarikan nafas tanaman bunga mawar rambat keluar dari tanah mengelilingi Yueyin ,Wen Qing ,Ming Guan berkumpul untuk memperhatikan, Ming Guan yg menyukai bunga berniat mengambil satu tangkai


Rong Quan segera menahan tangannya, "jangan mencabut nya itu akan mengganggu pelatihan nya" Ming Guan segera menjauhkan tangannya, Wang Hei sendiri langsung bergerak menyadari aroma bunga mawar dari pelatihan Yueyin


"aneh sekali" Wang Hei berbalik "apa yg aneh ?" Wen Qing memperhatikan aroma bunga mawar Yueyin yg berbeda dengan bunga mawar lain nya ,lalu batang dari bunganya kenapa berwarna seperti ini ?" Wang hei menarik tangan Wen Qing yg berniat memeriksa duri dari mawar nya


terlambat menahan darah mengenai duri ,Wang Hei terdiam kaku "tidak..." Wen Qing menatap datar "kau kenapa sih ?" dalam hitungan detik berikutnya darah merembes keluar dari ujung mulut Yueyin, Wen Qing menatap heran "dia kenapa ?" Yueyin membuka matanya, tatapannya sangat dingin


"atasi masalah mu sendiri" Yueyin berpaling pergi, sedetik kemudian golakan terjadi Wen Qing terduduk diatas tanah ,matanya terkejut "i-ini..." Wang Hei menutup mata nya "kau terkena racun ,racun di duri mawar Yueyin berbahaya ia dapat mengganggu proses pemulihan dan menghentikan detoks kekuatan jiwa mu" Lou Guang terkejut "kalau begitu seharusnya dia memiliki penawarnya kan ?" Wang Hei menggeleng "itu agak sulit"


"karna pelatihan nya yg terhenti tiba-tiba, dia memerlukan waktu sendiri untuk mengendalikan racun juga kekuatan roh nya" Wang Hei mengangguk "benar" Ming Guan segera bersembunyi dibalik Hangguang "la-lalu bagaimana sekarang ? Wen Qing....dia"


Yueyin bergerak maju, ia menepis Wang Hei "menyingkir lah" Wang Hei segera memberikan ruang ,Yueyin berjongkok ia menarik pergelangan tangan Wen Qing dan menyayat hingga darah keluar ,Yueyin menggunakan kekuatan jiwanya menarik racun


gumpalan darah hitam keluar, Yueyin menghela nafas berat, ia menghisap darah itu setelah darah gumpalan tidak ada Yueyin melepaskan tangan Wen Qing lalu berdiri agak jauh


"kalian bawa saja dia istirahat ,sore nanti akan baik-baik saja" Yueyin menghapus noda darah yg tersisa di bibirnya lalu berbalik "lain kali tahan lah keingintahuan kalian agar tidak terulang" Yueyin meninggalkan tempat latihan ,Wang Hei terdiam sejenak lalu menunduk hormat sejenak "aku akan berlatih dengan nya ,maaf yg tadi" Wang Hei segera berlari menyusul Yueyin


Ling Zhou berjongkok "aku akan membawanya untuk istirahat ,Lou Guang kau bantulah Hangguang berlatih juga temani Ming Guan berlatih" Lou Guang mengangguk "baiklah"


Yueyin memilih tempat yg sepi ,ia menarik belati yg kotor sebelumnya dan menusukkan ke pergelangan tangannya sendiri hingga darah bercucuran keluar mewarnai daun hijau dibawahnya


setelah merasa cukup Yueyin membersihkan darah dibelati itu disungai, ia menatap dingin pantulan wajah nya di air "kalau saja tidak terganggu aku yakin bisa melompati tembok itu"


"a Yue...waktu masih banyak jangan terburu-buru" Wang Hei menarik pergelangan tangan Yueyin yg masih mengeluarkan darah ,Wang Hei mengambil sapu tangan dan mengikat kan nya untuk menghentikan pendarahan "seharusnya kau menutup luka mu dulu baru membersihkan belati nya"


Yueyin memalingkan wajahnya "memang nya itu penting ? aku berharap bisa segera menerobos tembok itu !! tapi karna dia...." air mata jatuh membasahi pipi Yueyin ,Wang Hei terdiam menyaksikan itu "jika berhasil...aku pasti bisa menemukan ayah ku" Wang Hei menggenggam erat tangan Yueyin "ada aku disini, kita pasti bisa segera bertemu ayah mu kembali bertahan lah"


Di sore hari semuanya sudah berkumpul bersama, Wen Qing juga sudah sadar ia melirik ke arah Yueyin yg tatapan matanya kosong tak terkunci pada hal apapun


"ku dengar ada kabar baik dan kabar buruk ya...." semua orang diam tak bersuara "ini peringatan untuk kalian ,ingat lah untuk tidak meremehkan pelatihan orang lain terutama kau Wen Qing ,jangan asal menyentuh atau bertindak semau mu disini" Wen Qing mengangguk "tentu kepala akademi..."


"Yueyin bagaimana keadaan mu ?" Yueyin mengalihkan pandangannya "bukan hal buruk" kepala akademi mengangguk "baguslah ,apa kau sudah menghancurkan tembok mu ?" Yueyin menggigit bibir bawahnya ,Wang Hei tidak bisa mengatakan apapun dan hanya bisa menggenggam tangan Yueyin untuk menguatkan nya


"tidak hancur" nada Yueyin bergetar ,kepala akademi mengalihkan pandangannya "baiklah tidak masalah, kau akan segera menerobosnya cepat atau lambat besok kalian temui Guru Yang untuk berburu cincin roh ke 3 Rong Quan ingatlah untuk bekerja sama" semua orang mengangguk


kepala akademi meninggalkan tempat ,Wang Hei berbalik menatap Yueyin "tidak apa..." Yueyin memalingkan wajahnya ,Wen Qing tahu ini salahnya "Yue...Yueyin aku minta maaf" Yueyin berbalik membelakangi Wen Qing "bukan salah mu, salah ku sendiri yg tidak berpikir dengan benar" Wen Qing terdiam tak berani berkata lagi


"jika tidak ada hal lagi aku akan kembali" Wen Qing mengangguk "ya... beristirahat lah" Yueyin segera pergi dari sana ,Wang Hei tahu itu tersenyum kikuk "aku akan mengikutinya"