Sacrifice of Love

Sacrifice of Love
13



"kau baik-baik saja ?" Wen Qing mengangguk "emh, terimakasih Yueyin kau..." Yueyin memejamkan matanya sejenak ia menghindari tatapan mata yg lain, dengan susah payah ia berdiri sendiri kakinya yg gemetar ia berusaha kuatkan


Rong Quan yg sudah selesai mengurus pengganggu bergerak membantu Yueyin "tidak perlu, aku bisa sendiri" Yueyin menolaknya dengan dingin kesekian kalinya perlahan ia berjalan meninggalkan temannya yg lain


"kau jahat sekali terus menolak ku...apa hatimu sangat kejam ?" Yueyin tersenyum biasanya ketika dia dikatakan memiliki hati iblis atau sangat tak berperasaan seseorang akan menanggapinya dan menghancurkan kata-kata itu tetapi


"ya...aku memang kejam dan berhati dingin ,itu hal baik kan untukku" Yueyin melangkah tanpa menunggu yg lain ,Ling Zhou menghela nafas "sudahlah Ayuk segera selesaikan hukuman ini"


setibanya disana guru Yueyin berdiri dengan tatapan mata dingin "Wang Hei selesaikan 2 putaran mu baru beristirahat" Wang Hei mengangguk ia membantu Wen Qing duduk lalu bersiap untuk melanjutkan larinya, Wen Qing segera berdiri "a-aku temani tadi kau sudah membantu ku" Wang Hei menggeleng "tidak apa kau sudah lelah beristirahat lah" Wang Hei sudah bersiap melanjutkan larinya hingga kepala akademi datang dengan sangat terburu-buru


"zhishu murid mu...." Wang Hei menegang 'yueyin...' pikiran nya sedikit kacau, zhishu berbalik dingin meninggalkan tempat Wang Hei hanya diam ditempat nya Hangguang dan yg lain bertukar tatapan


kepala akademi menghampiri Wang hei "sudahlah jangan lari lagi, kalian semua lihatlah keadaan teman kalian" Lou Guang memiliki rasa penasaran yg sangat kuat "memang nya apa yg terjadi dengan nya ?" kepala akademi menggeleng "di alun-alun dia pingsan dari mulut juga hidungnya mengeluarkan banyak darah, orang lain yg melihat itu segera memanggil ku" jantung Wang Hei berdetak kencang "ti-tidak...." Wang Hei spontan berlari kesana


tidak butuh waktu lama Yueyin sudah sadar ditengah malam hari ,kepalanya berdengung karna merasa sakit tangannya membentur sesuatu, perlahan Wang Hei terbangun Yueyin tidak bisa berkata apa-apa dan hanya diam melihat Wang Hei bangun dan menatap Yueyin yg diam


"kau sudah bangun ? istirahat lah, kau terluka dalam" Yueyin menatap datar "itu masalah sepele" Wang hei mengangkat pandangannya yg sebelumnya menunduk "Yueyin !! berhenti menyepelekan rasa sakit...." Yueyin menatap geli "kenapa ? ini hanya sakit biasa aku pasti bisa mengatasinya tapi.... bagaimana dengan luka di hati ku ?" Wang Hei terdiam "Yueyin....a-aku"


Yueyin mengalihkan pandangannya "sudahlah, jangan bicara lagi aku lelah pergilah" Wang Hei tetap diam "kau tidak mendengar ?" Wang Hei menarik nafasnya "Yueyin kau selalu meremehkan rasa sakit mu, dan bertindak seolah kau baik-baik saja tapi...aku bisa melihat semuanya rasa sakit juga kecewamu"


"kau tidak melihat nya..." Wang Hei menatap Yueyin "kenapa kau berkata itu ? aku selalu memperhatikan mu dan berusaha semaksimal mungkin untuk melindungi mu tapi...." Yueyin mencengkram selimut nya "kemarin kau tidak....kau hanya mengatakan omong kosong Wang Hei" Wang hei memperhatikan seksama Yueyin meneteskan air matanya.


"ya...aku memang kurang baik untukmu, aku hanya bisa menjadi perisai mu dengan sebutan Gege...aku tidak cukup kuat dan hebat untuk melindungi mu dari rasa sakit aku...." Yueyin menarik kerah Wang Hei "hentikan kau bilang akan melindungi ku dan menjaga ku hingga aku bertemu dengan ayah ku....lalu sekarang kau mau pergi ? begitu saja ?" Wang hei menahan tangan Yueyin untuk melepaskannya tapi


Yueyin semakin memperkuat cengkraman nya "kau bilang akan terus disisi ku ,kau bilang akan terus menemani juga menghargai ku tapi kau sekarang ingin pergi ?" Wang hei menggeleng "tidak...Yueyin aku..." Yueyin menggeleng "jangan....jangan pergi hiks...aku harus bagaimana kalau kau pergi hiks..." Wang Hei terdiam