
“Assalamualaikum umma” ucap Zia menghampiri umma yang sedang berada di dapur.
“Waalaikumsalam sayang. Mari sarapan umma sudah membuatkan sarapan untuk mu.” Jawab umma
“Maaf umma aku baru bangun jadi umma deh yang buat sarapan untuk ku.” Ucap Zia sedikit cemberut.
“Tidak apa-apa kok, umma sudah terbiasa melakukan hal ini. Ayo habiskan sarapan mu lalu umma akan ngajak kamu berkeliling lihat-lihat Pondok Pesantren nya abi Yai.” Kata umma sambil meletakkan piring yang berisi nasi beserta lauk pauknya.
“Iya umma, makasih.” Jawab Zia dengan mata berbinar melihat santapan pagi ini yang begitu menggiurkan.
Setelah selesai dengan sarapannya Zia dan umma bersiap-siap untuk keliling ponpes.
#Visualnya Razia Ananda Putri
Sesaat mereka keluar dari rumah utama milik umma dan abi Yai mereka bertemu dengan beberapa santri putra yang tidak dapat menahan keterkejutan nya karena melihat wanita yang bersama bu Yai karena kecantikan yang begitu alami yang dimiliki oleh Zia.
“Khemm” suara umma yang membuyarkan lamunan para santri putra
“Ehh maaf bu Yai maaf,” kata para santri serempak
“Baiklah lanjutkan pekerjaan kalian” ucap bu Yai membubarkan para santri putra.
Sebutan bu Yai diberikan oleh para santri ponpes tersebut dan yang memanggilnya umma hanya anak kandung umma saja.
“Nak Zia apa tidak sebaiknya kamu menutup setengah wajahmu menggunakan cadar, karena wajah cantik alamimu akan menggemparkan ponpes ini jika tidak segera ditutupi.” Kata umma yang begitu khawatir akan iman para santri diponpes.
“Apakah harus seperti itu umma, padahal wajahku biasa-biasa saja dan aku tidak memakai riasan wajah yang berlebihan ini hanya polesan bedak sedikit.” Ucap Zia heran.
“Wajahmu tanpa riasan sedikitpun masih sangat terlihat cantik karena cantik mu itu sangat lag alami, jadi sayang sekali bila harus diumbar.” Jelas umma kepada Zia
“Lalu apa yang harus aku kenakan” tanya nya kepada umma
“Tunggu sebentar umma ambil kan sesuatu.” Jawab umma
“ Ayu sayang umma ajak kamu berkeliling, sekarang sudah aman “ ajak umma yang hanya dijawab anggukkan kecil Zia.
-----------
Setelah selesai berkeliling diarea ponpes, umma mengajak Zia untuk pergi ke perkebunan buah apel, jeruk dan mangga. Tetapi tiba-tiba handphone milik umma berbunyi dan akhirnya Zia ditinggal sendiri dikebun apel. Karena merasa bosan akhirnya Zia berjalan-jalan sendiri berkeliling kebun apel tersebut.
Tringgg tringgg tringgg
Handphone milik Zia yang sekarang berbunyi, panggil video call dari ketiga sahabat nya.
“Halo assalamualaikum “ ucap Zia sambil melambaikan tangannya.
“ Waalaikumsalam. Ettdah ini kita gak salah nomor kan” kata Alya yang terkejut dengan wajah yang ada dilayar handphone nya.
“Iya nih, ini lo kan Zia.” Tanya Dina
“Iya ini gue, Razia Ananda Putri gila lo pada lupa sama sahabat sendiri.” Grutu Zia kepada sahabat nya itu
“Bukan seperti itu beib, lihat tuh penampilan lo udah kaya ******* makek cadar segala lo” ucao Ria
Bwhaaaaaa
Gelak tawa sahabat Zia dari sebrang panggilan sana,.
#####
Mohon dukungannya dan saranya ya sahabat 🙏🙏
Karena saya masih pemula jadi bila ada yang salah mohon untuk sarannya.!!
Jangan lupa beri jejak nya sahabat 😘❤