Ramish

Ramish
Sepuluh



“Sudah-sudah, sebelumnya nak Zia mereka berdua adalah anak kandung abi dan umma. Ini putra pertama ku namanya Hamish Ibnu Al Jarish dan yang ini putra bungsu ku Naufal Ibnu Al Jarish.” Kata Abi Yai


Degg


“Apa!! mereka berdua anak nya umma dan abi” Batin Zia “aku tidak tahu akan terjadi apa lagi jika harus serumah dengan balok es ini.” Batinnya lagi.


“Umma minta maaf kepada mu Zia karena baru memperkenalkan mereka sekarang karena saat tiba disini mereka sedang ada urusan dan saat kita sedang berkeliling mereka baru sampai disini “ jelas umma yang melihat keterkejutan Zia


“Hmmm Hai! Adik perempuan. Hmm Kira-kira aku harus memanggil mu dengan sebutan apa ya” sapa Naufal


“Terserah pada mu, dan aku meminta handphone milikku kembali!” ucap Zia cuek


“Baik lah aku akan memanggil mu dek Zia dan kamu bisa memanggil ku bang ufal aaahh senang nya akhirnya aku bisa mewujudkan hal itu heee” ucap Naufal terkekeh


Memang Naufal ingin sekali memiliki adik perempuan tapi hal itu tidak bisa terwujud karena umma sudah divonis dokter bahwa umma tidak dapat hamil lagi.


“Kamu ingin handphone milikmu kembali, baik lah. A’a sini kembalikan handphone milik adik perempuan anna” ucap nya kembali


“Dek ufal apa anta sudah tidak memihak a’a mu ini lagi dan langsung memihak dia yang baru saja anta kenal ?” tanya Hamish


“Bukan seperti itu a’a, dek Zia ini juga sekarang jadi adek nya a’a juga apa a’a tidak kasian huh. Kejam sekalian a’a ini” ucap Naufal mendramatisir


“Terserah padamu, ini ambil” kata nya kepada Naufal


Setelah memberikan handphone milik Zia kepada Naufal, Hamish berpamitan kepada umma dan abi nya dan berjalan menjauh dari tempat itu.


Setelah kejadian diruang pertemuan Abi Yai meminta maaf kepada semua pihak yang berada disana dan meminta mereka kembali ke tempat nya masing-masing.


--------------


Di kediaman rumah utama Abi yai sekarang sudah ramai karena kembali nya Hamish dan Naufal tetapi yang paling mencolok adalah Naufal karena dia lah biang dari keributan. Naufal akan terlihat begitu berwibawa saat diluar rumah tetapi jika dirumah Naufal masih seperti anak kecil yang manja.


“Umma masak apa hari ini?” Tanya Naufal


“Subhanallah, dek ufal kebiasaan deh ga ngucapin salam dulu ngagetin umma aja.”kata umma


“Heee maafkan aku umma,” ucap Naufal cengengesan


“Sedang masak apa dek Zia” lanjutnya lagi


“Hmm ya bang, Zia lagi masak sayur kangkung yang dipetik dikebun belakang.” Jawab Zia


“Hmmm wangi nya sangat menggoda, sepertinya cacing cacing diperutku sudah minta untuk diberi makan” ucap Naufal


“Siapp bos” jawab Naufal


Naufal berlari menuju kamar a’anya yang berada dilantai atas. Sesampainya dikamar Hamish, Naufal tidak mengetuk pintu terlebih dahulu tetapi Naufal langsung masuk itu lah kebiasaan mereka berdua.


“A’a ku yang tampan ayo umma sudah mengajak kita untuk makan bersama “ kata Naufal


“Hmmm” gumam Hamish


Hamish sama sekali tidak melihat Naufal atau sekedar melirik ke arahnya dia masih fokus dengan kegiatan nya dengan laptop milik nya.


“Cehhh a’a ini, anna sedang bicara ayo lah.” Ucap Naufal


“Iya anna mendengar nya” jawab Hamish


“Apa a’a masih merajok pada anna karena hal tadi hmm” tanya Naufal


“Tidak sama sekali” jawab Hamish


“Lalu apa ini, a’a sama sekali tidak memperhatikan anna saat anna sedang bicara dan anta masih fokus dengan laptop anta. Ada masalah apa a’?” Ucap Naufal


“Ini anna sedang membaca berkas-berkas yang masuk di email anna, maafkan anna. Ayo kebawah perut mu sudah berbunyi “ kata


Hamish terkekeh karena mendengar perut Naufal yang berbunyi


“Heee iya nih a' anna sudah sangat lapar karena tadi mencium aroma masakan buatan dek Zia” ucap Naufal


“Huh perempuan itu masak, aku bertaruh jika aroma dan rasa nya akan sangat berbeda “ kata Hamish penuh keyakinan


“A’a jangan seperti itu aku yakin rasanya tidak akan mengecewakan.” Ucap Naufal


“Baiklah kalau begitu. Jika apa yang anna kattakan benar anta harus memberikan hitam manis kepada ku” kata Hamish


“Jika apa yang A’a katakan itu salah anta harus membelikan game terbaru untuk anna” ucap Naufal.


“Oke deal” kata nya lagi


“Deal!” ucap Hamish.


#####


jangan lupa like, koment dan votte ya kakak🙏😘