Ramish

Ramish
Empatbelas



“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh!” ucap Zia


“Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh” jawab seluruh jama’ahnya.


Zia menarik nafas panjang nya lagi dan membuang nya pelan.


“Alhamdulillahi rabbil ‘alamin,


Was sholatu wassalamu ‘ala,


Asyrofil ambiyaa iwal mursalin,


Sayyidina wa maulana Muhammadin,


Wa ‘alaa ‘alihi wa shohbihi ajmain.


Ama ba’du.


ALHAMDULILLAHI ROBBL ALAMIIN, NAHMADUHU WANASTAIINU WANASTAGHFIRUHU,,,WANA UUDDZU BILLAHI MIN SYURURI ANFUSINA WAMIN SAAYYIATI AMALINA…MAYAHDILLAHU FALA MUDHILLALAH WAAMAYUDDHLILHU FALA HAADIYA LAHU.. ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA MUHAMMADARRASULULLAH ALLAHUMMASALLI ALA SSAAYIDINA MUHAMMAD WA ALA ALI SAYIDINA MUHAMMAD… AMMA BADU.


Sebagai hamba Allah yang beriman marilah kita panjatkan puji dan syukur ke haddirat Allah SWT yang telah memberikan kekuatan kesehatan lahir dan batin kepada kita semua, sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka menghambakan diri kepada Allah SWT.


Salawat dan salam tidak lupa kita kirimkan kepada junjungan kita nabi Allah Muhammad SAW yang telah mengantarkan umat manusia dari peradaaban hidup yang jahiliyah menuju pada peradaban hidup yang moderen,,,, yg penuh dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti yang kita rasakan pada saat ini. Semoga kita semua termasuk hambanya yang taat, yang berhak mendapatkan syafaatnya di hari akhir kelak..


Perkenankanlah saya pada kesempatan ini untuk menyampaikan topik yang berjudul: TAQWA


Sebenarnya ibu-ibu bpk-bpk hadirin semua, saya sebenarnya tidak ada persiapan apapun hee. Tapi insyaallah sebisa mungkin saya akan menyampaikan sedikit yang saya ketahui tentang TAQWA


“Bissmillah ya Allah semoga bisa dan maaf ya Allah jika ada yang salah” batin Zia


Taqwa adalah sebuah kata yang sudah tidak asing lagi, pendek kalimatnya tetapi mempunyai arti yang sangat luas, semua orang berbicara taqwa dari kanak kanak sampai kakek kakek dari tk sampai perguruan tinggi, seluruhnya berbicara taqwa. Bahkan di setiap acara pelantikan pelantikan pejabat di instansi di situ kita dengar taqwa taqwa dan taqwa, karena seringnya diucapkan sampai sampai mengalami pergeseran arti, padahal para ulama mendefinisikan takwa yaitu:


امتثال الاوامر واجتناب النواهي


Amtithal al awamir wajtinab alna wahi.


Yaang artinya:


Melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya


Saudara saudara kaum muslimin Rahimakumullah!


Kita sebagai muslim marilah kita bertaqwa kepada Allah agar kita mendapatkan rahmat dan maghfirah dari Allah. Derajat taqwa ini hanya bisa dimiliki dan diperintahkan hanya kepada orang orang yang beriman kepada Allah:


يا ايها الذين امنوا اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن الا


انتم مسلمومسل


Hai orang orang yang beriman bertaqwalah kamu sekalian kepada Allah dengan sebenar benarnya taqwa dan janganlah kalian semua mati keculi dalam keadaan islam (Qs. Al imron 102).


Kita sebagai muslimin harus konsisten dengan taqwa itu kapan dan dimanapun kita berada disitu kita harus bertaqwa. Jangan kita taqwa hanya ketika di masjid atau di rumah saja, tetapi taqwa harus menjadi milik kita selama hayat masih dikandung badan.



Di kantor bertaqwa, di pasar bertaqwa, di kebun bertaqwa jangan sampai keluar dari masjid taqwanya hilang kalau saya keluar masjid bawa taqwa, saya tidak akan gosib, kalau ke kantor saya bawa taqwa saya tidak akan korupsi karena taqwa ditunda/ ditinggal di masjid dan di rumah sehingga kemaksiatan merajalela di mana mana.



Saudara saudaraku kaum muslimin rahimakumullah.



Sekarang timbul pertanyaan apa sih tanda tanda orang yang bertaqwa itu? Mari kita lihat dalam surat Al Baqarah ayat 3\-4:






Orang orang yang mendirikan sholat, kenapa di sini dijumpai kata kata mendirikan? Karena yang dimaksud dengan mendirikan yaitu: menjalankan secara berkesinambungan dan terus menerus, serta realisasikan pelajaran pelajaran yang dapat diambil dari sholat itu dalam kehidupan sehari hari contoh: dalam sholat kita mengucapkan: hanya allah yang maha besar, selain Allah semuanya kecil, sehingga kita kembali bergaul di masyarakat, sombong kita hilang.




Menginfaqkan sebagian hartanya yang Allah berikan, untuk dibelanjakan di jalan Allah.




Yaitu orang orang yang percaya terhadap apa apa yang diturunkan kepada nabi Muhammad dan percaya terhadap apa apa yang diturunkan sebelum nabi Muhammad yaitu kitab kitab yang diturunkan kepada nabi nabi sebelum beliau. Seperti begini ini kita percaya bahwa soekarno adalah presiden pertama RI percaya sekedar percaya tetapi tidak wajib mengikutinya karena masanya telah lewat. Sekarang masa reformasi jadi yang diikuti sekarang adalah masa reformasi jadi yang wajib diikuti adalah era reformasi ini dan sekarang bukan masa taurat dan injil maka taurat dan injil tidak wajib kita ikuti tetapi yang wajib kita ikuti adalah al quran karena akan terus berlaku sampai akhir zaman.




Orang orang yang percaya dan yakin akan adanya akhirat, saya juga percaya akan adanya akhirat percaya bukan sekedar percaya, yang buta akan semakin buta tetapi percaya yang membiasakan dalam kehidupan sehari harinya.




Orang yang percaya akhirat itu jalannya tidak angkuh, orang yang percaya akhirat itu ngomongnya enggak asal ngomong, tetapi mereka yang percaya akhirat itu hidupnya atau gayanya betul betul di pertimbangkan.


Saudara saudaraku kaum muslimin Rahimakumullah…


Demikian ceramah agama yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua dan dapat kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dan kurangnya mohon dimaafkan, yang benar datangnya dari Allah SWT Yang Maha Benar, dan yang salah, khilaf, atau keliru itu datangnya dari saya pribadi sebagai manusia biasa yang tidak pernah luput dari salah, khilaf dan dosa.


Akhirul kalam,


Subhaanaka Allaahumma wabihamdika asyhadu an laa-ilaaha illaa Anta astaghfiruka wa-atuubu ilaik.


Wallahul muwaffiq ila aqwamithaaryq,,,


Wassalamu alaikum warohmatullahi wabarokaatuh"


Seluruh hadirin yang ada disitu bertepuk tangan sangat meriah, berbagai pujian dilontarkan untuk Zia yang bisa dikatan pemula tetapi dia bisa membawakan dengan sangat apik dan mengagumkan.


Saat Zia menuruni panggung dia memberi tatapan tajam untuk pria yang tidak henti-hentinya menatap nya dengan tatapan tidak percaya dengan apa yang dilihat dan didengar nya.


“Cihhh rupanya dia belum berhenti terkejut hahaha, atau jangan-jangan jantung nya itu sudah lepas dari tubuh nya. Makanya jangan pernah mencoba mempermalukan seorang Zia. Lihat bagaimana pembalasan ku kelak!” batin Zia. Seringai dibibirnya tidak henti-hentinya hilang tetapi tidak satupun ada yang tau karena Zia selalu menggunakan cadar nya.


“Apa ini? Kenapa bisa? Aku tidak percaya!” batin Hamish


#####


Ayooo dukung author


nya dengan memberi like,koment dan vote nya sahabat 😁


yang banyak ya, dengan itu author


nya bakalan lebih semangat lagi up nya😄🙏