
Di BAB ini author nya akan cerita sedikit tentang masalalu nya Razia Ananda Putri.
Dahulu keluarga Zia merupakan keluarga yang tergolong miskin, kehidupan ekonomi yang naik turun tidak menentu. Akhirnya membuat Zia menjadi wanita yang dewasa disaat usia nya baru menginjak 12 tahun. Razia mempunyai kakak perempuan yang bernama Rania yang sudah menikah dan berkeluarga.
Di masa-masa sulit Zia merupakan anak yang selalu mengalah dan lebih banyak diam, dibandingkan dengan kakak perempuan nya yang manja. Disaat Rania selalu mendapatkan apa yang dia inginkan berbeda dengan Zia yang selalu mengalah untuk kakaknya itu. Walaupun terkadang Zia harus bergulat dengan egonya, Zia juga sering menangis tanpa diketahui oleh kedua orang tua nya. Karena apapun yang Zia minta bagaikan angin lalu yang hanya melintas lalu dilupakan. Zia akan mendapatkan apapun yang dia ingin dengan kerja keras nya sendiri. Apapun yang orang tua nya katakan akan Zia turuti tidak terkecuali karena jika Zia menolak itu pun tidak akan terpengaruh untuk mereka. Namun Zia tetap menjadi anak yang baik santun dan jika Zia diluar rumah dia akan mengeluarkan apa yang ada dihati nya dengan menghibur dirinya bersama sahabat nya.
Diatas merupakan sedikit gambaran kehidupan Zia dimasa lampau, dan untuk mengapa Zia tidak ingin dekat dengan laki-laki atau bahkan pacaran itu akan terjawab nanti!
HAPPY READING!!!