Queen Devil

Queen Devil
Chapter 8



Saat sampai di bandara Aril lansung menuju pesawat pribadi nya


"Buketu kok telat" ucap Alena


"Bodoamat" ucap Aril


"Jalan sekarang ni Queen?" ucap Mischa


"Yaiyahlah Mischa ku sayang kasih cinta ku oon" ucap Avril sambil menoyor kepala Mischa


"Hehe yaudah" ucap Mischa


"Gue ke kamar kalau udah sampai bangunin gue 10 menit sebelum mendarat" ucap Aril sambil berlalu meninggalkan sahabat sahabat nya


"Siap Buketu" ucap mereka serempak


Skip (mau mendarat)


Tok tok tok


"Queen bangun kita udah mau mendarat" ucap Mischa sambil teriak di depan pintu Aril


"Hmm" deheman Aril


Mischa meninggalkan pintu kamar Aril lalu dia menuju tempat duduk dimana sahabat sahabat nya duduk


"Woi kok Aril makin lama makin dingin ya" ucap Mischa


"Iya ya terus dia makin lama makin pendiam juga" ucap Olivia


"Hooh gue juga ngerasa begitu" ucap Alena


"Ghibah terus" ucap Avril yang baru datang


"Kita nggak lagi ghibah kok kita lagi ngomongin Aril" ucap Mischa dengan muka polos nya


"Sama aja begek" ucap Avril sambil menoyor kepala Mischa


"Auuu sakit woi" ucap Mischa sambil mengelus kepala yang kena toyor Avril


Sampai di Bandara Frankfurt Jerman


"HELLO EPIBADI:v" teriak Mischa dan Olivia


Seketika semua orang pada menoleh ke arah mereka berlima


"Nyesel gue ngajak lo" ucap Aril berjalan meninggalkan mereka berempat


"Elo sih kan jadi nya Aril marah" ucap Alena menyalahkan Mischa dan Olivia


"Malu maluin woi" ucap Avril sambil berjalan menyusul Aril ke parkiran


"Maaf" ucap Mischa dan Olivia


Skip sampe di mansion pribadi Aril


"Buset ini mansion lo Queen" ucap Olivia sambil mengangak tidak percaya


"Mulut lo bau *** tutup woi" ucap Mischa


"Mulut gue harum woi gak kayak elo yang jarang sikat gigi" ucap Olivia menyusul Aril, Avril, Alena ke dalam mansion


"Tungguin gue woi" ucap Mischa


"Buset pada nunduk semua" ucap Mischa


"Dah kayak Ratu gue jalan" ucap Olivia


"Bisa diam ga" ucap Aril


"Bisa Queen" ucap Mischa dan Olivia


"Antarkan mereka ke kamar mereka masing masing" ucap Aril kepada kepala maid nya


"Siap Nona" ucap kepala maid tersebut


Aril pun meninggalkan sahabat sahabat nya bersama maid maid yang akan mengantarkan mereka ke kamar mereka masing masing


Aril pun memutuskan untuk menelpon Andreas


'*Halo Queen' Andreas


'Gimana keadaan' Queen


'Dark masih menyerang Queen' Andreas


'Nanti malam siapkan pasukan terbaik' Queen


'Siap Queen'


Tuttt*


Skip makan malam


Tok tok tok


"Permisi Non makan malam sudah siap" ucap Kepala Maid


"5 menit lagi saya turun" ucap Aril


"Iya Non kalau begitu saya permisi" ucap kepala Maid


Kepala Maid pun turun


"Bi, Aril nya kemana?" ucap Avril


"5 menit lagi Nona turun Non" ucap kepala Maid


"Ooh yaudah" ucap Avril


"Bi panggil semua nya yang ada di mansion ini suruh semuanya ikut makan bareng ini perintah" ucap Aril


"Siap Nona" ucap Kepala Maid tersebut undur diri mau memanggil semua orang yang ada di mansion ini


"Selesai makan malam kita perang" ucap Aril sambil duduk di bangku nya


"Siap Queen" ucap sahabat sahabat nya


"Permisi Nona" ucap Kepala Maid


"Silahkan duduk" ucap Aril


"Terima kasih Nona" ucap mereka semua


Acara makan malam pun dimulai


Segini dulu ya hehe



Arilia Queeny Smith