Queen Devil

Queen Devil
Chapter 9



Selesai makan malam Aril dan sahabat nya langsung menuju markas mereka


Saat sampai di markas, mereka terkejut melihat banyak mayat lawan dan anggota nya yang tumbang


Saat Alena hendak membuka pagar tiba tiba Aril langsung menarik Alena


Dorrr


"Fokus sama sekitar" ucap Aril sambil membidik orang tersebut dan


Dorrr


Tepat sasaran


"Olivia lo ikut gue masuk lewat pintu utama dan kalian masuk lewat pintu belakang dan ingat FOKUS" perintah Aril sambil menekan kata Fokus


"Siap Queen" ucap mereka bubar langsung menuju tempat tujuan mereka


Dorrr


Tembakan tersebut melenceng


"Lo gak papa" ucap Aril


"Gapapa" ucap Olivia


"Fokus"


Dorrr


Tepat sasaran lagi pemirsa:v


Saat sudah sampai di depan pintu utama Aril langsung menendang pintu tersebut karena dia mencium ada racun yang di olesin ke gagang pintu tersebut


Dorrr


Tembakan tersebut mengenai tangan kiri Olivia


Dorrr


Tepat sasaran lagi pemirsa:v


"Jangan sampai lengah" ucap Aril


Dorrr


Bughhhh


Dorrr


Dorrr


Bughhhh


Bughhhh


Krekkkk (tempe krenyes:v krispi:v)


Sedangkan di pintu belakang Alena, Avril, dan Mischa sedang mempermainkan mereka


"Hello" ucap Mischa


'Pengen muntah gue' batin Mischa


"What are you doing here Little girl? (Apa yang kamu lakukan disini Gadia kecil?" ucap pria bertubuh besar tersebut


"Just want to play (Hanya ingin bermain)" ucap Mischa


"Don't play here (Jangan bermain disini)" ucap pria tersebut


"Why? (Kenapa)" ucap Mischa pura pura sedih


"It's dangerous here (Disini berbahaya)" ucap pria tersebut


"But i want to play here (Tapi aku ingin bermain disini)" ucap Mischa pura pura bersedih


"Husss okey" ucap pria tersebut menghela nafas berat nya


Mischa pun mulai beraksi dengan mengeluarkan alat alat make up nya (itu bukan alat make up tapi itu senjata yang di rakit Aril menjadi alat make up)


Mischa pun mulai mengambil bedak nya dan


Huhhhhh


Mischa meniup bedak nya ke para pria itu dan seketika pria itu semuanya pada mati


"Mischa mau dilawan" ucap Mischa


"Jijik gue liat lo" ucap Alena


"Jijik jijik pun gue berhasil wlee" ucap Mischa sambil menjulurkan lidah ke Alena


"Sekarang kita masuk" ucap Avril


Di tempat Aril


Aril melihat Olivia sedikit kewalahan menghajar mereka semua


Dorrr


Dorrr


Dorrr


Bughhh


Dorrr


Bughhh


Aril sudah membunuh sekitar 30 orang dalam 5 menit sedangkan Olivia baru 5 orang


Tiba tiba


Prokkk prokkk prokkk


"Hello little girl" ucap pria tersebut


"What are you doing Dendi? (Apa yang kamu lakukan Dendi)" ucap Aril


" I want your headquarters to be mine (Aku ingin markas mu menjadi milik ku)" ucap Dendi sambil menyeringai


" Try it if you can" ucap Aril sambil tersenyum


Olivia yang berada dibelakang Aril seketika merinding karena aura yang dikeluar kan Aril sangat tajam


"Liv lo cari Andreas gue tangani yang tangani dia" perintah Aril


"Siap Queen" ucap Olivia pergi mencari Andreas di dalam markas


Tiba tiba Dendi langsung menyerang Aril


Dorrr


Dorrr


Dorrr


Semua tembakan Dendi meleset tidak ada yang mengenai Aril satu pun


"****" umpat Dendi


Seketika Aril pun langsung menyerang Dendi dengan membabi buta


Bughhh


Bughhh


Krekkkk


Krekkkk


Dorrr


Dorrr


Aril mematahkan kedua tangan Dendi dan menembak kedua kaki Dendi


"Say good bye to the world" ucap Aril sambil menembak jantung Dendi


Dorrr


Dan Dendi pun mati ditempat


Sedangkan di belakang Alena, Avril, dan Mischa sudah menyelesaikan semua nya


"Kita cari Andreas" ucap Avril


Sedangkan di atas Olivia sibuk bertarung melawan 5 orang laki laki bertubuh besar


Tiba tiba Aril datang dan langsung menembak kelima orang tersebut


Dorrr


Dorrr


Dorrr


Dorrr


Dorrr


"Lo ganggu tau gak" ucap Olivia cemberut


"Lo mau mati" ucap Aril


"Kagak gue belum kawin" ucap Olivia


"Hosshhhh hoshhhhh hoshhhh" suara nafas Alena, Avril, dan Mischa ngos ngosan


"Ngapain lo bertiga" ucap Olivia


"Lomba marathon" ucap Mischa


"Siapa yang menang?" ucap Olivia


"Gue dong" ucap Mischa berbangga diri


"Alena buka pintu ni" ucap Aril


"Siap Queen" ucap Alena sambil melaksana kan tugas nya


Sekitar 5 menit pintu tersebut terbuka


Srettt (suara pintu dibuka)


"Lo pada ngapain didalem" ucap Olivia


"Main petak umpet" ucap Andreas


"Gak ngajak" ucap Mischa


Lalu mereka semuanya serempak menoyor kepala Mischa


"Aduhhh kepala cantik gue" ucap Mischa


"Kawan lo?" ucap Alena


"Bukan" ucap Avril dan Olivia


"Jahat kalian" ucap Mischa pura pura lupa ehh sedih:v


"Keluar semuanya sudah amat dan beresan mayat mayat itu semua" ucap Aril sambil meninggalkan mereka


"Siap Queen" ucap anggota nya


Alena, Avril, Olivia, dan Mischa menyusul Aril ke lantai bawah


"Sekarang kita mau kemana?" ucap Olivia


"Pulang" ucap Aril


"Yahh gue pengen jalan jalan" ucap Olivia


"Besok jalan jalan nya" ucap Aril memasuki mobil nya dan di ikuti yang lain nya