Queen Devil

Queen Devil
Chapter 13



"Pagi Mom, Dad" ucap Aril sambil mencium pipi bonyok nya


"Kalian kenapa" tanya Aril kepada 2V


"...." 2V


"Masih marah ni?" tanya Aril


"...." 2V


"Kenapa sih dek" tanya Alex


"Gak tau bang" jawab Aril


"Bang nanti kita jalan jalan ke mall ya" ajak Aril


"Ikut" teriak 2V tiba tiba


"Gak" jawab Aril


"Kenapa" tanya Veno


"Kalian kan tadi masih marah sama Aril jadinya Aril ngajak bang Alex aja" ucap Aril


"Kita nggak marah sama Princess kok tadi itu cuma akting ya kan Vin" ucap Veno


"Makan bukan ngobrol" ucap Daddy tegas


"Iya Dad" serempak


Mereka pun makan dengan hening hanya dentingan sendok dan garpu saja yang terdengar


"Dad, Mom aku berangkat ya" ucap Aril sambil menyalim tangan Daddy Arnold dan Mommy Bita


"Hati hati sayang jangan ngebut ngebut bawa mobil nya" ucap Mommy sambil mencium puncak kepala Aril


"Iya Mom" ucap Aril sedikit teriak "Kalau ngebut gak janji Mom" lanjut Aril dalam hati


"Mom, Dad kita berangkat ya" ucap 2V sambil menyalim tangan Daddy Arnold dan Mommy Bita


"Hati hati sayang" ucap Mommy sambil mencium puncak kepala 2V


"Iya Mom" teriak 2V


Saat dalam perjalan Aril dan 2V malah balapan


Cittttt (suara ban mobil)


Seketika semuanya pada melihat ke arah mobil Aril dan 2V


'*Ehh itu bukan nya anak baru itu ya'


'Kok sama twins sih dia'


'Baru sehari masuk sekolah aja udah minta ijin'


'Gatel banget jadi cewek'


'Gak cocok dia sama* twins'


'*Pengen gue beliin obat gatel dia'


'Sok artis bet dah dia*'


Aril yang mendengarkan itu hanya diam saja, sedangkan 2V sudah menahan mati matian agar mereka tidak terbawa emosi


'Itu mulut mau gue jadiin knalpot racing atau gimana, bacot amat hidup hidup gue, kalau kalian tau siapa gue pasti kalian akan meminta maaf sama gue' batin Aril


"Kita ke kelas ya ingat belajar yang rajin, awas lo bolos" ucap Veno


"Palingan lo yang bolos" ucap Aril


"Hehe" Veno dengan cengiran tak berdosa nya


"Udah sana" ucap Aril sambil mendorong 2V


*Dretttt dretttt dretttt


'Hallo' Aril


'Lo dimana kita udah di gerbang ini' Mischa


'5 menit' Aril


Tuttt*


"Lo tau kan Aril kayak mana, yaudah sabar aja" ucap Alena


"Untuk Aril kalau bukan Aril udah gue geprek dia jadi manusia geprek" ucap Mischa


"Lo mau jadiin gue geprek hmm" ucap Aril tiba tiba nongol dan langsung menjewer telinga Mischa


"Aaaaduh sakit Ril ampun" ucap Mischa sambil meminta maaf sama Aril


"Sekarang ikut gue" ucap Aril


Mereka berlima langsung berjalan menuju ruang kepsek


Tok tok tok


"Masuk" ucap Om Reyhan selaku kepala sekolah dan Om nya Aril


"Om mereka sekelas sama Aril kan" tanya Aril


"Iya mereka sekelas sama kamu" ucap Om Reyhan


"Makasih om" ucap Aril sambil mencium pipi Reyhan


"Iya sama sama princess" ucap Reyhan sambil mengacak rambut Aril


"Yaudah Aril sama teman teman Aril ke kelas ya om" ucap Aril sambil menyalim tangan Om Reyhan dan diikuti teman teman Aril


"Kalau ada apa apa langsung laporkan sama om" ucap Reyhan


"Oke Om" teriak mereka berlima


Sampai depan kelas Aril langsung mengetuk pintu


Tok tok tok


Ceklek


"Darimana saja kamu Aril" tanya Bu Nita


"Ngantar anak baru" jawab Aril langsung masuk


"Perkenalkan nama saya bu Nita saya wali kelas kalian dan silahkan masuk" ucap bu Nita


"Perkenalkan nama gue Mischa Revelyn panggil aja Mischa, gue pindahan dari Bandung" ucap Mischa


"Nama gue Chatrine Olivia panggil Olivia, gue pindahan dari Bandung" ucap Olivia


"Alena Wanda Hasan panggil Alena" ucap Alena


"Avrillia Claudia panggil Claudia" ucap Claudia


"Apa ada pertanyaan?" tanya bu Nita


"Saya bu" ucap Adeva


"Silahkan Adeva" ucap bu Nita


"Kalian anak beasiswa?" tanya Adeva


Adeva yang menanya seperti itu langsung mendapat tatapan tajam dari teman teman sekelas nya, karena Adeva orang nya pemilih teman


"Iya" jawab Alena


"Kalian silahkan duduk di bangku yang kosong" ucap Bu Nita


"Makasih bu" ucap mereka berempat langsung menuju tempat duduk mereka


Mischa yang masih kesal dengan Adeva pun langsung menarik rambut Adeva


"Awww" ringis Adeva


"Ada apa Adeva" tanya bu Nita


"Bu, Mischa tarik rambut saya" ucap Adeva


"Mischa kamu duduk ke tempat kamu" perintah bu Nita


"Iya bu" ucap Mischa


'*Sukurin lo' batin Adeva


'Permainan dimulai baby' batin mereka berempat dan Aril mendengar batin mereka pun tersenyum miring


'Seperti nya akan ada permainan baru' batin Aril menyeringai*