Queen Devil

Queen Devil
Chapter 11



Aril dkk telah sampai di Indonesia, mereka memutuskan untuk pulang ke rumah masing masing dan besok mereka harus sekolah


Di tempat Aril


Saat ini Aril berada di dalam mobil bersama supir pribadi Aril sekaligus anggota Black Rose


"Ke Markas sekarang" ucap Aril


"Siap Queen" ucap supir nya


Skip Markas


"Selamat datang Queen" ucap anggota Black Rose semuanya pada nunduk dan hanya dibalas anggukan kepala oleh Aril


"Dimana Satria" ucap Aril dingin


"Di kamar atas Queen" ucap salah satu anggota nya


Aril langsung menuju kamar atas tempat Satria berada


Ceklek (bunyi buka pintu)


Aril berjalan pelan pelan agar tidak membangunkan Satria yang sedang istirahat


Cup


Cup


Cup


Aril menyerang Satria dengan ciuman nya, Satria yang merasa keganggu tidur nya pun membuka mata nya dan melihat Aril yang sedang mencium dia


Jomblo harap bersabar:v


"Kamu ganggu tau" ucap Satria sambil memeluk pinggang Aril


"Masih ngantuk hmm" ucap Aril sambil menyisir rambut Satria menggunakan jari jari tangan nya


Yang tau hubungan Aril sama Satria itu hanya anggota Black Rose dan sahabat sahabat Aril


"Tidur sini ya" ucap Satria manja


"Iya aku tidur disini" ucap Aril sambil membaringkan tubuh nya disamping Satria yang sedang memeluk nya


"Aku sakit kamu malah pergi ke Jerman" ucap Satria sambil cemberut


"Ya maaf mah itu Andreas minta tolong kan kasihan gak di tolongin, aku mau suruh kamu pergi ke Jerman tapi kamu masih sakit jadi nya aku gak kan tega sayang" ucap Aril


"Tapi kan sama aja aku harus tetap ikut gimana kalau terjadi apa apa sama kamu" ucap Satria sambil mengeratkan pelukan nya sama Aril


"Utututu cayang cini cini kakak cium kamu" ucap Aril sambil menirukan suara anak kecil dan mencium Satria


Satria yang diperlakukan seperti itu hanya nerima aja lagian gak ada ruginya kan, kapan lagi bisa bermanja manja berdua bersama Aril pikirnya


"Udah dulu peluk nya aku mau mandi, lengket lengket ini badan aku" ucap Aril sambil melepaskan pelukan Satria


"Cepat cepat ya sayang" ucap Satria melepaskan pelukan nya secara tak rela


"Iya" ucap Aril sambil berlari menuju kamar mandi


Skip selesai mandi


Aril berjalan menuju tempat tidur sambil melihat Satria yang sepertinya sedang cemberut karena di tinggal mandi oleh Aril,


*H*anya di tinggal selama 20 menit doang noh udah ngambek elah dah pacar gue' ~ batin Aril


"Kamu lama" ucap Satria mata nya sudah berkaca kaca


"Maaf ya aku lama" ucap Aril sambil memeluk Satria dan Satria pun membalas pelukan Aril


*Flashback Satria Kecil


Satria umur 4 tahun*


"Pa" ucap Satria kecil


"Iya sayang ada apa" ucap Papa Satria


"Papa mau kemana" ucap Satria kecil


"Papa mau pergi ke Bandung sayang" ucap Papa Satria


"Kalau Papa pergi Satria sama siapa dirumah" ucap Satria matanya berkaca kaca


"Kan ada Mama sayang" ucap Mama Satria


"Satria mau sama Papa Maa" rengek Satria


"Sayang gak baik loh Papa mau pergi bertugas malah kamu tangisi" ucap Mama Satria


"Tapi Papa janji ya papa pulang cepat" ucap Satria kecil sambil mengacungkan jari kelingking nya pertanda janji


"Iya sayang Papa janji" ucap Papa Satria


"Yaudah Papa pergi dulu ya sayang" ucap Papa Satria sambil mencium Satria dan Mama Satria


"Hati hati Pa" ucap Satria dan Mama Satria sambil melambai kan tangan


Sudah 5 jam Papa nya pergi tapi tidak ada tanda tanda Papa nya ingin menelpon nya


"Ma, Papa kok belum nelpon sih" ucap Satria kecil


"Mungkin Papa capek sayang, Papa kan butuh istirahat" ucap Mama Satria


"Iya ya Ma" ucap Satria kecil


Tak lama begitu ada sebuah nomor tak dikenal pun menelpon Mama Satria


*Dretttt dretttt dretttt


'Halo' Mama Satria


'Bisa bicara dengan ibu Farah' seseorang


'Iya saya sendiri, ini siapa ya?' Mama Satria


'Saya dari kepolisian ingin meminta maaf atas penembakan yang terjadi saat suami anda sedang dalam perjalanan menuju Bandung' seseorang dari kepolisian


'Gimana keadaan suami saya pak' Mama Satria


'Ibu bisa datang di Rumah Sakit *****' seseorang dari kepolisian


'Saya akan segera ke sana' Mama Satria*


*Flashback off


Udah yaa*