Queen Devil

Queen Devil
Chapter 15



Setelah memberitahu kedua ortu dan bang Alex, Vino langsung pergi meninggalkan ruang Aril dan menuju ruang Adeva


Ceklek


"Gimana kabar lo" ucap Vino sambil mengelus kepala Adeva


"Seperti yang lo liat, ini semua gara gara adek lo" ucap Adeva menyalahkan Aril


"Lo tenang aja nanti gue marahin dia biar nggak begitu lagi sama lo" ucap Vino


"Makasih ya Vino" ucap Adeva sambil menyeringai


Di sisi lain Aril sekeluarga dan teman teman nya mencari Vino yang tiba tiba saja menghilang


"Vin lo kemana sih" ucap Veno sambil menelpon Vino


*Dretttt dretttt dretttt


"Halo" Vino


"Lo dimana" Veno


"Gue di kantin rumah sakit" Vino


"Aril nyari lo tu" Veno


"Bilang aja gue gak bisa" Vino


"Lo kenapa sih kok kayak menjauh dari Aril" Veno


"Kalau aja dia nggak nyakitin Adeva gue gak bakal kayak gini" Vino penuh emosi


"Ehh lo pikir dong Adeva itu mantan lo, jangan gara gara mantan lo itu lalu lo lebih milih bela mantan lo ketimbang adek lo" Veno emosi


"Gue gak punya adek kayak dia" Vino langsung memutuskan sambungan telpon nya


Tuttt*


'Awas aja lo kalau lo susah minta bantu sama gue' batin Veno


Veno berjalan menelusuri lorong rumah sakit itu, mata nya tidak sengaja melihat Vino yang sedang menyuap Adeva


'Ini yang lo bilang di kantin rumah sakit' batin Veno, tangan Veno pun terkepal ingin rasanya menonjok kembarannya itu tapi dia tau disaat keadaan seperti ini tidak mungkin dia berbuat seperti itu


Veno mempercepat langkah nya menuju ruang Aril, untung nya ortu, bang Alex, dan teman teman Aril sudah pulang ke rumah untuk istirahat


"Bang, bang Vino nya kemana" tanya Aril


"Lagi pacaran" jawab Veno


"Sama siapa bang" tanya Aril


"Adeva" jawab Veno dengan tangan terkepal yang siap meninju kapanpun


"Bang kayaknya bakalan ada hal buruk sama keluarga kita bang" ucap Aril


"Abang juga kepikiran seperti itu Princess" ucap Veno sambil membawa Aril ke dalam dekapan nya


Skip~


"Akhirnya gue bebas dari ruma sakit" batin Aril


"Bang udah kan?" tanya Aril kepada Alex dan Veno


"Iya udah ayo Princess" ucap Alex dan Veno


~


Sampai dirumah Aril langsung menuju kamar nya, saat di tangga Aril melihat Vino berjalan tanpa menyapa nya


'Bang lo kenapa berubah' batin Aril


Aril langsung berlari ke kamarnya dan mengunci kamar nya, Aril menangis melihat Vino berubah semenjak Aril dan Adeva berkelahi, abang yang dulu selalu menyemangatin dia saat dia terjatuh, abang yang selalu perhatian sama dia, tiba tiba berubah jadi cuek, bodoamat, dingin sama dia


"Aril lo kok cengeng banget sih lo itu kuat, lo nggak boleh cengeng, semuanya pasti cepat berlalu" ucap Aril kepada diri nya sendiri dan menghapus air mata nya dengan kasar


Aril pun menghempaskan tubuh nya diatas ranjang nya yang selalu terbayang kenyamanan nya


*Dretttt dretttt dretttt


"Hai" Queen


"Gimana kabar mu" Satria


"Udah baikan" Aril


"Jangan lupa minum obat nya ya" Satria


"Iya sayang" Aril


"Jangan dipikirin si Vino itu ya" Satria


"Iya" Aril


"Oiya nanti malam ada balapan aku mau ikut balapan kamu mau ikut apa nggak" Satria


"Pacar lagi sakit bukan nya di suruh istirahat tapi malah di ajak balapan tapi aku mau ikut kok" Aril


"Yaudah kamu istirahat dulu nanti jam 10 malam aku jemput kamu" Satria


"Awas gak jemput aku" Aril


"Iya sayang" Satria


"Yaudah aku matiin ya ada berkas soalnya" Aril


"Mau aku bantuin gak?" Satria


"Boleh" Aril


"Yaudah kirim ke email aku ya" Satria


"Iya" Aril


"Love U" Satria


Tuttt*


Aril dan Satria pun sibuk mengerjakan berkas kantor nya, ettt jangan salah Aril dan Satria itu udah S2


Jam 8 malam


"Akhirnya selesai juga" ucap Aril sambil membaringkan tubuhnya dan terlelap di mimpi indah nya


Jam 10 malam Satria pun menjemput Aril dan menuju tempat balapan itu, sampai disana sudah banyak orang yang menunggu karena mereka sudah mendengar King and Queen Racing bakal ikut balapan malam ini


Aril memakai masker dan topi untuk menyembunyikan identitas nya begitu juga Satria


Aril mengikuti balapan mobil dan malam ini dia bakalan balap sama Rangga


"Senang bertemu dengan Queen Racing" ucap Rangga menjabat tangan Aril


"Taruhan?" tanya Aril


'Buset dingin nya melebihi gue' batin Rangga


"Kalau gue menang lo buka masker lo, kalau gue kalah mobil gue buat lo" taruhan Rangga


"Oke" ucap Aril


Mereka pun memasuki mobil nya masing masing


Tak lama begitu datang wanita berpakaian minim sambil membawa bendera


*One


Two


Three


Go*


Aril dan Rangga pun menancapkan gas mobil mereka, Rangga berhasil menyalip Aril tapi saat dekat dengan garis finish Aril menambah kecepatan mobil nya dan menyalip Rangga


Wushhhh


Terdengar teriakan dan tepuk tangan yang meriah buat Aril


Rangga pun keluar dari mobil nya dan berjalan menuju mobil Aril, Aril pun langsung keluar dari mobil nya


"Gue akui lo memang hebat" ucap Rangga


"Hmm" dibalas deheman Aril


"Ini kunci mobil gue" ucap Rangga sambil memberi kunci mobil tersebut kepada Aril


Aril pun menerima kunci mobil tersebut lalu memberikan kunci mobil tersebut kepada salah satu anggota nya


Selanjutnya pertandingan dilanjutkan dengan balap motor dimana yang ikut balapan ini adalah Satria dan Vino


"Senang bisa berbalapan bersama mu King Racing" ucap Vino sambil berjabat tangan dengan Satria


"Taruhan?" tanya Satria


"Kalau gue menang motor lo buat gue, kalau gue kalah motor gue buat lo" taruhan Vino


"Oke" ucap Satria berjalan menuju motor nya


'Gue pastiin lo bakal kalah malam ini' batin Vino menyeringai karena dia sudah menaruh paku di jalan


Aril pun berjalan ke Satria dan membisikkan sesuatu


"Sayang hati hati karena di jalan itu ada paku tapi aku udah nyuruh mereka buat bersihkan nya" bisik Aril


"Iya sayang" ucap Satria sambil mencium kening Aril


Balapan pun di mulai dengan cewek berpakaian minim


*One


Two


Three


Go*


Satria dan Vino pun menancapkan gas mereka, Vino terkejut karena dia tidak melihat paku paku yang sudah dia tabur di jalanan itu tiba tiba saja hilang


Wushhhh


Balapan motor itu dimenangkan oleh Satria


Satria pun turun dari motor nya dan menghampiri Aril


"Selamat sayang" ucap Aril


"Iya sayang" jawab Satria


Tiba tiba saja Vino datang dan langsung menonjok Satria, Aril yang terkejut itu pun langsung menonjok Vino


*Bugggg


Bugggg*


"Lo pasti curang iya kan" ucap Vino penuh emosi


"Lo itu kalau udah kalah ya udah" ucap Aril


"Diem lo gue gak nanya sama lo jal*ng" ucap Vino


Buggggg


Satria pun langsung menonjok muka Vino karena dia tidak terima pacarnya dikatain ******, meski dia tau Vino itu abang nya Aril tapi dia tidak terima


Satria membawa Aril pulang ke mansion smith dan Satria langsung pulang menuju markas nya


Udah ya~