
Skip~
"Welcome Indonesia" teriak Andreas, Mischa, dan Olivia
"Mending gak usah di ajak aja mereka" ucap Satria
"Malu gue di liatin banyak orang" ucap Alena
"Teman lo Vril Len" ucap Aril sambil terkekeh
"Bukan, gak kenal gue" ucap Avril dan Alena
"Sungguh terlalu engkau" ucap Andreas dramatis
"Vril pacar lo tuh" ucap Alena menyenggol tangan Avril
"Udah udah kita langsung pulang ke mansion dulu atau ke tempat orang tua mu" ucap Satria kepada Aril
"Langsung ke tempat orang tua aja bang Sat" ucap Aril
"Kalo nyebutin nama orang tu yang bener" ucap Satria cemberut
"Iya maaf sayang utututu cini cini peyuk" ucap Aril
"Nyamuk nya banyak ya" ucap Mischa
"Iya nih banyak banget" ucap Olivia
"Jomblo harap jangan terbawa emosi" ucap Alena
"Makanya cari pacar biar gak jomblo jadi orang" ucap Andreas sambil memeluk pinggang Avril
"Hooh gak capek apa jomblo mulu" ucap Satria
"Ya capek lah Satria" ucap Mischa
"Terus kenapa gak cari pacar" ucap Avril
"Nungguin Veno peka kayak nya" ucap Aril
"Tau aja lo" ucap Mischa
"Udah ahh keburu sore ntar" ucap Satria
Skip~
Sampai di kediaman keluarga Smith, Aril tiba tiba meneteskan air mata nya melihat kehidupan keluarga nya
"Udah ayo masuk" ucap Olivia berjalan duluan
"Astaga ni anak" ucap Avril
"Tungguin gue woi" ucap Mischa
"Hadohhh" Alena
Tok tok tok
"Sebentar" teriak laki laki tersebut adalah Veno
Ceklek
"Kenapa baru nongol" ucap Veno yang terkejut karena sahabat sahabat Aril datang, karena pada saat pemakaman Aril, sahabat sahabat Aril atau Satria tidak ada yang datang terus mereka tiba tiba hilang bagai di telan bumi
"Tawarin masuk dulu kek pegel nih kaki gue" ucap Mischa
"Tinggal masuk aja elah" ucap Veno
"Lu ngalangin jalan" ucap Olivia berjalan masuk ke dalam rumah yang besar nya sebesar rumah BTN gitu (tau gak sih BTN tu apa? Kalo gak tau komen)
Saat Veno hendak menutup pintu tiba tiba Mischa bersuara
"Ehh jangan di tutup biarin aja biar angin masuk" ucap Mischa
Veno pun tidak jadi menutup pintu dan dia pun berjalan ke arah dapur untuk membuat minuman buat Mischa dan Olivia
"Assalamualaikum" ucap Daddy baru pulang kerja
"Walaikumsalam Dad" ucap Mischa dan Olivia
"Ada apa ya nak Mischa Olivia tumben berkunjung di sini?" tanya Daddy
"Main main aja Dad" jawab Olivia
"Yaudah Daddy mau mandi dulu ya capek habis kerja" ucap Daddy sambil berjalan menuju kamar mandi
Veno datang membawa gelang berisi teh dan cemilan
"Yang lain kemana Ven" tanya Mischa
"Mommy lagi nanam sayur, bang Alex kerja di minimarket, Vino bantuin Mommy" ucap Veno
"Lo kenapa gak bantuin?" tanya Olivia
"Kalo gue gak mikirin kalian udah dari tadi gue bantuin mereka tapi karena kalian datang kan jadinya nggak enak kalo tamu di anggurin" jawab Veno
"Oo Daddy kerja apa?" tanya Mischa
"Daddy kerja di kantor jadi OB" jawab Veno menunduk sedih
"Coba panggil semuanya suruh ke sini" ucap Mischa
"Ada apa?" tanya Veno
"Ada yang ingin gue omongin sama kalian semua" ucap Mischa
"Assalamualaikum" ucap Alex yang baru pulang kerja
"Walaikumsalam" jawab mereka
"Loh ada kalian rupanya gue kira mobil siapa di depan rupanya kalian" ucap Alex
"Bang duduk sini dulu ada yang ingin gue sama Mischa omongin" ucap Olivia
Veno pun segera pergi untuk memanggil Mommy, Daddy, dan Vino
Setelah dirasanya semuanya sudah berkumpul Aril turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam rumah
Mereka semua pada kaget karena melihat Aril
"Aril" ucap Mommy bergetar menahan tangis nya
Aril langsung berlari dan memeluk Mommy nya
"Kamu masih hidup nak?" tanya Daddy
"Dek ini beneran lo kan? Gue gak mimpi kan?" ucap Alex, Veno, dan Vino
"Iya ini gue" ucap Aril
"Lo kemana aja dek kenapa lo tiba tiba menghilang, kita udah kayak orang gila yang nangisin lo setiap saat" ucap Veno
"Maaf bang" ucap Aril
"Yaudah gapapa yang penting Princess udah ada disini dalam keadaan sehat" ucap Alex
"Maafin abang ya Princess" ucap Vino
"Iya bang" ucap Aril
"Bang" ucap Aril
"Kenapa Princess?" ucap Alex, Veno, Vino
"Buatin minum kek masa yang dibuatin hanya Mischa sama Olivia doang sih" ucap Aril mengerucutkan bibir nya
"Yaudah tunggu bentar ya" ucap ketiga nya
Skip~
"Bisa lo jelasin sama kita gimana kejadiannya bisa seperti ini" tanya Veno
"Tanya sama si Satria dan yang lain nya aja, aku juga baru bangun 2 minggu yang lalu" ucap Aril
"Satria jelasin" ucap Daddy
"Jadi gini ~~~" mengalirlah cerita itu dari awal kematian palsu Aril sampai Aril bisa berada dirumah ini
"Jadi kamu koma selama 5 tahun sayang?" ucap Mommy tidak percaya
"Iya Mom" ucap Aril
"Oiya kenapa kalian bisa tinggal disini?" tanya Aril
"Noh tanya si Vino gara gara dia manjain tu anak jadi gini" jawab Veno
"Udah udah gak usah ngungkit ngungkit yang lalu biar lah berlalu" ucap Daddy
"Sekarang kemasin barang Mommy, Daddy dan kalian semua, kita bakal pindah" ucap Aril
"Pindah kemana?" tanya Alex
"Pindah ke mansion aku" jawab Aril
Mereka pun berberes pakaian mereka, setelah dirasa sudah selesai, Satria menelpon anggota nya suruh membawa mobil
Sampai lah anggota Black Rose di kediaman keluarga Smith
"Permisi King Queen" ucap salah satu dari anggota itu
"Bawain barang barang itu ke mobil dan bawa ke mansion" ucap Satria tegas
"Siap King" ucap mereka serempak
Skip~
Mereka telah sampai di mansion Aril
"Ini punya siapa sayang" tanya Mommy
"Ini punya Aril Mom" jawab Aril
"Kamu dapat uang dari mana bisa membeli ini mansion?" tanya Daddy
"Daddy tau Ari's Company?" tanya Aril
"Iya Daddy tau, itu perusahaan nomor 1 di dunia" jawab Daddy
"Jangan bilang lo pemilik Ari's Company?" tanya Veno
"Kalo iya kenapa?" tanya Aril
"Serius dek?" tanya Alex
"Iya abang" ucap Aril
Sedangkan Vino dia hanya diam saja karena dia merasa amat bersalah karena dia telah membuat Aril hampir kehilangan nyawa
"Bang Vino ayo masuk" ucap Aril membuyarkan lamunan Vino dan menarik Vino masuk ke dalam mansion itu
Saat mereka masuk, para maid dan bodyguard berbaris rapi sambil menunduk
"Bi Ijah tolong anterin mereka ke kamar mereka dan yang lainnya ya Bi" perintah Aril
"Siap Non" ucap Bi Ijah
"Mari Tuan, Nyonya, Den, saya antarkan ke kamar kalian masing masing" ucap bi Ijah
"Makasih ya bi" ucap mereka
Setelah mereka semua sudah naik di atas, Satria dengan cepat memeluk Aril
"Ada apa hmm" tanya Aril
"Kamu cuekin aku terus" jawab Satria
"Ya maaf" ucap Aril
"Waktu aku koma kamu manja sama siapa?" tanya Aril menggoda Satria
"Sama tiang infus kamu" ucap Satria sambil mengeratkan pelukannya
"Mata suci gue" ucap Mischa, Alena, dan Olivia
"Alah sok suci lo bertiga" ucap Avril
"Hooh" ucap Andreas
~
~
~
~
Udah ya~