Queen Devil

Queen Devil
Chapter 29



“Nita anda saya pecat secara tidak hormat dan saya pasti kan tidak akan ada yang menerima anda! SEMUANYA KEMBALI BEKERJA” ucap Nita lalu berjalan pergi meninggalkan kerumunan itu dan menyusul Aril dkk.


Sampai di ruangan Aril


“Jadi ada apa kakak menyuruh kita kesini?” tanya Olivia ketika melihat Wilda memasuki ruangan Aril


“Tadi ada yang melemparkan batu ke ruangan kakak” ucap Wilda


“Siapa?” tanya Avril


“Nggak tau, nih batu nya” ucap Wilda menyerahkan batu tersebut


“Isi nya masih sama” ucap Aril sambil menyeringai


“Buang senyuman lo, bikin gue takut ae lo” ucap Alena dan di angguki oleh semuanya


“Cari tau siapa yang melempar dan jalanin rencana tadi” ucap Aril


“Siap Queen” ucap mereka semua


“Kakak lanjutin kerja nya, kita mau ke kampus” ucap Satria


“Lah ngapain di kampus?” tanya Wilda


“Mau jalanin rencana, kakak ikutin aja” ucap Andreas


“Oke” ucap Wilda


Aril dkk, langsung pergi menuju kampus Arsa, karena masih sekitar jam 11 siang, jadi nya mereka mau datang aja sekalian mau ngontrol keadaan disana.


Skip


Sampai di kampus


“Serius lo mau jalanin nya?” tanya Andreas


“Yaiyalah Andreas” ucap Aril


“Huhhh yaudah deh” ucap Andreas


Mereka pun berjalan menuju ruangan kepala kampus (Aku lupa siapa nama kepala kampus nya:v)


Tok tok tok


“Masuk” ucap Pak (lupa namanya)


“Ada apa Princess?” tanya Pak/uncle nya Aril


“Uncle, Aril mau jalanin rencana Aril, nah terus Aril minta tolong sama Uncle” ucap Aril


“Minta tolong apa Princess” ucap Uncle Arka (itu aja deh namanya)


“Tolong masukin nama Aril dan teman teman Aril, di kelas Bisnis, satu kelas sama Sintasya, kelas Bisnis A” (anggap iya aja ya:v) ucap Aril


“Oo, yaudah nanti Uncle, masukin nama kalian semua, kalian kapan mau jalanin rencana nya?” tanya Uncle Arka


“Besok aja deh Uncle, Mischa lagi capek hari ini” ucap Mischa


“Perasaan dari tadi kerjaan lo hanya makan lolipop doang elah” ucap Andreas


“Apasih lo! Emang lo kagak capek apa hah?! Dari tadi malam kita rapat, nah terus kita rapat lagi tadi pagi, terus kita ke kantor, terus sekarang kita ke kampus” jelas Mischa dan di angguki oleh Olivia


“Iya Ril, sehari aja ya, please” ucap Olivia sambil mengeluarkan jurus andalan nya Puppy Eyes


“Huhhh, iya sehari aja” ucap Aril


“Yeyyyy, lo emang Queen terbaikkkkkkkkk sepanjang masaaaaaaa” ucap Olivia dan Mischa


“Au, yaudah ya Uncle, kita mau pulang” ucap Aril


“Iya Princess, hati hati ya” ucap Uncle Arka


“Iya Uncle” ucap mereka semua serempak


Mereka semua pulang ke rumah masing masing bukan ke apartement ya


Skip


Di kampus Arsa, Veno dan Vino mendapatkan kiriman foto Aril dan seorang pria yang tidak di ketahui siapa itu, sedang berada di sebuah club.


“Bohong! Ini bukan Princess” ucap Veno memandang foto itu dengan tidak percaya


“Nyesal gue selama ini manja manjain dia, baik baikin dia, ternyata dia gak lebih dari seorang j*l*ng” ucap Vino memandang foto itu dengan tatapan jijik atau sinis nya


“Heh belum tentu itu Princess!” ucap Veno, karena dia tidak terima Adik kesayangan nya di hina.


“Apaan sih lo!” ucap Veno


“See, gara gara dia, lo berubah tau gak! Lo bukan Veno yang gue kenal!” ucap Vino memandang sinis kembaran nya


“Itu tu ADEK lo tau gak!” ucap Veno sambil menekan kata ADEK


“Gue gak punya adek seorang J*L*NG” ucap Vino menekan kata jlng


“Terserah lo! Kalau sampai terjadi sesuatu sama Princess! Lo berhadapan sama gue!” ucap Veno meninggalkan kembaran nya itu.


Skip


Di Kantor keluarga SMITH (punya nya Daddy Aril)


“Apaan apaan ini!” ucap Daddy Arnold memandang foto Aril bersama dengan seorang pria tidak dikenal berada di sebuah club.


“Nggak! Nggak mungkin!” teriak Mommy Bita histeris, melihat kelakuan putri satu satu nya


“Jangan lagi kamu membela anak itu!” ucap Daddy Arnold


“Dad, ini pasti bohong Dad” ucap Mommy sambil menenangkan Daddy Arnold yang sudah emosi


“Bohong apaanya Bita! Ini sudah jelas dan kamu masih belain anak sialan itu” ucap Daddy Arnold


Plak


“Anak aku bukan anak sialan Arnold!” ucap Mommy Bita setelah menampar Daddy Arnold


“Seumur hidup baru kali ini kamu menampar saya hanya karena anak sialan itu!” ucap Daddy Arnold dengan muka merah menahan e*k ehh marah


“CUKUP ARNOLD!” teriak Mommy Bita


Plak


“Berani nya kamu berteriak di depan muka saya Bita!” bentak Daddy Arnold setelah menampar Mommy Bita


Mommy Bita langsung keluar dari gedung itu dan menuju mansion keluarga Smith.


Aril terkejut kala Mommy nya masuk dengan keadaan yang tidak baik


“Mom, Mom kenapa?” tanya Aril bingung, karena keluarga nya tidak pernah ribut sama sekali


“Mom nggak papa kok sayang” ucap Mommy tersenyum kearah Aril


“Bohong” ucap Aril dingin


“Mom nggak bohong sayang” ucap Mommy meyakinkan Aril


“Yaudah Mommy istirahat ya, Aril buatin Mom the hangat dulu” ucap Aril sambil merangkul Mommy Bita menuju tempat duduk.


Setelah itu Aril langsung menuju dapur tapi sebelum itu, Aril menelpon teman teman nya dulu dan Satria.


“Lacak apa yang terjadi di kantor Smith” perintah Aril


Aril segera membuatkan Mommy Bita teh hangat, karena ia tidak mau Mommy nya menunggu terlalu lama


“Mom, minum dulu teh nya” ucap Aril


“Makasih ya sayang” ucap Mommy Bita sambil tersenyum lembut ke arah Aril


“Iya Mom, Aril ijin keluar ya Mom” ucap Aril sambil meminta ijin ke Mommy Bita


“Kemana sayang?” tanya Mommy Bita


“Ngurus berkas Mom, soalnya ada meeting tadi barusan di telpon sama kak Wilda” ucap Aril


“Yaudah hati hati ya sayang” ucap Mommy Bita sambil mencium pipi dan puncak kepala Aril


“Iya Mom” ucap Aril dan kembali mencium pipi Mommy nya


~


~


~


~


~


Segini dulu~