
Sampai di kampus Arsa
Aril, Satria, dan 2V turun dari mobil
'*Hwaaa cogan'
'Gak nyesel gue daftar disini'
'Bhusyet itu manusia apa bidadari'
'Kayak nya kembar deh'
'Hwaaa Jodoh ku datang*'
'Bhuset dah telinga gue terkontaminasi sama omongan omongan mereka' batin Aril, Satria, dan 2V
Mereka berjalan menuju ruang kepala kampus? Apa sih nggak tau, kepala sekolah? Kepala dosen? Kepala? Kelapa? Aaa itu lah pokok nya ga tau namanya, aku masih sekolah belum kuliah jadi nya ga tau, aku juga baru mau lulus, baru mau masuk SMA
Aku Masih Kecil Kakak
Aril dan Satria langsung masuk ke dalam ruangan kepala kampus itu, saat ingin melayangkan kata kata kasar, kepala kampus itu langsung menutup mulut nya tidak jadi melayangkan kata kata legend nya
"Dimana kelas mereka" tanya Satria kepala kepala kampus itu
"Mereka masuk di kelas Management A" ucap Kepala kampus itu
'Anggap iya aja ya' Author
Satria yang mendengarkan itu langsung pergi meninggalkan ruangan itu bersama Aril dan 2V menuju kelas Management A
Tok tok tok
Ceklek
"Ada yang bisa saya bantu Tuan, Nyonya?" tanya Dosen laki laki yang berumur 40 tahunan lah
'Anggap aja begitu' Author
"Ini anak baru yang saya bilang di grup kemarin" ucap Satria
"Silahkan masuk Tuan" ucap Dosen tersebut dan menyuruh Veno dan Vino masuk ke kelas
"Kalau begitu kami permisi" ucap Satria sambil merengkuh atau memeluk? Sama aja:v menuju parkiran
Di dalam mobil
"Sayang" panggil Aril
"Iya sayang, ada apa?" tanya Satria
"Ke markas dulu ya" ucap Aril
"Iya sayang" ucap Satria sambil mengecup punggung tangan Aril bukan punggung badan gais:v
Di tempat Veno dan Vino
'*Ehh bukan nya itu anak yang tadi pagi ya'
'Akhirnya gue satu kelas sama mereka berdua'
'Cogan'
'BTS sama EXO kalah ganteng nya'
'Karakter Anime ku kalah*'
"Harap tenang" ucap Dosen itu tegas
"Alveno Smith"
"Alvino Smith"
Ucap mereka berdua dingin
Seketika Kiki langsung berteriak heboh
"AKHIR NYA LO BERDUA NGAMPUS LAGI" teriak Kiki heboh dan langsung mendapat tatapan tajam dari Veno dan Vino
"ADA APA KIKI PRATAMA" tanya Dosen itu
"Nggak ada apa apa pak hehe" jawab Kiki cengengesan
"Ya sudah kalian boleh duduk" ucap Dosen itu
Veno dan Vino langsung menuju tempat duduk mereka, dan pelajaran di lanjut kan
Kring kring kring bunyi sepeda ehh bunyi bel gan:v
"Sampai di sini pembelajaran kita hari ini sekian dan terima kasih, saya permisi" ucap Dosen itu mengakhiri pertemuan nya dan pamit undur diri
Seluruh Mahasiswa yang ada di dalam ruangan itu langsung keluar menuju kantin karena cacing cacing mereka mulai demo
Di dalam ruang kelas itu hanya ada Veno, Vino dan ketiga sahabat nya
"Woi kok kalian gak bilang sih mau kuliah lagi kan kita bisa jemput kalian jadi nya kita berangkat sama sama" ucap Dion mengawali percakapan mereka
"Bukan nya nggak mau bilang ya, kita ini barusan di kasih tau sama Aril dan Satria kalau kita akan mulai ngampus lagi, itu pun ngasih tau nya tadi malam" jawab Vino menjawab pertanyaan mereka
"WHAT! ARIL?!" teriak mereka bertiga serempak
"Iya" ucap Veno
"Dia masih hidup?" tanya Rangga bingung
"Iya dia masih hidup" jawab Veno
"Gimana cerita nya" tanya Kiki
"Vin jelasin" ucap Veno dan Vino pun mengangguk
"Jangan ada yang motong cerita gue" ucap Vino dan mereka bertiga menganggukan kepala
"Saat Aril di nyata kan telah tiada dan di situ dia udah di masukin di kamar j*n*s*h (bhuset:v)"
"Di situ juga kita semua udah keluar dari ruangan itu dan dokter langsung membereskan jenasah nya Aril, di saat itu juga dokter terkejut karena tiba tiba Aril membuka matanya"
"Saat membuka mata nya Aril berkata kepada dokter tersebut bahwa dia akan pergi ke Jerman untuk berobat di sana dan juga Aril dan Satria memanipulasi kematiaan Aril"
"Gitu deh cerita nya" ucap Satria mengakhiri cerita nya
~
~
~
~
~
Udah ya besok lagi hehe
Jangan lupa tinggalin jejak Kakak