
angin sepoi-sepoi menghiasi sore yang tampak mendung, daun-daun berguguran mengotori jalan setapak. tampak Elischia sedang duduk seorang diri di kursi taman itu, dia tampak melamun memikirkan apa yang telah di jelaskan Ramina, gadis yang ia temui tadi di sekolah.
dia tengah menelaah setiap kata-kata yang dilontarkan oleh mulut Ramina, dia masih tak percaya hal sebesar ini terjadi saat dia pergi.
sungguh? kenapa gua baru tahu kejadian sebesar ini dari orang lain, kenapa teman-teman gua sendiri gak memberi tahu gua, kenapa?. pertanyaan ini terus berputar dalam pikiran Elis tak henti-hentinya.
badannya terangkat dan kakinya mulai berjalan menapaki jalanan menuju arah parkiran, dia akan pulang.
dalam perjalanan Elis tak henti-hentinya membuang nafas kasar akibat bingung dan lelah, matanya memang melihat arah jalanan namun pikirannya melayang kemana-mana.
"ahh" rintihnya ketika lampu lalu lintas beralih merah, ia harus menghentikan perjalanannya yang sedang terburu-buru sampai rumah.
ketika sedang melihat kesekeliling, Elis tak sengaja melihat satu mobil putih dan dan beberapa mobil hitam selaras seperti sedang mengawal mobil itu. "mobil Lisakan?" tanya Elis pada dirinya sendiri.
Elis tak henti-hentinya menatap ke arah mobil, ia masih bertanya-tanya benarkah. itu mobil Lisa, mengapa dia di kawal dan dijaga banyak bodyguard seperti awal masuk sekolah dulu. karena memang mobil milik Lisa limited edition, hanya tiga biji di Dunia
tinn! tiiiinn !
tiba-tiba saja suara klakson sepeda atau mobil di belakang menyadarkan lamunan Elis. dia tak tahu bahwa lampu beralih hijau beberapa menit yang lalu.
"maaf saya tidak tahu" ucap Elis menyesal akibat akibat melamun di jalan, segera ia menyalakan mesin motornya dan kembali menuju rumah.
beberapa saat kemudian, motor yang di tumpangi Elis telah berhenti di depan rumah mewah, segera ia masuk memarkirkan motornya lalu kembali berbaring di kasur nyamannya.
"huuhh heehh" Elis membuang nafas kasar, matanya menatap langit kamarnya yang kosong.
Elis benar-benar kecewa dan sedih membayangkan betapa rusaknya pertemanan mereka saat ini, tak ada yang bisa dibenahi kecuali diri sendiri.
kini, kenangan-kenangan indah kebersamaan circle auziramessa hanya akan menjadi memory lama yang tak terulang lagi.
*************************
beberapa hari setelah Elis memutuskan untuk pindah, Jihan mengajak kedua temannya berkumpul di villa milik Lisa guna mencari dalang fidio waktu lalu.
Lisa si pemilik villa tentu datang lebih awal, jihan yang sangat excited juga datang cepat namun tidak dengan Zeeya, dia malah terlambat satu setengah jam ketika datang. disinilah pertengkaran di mulai, mereka berantem dengan opini pribadi.
hari berikutnya, ketika jam istirahat datang circle auziramessa akan makan siang bersama di tempat yang di sediakan khusus mereka. namun, Lisa lebih memilih makan bersama sang pacar daripada dengan Jihan dan Zeeya. waktu terus berlalu Lisa semakin dekat dengan pacarnya, semakin jarang ia bersama teman-temannya.
suatu hari, Jihan bersama Zeeya membawa seorang untuk melihat markas mereka, orang itu adalah suruhan keluarga besar Lisa, mereka curiga Lisa melakukan hal buruk disekolah. sementara, Jihan bersama Zeeya hanya ingin membuktikan bahwa tak ada apa-apa di Lisa.
semakin langkah mereka dekat, semakin terdengar suara samar-samar seorang gadis dengan pria di dalam sana. hal itu semakin meyakinkan orang-orang suruhan keluarga Lisa jika ada apa-apa di dalam.
"elo udah telfon Lisa, kan Zee?" bisik jihan pada Zeeya.
"udah, di jawab bentar terus di tutup lagi." balas Zeeya lirih.
"duhh ketahuan dia nanti, cepetan elo spam chat dehh" jihan mendorong pelan zeeya untuk pergi dan mengirim pesan ke lisa.
"ya. beban banget sih tuh orang, gak bilang-bilang mau pakai markas kita" gerutu Zeeya.
"AUHHH ADUUHH!!" sengaja Jihan menabrakkan dirinya di depan tumpukan kayu sehingga jatuh. "pak-pak tolongin." panggil Jihan pada kedua pria itu.
satu pria datang menolong Jihan. akan tetapi satunya lagi tetap melanjutkan berjalan membuka pintu markas itu.
siiall! batin Jihan dan Zeeya.
terpampang jelas Lisa sedang berciuman dengan sang pacar kaget melihat ada orang tiba-tiba masuk.
sejak saat itu banyak yang menggosipkan circle auziramessa, banyak yang tak menyangka bahkan mulai ada kelompok pembenci auziramessa. Lisa sekarang kemana-mana selalu di kawal, dia tak lagi di izinkan berkumpul dengan kedua temannya.
Zeeya juga mendapat imbasnya, dia turut di benci beberapa orang, akhirnya ia tak di percaya lagi mengurus bisnis mikro kecil keluarganya, dia berhenti menjadi brand ambassador produk² kecantikan keluarganya. Zeeya menjadi stress sehingga wajahnya tak terawat lagi seperti dulu, ia juga mengenakan hodie hitam kemana-mana karena saking malunya ia dengan dirinya sekarang.
jihan selalu menyalakan dirinya sendiri atas apa yang terjadi, jika saat itu dia tak mengompori Elis untuk ikut, elis tak akan pindah dan semua ini tak akan terjadi. namun, seseorang berhasil meracuni pikiran Jihan, bahwa yang salah adalah Lisa, jika dia tak berulah auziramessa tak akan kacau.
"gua benci elo, Lisa." gumam jihan setiap melihat Lisa melintangi dirinya.
sekarang, hanya ada rasa canggung dan kebencian di antara mereka. dan ada yang tersenyum menang akan semua ini yaitu Keysha, dia paling senang auziramessa hancur, inilah impiannya sejak lama.
************
perlahan-lahan Elis membuka kelopak matanya, melihat ke sekeliling dan terdiam sejenak. Elis bangun lalu mengirim satu pesan pada teman-temannya.
......**AUZIRAMESSA......
Elischia**: guysss apa kabar kalian semua, seneng bisa punya waktu buat pegang hp dan ketemu kalian lagi. huuhhh...
gue mau ngajak kalian keluar nihh, kumpul yuk mumpung aku lagi liburan.
temen-temen, iihh gak ada yang kangen gua?
...----------------...
Elis sudah menduga tak akan ada yang menjawab dari chat di grub itu, namun inilah usaha terakhirnya agar teman-temannya mau berkumpul lagi.
Ting! satu pesan dari chat grub itu.
...----------------...
Zeeya: kabar gue baik-baik aja Ell, seneng juga akhirnya gue bisa ketemu lagi sama elo.
gue mau-mau aja ketemu sama elo kok, elo ajaa!!
Jihan: Gue kangen elo elischia, ayok kita ketemuan dan gue mau cerita banyakk!! tapi kita berdua ajaa.
Lisa: haay Elis, gue baik-baik aja disini. elo disana gimana, kita ketemuan yuk, kita berdua.
...----------------...
Elis membuang nafas kasar saat melihat chat yang di kirim teman-teman nya. sesusah itu kah untuk berkumpul bersama?
"aah yaa" gumam elis saat mendapatkan satu ide, dia sengaja mengajak teman-teman nya untuk bertemu di tempat yang sama dan di waktu yang sama. Namun, dengan alasan hanya berdua.
hanya dengan cara kebohongan seperti inilah mereka bisa berkumpul bersama.
...****************...
selamat siang, sore, malam teman-teman! mohon dukungannya dengan vote and komen yaa..
maaf alurnya makin ngawur, sesuai yang sekilas terlintas di pikiran ajaa..
Babay!!