OM CEO I LOVE U

OM CEO I LOVE U
BAB 96



2 hari angel baru sadar dari pingsannya.dia menatap langit langit rumah sakit.


"Dimana aku,apa sudah di surga"batin Angel.dia melirik ke kiri dan kanan,rasanya berat dan kaku yang kini dia rasakan,kepalanya juga berat untuk di angkat,cuma tangannya yang mulai bisa diangkat.


"Mi,pi"panggil angela kepada mami dan papi.


Bu wati hang baru saja masuk dari tempat dia bekerja langsung mendekati angel.


"Kamu sudah sadar nak?"tanya bu wati lembut.Angela kaget dengan siapa orang yang datang.


"Ma mana pa papi dan ma mami?"tanya angel


"Tuan dan nyonya baru saja keluar,mereka ada acara penting,jadi tidak bisa menjenguk mu lebih lama lagi"jawab bu wati.


"Acara penting,lebih penting mana anak dan acaranya"kesal angel yang sudah mulai lancar bicara.


"Semuanya sudah tahu angel,mereka tahu kalau kamu bukan anak kandung mereka"jawab bu wati.


"Tidak,ini tidak boleh terjadi,pasti ini ulah lo,perempuan kampung"marah angel.


"Tidak,ibu tidak bicara apapun tapi mereka sudah tahu duluan,darahmu tidak cocok dengan mereka,dan tuan sandi diam diam sudah melakukan tes Dna atas dirimu,mereka curiga kalau kamu bukan anak kandungnya,kamu berbeda dengan non kimmy,nyonya dan tuan,mereka kaya,tapi mereka berhati baik dan tidak sombong.sadar nak."kata bu wati menasehati angel.


"Enggak,gue pewaris tunggal dari kekayaan pratama,gue akan ambil semuanya,gue tidak mau miskin dan tinggal dengan wanita kampungan seperti lo"kesal angel.


"Ibu cuma berkata,mau ibu wanita kampungan,miskin,ibu tetap ibu kamu,dan asal kamu tah,begitu mereka mendengar kamu akan menghabisi nyawa putri kandung mereka,tuan dan nyonya tidak akan tinggal diam,dan meminta ibu untuk membawamu pergi dari sini,tidak mengganggu mereka lagi"ucap bu wati sedikit kasar,dia mau angel tidak terlalu berkhayal dan sadar siapa dirinya yang sebenarnya.


"Tidaak,tidak mungkin gue anak sandi pratama,dan gue satu satunya yang akan mewarisi kekayaannya,dia berteriak teriak,ingin bangun tapi tidak bisa,dia berusaha keras tapi tidak bisa bangun.


"Kamu mau menguasai kekayaan pratama lihat dirimu,bergerak saja tidak bisa,hanya ibu yang akan menemanimu,jangan harap keluarga pratama mau menerimamu,angel angel"kata bu wati lagi.


Angel meraih apa yang bisa diraihnya dan melemparkannya ke arah bu wati.


"Pergi dari sini,gue tidak butuh orang kampung seperti lo,pergi pergi!"Angel menyuruh bu wati untuk pergi tepat saat sandi,sania dan kimmy masuk.Kamar itu sudah seperti kapal pecah.


"Angel apa yang kamu lakukan,kenapa semua bantal berserakan dia lantai?"tanya Sandi heran.


"Papi,tolong angel pi,dia mau menyakiti angel,dia bohong pada angel,mengaku ngaku sebagai ibu kandung angel pi,hik hik,apa papi punya istri lain selain mami pi,hik hik hik,dan kenapa dengan tubuh angel ,kenapa sulit di gerakkan,apa yang terjadi pada angel.


"Tidak perlu bersandiwara lagi angel,kami sudah mendengar semuanya,dan bertaubatlah,seperti halnya kevin,dia sekarang sudah bertaubat dan jauh lebih baik daripada di luar dulu,dan maaf,kami sebenarnya tidak berhak darimu,bu wati yang lebih berhak"kata Sandi tegas.


"Enggak pi,angel anak papi,bukan babu miskin ini"kata angel


"Ayo lebih baik kita semua keluar,biarkan saja dia sendirian disini,bu wati juga,tinggalkan dia sendiri,ibu bisa kembali ke pekerjaan ibu,kita lihat saja,bisa apa dia tanpa bantuan orang lai n."kata sandi kembali,membawa semuanya keluar.


"Enggak pi,angel tidak mau keluar,angel akan tetap disana,itu rumah angel.pi mami.i love u mi angel akan bawa mami shoping,kita akan belanja bareng,belanja barang barang brandet,tunggu"angel ingin menyusul tapi badannya masih kaku,apalagi kakinya.


Dia berteriak teriak dan meremas rambutnya.


"Mi apa kita tidak memanggil psikiater saja,kimmy takut kejiwaan kak angel mulai terganggu,kasihan mi,pi.bagaimanapun juga dia anggota keluarga kita,tidak begitu saja kita lepas tanggung jawab"kata kimmy.


"Benar kata kimmy kita panggil psikiater juga"imbuh mami.


"Iya nanti biar dr sam atau dr boy yang merekomendasikan psikolog terbaik di kota ini,tubuhnya sudah luka,dan semoga otaknya tidak luka juga".


Sandi juga memanggil tim dokter yang menangani angel supaya menenangkan dia.


Akhirnya angel di suntik obat tidur supaya tenang dan tidak membuat onar.


* * *


Seminggu Angel di rawat di rumah sakit pandawa,sekarang tidak begitu teriak teriak seperti awal dia di rawat.


Psikiater juga di datangkan,mengecek kejiwaannya, sekarang Angel sudah bisa duduk sendiri, dia memang pandai bersandiwara,kini dia sangat menurut pada bu wati seolah olah sudah menerima kenyataan kalau dia bukan keturunan pratama. Kimmy juga meminta dr Bram untuk andil mengobati penyakit mematikan itu.


Kini angel juga sudah bisa duduk sendiri,tapi untuk urusan buang air kecil dan besar,semua bu wati yang melayaninya,dia bagaikan bayi lagi yang tidak bisa ke kamar mandi sendiri,kakinya masih belum bisa untuk berjalan,sania meminta bu wati untuk berhenti bekerja,dan fokus pada angel.


Untuk biaya sehari hari keluarga pratama yang menanggungnya,tapi menarik kembali semua keuangan angel,sehingga angel tidak memiliki uang sama sekali.


Sore itu setelah memandikan angel,bu wati ijin pulang sebentar,dia sudah menyiapkan semua kebutuhan angel,mulai makan,minum dan obat yang harus angel minum


"Nak,ibu pulang sebentar ya,ada sedikit urusan,nanti setelah magrib ibu kembali,ini makan,minum,dan obat untuk sore ini,kamu bis meraihnya dari tempat tidur"bu wati menjelaskan semuanya pada angel.


"Iya,angel mengerti bu,jangan khawatir,kalau angel butuh sesuatu akan menekan tombol itu,jadi ibu bisa tenang."Jawab angel pasti


Bu wati membereskan baju kotor mereka juga,memasukkannya me dalam kantong untuk di bawa pulang dan di cuci.


30 menit setelah kepergian bu wati,angel merasa lapar,dia dari tadi pagi cuma memakan beberapa sendok bubur saja,nafsu makannya menurun, itu saja sudah di paksa tadi.


Angel meraih piring di meja,ada nasi lemes dengan ayam suwir dan jeruk yang sudah di kupas,


"Baik juga perempuan kampung itu,dia merawat ku dengan baik"gumam angel sambil menyendok nasi itu dan menyuapkan ke mulutnya.