
"Bee maaf aku antar sampai disini ya,tadi alex sudah menelpon terus,sampaikan juga maaf ke mami,tidak bisa mampir"kata zein. Dia berjongkok di depan kimmy mencium perut yang masih rata itu.
"Papa kerja dulu ya sayang,baik baik disana,love you all baby"pamit zein pada calon anaknya.
"Iya pa hati hati berangkat kerjanya,bawa duit yang banyak" jawab kimmy dengan suara seperti anak kecil sambil mengelus rambut zein.
Setelah mencium kening kimmy, zein pergi dari rumah itu,kimmy masuk ke dalam.
"Assalamualaikum,spada,mami, Yuhuui" kimmy mengucap salam dan memanggil maminya.
"Waalaikumsalam,halo sayang"jawab mami yang keluar masih dengan celemek kesayangannya.
"Mami kangen!"ucap manja kimmy sambil memeluk mami.
"Kamu sama siapa,mana zein?" tanya mami.
"Tadi diantar zein,tapi tidak bisa mampir dulu,ada urusan penting,mereka sibuk banget persiapan konferensi besok.tadi zein minta maaf"kata kimmy menjelaskan.
"Ih makin cantik saja nyonya muda satu ini,tapi kok agak pucat,kamu sakit?"tanya mami.
"Sehat mi, mami bikin apa nih,aromanya harus sekali?" kimmy mencium aroma coklat yang menggoda,semenjak hamil kimmy suka sekali aroma coklat bahkan parfum zein kuga aroma coklat.
"Wah aroma coklatnya kuat sekali,pasti enak"kimmy meletakkan paper bag nya di meja lalu segera ke dapur,menghirup aroma coklat itu langsung dari depan oven.
Mami jadi heran dengan tingkah kimmy,biasanya dia tidak begitu hobi dengan kue coklat,hari ini malah menciumi aroma coklat itu langsung di depan open.
"Tumben suka aroma coklat,biasanya suka aroma kue kopi?"heran mami.
"Hehe,tuh mi salahkan mantu kesayangan mami yang membuat kimmy jadi suka coklat" kata kimmy asal,dia belum menceritakan kalau dia hamil.
"Apa hubungannya dengan zein,aneh deh kamu ini"kesal mami.
Kimmy membuka open dan mengeluarkan kue coklat yang baru mateng itu membawanya di meja.
"Ma bukan kimmy yang suka kue coklat ya tapi cucu cucu mami"kimmy berkata sambil menunjuk perutnya.
Sontak mami berteriak.
"Aarghh,cucu, kamu hamil sayang!" kata mami dengan serius.Kimmy mengangguk sambil mengiris roti panas yang membuatnya ingin segera melahap habis.
"Mama mau punya cucu beneran sayang,alhamdulillah,tidak ngeprang mami kan?" ucap nya serius.
"Serius mi,tu kimmy juga bawa susu,coklat dan buah segar di meja"jawab kimmy santai.
Mami mendekatinya dan memeluknya dengan erat.dia menangis bahagia,setelah beberapa waktu yang lalu sempat kecewa,tidak jadi memiliki cucu karena ulah konyol angel.
"Sayang,mami bahagia banget,sudah berapa usianya,kok baru bilang kalau hamil!" kesal mami.
"Baru tahu tadi pagi ma,ini baru periksa ke dr risa"kata kimmy,sambil mengeluarkan sebuah buku KIA,untuk di tunjukkan ke mami.
"Baru 15 hari mi,pantesan dari sejak menikah kimmy belum haid juga ternyata ada kecebong zein berenang di dalam hehe"kata kimmy asal.
Mami memukul kepala kimmy gemas,masak calon cucunya dibilang kecebong
"Kok kecebong,yang lucu dong,baby,junior, atau apa gitu"mami memeriksa buku kia kimmy dan memperhatikan hasil usg itu dengan seksama,mami melihat ada dua kantung dan dua titik,dia semakin menajamkan matanya,memastikan benar atau salah.
"Iya mak,sekali gol langsung 2 skor"jawab kimmy kembali asal.
"Hebat juga si menantu,sudah ganteng,mapan,kaya,jago juga dia jebol gawang, sekali jebol langsung gol,hihihi!"cekikik mami.
"Kenapa ma,ada yang lucu?"
"enggak sayang,mama cuma bilang suamimu hebat,tok cer,memang lembur setiap malam,sudah umur 15 hari saja si junior"
"Hmm,seperti tidak pernah muda saja,memang papi nggak?"balas kimmy menggoda mami.
"Bukannya setiap malam,mami sampai tidak bisa jalan,seperti robot saja"cerita mami tanpa di filter.
"Awas ada anak kecil ini,jangan keras keras ngomongnya"canda kimmy.
"Anak kecil yang sudah bisa buat anak kecil maksudnya,haha" elak mami.
"Mi kimmy habiskan ya kuenya ini enak banget,dari tadi pagi kimmy belum di beri makan zein,pelit banget mi?" rayu kimmy.
"Ya,ayo kita ke ruang keluarga,ngobrol disana !"ajak mami.
Di ruang keluarga ibu dan anak bercanda riang,seperti anak remaja saja.mami juga bisa mengimbangi arah pembicaraan mami.ruangan itu juga jadi sedikit berantakan akibat ulah mereka makan camilan sembarangan.
Saking asyiknya sampai tidak tahu kalau papi sudah pulang,hari ini papi pulang siang,baru saja mengecek proyek mall baru ibrahim grub.Dia geleng geleng kepala melihat kelakuan absrut dua wanita kesayangannya.
"Di sini baru ada perang dunia ke tiga rupanya"ucap papi membuyarkan acara gosip mereka.
"Pi sini pi, kimmy punya kabar gembira untuk kita" panggil mami ke papi.
Papi segera mendekat,dan kedua perempuan itu mencium tangan papi bergantian,mami meletakkan tas kerja papi di meja.
"Berita apa sayang,berita kalian sudah viral di media,kalau perusahaan suamimu bekerja sama dengan perusahaan terbesar di dunia.Uein sibur mempersiapkan semuanya untuk besok ini malah,istrinya asyik disini"kata papi .
"Suamiku yang mengantar kesini pi,dia tidak mau istrinya ini capek,kelelahan"ucap kimmy narsis.
"Iya pi,tadi pagi zein yang mengantarnya kemari,dia tidak mau putri kita kerja terlalu capek" mami menambahkan sambil cengengesan bersama putrinya.
Papi hanya memutar bola matanya jengah.
"Ya seharusnya sebagai istri kamu temani dia,kamu kan juga sekretaris nya sayang"ucap papi mengelus kepala kimmy.
"Papi sayang putri kita tidak boleh kerja,keran dia hamil muda pi,kita akan punya cucu dari mereka"kata mami
Papi tersenyum lebar mendengar berita bagus dari mami. "Sayang kamu hamil nak,mi kita akan punya cucu mi,akhirnya di rumah ini akan ada suara tangis bayi yang lucu.papi akan menimang cucu mi aaah,kita kita harus mengadakan syukuran mi"ucap papi.
"Mereka masih akan melangsungkan pernikahan mereka, jadi syukurannya kita laksanakan si yayasan saja ya atau bagi bagi sembako ke orang orang pinggiran saja"ucap mami.
"Iya mi,papi setuju,bagaimana kamu sayang?"tanya papi ke kimmy,meminta pertimbangan kimmy.
"Setuju pi,kimmy setuju banget dari pada buat pesta pesta,dan ini pesta pernikahan kimmy juga pasti menelan biaya yang banyak,tadi kimmy mampir ke ruangan kak angel,dia menyerahkan beberapa konsep pernikahan kimmy yang akn dia rancang"kata kimmy.
Kimmy menunjukkan rancangan angel tadi pada mereka untuk meminta pendapat mereka.