OM CEO I LOVE U

OM CEO I LOVE U
BAB 106



Konferensi digelar umum, banyak wartawan yang meliput dan diundang di peresmian bisnis baru ibrahim teknologi,para wakil dari perusahaan besar di dunia juga hadir dalam acara itu.kenapa mereka cuma mengirim wakil dari perusahaannya,karena bos mereka aka bertandang ke indonesia khusus untuk menghadiri pesta pernikahan mereka nanti. yang akan di gelar seminggu lagi. Peresmian juga berjalan dengan mulus dan menjadi tranding topik di majalah bisnis asia.perusahaan mereka juga mulai dilirik oleh investor dari mancanegara, mereka ingin ikut numpang tenar juga.


"Honey,setelah ini ayo kita beli coto makasar


.tapi tidak di restoran aku maunya di pedagang kaki lima yang ada di taman trus lesehan makannya ya"melas kimmy yang sudah merasa lapar dan ngiler ingin makan coto makasar.


"Oke baby twins kita otw, papa pamit dulu ya ke yang lain dan biar om alex yang handle berikutnya" kata zein kepada calon bayinya.dia sudah berjanji pada diri sendiri akan menuruti ngidam sang istri karena sudah berat mengandung 2 buah hatinya sekaligus.


"Lex,gue pulang dulu.lo wakili gue.ini twins minta coto makasar kaki lima yang ada di taman,mereka juga minta makan lesehan.aneh anak anakku lex. mereka lebih suka makan di tempat tempat seperti itu daripada di restoran" kata zein.


"Berarti twins nanti akan seperti nyonya bos.diakan suka yang aneh aneh.tapi baguslah kalau tidak nurun lo nanti, dingin dan tidak tersentuh" kata alex mengejek.


Zein membawa kimmy keluar dari gedung lewat pintu belakang.dia berjongkok memunggungi kimmy.


"Ayo naik bee,supaya cepat sampai" kata zein.


"Siap om tuan hehe" canda kimmy.


Zein menggendong kimmy lewat jalan belakang,supaya tidak ada wartawan yang mengetahui kepergian mereka dari tempat acara.


Zein sengaja memakai mobil alex.supaya tidak mencolok.Mereka meluncur ke taman yang di sebutkan oleh kimmy tadi.Zein membawa alas sendiri untuk duduk mereka,dia tidak mau bercampur dengan orang lain.


"Honey,jasnya di lepas dulu.masak kita makan di sini pakai jas"kimmy menjelaskan.


Zein melepas jas mahalnya dan mengganti sepatunya dengan sandal alex meski sedikit kekecilan.


"Kecil sekali sandal si alex"gumam zein.


Dia menggulung kemejanya sampai siku,lalu keluar dari mobil sambil menenteng tikar.Tidak lupa dia memakai masker dan kacamata hitamnya.tangan sebelahnya menggenggam tangan kimmy


"Honey kita beli rujak buah itu dulu"tunjuk kimmy ke penjual rujak buah.dia juga membeli beberapa jus buah,es buah,kue coklat. baru mereka menggelar tikar di taman memesan 3 mangkok coto makasar,karena kimmy memesan 2 mangkuk untuk dirinya dan 1 mangkuk untuk zein.


"Bee habis nanti coto nya 2 mangkok?"tanya zein


"Habis,kan mereka juga bantu makan"ucap Kimmy . Ada beberapa anak jalanan yang mendekati mereka menyanyi di hadapan mereka,kimmy bahkan request beberapa lagu.memberi mereka uang 100ribu.


"Wah kak, kami tidak ada kembaliannya"kata robi.


"Siapa yang mau kembalian,itu untuk kalian.dan duduk sini kita makan bareng sambil nyanyi!" ajak kimmy.


"Benar kak?" tanya mereka antusias.


"Bener lah,kamu pesan sana coto Makasar nya,masing masing 1 mangkok.kalau nambah juga boleh tapi harus habis" ucap kimmy.


"Siap kakak cantik,dan om ganteng" ucap ari dia segera ke penjual coto memesan untuk dirinya serta kedua temannya,dia memesan masing masing 2 mangkok.aji mumpung katanya.


"Kak tadi aku pesen 6 mangkok,saya 2 dan juga mereka masing masing 2.mumpung gratis dan ini pertama kali kami makan coto kak,penasaran juga"kata dia sambil cengengesan.


Kimmy menggacungkan jempolnya sambil menikmati coto panas yang baru diantar bapak penjual,sementara anak anak masih menunggu pesanan mereka datang.


"Kalian tidak sekolah?"tanya zein.


"Sekolah kak,tapi tidak di sekolah sungguhan,kami sekolahnya di dekat lapangan sana.ada kakak kakak mahasiswa yang mengajarinya"kata ali menambahkan.


"Boleh kak,boleh banget,biasanya sore kami belajar.jam 4-6.kalau pagi kami kerja dan mereka juga kuliah" kata ari


Coto yang mereka pesan juga sudah datang dan segera makan dengan lahap.


"Enak sekali ini om,kak.ehmm"mereka sangat menikmati makanan itu sampai kekenyangan.


"Sini kakak pinjam gitarnya.sekolah kalian mulai jam 4 kan kita bersenang senang dulu.kak kim yang main gitar kalian dan om zein yang nyanyi.


"Bee aku tidak bisa nyanyi"ucap zein.


"Bisa honey ayolah suara papa kan bagus iyakan sayang" sambil mengelus perutnya yang bengah kekenyangan.


Kimmy mulai memetik gitar dan zein bernyanyi dengan suara falesnya.


"Wah suara papa keren,tapi perlu banyak berlatih" kata kimmy menghibur.


3 anak itu tertawa cekikikan mendengar pujian kimmy pada zein.


"Betul om, om cukup berlatih lebih keras lagi" jawab robi


"om,kak kami balik dulu sudah setengah 4,kalian jadi ikut ke tempat kami tidak?" kata robi


"Jadi dong.kami bayar dulu makanannya.kalaian bantu bereskan semuanya ya" ucap zein pada anak anak.


Setelah membayar tagihan.mereka segera menuju ke lapangan yang di katakan anak anak tadi.


"Disana kak,lapangannya di sana ada bangunan lama, tempat kami sekolah" tunjuk ari pada bangunan tanpa tembok yang sudah terbengkalai.disana nampak anak anak jalanan mulai berdatangan,membawa sebuah buku untuk belajar. 1 buku untuk semua pelajaran.


"Halo semua"sapa Zein.


"Halo om"jawab mereka bersama sama.


"Ini sekolah kalian selama ini, sudah berapa lama kalian sekolah disini?" tanya kimmy.


"Baru satu bulan kak, pelajarannya seputar membaca ,menulis dan matematika" jawab ari.


"Kalian masih punya orang tua?"imbuh zein.


Ada yang menjawab masih ada juga yang murni anak jalanan.


"Kenapa kalian tidak sekolah di sekolah formal,sekarang kan ada dana bos,jadi kita tidak perlu membayar spp?"tanya kimmy


"Iya ada dana bos kak,tapi kan kita butuh buku,sepatu,tas, uang pendaftaran,spp memang tidak ada tapi ada istilah lain kal,ada uang pengembangan,uang kompensasi,uang jariah,tabungan wajib,belum lagi uang ujian.serta hal lain yang menyusul kak,sedangkan orang tua kami cuma pemulung,tukang sapu,buruh serabutan." jawab robi


Zein dan kimmy saling pandang lalu mereka mengangguk.


"Apa kakak mahasiswa masih lama datangnya? tanya kimmy.


"Itu mereka." tunjuk salah satu dari mereka ke arah 4 orang mahasiswa yang datang dari kejauhan.


Setelah basa basi sebentar mereka akan mendiskusikan masalah pendidikan para anak anak jalanan tersebut nantinya.