OM CEO I LOVE U

OM CEO I LOVE U
BAB 42



Kimmy keluar dari kamar ganti,menemui zein yang berbincang dengan manager cafe.Zein ingin membeli saham cafe tersebut,untuk mengingat kenangannya bersama kimmy.Sang manager sekaligus owner cafe,setuju dengan usul zein,karena dia membutuhkan tambahan dana untuk memperluas area dan fasilitas cafe tersebut.


"Terima kasih tuan,ini suatu kehormatan bagi kami bisa bekerja sama dengan anda"


"Sama sama,hari senin datanglah ke kantor kita tanda tangani kontrak serta pencairan dananya,tahap awal akan saya suntikkan dana 2 milyar untuk pembangunan cafe,serta andalah yang terus mengurus cafe ini nantinya,perusahaan ku tidak akan ikut campur,tapi hal yang saya mohon,demi kemajuan cafe ini ,anda jangan pernah mengurangi apapun,ya si rasa menu,pelayanan,kebersihan dan keamanan,tolong ini harus di perhatikan betul betul,karena di negara kita ini banyak sekali yang curang,setelah mereka terkenal,viral,maka akan sembrono,terutama pelayanan yabg baik akan membawa kemajuan cafe cinta ini"zein menjelaskan


"Baik tuan,akan benar benar kami perhatikan saran dari tuan,semoga tidak mengecewakan anda nantinya"


Zein mengangguk setuju dia memperhatikan bidadari berbaju pink datang mendekat,jantung zein berdetak sangat cepat,dia memperhatikan gadis itu tak berkedip


Zein mendekati kimmy.


"Ayo kita kembali tuan!"ajak kimmy.


Zein masih memperhatikannya lekat,dilepasnya jas yang sudah dipakainya,dia menutup tubuh kimmy dengan jas mahal itu,zein tidak mau jika kimmy nanti menjadi pusat perhatian,dia tidak ingin mata jahat para lelaki memandangi kimberly dengan rasa lapar,cukup dirinya seorang


"Pakai jasnya,ingat jangan cantik cantik kalau di depan umum seperti ini"bisik zein


"Adanya seperti ini semua,ini saja yang paling tertutup,mana adem banget tuan"bela kimmy.


"Ayo kita segera kembali,Si alex sudah kalang kabut,kak jonathan sudah menghubunginya berkali kali,menanyakan bantuan yang mereka butuhkan"Kimmy hanya mengangguk menuruti bosnya itu,mereka segera kembali ke kantor.Zein mengajak kimmy lewat jalan khusus, supaya tidak ada yang memperhatikan mereka.


Zein segera ke ruangannya dan meng hubungi Alex,mereka akan pergi ke Ibrahim grub,membantu mengatasi masalah perusahan keluarganya.


"Kim,aku dan alek akan ke kantor papa,kamu handel dulu semuanya,hari jangan terima janji dulu dengan siapapun"kata Zein


"Baik tuan,"jawab kimmy tegas.


Setelah kepergian zein dan alex,kimmy mendekati sindy,yang sedari tadi senyum senyum sendiri.


"Kayaknya ada yang lagi happy nih ya?"hida kimmy.


"Heh kamu kim"memperhatikan kimmy yang berubah kostum.Sindy bangun dari duduknya dia melihat penampilan kimmy yang feminim.


"Ini kamu kim,kok ...?"belum selesai sindy bicara kimmy sudah menjawabnya.


"Hehe bagaimana kalau lagi feminim begini tambah cantik apa aneh kak,bingung aku,pakaian ini yang paling sopan?"


"Ini baru cewek tulen,bisa juga kamu berpenampilan feminim seperti ini,hayo habis ngapain kok kalian sama sama berganti pakaian,kan tadi mau keluar sama si bos,balik balik,sudah makin cantik saja?"penasaran sindy.


"Mau tahu apa mau tahu banget?"goda kimmy


"Banget"jawab sindy kepo.


"Baru kencan sama si bos,trus bagaimana dengan kalian,kamu dan pak alex,sudah ada perkembangan?".


"Ih jadi salting saja,oh ya belanja dimana kamu dress ini,sederhana dan tampak anggun?"tanya sindy


"Entah lah si bos,tadi orang butiknya yang dateng,tapi aku tahu tempat butiknya,kenapa,mau kencan sama si bos alex nih?"kimmy mulai kepo juga.


"Malam minggu pak alex mau mengajak makan malam,aku tidak punya gaun,yang ada baju kerja dan baju santai,bantuin cari ya,nanti sepulang kerja,please!"mohon sindy.


"Oke siap sayang sindy ku,berarti malam minggu besok bakalan ada yang tidak jomblo dong,ih senengnya!"sindir kimmy sambil terkekeh.


"Tidak usah optimis,kimmy yakin pak alex bakal nembak kamu,jadi nanti kita siapkan penampilan terbaik untuk sekretaris sindy yang manis"


"Kamu sendiri,sama si bos?"kata sindy.


"Kamu tenang saja,sebentar lagi kak sindy akan memanggil kimmy nyonya bos,hihi"canda kimmy ,tapi sebenarnya tidak bercanda,kimmy yakin kalau zein memang ada perasaan untuknya,mana sudah mulai posesif.


"Serius,wah trus alergi tuan zein bagaimana?"


"Memang kak sindy melihat si bos kumat alerginya,walau sering bersama kimmy,ndak kan,singa jantannya sudah ada pawangnya kak,hehe,sekretaris gila kata si bos"


"hehe,bisa saja kamu,tapi kok bisa?"heran sindy.


"Ya bisa saja kimmy gitu loh,siapa sih yang tidak terpesona dengan kimmy yang cantik dan mempesona ini,hahaha!"


"Mulai deh narsisnya"cemberut sindy


"Ya tidak apa apa,menghibur diri,kalau tidak kita sendiri dulu yang memuji diri kita sendiri,siapa lagi coba"bela kimmy


"Dasar aneh,ya sudah sana kerja ,calon nyonya bos,sebelum jadi nyonya bosa di pecat duluan,kalau kerjaannya ngrumpi saja!"


"Jangan khawatir,lihat jam berapa sekarang,jam pulang sudah tinggal 5 menit lagi,kita siap siap dulu,mumpung yang punya gedung tidak ada di rumah"optimis kimmy.


"ya sudah balik sana tpi tunggu aku,ini sebentar lagi kelar!"


"Siap nona sindy"sambil berlalu meninggalkan ruangan sindy,dia kembali ke ruangannya sambil membereskan meja kerjanya serta membereskan ruangan Zein.


Tak lama kemudian sindy sudah menyusul di ruangannya.


"Ayo kita pulang!"ajak sindy.


"Aku pesen taksi online dulu ya!"


"Tidak perlu kak,tadi aku bawa mobil sendiri,sore ini kimmy akan mengantar kal sindy kemanapun kak sindy minta,"kata kimmy.


"Baiklah ayo kita berangkat keburu antri di lift nanti dan ramai banget."khawatir sindy


"Jangan khawatir serahkan semua ke kimmy,kita pakai saja lift si bos,orangnya tidak ada"bisik kimmy


"Jangan nanti bisa kena marah,bos kalau marah menakutkan,belum juga pacaran dengan asistennya,aku bisa jadi pengangguran,adikku masih kecil kecil,butuh biaya sekolah"takut sindy


"Tidak akan,kak sindy tenang saja,si bos tersayang sudah mengijinkan menggunakan lift itu,jadi dia tidak akan marah"kimmy menjelaskan.


"Y itu kan kamu"kekeh sindy


"Tapi kak sindy kan bersama kimmy,daripada nanti kesorean,ayo"kimmy segera menarik tangan sindy dan mengajaknya menggunakan lift khusus direktur ke atas.


Sampai di lantai dasar mereka dipandang sinis beberapa karyawan wanita.


"Lihat sombong sekali 2 sekretaris itu,mentang mentang jadi sekretaris bos dan asistennya,gayanya selangit"cibir salah satu karyawati.


"Iya benar,apalagi anak baru itu gayanya sok kecantikan,modal tampang doang"mereka dengan lantang menyindir kimmy dan sindy.