
"Mana singanya?"tanya zein pura pura, sebenarnya dia peka siapa yang dimaksud singa oleh zein.
"Hehe, sudah jinak kok singanya,ayo mulai dengan memperkenalkan diri!"pinta kimmy,
"Nanti saja ya,di danau"zein mengelak,dia sebenarnya malu harus berkenalan ala ala anak sma saja.
"ya sudah kimmy ngebut nih kalau tidak mau"
Dan benar saja kimmy menambah kecepatan maksimal,dia bahkan meliak liuk menyalip mobil di depannya,Zein mulai panik,sebenarnya zein suka mengebut jika menyetir sendiri,akan tetapi kalau duduk di kursi penumpang rasanya berbeda,jantungnya terasa copot.
"Kim,jangan ngebut,lihat jalanan ramai,bisa bahaya!"zein mengingatkan.
"Lagi asyik nih tuan,uji nyali yuhui" kimmy menyalip truk besar dengan lihai.
"Stop kim,bisa bahaya sayang,kita belum menikaaah!"dan ckkiiiit.
"Aduh"jidat zein sampai terbentur dashboard mobil.
Kimmy mengerim ferrari itu segera,bukan nya takut mati, tapi karena mendengar satu kata yang sangat langka.kimmy menepikan mobilnya sejenak.
"Maaf,tapi tuan tadi bilang apa?,coba ulangi lagi?"semangat kimmy sambil mengguncang lengan zein.
"Yang mana,lihat jidatku sampai benjol"menunjuk jidatnya yang memerah.
"Hehe,sini kimmy tiup"kimmy melepas sabuk pengamannya,dia menghadap ke arah zein,tangannya meraba dahi zein,dan muka kimmy mulai mendekat,ingin meniup kening zein yang merah itu tapi malah zein meraih tengkuk kimmy dan menciumnya,lembut dan semakin dalam,kimmy yang mulai merasa nyaman,menyambut ciuman zein,mereka bermain slavina,rasanya ingin lagi dan lagi.
Kaca pintu mobil di ketuk dari luar
tok tok tok.Keduanya segera menyudahi ciuman panas itu,kimmy segera memperbaiki rambutnya dan zein membuka kaca mobilnya,di luar tampak 2 orang pri berseragam polisi.zein segera keluar mobilnya menemui polisi tersebut.
"Bapak tahu kesalahan bapak?"kata polisi muda rada ketus.
"Maaf pak polisi,ini ada apa ya?"
"Anda tidak membaca rambu rambu lalu lintas,itu ada tulisan di larang berhenti si area ini,dan kami juga melihat kalau mobil ini sedang mengebut,siapa yang menyetir?" tegas pak polisi.
"Maaf pak kami tidak membaca rambu itu,tadi berhenti mendadak"zein meminta maaf atas kecerobohan mereka.Sementara kimmy yang sudah selesai berbenah keluar dari kursi kemudi,berjalan ke arah mereka.
"Maaf saya yang menyetir pak!"meminta maaf sambil menunjukkan senyum terbaiknya, hal itu membuat zein tidak senang.
2 polisi itu terpana melihat gadis cantik,dan imut di depan matanya.
"Maaf saya masih belajar pak,tadi sedikit oleng,dan ini suami saya tadi mencoba membantu dan membanting stir kesini,maaf sekali ya pak polisi"kimmy mulai merayu.
"oh eh begitu ya," polisi itu mulai salah tingkah
"Begitu rupanya,maaf tapi kalau istrinya belum mahir jangan di.bawa ke jalan besar,bisa berbahaya bahkan bisa mencelakakan orang lain"nasehat polisi ke zein.kimmy menahan rasa ingin tertawanya.
"Ya sudah bapak saja yang menyetir,dan ingat jaga istrinya yang cantik ini jangan sampai diambil orang"
"Iya pak terima kasih,kalau perlu akan saya kurung istri saya ini supaya tidak di lirik orang lagi"sewot zein
"Permisi pak selamat bertugas, salam pada istrinya ya"
Dengan kesal,zein masuk ke mobilnya sekarang dia yang mengemudi.
Kimmy yang sedari tadi menahan ketawanya sontak dia tertawa terbahak di dalam perjalanan.
"hahaha,lihat muka suamiku yang sedang marah,istrinya dilirik pak polisi,cemburu nih ya"goda kimmy .
"Iya deh iya,tapi enak lho di kurung di kamar pengantin,jadi tidak sabar"menaik naikkan alisnya genit
"Dasar bocah genit,trus kita kemana nih arahnya?"
Kimmy segera menunjukkan arah yang benar karena hampir sampai,mereka melewati gang gang yang lumayan sempit. hingga tiba di sebuah cafe di tepi danau yang sejuk,pemandangannya sangat indah,sangat cocok bagi pasangan muda yang pacaran atau pengantin baru.
"Wah ternyata masih ada tempat yang asri dan sejuk di jakarta ini"kagum zein .
"Sebenarnya banyak tuan,tapi tuan sayang saja yang tidak pernah kemana mana,paling yang di kunjungi cuma itu itu saja"
zein menarik pinggang kimmy dan mereka melangkah ke dalam,banyak pasang mata yang iri melihat pasangan sempurna itu,bahkan ada pula yang diam diam memotret mereka.
"Ini nih baru sempurna,lihat cowok ya cold macho,pacarnya imut dan cantik,ih jadi kepengen deh"bisik bisik pengunjung yang lain.
Kimmy segera memesan menu dan menyewa perahu yang paling bagus.kimmy segera menggandeng tangan zein ke perahu yang mereka sewa,tapi mereka berpapasan dengan seorang model putri salah satu temen mama zein.
"Wau lihat ini kan mr zein,yang gay itu,oho siapa ini gadis cantik di sampingnya,hei nona,pri di sekolahmu ini tidak normal untuk apa jalan sama dia,ganteng sih ganteng kalau tidak normal"ejek bella.
Kimmy segera maju ke depan meraih baju kurang bahan bella.
"Ngomong apa lo tante,coba ulangi lagi,atau gue sobek mulut busuk mu itu"tegas kimmy,yang masih meremas atasan baju terbuka bella,kalau sampai kimmy menariknya lebih keras maka dia bisa telanjang.
"I itu,cu cuma bilang di dia tidak normal,alergi wanita,dia gay,ja jadi jauhi dia"masih menjawab dengan terbata bata.
"Mau tahu kenapa zein tidak menyukai bahkan alergi pada anda,coba mengaca lah ,lihat penampilan anda mirip seperti ******,dan itu yang membuat zein alergi"
"Be-raninya ka kamu,bilang aku ******,tidak tahu ya kalau gue model terkenal bahkan mancanegara,bukan ******.
"Makanya kalau tidak mau dihina ,jangan pernah menghina siapapun,dan dengar dia calon suamiku,asal lo tahu dia normal,bahkan sangat hot"bisik kimmy di telinga Bella sambil menekankan kata hot.sambil melepas cengkraman tangannya.
"Ayo sayang,tidak perlu meladeni wanita seperti ini,"Zein meraih pinggang kimmy lagi dan berjalan mesra ke perahu.dia bahkan membantu kimmy naik
"Trus makan siang kita bagaimana?"tanya zein.
"Nanti akan ada yang mengantar kemari,ayo kita dayung ke arah sana,lihat bunga bunganya cantik"tunjuk kimmy.
Zein melepas jas mahalnya,serta menggulung kemejanya sebatas siku.menambah kesan machonya,tubuhnya yang atletis,terlihat jelas,dada bidang dan kotak kotak nampak samar di balik kemeja biru mudanya.
"Kim,ternyata tidak ada salahnya memiliki istri yang galak dan bar bar,"goda zein
"Apanya yang enak."sewot kimmy.
"Pelakor minggir duluan,bisa di gorok lehernya"tawa zein.
"Tidak hanya pelakor nya yang kimmy gorok, tu burung juga kimmy sunat lagi,biar mati"dengus kimmy sambil melotot ke bawah tubuh zein.
"Ih ngeri juga calon bini"
"Biarin,kimmy paling tidak suka ,dikhianati,dibohongi bahkan pria tidak setia,karena bagi kimmy sekali jatuh cinta maka akan menjaganya,tapi kalau sakit hati jangan harap meminta kimmy kembali,ogah"memonyongkan bibirnya
"Jangan di monyong monyongin,ku cium nanti"
"Dasar om om mesum,belum belum main sosor saja"
"Hahaha"