OM CEO I LOVE U

OM CEO I LOVE U
BAB 107



"kalian dari universitas mana?" tanya zein.


"Dari Ui kak,kami di jurusan kesejahteraan sosial.kami prihatin melihat anak anak pinggiran mereka turun ke jalan mencari sesuap nasi tanpa memperhatikan masa depan mereka,apa jadinya negeri kita kalau bingkai masa depannya seperti ini" jawab andi salah satu mahasiswa itu.


"Lalu apa rencana kalian untuk itu? "Tanya zein tegas. dia mau mengeluarkan uang kalau program mahasiswa itu bagus dan berkembang.


"Kami membuka sekolah terbuka ini sudah 1 bulan, saat ini sudah ada 10 mahasiswa dan mahasiswi yang sudah bergabung, saat ini kami juga sedang menggalang dana dan mencari sponsor serta donatur untuk program ini.rencananya kami akan membagi mereka menjadi beberapa kelas,dan menyewa sebuah gedung atau rumah yang bisa untuk menjadi sekolah.meski ijasah mereka nantinya cuma kejar paket,paling tidak mereka bisa mengecap pendidikan,bisa baca,tulis,hitung dan mendapat ketrampilan,selain dari mengamen ataupun minta mint di lampu jalanan,ini proposal kami kak" kata Soni ketua dari yayasan yang mereka bentuk ini.


Zein mempelajari proposal itu,dan manggut manggut.lalu menyerahkan ke kimmy.


"Program yang bagus.tapi apa kalian akan konsisten dengan program kalian ini seandainya nanti mendapatkan donatur atau investor dari program ini,misal tidak berhenti di tengah jalan. membujuk anak anak yang sudah nyaman dengan zonanya saat ini juga sangat sulit,apalagi kalau sudah mendapatkan uang.lalu guru.tidak mungkinkan kalian akan selalu aktif di sana.pasti ada kesibukan lain,misal pas kkn,mengerjakan skripsi,mencari guru juga sulit apalagi dengan gaji kecil atau bahkan sukarela" kata zein,memikirkan konsekuensinya nanti.


"Kami akan konsisten kak,dan soal guru honorer, ada bagian dari kami yang sudah lulus dan mau menjadi guru honorer.sekarang mencari pekerjaan juga sulit kak.kami 10 orang ini ibaratnya otak dari yayasan yang akan kami bentuk,dan sudah kami pertimbangkan konsekuensi serta akibat yang akan timbul nantinya,guru kreatif juga sudah kami dapatkan, tinggal kami membutuhkan tempat,fasilitas serta sarana prasarana belajar.dan satu lagi kak,masalah yang kami pikirkan saat ini.tentang penjualan hasil kerajinan dan ketrampilan yang nantinya akan di hasilkan anak anak."keluh soni.


"Kalau soal pemasaran nanti tim kami akan membantu mengatasi masalah dan mencari solusinya,kalau kalian sudah matang dengan program kalian,kami bisa bantu masalah dana dan tempat,nanti saya akan tunjukkan beberapa tempat yang harus kalian kunjungi untuk mendapatkan dana tersebut" ucap zein.


"Apa kalian ada tanah kosong atau gedung kosong yang bisa di beli?"imbuh kimmy.


"Ada kak,lokasinya tidak jauh dari sini.sebuah bekas pabrik, pabrik itu sudah bangkrut tapi bangunan disana masih kokoh,kami juga sudah menemui pemiliknya,dan bernegosiasi.tapi kendalanya mereka tidak mengijinkan kami menyewa tapi harus membelinya" jawab andi seksi humas.


"Bisa ditunjukkan tempatnya?"imbuh zein.


Andi dan soni mengajak zein dan kimmy me tempat lokasi sementara dua yang lain tetap disana memulai pelajaran sambil menunggu mahasiswa lainnya.


"Lokasinya bisa diakses menggunakan mobil?"tanya zein.


"Bisa kak,kita pakai mobil kakak atau kami? tanya soni.


"Terserah kalian saja,itu tadi kami juga bawa punya teman dan parkir di depan taman"ucap zein.


"kalau begitu pakai mobil saya saja,tapi maaf kalau mobilnya jelek"ucap soni merendah.


"Memang naik mobil harus yang bagus gitu"canda kimmy.


"Ya tidak juga kak,tergantung bagetnya"jawabnya lagi.Mereka berempat menuju ke mobil avanza hitam milik soni.zein dan kimmy duduk di kursi belakang,soni menyetir dan andi duduk di kursi penumpang depan.


Mereka menuju ke ujung jalan,jalannya lumayan bergelombang,zein jadi khawatir dengan keadaan kimmy yang sedang hamil itu.


"Dik jalannya hati hati ya,istri saya sedang hamil muda,ini jalannya banyak lubang.sebenarnya ini masih wilayah jakarta apa bukan sih,kok masih ada jalan seperti ini "keluh zein.


"Oh iya kak,maaf kami tidak tahu.mungkin karena ini jalan buntu kak,dan bekas pabrik itu memang letaknya paling ujung, dan sudah tidak dipakai,makanya jalannya juga tidak terurus"Kata soni.


"Bee maafkan aku ya"zein mengelus punggung kimmy dan terus memijatnya.kedua mahasiswa itu tersenyum melihat kesigapan zein pada istrinya.


"Daerah apa ini?" tanya zein pada soni dan andi.


"Jalan rawa, rt 23/rw 2 kak" jawab andi.


Zein merogoh sakunya dan mendeal nomor Alex.


"Halo bos lo dimana?" tanya alex.


"Sekarang lo kesini,dan kirim sebuah helikopter kesini,ini kimmy tubuhnya lemas.lo gantikan gue segera.disana sudah selesaikan acaranya".


"Sudah bos,tapi gue harus kemana?"


"Jalan rawa,masih jakarta,gue Sherlock lokasinya,cepat!"perintah zein pada alex.


"Siap bos,laksanakan" jawab alex.


Zein mematikan sambungan telponnya


dan mengirim share lock ke alex.


"Sori ya,kegiatan kita terganggu,nanti asisten saya yang meneruskan,dan nanti proposalnya kalian serahkan ke dia,baru saya acc,serta siapkan 2 proposal yang serupa dengan ini, supaya kami serahkan ke kakak dan mertua saya."kata zein.Dua mahasiswa itu mengangguk mantap.


"Siap kak" kata mereka kompak


"Bagaimana bee,sudah mendingan,ini makanannya keluar semua.nanto sampai rumah harus makan yang banyak lagi ya,kasihan twins!" masih memijat pundak dan tengkuk kimmy.


"Sudah honey, sudah enakan"kimmy mengambil nafas panjang dan dia keluarkan sedikit demi sedikit.Zein meraih kapala kimmy dan di letakkannya di dada zein supaya lebih nyaman.


"Maaf ya kak,gara gara kami istrinya jadi sakit" kata soni tidak enak


"Tidak apa apa,kita sama sama tidak tahu kalau jalannya seperti itu" jawab zein.


"Wah kami jadi iri melihat kak zein,yang perhatian banget pada istrinya ,kalau kamu punya istri nanti bisa seperti itu tidak ya!" kata andi memulai obrolan kembali.


"Harus bisa, di depan penghulu saya sudah berjanji akan memperlakukan dia dengan baik,menjaga dan merawatnya jadi kita harus penuhi itu.dan istri saya ini sangat istimewa untuk saya.selain ibu dan mertua saya.dialah satu satunya gadis yang tidak membuat saya alergi dan dia juga yang sudah memberi warna dalam kehidupan saya,kalian tahu zein ibrahim?" tanya zein.


"Tahu kak,pengusaha hebat itukan,dia hari ini membuka bisnis barunya bahkan bekerja sama dengan jejeran pengusaha terkaya di dunia"jawab andi.