OM CEO I LOVE U

OM CEO I LOVE U
BAB 82



Angel memasuki jet pribadi zein,demi kelancaran sandiwaranya zein rela menggunakan jet tersebut mengantar angel.


Angel terpesona dengan interior jet mewah tersebut.


"Wah ini baru keren,kevin yang ayahnya orang no 3 di kota ini tidak memiliki jet,tapi ini benar benar sultan,sampai di singapura aku akan cek hiv disana semoga tidak tertular kevin,dan zein tidak boleh tahu"


Dia memeriksa seluruh kabin di sana.





"Angel,sesuai namamu bidadari,gue bener bener jadi bidadari sekarang,hahaha"


Angel merebahkan dirinya di kasur mewah tersebut,seperti orang gila,dia berguling dan tertawa sendiri.


Seorang pramugari mendekat.


"Nona silahkan ke kabin dulu,kita akan take off"kata pramugari lembut.


"Oke"angel bangkit dan merapikan penampilannya.dia kembali ke kabin,memakai sabuk pengamannya.


Setelah pesawat mengudara,pramugari menyiapkan beberapa hidangan,mereka memasukkan obat tidur di makanan angel,30 menit kemudian angel akan tertidur selama 12 jam.jadi dia tidak akan sadar mau di bawa kemana.


"kamu berikan obat ini di makanan nona angel,ini perintah tuan zein"kata tom.


"Siapa sih nona itu tuan,kenapa bisa sampai naik jet ini,bisa bisa tuan zein mengganti semuanya besok".


"Lakukan saja,itu kakak calon istri tuan,kita akan mengirim dia ke lombok selama seminggu" ucap tom.


"Oke,mr tom,apa anda tidak butuh sesuatu juga?"tanya pramugari genit.


"Perlu,tapi perlu kamu"goda tom. pramugari itu tersipu malu.


Setelah melaksanakan perintah tom, pramugari membawa aneka makanan mewah itu di hadapan angel.


"Selamat sore nona,ini semua jamuan istimewa untuk anda,baru pertama kali ini tuan zein mengijinkan seorang wanita selain keluarganya menaiki pesawat ini,anda pasti sangat spesial"ucap pramugari.


"Tentu saja ,saya ini calon nyonya zein,dan panggil saya nyonya angel,oke"ucap angel jumawa


"Siap nyonya,saya ke belakang,kalau anda perlu apa apa pencet saja tombol hijau ini,nanti kami akan datang."pramugari menunjukkan sebuah tombol untuk memanggilnya.


"Oke"jawab angel.


Dia yang sudah lapar segera menikmati semuanya,tanpa harus jaga image karena zein tidak ada.


"Enak sekali menunya,gue kekenyangan,eh tapi kenapa pusing ya kepalaku,apa efek kekenyangan kali ya" angel melangkah ke sofa,dia sudah tidak kuat ke kamar,angel istirahat di sebuah sofa mewah,lama lama rasa kantuk tidak tertahankan,akhirnya angel tertidur di sofa tersebut.


2 jam perjalanan mereka sudah sampai di bandara international lombok.


Anak buah tom,mengendong angel layaknya karung beras,mereka memasukkannya ke mobil,dan segera menuju pulau.


Angel sama sekali tidak tahu kalau ternyata dia tidak ke singapura tapi di sekap di lombok dengan cara yang istimewa,tidak perlu kekerasan,korban sudah datang dengan sendirinya.


Hari berubah,sabtu pagi menyambut indonesia,tepatnya jakarta.kimmy saat ini didandani oleh MUA profesional,mereka tidak membutuhkan banyak make up,pengantin sudah cantik dari sononya,jadi cukup menambah tipis tipis supaya terkesan alami.


"Wah nona sangat cantik,ini sih tidak perlu male up tebal tebal nanti akan merusak kecantikan alami anda".


"iya kak,yang natural saja,saya tidak suka yang glamour".jawab kimmy.


Mami masuk ke kamar kimmy memeriksa putrinya.


"Mami jangan nangis,nanti kimmy juga akan sedih mam!"kata kimmy


"Mami tidak sedih,mami bahagia sayang,tapi rumah ini akan sepi seperti dulu lagi,hik hik hik"isak mami.


Kimmy menghapus air mata sania dengan lembut,mereka saling berpelukan erat dan sangat erat.


"Kimmy tidak akan kemana mam,kimmy akan sering sering kemari,dan mami juga bisa datang ke rumah kami,kapanpun itu"kimmy juga ikut menitikkan air matanya.


"Hei pengantin tidak boleh nangis nanti make up ya rusak"kata sania.


"Kimmy ingat kakek,seandainya kakek masih hidup dia orang yang paling posesif pada kimmy,kakek pasti yang paling sibuk dari kita semua,kimmy kangen kakek"


Kembali sania memeluk kimmy.dia menguatkan hati kimmy,sania tahu orang yang paling dekat kimmy adalah mertuanya.


"Kakek pasti akan melihatmu dari surga nak,beliau pasti bahagia,dan yang oaling bahagia,benar kamu bilang,kakek pasti sangat posesif dan yang paling sibuk menyiapkan semuanya,tapi selama doa, selalu kita panjatkan untuknya kakek akan sangat bahagia"kata sania menenangkan putrinya itu.


Mua kembali membenahi riasan 2 wanita beda genre itu.Mami keluar dulu,memeriksa keadaan di bawah.Ternyata iringan mobil pengantin pria sudah memasuki pekarangan kediaman pratama.


Papi,mami dan segenap keluarga besar menyambut dengan bahagia.


"lex,kok gue jadi deg degan begini ya"kata zein.


"Tarik nafas bro dan buang perlahan,ulangi lagi sampai lo tenang"petunjuk alex.


Zein menuruti kata kata alex,dia menarik nafas dalam dalam dan mengeluarkannya perlahan sampai 3×baru zein sedikit rileks.


Mark menghampiri mobil zein.Alex keluar duluan disusul zein,yang sangat gagah dengan tuxedo putihnya.Mereka memasuki kediaman pratama,mereka di persilahkan menuju ke tempat yang sudah di sediakan .sedangkan zein beserta orang tua menuju ke tempat akad nikah,zein duduk di depan penghulu dan sandi.Penghulu meminta supaya pengantin wanita di antar ke tempat akad.



penampakan tempat akad nikah zein dan kimmy.


Sania segera keatas memanggil putrinya untuk turun,dia segera ke kamar kimmy,di dalam kamar itu jantung kimmy berdebar begitu hebat,apalagi setelah mami sania membuka kamar itu.


"Ayo nak kita keluar,pengantin prianya sudah menunggu"ajak sania.dia menuntun putrinya dengan lembut.


"Mi,kimmy kok deg degan ya"kata kimmy


"Iya sayang,tidak apa apa,nanti kalau sudah sah juga ilang deg degannya"mami mencubit dagu kimmy mencairkan suasana.


2 perempuan ini turun dari tangga membuat para undangan menoleh,mereka memandang takjub dengan pesona kimberly.


Mata zein tidak berpaling dari bidadari hatinya itu,dia semakin mengagumi ciptaan tuhan yang satu ini.


Zein mengulurkan tangannya menyambut sang kekasih hati,kimmy duduk di sebelah zein.


Penghulu mulai angkat bicara


"Pengantin,mahar dan saksi saksi sudah lengkap ?"tanya penghulu.


"Sudaaah"jawab semua yang hadir.


"Bagaimana pengantin pria,deg segan ya?"canda penghulu.


Zein mengangguk mengiyakan.


"Rileks dulu,tarik nafas dalam dan buang,anggap saja ini UN kalau anak sekolah bilang,saudara zein lulus atau tidak" kata penghulu.


Zein mengikuti arahan dari penghulu,dia mengambil nafas panjang dan dia lepaskan perlahan.