
Pagi itu zein meninta mami dan papi untuk pulang,untuk istirahat,dia juga menghubungi alex untuk membawakan pakaian ganti dan sarapan.
"Mi,pi,sebaiknya mami dan papi pulang dulu,kalian juga harus jaga kesehatan,nanti siang bisa kesini lagi,gantian dengan zein.nanti sekitar jam 11 zein akan memantau kasus kevin dan club itu"kata zein.
"Baiklah nak zein,mami dan papi akan pulang nanti jam 10 mami akan kesini menggantikan dirimu,kamu juga harus istirahat,mumpung kimmy belum sadar"ucap mami menasehati zein.Zein hanya mengangguk.
Akhirnya sandi dan sania kembali ke rumah,tersisa zein sendirian.dia mendekati ranjang kimmy,duduk di kursi pengunjung.diraih tangan putih itu digenggamnya erat.
"Bangun sayang,aku tedak tega melihatmu seperti ini,kembalilah ceria,aku janji akan Menghancurkannya"zein mengusap dan mencium punggung tangan kimmy.
Kimmy sudah mulai sadar dari pengaruh obat tidurnya,dia mengerjapkan matanya perlahan,dia mulai mengingat serentetan peristiwa yang dialaminya semalam,tubuhnya menggigil,dahinya mulai berkeringat dingin.
"Tidak,jangan,lebih baik bunuh saja aku,brengsek"kimmy terduduk dari tidurnya dan masih linglung.
"Sayang"panggil zein.
"Tidak,pergi,jangan mendekat,lebih baik bunuh saja akau"Kimmy menggeser tubuhnya ke tepi,dia meringkuk di pinggir ranjang.
"Ini aku zein,kamu sudah selamat sayang,dia sekarat sekarang dan masuk penjara"zein mulai menenangkan.
"Zein,hik hik,zein aku kotor,aku tidak pantas untukmu,hik hik"tubuh kimmy masih meringkuk di tepi ranjang.
"Tidak,kamu sudah selamat sekarang di rumah sakit dan sudah mendapat penawarnya"zein mendekati kimmy dan memeluk kimmy dengan erat,di elusnya punggung,dan kepala kimmy.
"Zein,hikhik,"kimmy membalas pelukan itu tak kalah erat,dia menangis di dekapan zein,ingusnya juga sudah menempel di kaos pria tampan itu.
"Ternyata valon istriku masih saja jorok ya seperti anak tk"zein menggoda. sambil terkekeh
Kimmy memukul dada zein dan kembali membenamkan mukanya di sana,dia tidak peduli lagi kaos zein yang basah.
"Aku kotor,dia dia sudah meraba raba tubuhku" kimmy jijik dengan tubuhnya.di usap usapnya muka,lengan leher,kaki.
"Tidak sayang,kamu tetap suci seperti dulu,nanti aku yang akan membersihkan bekas bekas si brengsek itu menjelajahi mu"Zein tersenyum jahil.
"Kimmy harus mandi dan menggosok semuanya.kimmy menggosok gosok pipi dan tengkunya.zeim segera meraih tangan kimmy,diciuminya pipi mulus tanpa cacat itu
dihujani lah wajah kimmy dengan ciuman,dan mengusap lengan serta tengkuk kimmy.
"Aku akan menghapus semua jejak itu dan mbuat yang baru"ucap zein.muka kimmy jadi merah merona.
"Apa kamu tidak jijik melihatku"kata kimmy sambil menundukkan kepalanya.
Zein menggelengkan kepalanya.
"Aku semakin kagum padamu sayang,kamu menjaga kehormatanmu sampai titik segitu,lihat bibirmu sampai bengkak,kamu gigit supaya tetap tersadar,dan lidahmu juga berdarah"zein menyentuh lembut bibir kimmy.
"Honey,terima kasih,kamu juga hebat,dan kamu tidak menggunakan kesempatan itu untuk melakukannya padaku,padahal keadaanku sudah seperti itu mirip seperti jalank saja"ucap kimmy lirih.
"Aku tidak akan merusak wanita yang aku cintai,aku akan melakukannya dalam keadaan kita sama sama sadar,dan sesudah halal,kalau tadi malam aku menolong kamu dengan melakukan itu,berarti aku sama bejatnya seperti kevin,yang memanfaatkan kelemahan seorang wanita."ucap zein.
Kembali memeluk erat tubuh atletis zein.
"Mau di bantu mandinya?"goda zein.
"ogah"ketus zein.
"Cie malu"zein mencubit hidung kimmy.
Dia membantu melepas infus kimmy.karena kimmy sudah sadar dan tidak terpengaruh obat itu lagi,cuma masih sedikit lemas.zein mambantu kimmy sampai di depan pintu kamar mandi rumah sakit.
"Yakin tidak mau di bantu?"ucap zein genit.
"No,sana keluar"usir kimmy.dia segera mengunci kamar mandi.zein kembali dan hendak keluar kamar,alex datang dengan 2 buah paper bag,dan sekantung makanan.
"Bos ini pakaian ganti dan sarapannya.mereka masuk ke ruangan tersebut, alex membuka kotak sarapan untuk mereka,dan dia menoleh me ranjang kimmy yang kosong.
"Dimana calon nyonya bos?"tanya alex.
"Mandi,katanya badannya penuh kuman jadi harus di bersihkan"ucap zein.
alex manggut manggut.
"Syukurlah,nona kim gadis yang kuat,dia tidak trauma kan?"tanya alex.
"Awalnya iya,dan dia merasa jijik pada dirinya sendiri,tapi lama kelamaan dia sadar"kata zein. sambil membuka salah satu kotak makan.
"Bagaimana tugas orang orang,beres?"tanya zein.
"Beres dalam waktu sejam saja mereka sudah menyelesaikan tugas dengan baik,hotel dan kafe twins sekarang sudah koid,club 21 tutup dan rata dengan tanah,satria yang ping kewalahan menangani banyaknya penghuni lapas,sementara kevin dia sekarang di rumah sakit polri,sekarat dia,setelah bos hajar habis habisan,tuan sandi menambahkan beberapa pukulan yang cukup fatal,gigi kevin sampai ada yang rontok dan tinjunya ada yang mengenai ulu hatinya,semalam kevin sering memuntahkan darah segar"terang zein.
"Cuman begitu saja sudah sekarat pakai membuat ulah,kurang seru sebenarnya kalau tidak ada perlawanan yang sengit,"
"nona angela yang masih belum terima dia akan mendatangkan pengacara dari luar negeri dan akan protes ke tuan sandi,aku jadi kasihan dengan tuan sandi,keduanya sama sama putri beliau,yang satu korban,dan yang satu lagi juga korban tapi korban cinta buta,beliau harus adil dan jadi penengah masalah ini"
"Iya lek,tapi kita tidak boleh ikut campur dalam masalah dalam keluarga mereka,yang penting,aku sudah melaksanakan tugasku,kecuali kalau si angel menyakiti kimmy,baru aku akan bertindak"kata zein.
"iya bos,kita fokus saja ke kasus kevin,mau mereka menyewa pengacara berapapun,kita tidak boleh mundur"alex menimpali.
Angela bersiap siap untuk pulang dari rumah sakit,dia akan menemui orang tuanya,angel diantar sopirnya mendatangi rumah keluarga pratama.sandi dan sania baru saja selesai sarapan,saat angel datang.
"Pi mi"panggil angel
"Ayo sarapan dulu sayang,kamu pasti belum sarapan!"pinta mami.
"Tidak perlu,tadi angel sudah sarapan di rumah sakit,angel mau bicara dengan kalian berdua"ucap angel sedikit kasar.
"Kita ke ruang keluarga saja"ucap papi.
mereka bertiga kini duduk di ruang keluarga,angel mengatur nafasnya,dia menahan diri tidak marah marah dulu,karena papi sandi akan marah juga meladeni angel nanti.
"Pi,mi,apa papi dan mami sayang ange"tanya angel