
Zein segera mengantar kimmy selamat sampai rumahnya,dan langsung pamit,dia ada sedikit urusan dengan alex,jadi langsung ke tempat alex.
Kimmy sampai rumah istirahat sebentar di kamar,dia buka handphone nya melihat notifikasi chat yang masuk,salah satunya dari angela.
isinya:kim tolong aku,kevin marah padaku,bahkan dia tadi menampar dan memukulku.tolong aku,aku tidak berani pulang,sekarang aku sembunyi di hotel star kamar 210.kamu kesini dan bawa aku keluar,aku takut kevin kemari."
itu isi chat dari angela.meski angela tidak menyukai kimmy,dia tetap menyayanginya,apalagi kalau saat ini dia dalam bahaya,kimmy mengecek jam pengiriman chat itu yang ternyata sudah 30 menit yang lalu.kimmy segera keluar dari kamarnya,tidak lupa dia berganti celana dan kaos serta jaket,dia takut kalau nanti akan berantem dengan kevin atau yang lainnya.
"Pi mi,kimmy akan menyusul kak angel"pamit kimmy.
"Kemana bukannya angel di rumah mertuanya dia berangkat setelah kamu"jawab mami.
"Tapi 30 menit yang lalu dia chat kimmy,katanya dia di pukuli kevin dan sekarang sembunyi di hotel star,aku harus ke sana sebelum terlambat"kimmy segera berlari keluar dan mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Sebagai orang tua perasaan mami terasa tidak enak.
"Pi,perasaan mami kok tidak enak ya,mami takut kalau terjadi apa apa dengan mereka,ayo kita susul pi,kemana tadi star hotel,ayo pi"rengek mami ke papi.
"Ayo,papi ambil kunci mobil dulu,mami coba hubungi zein"papi meminta supaya mami menghubungi zein juga.
Ditempat lain zein baru sampai di tempat dia janjian dengan alex,perasaannya juga tidak enak,sejak dalam perjalanan tadi dia terus memikirkan kimmy.
"Lex,perasaanku kok tidak enak ya,gue kepikiran kimmy terus"ucap zein
"cie yang lagi bucin,baru beberapa menit tidak jumpa sudah kangen saja"sindir alex.
"Bukan kangen lex tapi yang lain entah apa itu,pokoknya gue merasa tidak enak"ucapnya kembali.tak berapa lama ternyata mami menelpon.
"Halo mi assalamualaikum!"zein mengangkat telpon dari mami.
"Zein ini mami,mami dan papi hendak menyusul kimmy yang menujunke star hotel,dia mendapat chat dari angel katanya angel dalam bahaya,kevin memukulinya, ini mami dan papi merasa khawatir dengan mereka,dua perempuan,memang kimmy bosa bela diri tapi sedang angel tidak bisa bahkan sedang mengandung,tolong kamu juga kesana ya"pinta mami.
"Iya mi,Zein akan menyusul sekarang juga,mami tahu di kamar berapa atau di tempat apa?"tanya zein.
"Tidak nak,dia tidak bilang,cuma bilang mau ke hotel star menui angel"jawab mami.
"Oke Zein,berangkat sekarang dengan alex"zein menutup telponnya.
"Lex kita ke hotel star,kimmy sekarang menuju ke hotel tersebut untuk menyelamatkan angel,kamu tahu lek,ternyata ini jawaban perasaanku tadi,ayo kita berangkat gue takut terjadi apa apa"ajak zein ke alex.
mereka cabut dari cafe tersebut menuju ke star hotel.
Kimmy yang mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh sudah sampai di hotel tersebut,dia segera mencari kamar 210 seperti yang tertera di chat.
sementara di dalam kamar hotel kevin dan rendi sudah siap dengan segalanya,tinggal menunggu target datang.
Begitu mendengar suara langkah kaki kevin segera mengintip,mastikan kalau benar Kimmy yang datang,setelah melihat mang benar itu kimmy mereka segera mengambil posisi.
"Tidak di kunci"kimmy membuka lebar pintu itu dan perlahan masuk ke dalam,kamar itu gelap.
"Kak kak angel,kak angel ada di dalam,jangan membuatku takut kak"kimmy masuk tapi dari belakang dia di bungkam mulutnya dan ada suara pintu di kunci.
Kimmy segera memberontak,dia mencoba menginjak kaki si pelaku tapi gagal,dia menggunakan sikunya memukul pri di belakangnya tapi dia berhasil menghindar,sepertinya orang itu bisa bela diri.
Kevin Menyalakan lampu kamar hotel tersebut,sementara Rendi memborgol tangan kimmy ke belakang,supaya lebih mudah mengatasi wanita gesit ini.
"Halo kimberly sayang, akhirnya kita bisa bertemu kembali,tanpa gangguan kakakmu yang jalank itu"kevin mendekati kimmy.dan mengelus pipinya.kimmy segera meludahi muka kevin sambil berontak,dia terus berusaha,menendang atau memukul musuhnya,tapi rendi Kukup gesit juga.
"cih brengsek,jadi ini ulah lo,lalu dimana angel?"tanya kimmy.
Kevin mengusap ludah kimmy dan menjilatnya.
"sayang ludahmu saja cukup manis apalagi kalau kita beradu slavina,pasti akan sungguh menggairahkan,malam ini aku akan menemukanmu,mengajakmu ke nirwana,dan tidak ada yang boleh memilikimu selain kevin seorang"dia mendekati kimmy,jarak mereka semakin dekat,tapi kimmy menendang benda pusaka ya keras,sehingga Kevin meraung kesakitan.
"brengsek,pengecut,lepaskan aku kita bertarung kalau berani, banci lo"umpat kimmy.
"Bro ayo segera suntikkan obat perangsang itu,tenaganya cukup kuat gue bisa kalah nih,kita ikat duku kakinya,gue lumpuhkan dulu kakinya lo yang ikat,setelah obat perangsang itu beraksi lo bisa melepasnya dan kalian bisa bermain"kata rendi.
"Lepaskan gue brengsek,kalian akan menyesal nanti,tolong tolong"kimmy berteriak dan terus melawan.rendi menjegal kaki kimmy hingga dia jatuh dan kevin segera mengikat kaki kimmy.
"Berteriak Lah yang keras,tidak ada yang bakal mendengarnya,hanya aku yang akan dengar apalagi suara indah mu mendesah ,memanggil namaku.
setelah mengikat kimmy kevin mengambil sebuah suntikan yang sudah mereka isi dengan obat perangsang dosis tinggi.dia menyuntikkannya di lengan kimmy.
"bajingan,anjing,lepaskan gue,akan ku bunuh lo,apalagi burung lo itu,tolong tolong".
teriak kimmy yang masih sadar
"Bro gue keluar dulu,selamat bersenang senang.
Kevin,mendekati kimmy dia meraba pipi kimmy yang sangat halus.
"2 tahun berpacaran denganmu,baru kali ini aku bisa membelai pipi lembut ini,dan malam ini jangankan pipi,bibir,semua yang ada di tubuh indah ini akan ku miliki,kamu milikku.
Kimmy mengigit jari kevin keras
"Au,gigimu sungguh tajam sayang,tapi sebentar lagi gigitan itu akan berubah"
"tidak akan,lebih baik aku mati jika harus menyerah pada laki laki bejat sepertimu"
kimmy memundurkan tubuhnya dia terus berusaha menendang kevin.
"Simpan saja tenagamu,untuk bertempur denganku sayang"kevin menuju ke belakang kimmy,dari depan dia sedikit kewalahan kini dia beralih ke belakang,mulai membuat rangsangan rangsangan kecil,supaya obat itu segera bereaksi.