OM CEO I LOVE U

OM CEO I LOVE U
BAB 58



"No"zein segera membawa kimmy masuk ke ruang ganti.mengungkung tubuh kimmy di dinding


"Kamu boleh memakai pakaian seperti ini hanya di hadapanku bee,aku tidak mau berbagi keindahan ini pada siapapun"Wajah zein mendekat dan makin mendekat,dia mencium bibir mungil candunya itu,memegang tengkuk kimmy dan memperdalam ciumannya,kimmy menikmati ciuman lembut itu dan membalasnya,sampai dia terengah kehabisan nafas.


"Bernafas bee,ini hukuman untuk gadis nakal ku ini,ganti yang tertutup,atau aku lakukan lebih"sewot zein.


"hehe,maaf honey,cuma mau mengerjai kamu,aku juga geli sendiri melihat diriku tadi"sambil bergidik ngeri.Zein keluar dari sana dan kembali di tempatnya.Kimmy mencoba baju yang tadi dipilihnya,tidak terlalu terbuka dan terkesan anggun



"yang ini honey?"tanya kimmy.


Zein memperhatikan kimmy kagum


"Kok tidak ada jelek jeleknya bee,semua kok membuat kamu lebih dan lebih cantik,mending aku kurung saja di kamar kalau begini"celoteh zein


"Maunya punya pasangan jelek,ya pergi saja dengan nenek tadi,aman,tidak cantik dan tidak ada yang melirik"kesal kimmy.malah membuat zein makin gemes,dia mencubit hidung bangir kimmy.


"uluh uluh ngambek,kita ambil yang ini saja,pas kok,lebih cantik daripada yang tadi"


Kimmy kembali lagi ke ruang ganti,mengambil pakaian yan terakhir.mereka segera membayar dan segera pulang,hari sudah beranjak sore.


Ferrari zein memasuki rumah mewah sandi pratama,satpam segera membuka pintu karena ada majikannya di dalam.


Zein membukakan pintu mobil untuk kimmy.mereka berjalan beriringan ke teras rumah.


"Bee aku kok deg degan ya,bahkan aku menemui klien alot saja tidak setegang ini"


"Hahaha,itu karena kamu telah mencuri di rumah ini honey"kata kimmy


"Kok mencuri,aku tidak pernah mencuri ya"kesal zein.


"kamu sudah mencuri hati putri mereka hehehe"kekeh kimmy.Zein mengacak rambut kimmy gemes.


Kimmy membuka pintu rumah dan seperti biasa teriak teriak seperti di hutan.


"Mamii i am coming,spada ,assalamualaikuuum"Zein hanya geleng geleng kepala melihat tingkah gadis ini.


"Kebiasaan teriak teriak"terdengar suara mami yang tidak kalah cemprengnya dengan anak.mami melihat siapa yang datang dengan putrinya menghentikan langkahnya,dia terpaku di tempatnya.


"Mami ah lebay,mau jadi patung?"tanya kimmy.


Eh mami malah kabur mencari papi.


"pi papi"teriak mami memanggil papi.


"Ayo duduk dulu,biar kimmy buatkan teh dulu,sore sore begini enaknya ngeteh"


"Kok mami kamu malah pergi,tidak suka ya melihat ku"


"kamu lihat saja nanti,kamu itu menantu idaman mami,mana mungkin tidak suka,paling dia panggil papi,biarin saja"


Kimmy meninggalkan zein sendiri di ruang tamu,dia membuat teh dan menyiapkan camilan.


sementara mami,benar mencari papi sandi.


"pi lihat siapa di ruang tamu,ayo pi!"ajak mami.


"kenapa sih ah,orang lagi santai juga"


"ayo pokoknya kita temui tamu kita yang ini,oh ya bagaimana penampilan mami sudah oke belum?"tanya mami.


"Siapasih tamunya ,heboh bener,mami sudah cantik,secantik bidadari hati papi"goda papi


"ih papi yang bener dong,mana kaca pi"mami segera mencari kaca dan merapikan penampilannya sementara papi menuju ke ruang tamu.


"tunggu mami kita kesana bareng"cegah mami,papi hanya bisa geleng kepala melihat istrinya yang seperti gadis baru jatuh cinta saja.


Mereka ke ruang tamu bersama sama,papi sandi juga kaget dengan tamu yang di maksud mami.


"Iya pi,calon mantu kita,ganteng banget ya pi?'


mereka menemui zein yang masih sendiri disana.


"Nak zein!"sapa sandi.


"Selamat sore om,tante!"sapa zein,dia menyalami Sandi tapi menangkupkan kedua tangannya untuk menyapa mami


"silahkan duduk,ada keperluan apa ya hingga nak zein berkunjung di rumah kami?"tanya sandi basa basi.


"Itu tadi mengantar kimmy pulang,sekaligus minta ijin ke om dan tante,nanti malam akan mengajak kimmy ke pesta Romeo"


"bagaimana mi,diijinkan tidak?"


"Diijinkan tidak ya,tapi harus ada jaminannya nak?"


"apa itu tante?"tanya zein penasaran


"Jaminannya harus bawa putri kami pulang dengan aman,utuh,tidak kurang suatu apapun"kata mami.


"Oh itu pasti tante,zein akan menjaga putri tante dengan baik"jawab zein mantap


"Bagus nak,tapi jangan cuma di ucapan saja,seperti yang sudah ,mulut terlalu manis bisa menjadi racun"tegas papi sandi.


"Benar om,tapi saya akan berusaha,apalagi ini pertama kalinya zein membawa seorang gadis di pesta"jawab zein


"oh ya mana si kimmy,kok tidak ada?"tanya mami.


"Tadi katanya mau membuat teh"jawab zein singkat.


Kimmy keluar dengan membawa nampan berisi teh jasmin dan beberapa cemilan.


"hai teh sudah datang,ayo ngobrol sambil menikmati teh jasmine buatan kimmy"memecahkan suasana


"Oh ya nak zein,bagaimana dia di kantor,tidak menyusahkan nak zein kan?"tanya mami.


"tidak tante,bahkan pekerjaannya sangat bagus dan banyak membantu perusahaan"jawab zein mantap.


"dia itu pecicilan dan tidak bisa diam,nak zein jangan risih ya"


"ih mami kok malah menjelekkan putrinya di hadapan bosnya lagi"cemberut kimmy.


"Ya tidak apa apa,dari pada mami bicara ya g bagus bagus tapi kenyataannya jauh berbeda bagaimana coba,berarti kita bohong nak!"kata mami


"tidak tante,bahkan dengan tingkah konyol dia,kantor sya jadi ramai dan tidak tegang,lucu dan juga imut'zein keceplosan.


"Kamu yang sabar nak,tingkah ibu dan anak memang sama 11-12.tapi membuat suasana hidup,saya kalau tidak ada salah satu dari mereka rasanya sepi" jawab sandi.


"iya om benar,dan mohon maaf sebelumnya,zein juga minta ijin pada om dan tante,zein menyukai kimmy,dan ingin meminta dia untuk zein"dada zein deg degan mengucapkan kalimat itu.


"Nanti akan ada kedua orang tua saya yang akan resmi melamar dia,tapi zein juga harus mendapat persetujuan kalian dulu,gadis aneh dan bar bar ini sudah membuat warna baru dalam hidup zein,zein yang kaku dan dingin bisa berubah drastis jika sudah bersamanya,zein nyaman dengan putri om dan tante ini"kata zein dengan gugup.


Sontak sandi dan sania tertawa terbahak melihat seorang zein gugup di depan calon mertua.


"Hahaha,lihat pi,sama seperti papi,seorang yang kaku,dingin ternyata pawangnya gadis gemblong seperti mami dan kimmy"hahaha.


"Iya dan seorang zein bisa gugup juga ya ternyata"mereka cekikikan membuat zein jadi salah tingkah,dia hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"ih papi sama mami tega ya,lihat tu zein jadi salting"cemberut kimmy.


"maaf,maaf nak zein,kamu harus terbiasa melihat suasana seperti ini,papi dulu juga persis seperti kamu,dan lama lama akan terbiasa dengan tingkah mereka."kata papi.


"apakah nak zein serius dengan kata kata yang nak zein ucapkan barusan?"tanya papi.


"Saya serius om,untuk urusan masa depan,saya tidak mau main main,rencananya sebelum berangkat ke amerika kami akan menikah"kata zein lugas dan mantap