
Kalau zein sudah marah,dia tidak akan membiarkan musuh musuhnya tenang bahkan dia tega menyiksanya dengan keji,apalagi menyangkut orang yang dia sayangi.
Mereka berkumpul di ruang rawat kimmy.
Sandi juga menghubungi orang orangnya untuk membantu zein
Boy juga sudah sampai di sana,dia menyerahkan semua hasil penyelidikannya.
Mulai dari pemabuk,suka main perempuan,dan penjudi.semua bukti sangat memberatkan kevin.
"Tapi aku belum puas kalau dia hanya dipenjara saja,dia juga harus menderita di sana"jawab zein.
"Iya potong saja burung si penjahat kelamin itu supaya kapok,pi semoga anak yang dikandung angel nanti tidak seperti ayahnya"
Sandi mengangguk dan mengelus rambut sania.
Adam juga sudah hadir.dia seorang jaksa yang tegas dan hebat,dia juga sahabat baik zein.
"Ada pekerjaan apa bro?"tanya adam.
"Gue mau lo buat pria ini mendekam di penjara selamanya,bahkan dengan hukuman yang seberat beratnya,saat ini sudah dibawa ke kantor polisi pusat,kalau saja tidak disana gue sudah menghabisinya"kata zein.
Adam membaca rekam jejak dan mengamati bukti bukti yang ada.
"Oke serahkan semuanya ke gue,apa tidak ingin lebih"adam mengerlingkan sebelah matanya.
"Lo atur buat dia juga menderita disana sehingga tidak tahan lagi untuk hidup,mami bahkan menginginkan burungnya dipotong habis"kata zein.
Sontak adam memegangi celananya.
"Waduh sadis banget"jawab adam
"Bukan punya lo dodol,punya si kevin"alex menimpali sambil menonyor kepala adam.
"Hehe,tidak bisa nyelup dong"
"Biarkan saja,itu hukuman yang setimpal,bocah brengsek itu sudah menghamili kakaknya dan sekarang mau memperkosa adiknya,mami rasa itu hukuman yang cukup setimpal"ketus mami.
"Siap,ini gue bawa berkas berkasnya dan menemui,komandan satria,kalau begitu gue cabut dulu,semoga nona kim segera sadar,dan gue tunggu undangan kalian"Adam undur diri,demikian juga dengan boy.
"Lex,kamu juga sebaiknya pulang,besok lo handel perusahaan,dan bawakan laptop gue kesini!"pinta zein.
"Oke gue cabut,salam buat kimmy,semoga dia baik baik saja"Alex juga pamit
"Nak zein,sebaiknya juga pulang,biar kami yang menjaganya,kamu pasti lelah"kata sandi
"Tidak pi,zein tidak akan tenang sebelum mengetahui perkembangan kimmy"jawab zein.
Mereka bertiga membagi tempat menjaga kimmy.mami tidur di ranjang bersama kimmy,dia membelai putrinya dengan kasih sayang.
"Sayang,kamu yang kuat ya,kami semua menghawatirkan kamu nak,semoga setelah ini kehidupan kita akan menjadi lebih baik"dia mengecup pucuk kepala kimmy,mengusap keringat di dahi kimmy.
Tubuhnya diam,tapi mungkin di dalam obat perangsang dan penawarnya masih berperang,sehingga kimmy masih mengeluarkan banyak keringat.
Dengan telaten mami mengusap keringat itu dengan handuk.
sementara papi dan zein beristirahat di sofa.
Kevin di bawa satpam ke kantor polisi pusat di jakarta dengan keadaan yang memprihatinkan, tubuhnya babak belur,gigi copot dan mungkin ada beberapa tulang yang retak di tubuhnya.
"pak orang ini tertangkap di hotel,dengan kasus pemerkosaan dan pemakaian obat perangsang"lapor satpam.
"silahkan buat laporan tertulis"kata polisi jaga
"dimana kasusnya?"tanya polisi.
Polisi memperhatikan kevin yang terbaring lemah di kursi.
"Pak saya perlu ke rumah sakit,saya di jebak pak,saya tidak bersalah,saya hanya ingin menyelamatkannya tapi mereka salah faham"ucap kevin lemas.
"Apa ada bukti kalau kamu tidak bersalah ?"kata polisi.
"ada pak teman saya,tadi kami berdua kesana,kamar itu punya istri saya,dan ketika kami masuk keadaannya sudah berantakan,teman saya mengejar pelaku,saya mencoba membuka ikatan gadis itu,tapi dua orang datang,menghajar saya habis habisan,ayahnya juga.mana mungkin pak saya tega menyakiti keluarga saya sendiri,dia adik kandung dari istri saya pak,saya sangat mencintai,istri saya tolong lepaskan saya".
"Kami akan memanggil dokter tapi kami perlu kesaksian korban dulu,sementara kamu kami tahan"ucap polisi.
"Kalau begitu biarkan saya menghungi istri saya pak,supaya menyiapkan pengacara"bela kevin.
"oke,kamu boleh menelpon keluarga dan pengacara mu"polisi memberikan gagang telpon ke kevin untuk menelpon,dengan sekuat tenaga,kevin bangkit dari tempatnya dan menelpon angela.
"Halo"suara angela.
"Sayang ini aku,kevin aku di penjara pusat,tolong aku sayang aku dijebak adikmu,bawa pengacara terbaik ya"suara kevin tersendat sendat,kerena menahan sakit.kemudian dia ambruk lagi.
Seorang perawat datang,mengobati luka dia ala kadarnya,di dalam sel sementara,karena setelah menelpon dia di masukkan ke sel untuk di tindak lebih lanjut.
Tak lama angel dan orang tua kevin datang bersama pengacara keluarga.
"Di mana suami saya pak?"Tanya angela.
sambil sedikit mengatur nafasnya,karena terburu buru datang kesana.
Polisi menunjuk ke sel tahanan dimana kevin terbaring lemah,tangannya diinfus.
"Sayang"panggil angela.
"Kevin,apa yang terjadi nak?"imbuh ibu kevin.
polisi membuka pintu sel dan membiarkan mereka menui kevin.
Angela langsung memburu kevin dan menangis di sampingnya.Hik hik hik
"Pak kenapa sampai seperti ini keadaannya,apa yang sebenarnya terjadi,kenapa tidak di rawat di rumah sakit?"tanya tuan sanjaya.
"Dia di bawa satpam hotel star,kemari dengan kondisi seperti itu,karena kasus pemerkosaan dan pemakaian obat perangsang"jawab polisi tegas.
"Astaga kevin,apa yang kamu lakukan,lihat istrimu sedang hamil,kamu..!tuan sanjaya meremas rambutnya
"Pak kami akan membawanya ke rumah sakit,dia bisa mati kalau dibiarkan terus"kata pengacara.
"Kami masih menunggu kedatangan komandan kami tuan,harap maklum,biar komandan yang memutuskan"jawab polisi kembali.
"Tapi kalau terjadi sesuatu kami bisa menuntut kepolisian atas tuduhan kelalaian,menangani nara pidana"jawab pengacara.
"Tidak,suamiku bukan narapidana ,ini pasti ada kesalahpahaman" ucap angela.
"Iya kevin tidak mungkin memerkosa,siapa korbannya?"tanya ibu kevin.
"Korban atas nama nona kimberly"jawab polisi.
"Astaga"ucap ny sanjaya lemas.
"Ini salah faham pak,tadi suami saya bilang kalau dirinya dijebak,pasti si kimberly yang menjebaknya,karena dia belum move on dari kevin"kata angel di depan polisi jaga.
"nanti nyonya dan tuan bisa mengajukan pembelaan saat interogasi,tapi itu bukan wewenang saya,saya cuma bawahan dan piket jaga,selebihnya kalian bisa menunggu komandan datang,beliau masih dalam perjalanan"ucap polisi jaga.
Di saat itu komandan polisi datang bersama adam.mereka langsung menuju ke sel kevin dan memeriksa keadaan kevin yang terkapar lemah.