
Mereka mendiskusikan semuanya mulai dari pembebasan lahan sampai bangunan,Zein juga sudah menghubungi jonatan dan pratama grub diwakili oleh Kimmy, papi sandi ikut apa keputusan kimmy.
Untuk pembelian tanah pabrik itu akan di tanggung jhonatan, biaya pembangunan akan menjadi bagian dari zein dan kimmy,sementara pengerjaan proyek itu oleh pratama grub.
Soni dan Andi bersorak bahagia. usaha kerasnya selama ini akhirnya membuahkan hasil. mereka juga mendokumentasikan pertemuan mereka dengan para sultan hebat dan baik hati.
"Ingat, kalian harus konsisten jangan pernah mengecewakan kami, cari anak anak terlantar dan wujudkan impian bersama ini.3 perusahaan ini akan menjadi donatur tetap yayasan kalian" kata zein.
"Siap tuan" ucap soni dengan semangat 45.
"Ternyata yang sungguh sungguh real sultan yang berhati mulia, bukan yang pura pura sultan, mereka cuma pansos, cari muka dan ketenaran doang, begitu kami datang dengan maksud dan tujuan, langsung pasang muka jutek" kata Andi dengan jujur.
" Jangan menilai sesuatu dari penampilan dan tampang, kalian bisa tertipu. yang kelihatannya sombong dan garang, belum tentu mereka seperti itu, dan yang baik dan sopan tapi bajunya saja juga banyak" kata kimmy.
"Iya nona, anda benar, dan kami tidak akan pantang menyerah, untuk memperbaiki nasib generasi kita nanti, semoga yayasan ini nanti akan berkembang dan menjadi motivasi bagi yang lain dan juga pemerintah kita" kata soni berikutnya.
Setelah sesi foto foto mereka undur diri dari perusahaan besar itu.
Keesokan harinya di pagi hari saat kimmy dan zein akan berangkat kerja. Kimmy mulai membuat ulah. Dia menyiapkan pakaian zein yang serba pink.mulai dari kemeja pink.celana pink dan jas pink.tadi malam dia sudah memesan khusus di butik tanpa sepengetahuan zein. Entah ini ide jahil anaknya yang mana yang menginginkan papa dan mamanya memakai pakaian serba pink.sebelum hamil kimmy bahkan tidak menyukai warna tersebut,dia bilang ini adalah warna lebai. Dia tersenyum sendiri melihat penampilannya dan setelan jas serba pink di kasur dia.
Kimmy cekikikan sendiri melihat ulahnya itu. "Selamat mencoba pakaian pink papa, hihi pasti lucu deh kalau zein memakai semua ini" gumam kimmy sambil tersenyum sendiri.
"Bee mana bajuku?" tanya zein, dia fikir pakaian pink di kasur itu milik kimmy.
"Di kasur honey" jawab kimmy yang baru keluar dari walk in closed.kimmy mengambil setelan jas itu dan menyerahkan ke zein.
Zein mengernyitkan matanya heran dengan pilihan kimmy.
"Bee,i ini warna perempuan, masak aku ke kantor pakai baju pink?" heran zein.
"Iya honey, ini aku juga pakai pink.lihat deh.
"Tapi kamukan perempuan sayang.trus dapat dari mana coba warna pink seperti ini"kesal zein.
"Tapi ini permintaan twins honey. mungkin salah satu dari mereka adalah perempuan jadi suka warna pink,ayolah honey.tidak apa apa,cuma sehari doang, please. pasti ganteng deh suamiku pakai warna itu" melas kimmy.
Zein dengan cemberut mulai memakai pakaian itu. dia melepas handuknya di depan kimmy. untung si upin sudah bersembunyi di sangkar jadi dia tidak berontak. Kimmy membantu zein memakaikan setelan pink tersebut.
"Bee ada yang bangun" bisik zein sambil menyeringai.
"Itu si upin suruh tidur sebentar saja kenapa, capek tahu,atau di sentil saja honey"kata kimmy sambil memasang dasi untuk zein.
"Tuh kan ganteng banget,suami siapasih ni!" canda kimmy.
"Jangan mancing deh bee. Awas harus tanggung jawab nanti" kata zein tersenyum licik, dia berencana akan membalas istri ya di kantor nanti.
"Awas kamu bee akan ku buat kau mendesah seharian di kantorku, eh enak kali ya kita enak enak di kantor,sensasi baru pastinya" batin zein sambil tersenyum licik.
"Tidak usah senyum senyum, senyummu itu mengandung misteri honey" kesal kimmy.
"peka juga dia" batin zein.
"Honey lihat jadi berantakan lagi lipstiknya, mesum banget sih" kimmy mencubit pinggang zein.
Setelah beres mereka berangkat ke kantor. Disana mereka menjadi pusat perhatian,terutama zein. pegawai perempuan makin uwu melihat zein dengan setelan jas pink tersebut.
Mereka teriak histeris mulai ketika zein masuk ke lobi sampai masuk dalam lift, membuat kimmy cemberut sepanjang jalan. Zein tersenyum licik melihat sang istri cemberut cemburu melihat pegawai yang makin mengidolakan zein.
"ih sebel, bisa bisanya mereka ngefans laki laki beristri" kata kimmy manja sambil menghentakkan kakinya di dalam lift khusus itu.
Zein mendekatinya,memojokkan kimmy di tembok lift.
"Bee, jangan memancingku sayang, bisa bisa tak makan kamu disini, melihatmu marah dan cemberut seperti ini membuatku gemas" zein menyatukan dahi mereka.
"Ini malah modus. Aku kesal honey, lihat karyawanmu memuji muji bosnya yang sudah menikah, pengen tak pites pites itu hih" kata kimmy makin cemberut dan monyong bibirnya. Kesempatan zein yang sudah tahan itu segera melahap kembali bibir ranum tersebut. Kalau sudah begitu otomatis ocehan kimmy jadi berhenti dan membalas permainan lidah zein. Sampai tak terasa mereka sudah sampai di gedung teratas,pintu lift terbuka lebar. Alex yang melihat adegan live itu berteriak.
"oh my god, tolong lah nasib anakmu yang jomblo ini mak,mataku sudah ternodai dengan kelakuan bosku yang mesum ini" katanya sambil menutup mata sindy.
Kimmy segera membenahi pakaiannya yang berantakan karena ulah tangan zein yang tidak bisa diam itu.
Zein tetap cuek bebek, seolah tidak melakukan apa apa.
"Makanya segera di halalkan tuh pacarnya supaya bisa ikutan live" kata zein asal.
"Dasar bos gendeng" jawab alex dan melepas tangannya dari mata sindy.
Alex mengikuti zein ke ruangannya. Alex melihat penampilan baru zein yang beda banget.
"Bhaahaha, sejak kapan lo suka warna pink bos ?" kata Alex sambil tertawa geli .
"Sialan lo, gue potong gaji lo 50% tahu rasa lo"ketus zein.
"Jangan lah bos, bagaiamana mau halalin anak orang kalau gajinya di pangkas" jawab alex.
"Heran saja sejak kapan lo punya pakaian serba pink begini." kata alex lagi.
"Sejak kimmy hamil, hari ini gue di suruh pakai setelan pink ini seharian,kalau tidak, harus memakai bando kelinci" kesal zein .
"Hahaha, paling lucu, kalau si bos memakai bando kelinci" katanya lagi. Dalam hati zein berkata." ayo anakku suruh asisten durhaka ini pakai bando kelinci tadi,biar kapok dia".
Pas saat itu kimmy masuk bersama sindy yang sudah memakai bando kelinci warna pink.
"Sin, kenapa pakai bando kelinci di kantor?" heran alex.
"Ini bukan bando kelinci pak Alex, tapi bunny head kalau telinganya di tarik bisa nyala,dan karena pak alex sudah menertawakan papa twins makanya pak alex harus memakai bunny head ini seharian" kata kimmy sambil tertawa bahagia melihat roman muka Alex yang berubah kecut.
"Hahaha. bagus bee,asisten nakal itu harus di hukum. Dan ini pasti seru kalau di suruh keliling kantor dengan bando itu" imbuh zein.
" Apa, jangan dong bos,nyonya bos. Ampunilah anak sholeh ini, tuh sindy sudah memakainya, lebih baik gue disuruh mengerjakan berkas segunung" elak Alex
" Tidak ,twins nya minta pak alex memakai bunny head ini seharian dan sekarang pak alex pergi ke bawah,di departemen memakai bunny head itu,mengambil laporan keuangan disana, awas kalau tidak mau, pak alek akan di potong gaji 100% atau tak pecat sekalian" kata kimmy yang tidak bisa di kompromi.
Zein semakin lebar tertawanya, sambil memeluk kimmy dari belakang, mengelus twins dari belakang.