OM CEO I LOVE U

OM CEO I LOVE U
BAB 102



"Pokoknya kalian kesini titik"kesal anisa.


"Iya ma nanti kami kesana,dan makan malam disana"Kimmy menengahi perdebatan ibu dan anak itu .


"Iya sayang,mama tunggu,kalau bocah nakal itu tidak mau jewer saja kupingnya"imbuh anisa.


"Iya ma,siap nanti kami akan datang,sekarang kami siap siap dulu ya ma"imbuh kimmy.


Akhirnya anisa menutup telponnya dengan lega.


"Bee bukannya kamu lagi tidak enak badan dan akan ke rumah mami,kok main setuju saja"ucap zein.


"Tidak apa2,nanti sore kamu jemput aku di rumah mami untuk ke tempat mama,kita harus adil sayang, nanti mereka akan kecewa kalau kita tidak kesana" nasehat kimmy pada suaminya yang sudah berubah seperti anak kecil itu.


"Oke,kalau begitu, kamu mandi dulu,akan menelpon rumah sakit mengambil antrian." kata zein.


Setelah semuanya beres mereka berangkat ke Rs pandawa menemui dr Risa.Meski sempat penuh dengan drama,si posesif zein melarang kimmy pakai baju ini harus itu,sepatunya yang ini saja aman,dan entah apa lagi,sehingga membuat kimmy kesal.


"Honey menimpuk suami sendiri hukumnya dosa tidak?"kesal kimmy.


"Memang kenapa mau menimpuk diriku bee?"heran Zein


"Iya kesel,aku ini tidak sakit honey,cuma hamil ,awas ya kalau ini tidak boleh,itu tidak boleh,aku pulang saja ke rumah papi sandi,biar sendirian"cemberut kimmy.


"Maaf sayang,tapi inikan demi kebaikan kamu" zein membela diri.


"Iya sih,tapi lihat penampilanku,seperti manusia kutub"kimmy menghentakkan kakinya kesal dan dia mengganti pakaiannya dengan pakaian santai dan tertutup,karena zein pasti akan ngomel ngomel seperti ibu ibu komplek kalau bajunya terbuka.


Zein cuma cengengesan melihat Kimmy yang kesal,dia juga tidak marah sama sekali.


"Ayo berangkat tuan,dan lihatlah penampilan istrimu,sudah cantik bukan,dan yang pasti ini nyaman untu kimmy sayangku?"gemes kimmy pada suami posesifnya itu.


Mereka segera ke rumah sakit,dan tidak perlu antri lagi,karena zein sudah mendapat nomer antrian 2. Praktek dr risa baru buka ketika mereka datang,jadi hanya menunggu 1 antrian saja,dari sekian antrian yang ada.


Zein meminta kimmy duduk di tempat yang nyaman,walau dirinya cuma bisa berdiri.


Di dalam sana terdengar suara teriakan dan tangisan seorang perempuan.barulah setelah suara itu reda,nama kimmy di panggil oleh perawat.


"nyonya kimberly dan tuan zein silahkan!" kata perawat mempersilahkan pasangan itu,terdengar juga protes pasien lainnya.kenapa mereka yang datang belakangan malah langsung diminta masuk.


"Maaf ya,tuan nyonya,memang tuan zein tadi sudah mengantri dulu,dan menjemput istrinya,supaya tidak lama mengantri maaf"jawab perawat memberi alasan.


Akhirnya mereka bisa terima alasan perawat tersebut.


"Silahkan tuan,nyonya"dr risa mempersilahkan mereka duduk sebentar.


"Sudah isi dok,tadi pagi diperiksa dr keluarga"jawab zein.


perawat menimbang dan memeriksa tensi darah kimmy dan mencatat nma,serta umur mereka pada sebuah buku KIA ( kesehatan ibu dan anak).


"Oke,ayo kita periksa dulu nyonya!" dr risa mengajak mereka untuk melakukan USG. Dia meminta kimmy untuk berbaring,seorang perawat membuka pakaian kimmy di bagian perut dan mengoleskan gel disana.barulah dr risa menggerakkan sebuah alat yang di sebut


transcuder yang sudah di hubungkan ke sebuah layar monitor.


Dr risa meminta kimmy dan zein memperhatikan monitor di depan mereka.disana ada gambar yang tidak di mengerti mereka.


"Lalu dimana anak saya dok,itu kok cuma ada gambar titik titik seperti biji kacang"celoteh Zein.



"Iya tuan,saya akan terangkan,ini adalah gambar janin atau embrio,usianya berkisar 2 minggu,di usia kehamilan ini embrio sudah mulai membentuk,biasanya di tandai dengan perubahan emosi muntah di sertai atau tidak di sertai makanan yang keluar,payudara mulai membengkak, kelelahan,kram pada perut bagian bawah disertai timbul bercak merah.itu ada 2 titik embrio yang sudah mulai nampak.pertanda anak tuan dan nyonya adalah kembar, untuk detak jantung,ukuran atau jenis melamin masih belum di ketahui nanti akan ada step by stepnya" dr risa menjelaskan dengan rinci arti gambar pada monitor tersebut. mereka mengangguk mengerti.


"Jadi anak kami nantinya kembar dok?"tanya zein antusias.Dr risa tersenyum dan mengangguk mendengar pertanyaan zein.sambil membersihkan gel di perut kimmy. dr risa meminta mereka untuk duduk dan melakukan konsultasi.


"Di semester pertama ini adalah usia rentan,jadi bapak dan ibu harus extra hati hati menjaga pola makan,pola berfikir,kebiasaan serta jangan sampai kelelahan,minum susu,menambah suplemen makanan dan vitamin,tercukupi cairan tubuhnya,olahraga teratur,istirahat secara teratur.setiap wanita hamil itu berbeda beda ada yang mengalami


mual mual,tidak mau makan,ada juga yang biasa,itu tidak apa apa, cukup ibu tercukupi suplemen dan nutrisinya"dr risa menjelaskan pada pasangan muda itu seputar kehamilan.


"Nanti mbak kimberly bisa membeli buku,atau Googling di internet untuk belajar semuanya,tuan zein juga,anda harus berperan aktif juga,dan juga harus lebih sabar menghadapi emosi yang sering berubah ubah,apalagi soal ngidam,siap siap saja"goda dr risa.


mereka mengangguk mengerti.


"Ada yang masih perlu di pertanyakan?"ucap dr risa.


"Ada dok,itu masalah hubungan suami istri,apa masih bisa dilakukan atau harus puasa lama?"tanya zein to the poin.


Kimmy mencubit pinggang zein.


"Au,kok di cubit bee,kan kita harus tahu aman tidaknya,mau gas takut bahaya,mau puasa ternyata boleh kan rugi"cerocos zein.Kimmy hanya bisa menutup mukanya yang malu.


Dr risa tersenyum.


"tidak apa apa,itu pertanyaan umum dan paling sering di lontarkan oleh calon ayah.Oke tuan zein hubungan intim pada awal kehamilan aman dilakukan asal,asal 1 ibu hamil dalam keadaan sehat, dua jangan terlalu sering,porsinya di kurangi, tiga bermain aman dan lembut, dan cari posisi yang paling aman untuk ibu hamil,apalagi nanti kalau sudah hamil tua.sebenarnya ada beberapa manfaat dari berhubungan itu,seperti memperlancar peredaran darah,menurunkan tekanan darah,memperkuat otot punggul dan mempermudah dalam proses persalinan" dr risa dengan rinci menjelaskan soal pertanyaan zein tadi.


"Ada satu lagi dok yang mengganjal,apakah boleh ****** kita keluarkan di dalam atau harus memakai pengaman dulu atau di keluarkan di luar?" tanya zein.


"Tidak perlu tuan, di keluarkan di dalam tergolong aman karena janin sudah di lindungi oleh selaput dan air ketuban,tapi jangan main kasar"ucap dr risa.