OM CEO I LOVE U

OM CEO I LOVE U
BAB 93



Satpam mendekati angela yang masih menggila.


"Nona,sebaiknya anda pergi dari sini,ini rumah sakit tempat orang sakit,jangan mengganggu pasien yang lain."ucap satpam


"Siapa bilang gue sakit,gue sehat,calon nyonya zein tidak boleh sakit."ketus angela.


"Iya anda sehat nona,tidak sakit,tapi yang lain yang sakit,mereka butuh ketenangan."kata satpam kembali


Angela menoleh ke sekelilingnya,dia menjadi pusat perhatian,orang orang itu pada berbisik dan memandang aneh Angela.


"Apa lihat lihat,belum pernah melihat wanita cantik?"kesal angela.Tapi mereka tidak mempedulikan angela dan tetap berbisik.


Terpaksa satpam menarik tangan angela supaya segera keluar meninggalkan rumah sakit international pandawa tersebut.


* * *


Sementara di bandara soekarno hatta,pasangan pengantin baru yang baru saja melakukan perjalanan bisnis sekaligus bulan madu itu turun dari jet pribadi zein.Mereka segera keluar dan di ruang tunggu kedua orang tua mereka sudah heboh melihat pasangan itu mendekat.


"Mamii,mama 1 love u"Kimmy berlari ke arah kedua wanita paruh baya itu dan memeluk mereka erat.


"Aduh,makin cantik saja menantu mama satu ini"gemas anisa,dan menciumi wajah anisa tanpa terlewatkan.


"Anak siapa dulu sania"narsis mami dia todak mau kalah mencium putrinya dengan brutal.


"Aduh aduh,bisa bisa pulang tinggal tengkorak kepala kimmy kalau cara menciumnya seperti ini,honey besok istrimu langsung jadi nenek nenek mau?"ucap kimmy manja pada zein.


Zein hanya tersenyum melihat kenarsisan 3 wanita beda usia itu.sementara sandi dan mark tertawa terbahak.


"Lihat 3 makhluk astral itu,kok kita bisa bisanya mencintai wanita modelan seperti ini"kata mark asal.lansung dia mendapat pukulan dari anisa.


"Awas Ya,jangan harap dapat jatah selama seminggu" sewot anisa


"Jangan dong ma,kan tadi papa bilang kalau papa mencintai mama,dalam model apapun,cuma mama saja yang salah faham"kata mark dengan melasnya.Kini kimmy yang gedek melihat mertuanya.


Angel keluar dari rumah sakit,dia menuju ke mobilnya,mengendarai mobil itu dengan tidak fokus,otaknya masih tertinggal di rumah sakit,mobil sport angela melaju tidak tentu arah,dan dari arah depan tepatnya di tikungan ada sebuah mobil box melaju kencang,kecelakaan tidak bisa dihindarkan lagi.


Dengan segera orang orang mengevakuasi korban kecelakaan itu ke rumah sakit terdekat.tubuh angel berlumuran darah ketika di bawa ke rumah sakit pandawa,dimana angel baru saja keluar dari sana.


Dia segera di bawa me ruang IGD. petugas rumah sakit juga menghungi keluarga korban.


"Hallo,dengan keluarga nona angela?"


"Iya saya ayahnya"jawab sandi.


"Kami dari rumah sakit international pandawa memberitahukan bahwa nona angela mengalami kecelakaan dan sekarang keadaannya kritis"kat perawat.


"Apa kecelakaan,iya kami segera ke sana,ini masih di perjalanan" jawab sandi.dan telpon terputus.


"Ada apa pa?"tanya mami .


"Angela mengalami kecelakaan,dia kritis di RS PANDAWA"


"Apa,ayo kita kesana,pak sopir kita ke rumah sakit Pandawa,pa papa hubungi kimmy"kata mami.


Sandi langsung menghubungi kimmy dan mereka langsung ke rumah sakit tersebut.


Angel masih di ruang IGD di tangani dr,mereka akan mengoperasi angela,tapi membutuhkan darah B,kebetulan stok darah B sangat menipis,mereka menunggu keluarga pasien datang.


Sandi dan yang lainnya sudah sampai di ruang tersebut bersamaan dengan dokter keluar dari ruangan.


"Dokter bagaimana keadaan angela putri kami"kata sandi.


Mereka semua saling berpandangan tidak mengerti,bukannya selama ini darah angela o sama dengan sandi.


"Bukannya darah angel O dok sama dengan saya,ini kok B?"heran sandi.


"Iya dok suami saya benar,berarti dia bukaan angela"imbuh sania.


"Maaf kami menemukan ktp,sim,hp milik pasien dengan nama angela veronika pratama"jelas dokter.


"Pi,ja jadi"mami langsung lemas dan segera di tahan papi.


Saat itu ada seorang wanita paruh baya mendekat,dia adalah bu wati mantan asisten rumah tangga di rumah sandi.


"Dok biar saya yang donor,darah saya juga b sama dengan angela"jawab bu wati.


"Baik kami siapkan peralatannya dan ibu juga harus di cek kesehatannya.


"bu,bu wati?"kata mami.


"Iya nyonya,nanti saya akan menjelaskan semuanya,biarkan saya mendonorkan darah saya pada angela dulu" kata bu wati.


Sandi mengangguk memberi ijin bu wati.


"Pi jadi selama ini dugaan kita benar ka kalau dia bukan putri kita?"tanya mami lemas.


"Papi akan mengambil hasil tes dna ya hari ini ma,coba papa akan menemui dr sam meminta hasil tesnya"kata papi.


Sandi buru buru ke ruangan dr samuel sahabatnya.


Kimmy dan zein yang merasa penasaran dengan kedua orang tua mereka itu segera mendekati mami.


"Sebenarnya ada apa mi,kenapa darah papi tidak cocok dengan kak angel,dan bukannya tadi bu wati,pekerja di rumah kita dulu pi,mi?"


penasaran kimmy.


"Papa masih membuktikan kecurigaan kami,dia masih mengambil hasil tes dna angel dengan papi,pada dr sam,setelah pernikahan kalian itu,papa mengambil rambut angel,dan melakukan tes dna."jawab mami.


"Maksudnya papi dan mami curiga kalau dia bukan putri kalian begitu?"tanya kimmy


"Iya sayang,lama lama mami dan papi curiga,di lihat dari sikapnya dia berbeda jauh dengan mami atau papi,wajahnya juga kok tidak mirip juga,puncaknya waktu kalian bertengkar setelah acara lamaran,papi mendengar semuanya dan semakin yakin kalau angel bukan putri kami!"mami menghela nafas berat. Dia duduk lemah di kursi tunggu pasien.


"Mi,mami sabar ya,semoga ini tidak benar,tapi kalau angel bukan putri kalian,lalu dimana anak kandung mami dan papi kakak kimmy,atau ada hubungannya dengan bu wati?"ucap kimmy.


Mami menangis tersedu


dangan segera kimmy memeluk wanita yang sudah melahirkannya itu erat,dia juga syok,mendengar pernyataan dokter tadi.


"Hik hik,lalu dimana kakakmu nak,bagaimana keadaannya, dengan siapa dia tinggal,hik hik hik"tangis mami.


Sandi berada di ruangan dr samuel.


"Bagaimana hasilnya sudah keluar?"tanya papi.


Dokter sam mengambil sebuah amplop yang masih di segel dan menyerahkan ke sandi.


"Ini baru saja mau di telpon sudah nongol dia"goda Dr sam.


"Saat ini angel kecelakaan dan tadi butuh donor,tapi diantara kami semua tidak ada yang cocok golongan darahnya,tapi mantan pembantu kami yang cocok",jawab sandi.


"nih hasilnya semoga sesuai dengan yang kamu harapkan tuan pratama"menyodorkan amplop putih tersebut pada sandi.