
HAPPY READING
ENJOYY!!!
Jangan lupa kasih tips yah biar makin semangat Qiee dalam buat ceritanya.
_____________@@@@@_______________
Next episode
"Haha...,nasib lu berarti!!!" jawab ku seraih tertawa.
Setelah cukup lama berjalan sambil bergurau,kami pun memasuki kelas dengan tertib.
*teett...tettt..ttet!!
Suara bell berbunyi yang mendatangkan bahwa pelajaran terakhir akan segera dimulai.
Sektari 5 menit berlalu,guru yang mengajar pun masuk ke kelas.
"Baiklah anak-anak,sebelum ibu memulai pelajaran,ibu ingin memberitahukan bahwa senin nanti ujian tengah semester akan dimulai." jelaskan ibu guru di depan kami ketika masih berdiri.
"Udah tau ****,kenapa dikasih tau lagi..." gumam Ahdi dengan pelan.
"Ya udah,dengerin aja,gak susah kan??" sahut ku gumam Ahdi dari belakang.
"Ibu harap,kalian memanfaatkan waktu sebaik mungkin...,supaya ketika ulangan nanti,kalian gak bengong pada saat menjawab soalnya." jelaskan ibu guru tersebut.
"Tapi,besok aku dan putri akan jalan-jalan untuk cari angin segar,hmm...,kemana yah kira-kira..." pikir ku bingung di dalam hati karna mencari tempat untuk jalan-jalan.
"Ndree..."
"Kemana yah...??" pikir ku lagi.
"Ndree!!..."sapa Ahdi dengan nada sedikit keras.
"Ah-ah!! Apa!!?" tanya ku dengan terkejut ketika sedang berpikir sedang berpikir.
"Kenapa melamun woi!!!" ucap Ahdi dengan nada bertanya.
"Eh?? ngak apa-apa kok hehe..." sahut ku dengan tertawa pelan.
"Hmm..." gumam Ahdi dengan muka yang datar.
"Baiklah anak-anak,silahkan buka buku kalian halaman 1..." ucap ibu guru yang mengajar itu memulai pelajaran.
Pelajaran pun dimulai,aku mengambil buku dari dalam tas beserta alat tulis.
Setelah itu aku ngak belajar,melainkan bertanya kepada Ahdi tentang gadis super dingin tadi hehe.
"Sutss...suttss!!!" panggil ku kepada Ahdi dengan pelan.
"Andre...kenapa andree!!!" tanya ibu guru ketika melihat tindakan ku.
"Gak bu,gak ada apa-apa kok hehe..." sahut ku kepada ibu guru yang di ada depan itu.
"Buku kamu mana?" tanya guru tersebut.
"Ini bu ada..." jawab ku seraih mengangkat buku itu untuk memperlihatkan kepada guru tersebut.
"Oke anak-anak,ibu lanjutkan lagi pelajarannya." beritahu ibu guru yang mengajar itu.
Dan aku pun tidak bisa berdiskusi dengan Ahdi,karna guru yang mengajar kami terlalu fokus kepada setiap murid.
*Tett...tteet...tett!!!
Suara bell sekolah,yang menandakan para siswa dan siswi dipersilahkan pulang.
"Ndree,nanti malam yah aku jelasin ditempat biasa." beritahy Ahdi seraih beranjak dari tempat duduknya dan mengambil tas di belakang kursi.
Maksud Ahdi "ditempat biasa" dalam istilah kami yaitu,loby game sebelum memulai permainan.
"Oke Di..." sahut ku seraih membereskan alat tulis dan buku yang ada dimeja.
"Yaudah ndree,aku pulang duluan yah,soalnya mager bat nih badan!!!" beritahu lagi Ahdi seraih bersalaman.
"Mager mulu lu ****," balas ku dengan bersalaman pula.
Ahdi pun merapikan kursi serta mejanya,dan keluar dari kelas dengan tertib.tetapi ketika Ahdi keluar dari kelas,Adikku yang manis nan imut pun datang untuk menjemputku.
*tap..tap..
Suara langkah kaki putri ketika datang.
"Heyyy!!! kakak sayangkyuu..." sapa putri dengan begitu girang.
Aku pada saat itu sudah membereskan peralatan dan buku tulis.dan langsung menjawab sapaan adik manisku.
"Yo putri..." sahut ku dengan mengangkat 1 tangan dan wajah yang tersenyum.
Padahal pada saat itu aku juga sedang mager tingkat tinggi.
(mager dalam artian adalah "males gerak" jadi yah...,disingkat aja kata-katanya biar simple hehe.)
"Ayo pulang kak,kita istirahat di rumah biar besok bisa jalan." beritahu putri dengan senyumnya yang manis.
"Iy-iya put..." jawab ku seraih merapikan tempat duduk serta meja yang berantakan.
"Ehem..." gumam pelan seseorang dari balik tembok di depan kelasku.
Setelah membereskan semuanya,aku langsung memakai jaketku dan memasang tas.setelah itu.aku bergegas untuk pulang kerumah.
*tapp...tapp!!!
Suara langkah kaki seseorang bersembunyi.
"Ayo put,kita pulang..." pinta ku dengan pelan kepada putri.
"Oke kak," sahut putri dengan senyum bahagia seperti orang yang tidak sabar menunggu yang bagus.
Ketika berjalan menuju parkiran,aku berpikir mencari tempat untuk jalan-jalan besok.tapi di satu sisi,aku berpikir lagi untuk meluangkan waktuku belajar nantinya ketika sehabis jalan.
"Atau...,aku bawa buku aja yah ketika jalan nanti..." pikir ku dalam hati berpikir.
"Hmm...,nanti putri cemberut lagi mukanya,yaudah malamnya aja deh sehabis jalan aku belajar." pikir ku lagi di dalam hati.
Setelah beberapa lama berjalan,aku pun sampai ke parkiran sepeda motor.aku langsung memasang helm di kepalaku dan begitu juga putri.
Dengan cepat,aku memundurkan motorku dan langsung menghidupkannya.
*brumm...brum!!
Suara motor ketika dihidupkan.
Dengan seketika,putri langsung menaiki dan memegang punggungku dengan erat.
"Cih..." ucap seseorang dari kejauhan ketika bersembunyi melihat kami berdua pulang.
Seperti biasa diperjalanan,aku merasa sedang berpacaran dengan orang yang aku suka.memegang tubuhku dengan erat,menyandarkan kepalanya di punggungku.rasa nikmat apa lagi yang kurasakan ini.
"Oh my honey...!!!" seru ku kegirangan dalam hati dengan perasaan yang bahagia.
Skip di perjalanannya,kami pun sampai di rumah dengan selamat dan dengan perasaan yang berbunga-bunga di dalam hati.
*tapp...
Suara kaki putri turun dari motor.
Aku memarkirkan motor di bagasi rumah dan langsung bergegas masuk ke dalam.karna,suhu sudah semakin panas
Entah kenapa,hari ini aku sangat lelah sekali.apa akibat melakukan pengintaian terhadap pesan whatsapp misterius tadi,atau karna ni badan udah terlalu lama beraktivitas dan lagi kena magernya hehe.
Ketika masuk kamar,dengan sangat cepat,aku langsung melempar tasku ke arah kasur serta melepaskan pakaian seragam.ditambah lagi,aku menghidupkan AC dengan suhu yang paling dingin.
Aku menutup gorden yang terbuka lebar,karna ibu selalu membukanya setiap pagi supaya tidak gatal ketika berbaring.mungkin diantara para readers,ibu kalian melakukan yang sama,entah itu sebelum kalian berpisah dari ibu atau yang sudah beranjak dewasa??.
"Haaa...,uuhhh..." seru ku dengan menghela nafas yang panjang ketika sedah kelelahan.
"Whuuahh...,mawger djiwa!!!" seru ku lagi tak jelas ketika menguap seraih merenggangkan seluruh tubuhku.
sesaat sekitar 5 menit,penglihatanku mulai buram dan langsung terpejam atau tidur.namun aku tersadar dan langsung membuka mataku,ketika melihat handphone ternyata jam sudah menunjukan pukul 15:45 sore.
Sontak aku bergegas untuk login ke dalam game.karna hanya di dalam game,aku dan Ahdi bisa berdiskusi dengan tenang.dan tentu saja,di selingi bermain untuk refreshing otak sebelum memasuki ujian semester nanti.
*tingg!!!
Suara chat loby game ketika ada pean masuk
"Yo ndree...,udah bangun nih?" sapa Ahdi dengan sangat cepat.
"Hehe...,iya nih." balas ku kepada Ahdi.
"Tapi,masih ngantuk ****!!!" beritahu ku kepada Ahdi seriah mengeluarkan emoticon mengantuk.
"Ngantuk mulu ah lu ****," balas Ahdi dengan emoticon wajah yang datar.
"Haha!!! sorry-sorry," balas ku pula ke Ahdi dengan emoticon tertawa
"Jadi gimana nih,masalah gadis super dingin tadi yang lu ikutin?" tanya ku ke Ahdi.
"Jadi gini ndree,kan aku waktu itu ngikutin gadis super dingin itu tuh..." balas Ahdi dichatting game.
"Iya udah tau ****,kan aku yang memimta lu buat ngikutin." jawab ku dengan emoticon wajah datar sebanyak 3 kali.
"Ah-ah...,iya juga yah,hehe..." balas Ahdi dengan emoticon tertawa.
Aku pun mendengar penjelasan Ahdi secara rinci dan panjang,yah...seperti 1 bab novel panjangnya.sekitar 1000 kata lebih ketika Ahdi menjelaskannya.
Namun ketika sudah mengambil kesimpulan.
"Di...,aku out dulu yah..." beritahu ku kepada Ahdi.
"Lah?? ngak main dulu nih?" tanya Ahdi dengan sangat bingung.
"Lagi ngak mood nih," balas ku dengan cepat.
"Ohh,yaudah gapapa...,lagian kita tadi terlalu semangat ketika beraksi." jelaskan Ahdi kepadaku
Aku pun langsung menutup game itu ketika sudah memberitahu Ahdi.
Dan setelah mendengarkan penjelasan yang panjang lebarnya dari Ahdi.aku menyimpulkan,bahwa gadis super dingin itu memakai topeng untuk menutup sifat aslinya ketika berinteraksi dengan semua orang.
(Arti dalam memakai topeng adalah,gadis super dingin itu memiliki 2 sifat yang berbeda.dan diwaktu yang berbeda,dia berubah sifat dari yang dingin menjadi gadis yang manis.)
"Hmm...,semakin curiga sia." gumam ku di dalam hati dengan wajah yang serius.
*tokk...tok...tok!!
Suara pintu kamarku terketuk.
"Iya?" sapa ku dengan bertanya kepada orang yang mengetuk pintu itu.
"Udah sore ka,kakak ngak mandi?" sahut orang yang di balik pintu itu yang tak lain adalah putri.
"Ah-ahh...iya bentar lagi put," beritahu ku dengan nada yang pelan.
"Yaudah kak,ini handuknya putri taruh di ganggang pintu." beritahu pula putri seraih menaruh handuk itu.
"Oke put thanks," balas ku dengan nada yang cukup keras.
"Iya masama ka," jawab putri.
Setelah memberikan handuk itu kepada ku,putru langsung kembali ke kamarnya entah mau ngapain waktu itu.dengan cepat,aku beranjak dari tempat tidur,bersiap-siap untuk mandi.tapi sebelum itu,seperti biasa aku membereskan kamarku terlebih dahulu.
Mulai dari kasur,buku-buku,tas yang aku lempar ketika pulang sekolah,dan masih banyak lagi yang aku bereskan sebelum menuju surga kenikmatan,yaitu berendam di kamar mandi hehe.
Setelah beberapa lama,"Akhirnya!!! selesai juga huh..." seru ku dengan sangat lega.
"****!!! udah jam 16:20 aja," ucap ku dengan rasa terkejut.
Aku pun bergegas menuju kamar mandi.ketika sudah membuka pintu kamar,aku langsung mengambil handuk yang sudah di taruh putri tadi,dan lanjut berjalan menuju surga kesejukan.
"Oh iya...,besok aku dan putri akan jalan-jalan." pikir ku dalam hati ketika berjalan menuju kamar mandi.
"Yaudah,malam ini aku pilih-pilih baju dulu." gumam ku dalam hati.
Tanpa sengaja,kamar mandi yang sedang kutuju itu terlewatkan ketika sedang asik-asiknya berpikir.
"****,malah kelewatan..." seru ku dengan wajah yang datar.
"Gini nih...,kalau sudah fokus ke suatu masalah,dan masalah yang lain tak terpikir lagi hehe." gumam ku dalam hati.
"Ah kakak..." sapa putri.
Pada waktu itu,aku kelewatan dan sampai ke depan kamar putri.namun,kebetulan putri pada saat itu juga sedang mau keluar kamar entah kemana tujuannya.
"Ah-ahh yoo...put?" sapa balik ku kepada putri.
"Mau mandi nih kak?" tanya putri.
"Iya nih put," jawab ku ke putri.
"Kok ke sini jalannya?" tanya lagi putri dengan sangat kebingungan.
"Iya...itu...anu...hehe!!!" balas ku kebingung untuk menjawabnya seraih tertawa pelan.
"Hmm??" gumam putri kebingungan dengan tingkahku.
"Haha,yaudah kakak mau mandi dulu put." beritahu ku seraih berputar balik menuju kamar mandi dengan cukup cepat.
"Ah-ahhh,iya..." balas putri kebingungan seraih melihat tingkah laku ku.
Aku langsung bergegas cepat ke kamar mandi.dan setelah beberapa saat kemudian,
*Pclokkk!!!
Suara air ketika aku berendam di bak mandi
"Ahh...akhirnya..."
"Mantap djiwa..." seru ku ketika merasakan kemikmatan sensasi sejuk seperti di pegunungan.
Tak ada yang lebih nyaman dari berendam di bak mandi.dengan suasana sejuk seperti berada dikutub utara,dan suhu yang sangat dingin.
"Grrrgrr..." gumam ku menggigil.
"Udahan ah," pikir ku seraih beranjak dari bak mandi menuju shower untuk berbilas.
Aku pun berbilas dengan cepat di shower,karna udara sudah semakin sejuk aja kalo malam.tapi kalo udah di kamar,entah kenapa kamarku terasa panas dan hangat.
"Mungkin karna udah nasib punya kamar yang padat,atau emang nasib punya kamar kek gini." pikir ku
"Bodo amat,yang penting punya kamar,untung aja ada AC-nya hehe." gumam ku ketika sedang mengeramasi rambut di shower.
"Setelah berbilas,aku langsung bergegas untuk berhanduk.takutnya menggigil tingkat tinggi,kalo lama-lama.nanti ngak jadi lagi jalan-jalan sama adik terkawaiiku." gumam ku.
"Kawaii" adalah bahasa jepang yang berarti "imut."
Setelah semuanya selesai,aku langsung bergegas jalan menuju kamar untuk menghangatkan tubuh.
"Ahh lega sekalii..." seru ku lagi seraih berbaring di kasur dengan menggunakan handuk sebagai penutup alatku.
*tokk...tok..tok!!
Suara orang mengetuk pintu kamarku.
Dengan sontak,aku terkejut dan langsung duduk dengan sangat cepat seriah menarik nafas untuk bertanya.
"Iya?" sapa ku dengan bertanya kepada orang yang mengetuk pintu tersebut.
"Putri kak," sahut orang yang mengetuk pintu itu yang tak lain putri.
"Kenapa put??" tanya ku lagi ke putri.
"Boleh masuk ngak kak?" tanya balik putri.
"Bentar,kakak mau make pakaian dulu." beritahu ku seraih beranjak dari kasur dan berjalan menuju lemari baju.
"Iya kak." balas putri dari luar kamarku.
Dengan cepat,aku langsung memakai pakaian.handuk entah kemana,aku melempar karna tergesa-gesa.
10 menit lamanya,*krekk!!! Suara pintu ketika terbuka.
"Silahkan put..." beritahu ku kepada putri.
"Terima kasih kak," jawab putri dengan formal.
Putri tanpa pikir panjang,dia langsung duduk di atas kasur.bersandar di tembok,dengan duduk yang manis dan sopan seperti halnya pada perempuan duduk.
"Jadi,ada apa put?" ucap ku bertanya untuk memulai topik pembicaraan.
"Ngak apa-apa kok kak,cuman bosen aja putri di kamar sendiri." beritahu putri dengan santai.
"Oh begitu,kakak kira...,ada keperluan penting tadi." balas ku ke putri.
"Ngak ada kak." jawab putri.
Setelah percakapan itu,suasana langsung hening seketika seperti sedang berada di hutan.hanya suara jam dinding serta serangga yang berbunyi.
Aku pun juga bingung ingin membicarakan apa dengan putri.namun,putri seperti menahan pertanyaan di dalam hatinya.karna,dia takut jika mengucapkannya bisa-bisa yang mendengar jadi salah kaprah.
Tapi setelah beberapa lama,sekitar 5 menit terdiam tak bersuara,putri akhirnya angkat bicara denganku pada waktu itu.
"Anu kak..." ucap putri dengan sangat gugup.
"Ah-ah,iya,ada apa put?" tanya ku dengan sangat cepat.
"Besok kita jadi kan jalannya?..." tanya balik putri dengan pelan.
"Oh cuma itu," pikir ku dalam hati.
"Iya put,jadi kok kita jalan-jalan." beritahu ku pertanyaan tadi.
"Emangnya kenapa put?" tanya ku balik kepada putri dengan wajah tersenyum.
"Ngak kok kak,kirain aja kakak lupa." jelaskan putri dengan wajah yang santai karna aku ingat dengan rencana jalan-jalan besok.
"Tenang aja put,kakak ngak bakal lupa kok sama janji kita." beritahu ku dengan penuh semangat.
Seketika wajah putri merah seperti sedang demam,karna mendengar ucapanku tadi.
"Eh?? kenapa put?? kok wajah kamu merah??" tanya ku dengan sangat bingung karna ekspresi yang dikeluarkan putri.
"Kamu demam yah put?" tanya ku lagi dengan sangat cemas.
"Ngak kok kak,ngak apa-apa." jawab putri.
Dengan cepat aku tersadar apa yang aku ucapkan tadi.
"Ah-ahh...,maaf put,kamu jadi gagal paham yang kakak katakan tadi." beritahuku seriah meminta maaf.
"Iya ngak apa-apa kak." jawab putri dengan wajah tersenyum.
"Hmm...,sungguh cantik ciptaan mu ini." seru ku dalam hati seraih melihat wajah putri yang tersenyum manis di depanku.
Bersambung...
_____________@@@@@_______________
Mau tau kelanjutannya seperti apa??
Nantikan di chapter selanjutnya
Jangan lupa like komen dan share ke teman-teman kalian,follow dan beri rating cerita author
jika kalian menganggap nya menarik.
See you next time
Byee...bye...