
HAPPY READING
ENJOYY!!!
Jangan lupa kasih tips yah biar makin semangat Qiee dalam buat ceritanya.
_____________@@@@@_______________
Next episode
Lagi-lagi,setelah percakapan selesai,suasana dibuat hening.aku tak tau harus berbicara apa untuk melenyapkan kesunyian ini.
"Anu put..." gumam ku.
"Iya kak??" sahut putri dengan bertanya.
"Sebentar lagi kita makan malam,ngak bantuin ibu yah?" tanya balik ku kepada putri.
"Ah-ahh...iya kak,putri keluar dulu yah bantuin ibu masak." beritahu putri seraih beranjak dari kasurku dan berjalan menuju pintu.
"Ya sudah kak,besok putri bangunin kakak pagi-pagi" beritahu putri selagi di depan kamarku.
"Iya put," sahut ku seraih tersenyum.
Putri pun langsung menuju ke dapur untuk membantu ibu memasak makan malam.sedangkan aku pada waktu itu,sudah menemukan tempat untuk jalan-jalan besok.
______________________________________
Tempat yang aku pilih yaitu,pasuk kameloh.pasuk kameloh,adalah sebuah taman atau lebih tepatnya tempat orang melepas penat sehabis atau sepulang dari bekerja.
Kalo Qiee sih jarang jalan-jalan,sama kek andree.yang hidupnya cuman ngurung diri di kamar.tapi yang membedakan andre sama Qiee yaitu,kalau andre kan ngurung diri dengan bermain game dan nonton anime tapi kalau Qiee nonton anime dan baca-baca komik.
Baca-baca komik yah,buat cari referensi novel sih dan tentunya karna dukungan readers sekalian hehe.
______________________________________
Skip curhatnya,kita kembali ke cerita andre.
Setelah berpikir,dan menemukan tempat untuk jalan-jalan.aku langsung membuka lemari dan memilih baju yang cocok untuk aku gunakan besok ketika jalan bersama putri.
"Hmm...,yang mana yah..." gumam ku berpikir seraih melihat semua baju yang ada di lemari.
20 menit kemudian.
"Yosh!!! yang ini aja bagus keknya hehe." seru ku seraih mengambil baju itu.
Tentu saja untuk celananya,aku make yang gak begitu kentatnya kek pensil.lebih tepatnya,aku lebih suka yang bagian kakinya lebar.karna kalau lebar lebih leluasa untuk melangkah.
"Ahh...,akhirnya sudah selesai masalah buat besok jalan." ucap ku melepas lega yang amat dalam.
Sesaat,penglihatan ku mulai buram,tubuh ku mulai lemah,dan beberapa lama kemudian aku tertidur.waktu itu,aku sudah mengunci pintu kamarku,jadi jika ada yang masuk pasti akan mengetuk terlebih dahulu.
"Kak ayo ke situ," pinta putri.
"Iya put,ayo..." sahut ku terseyum.
Kami duduk di bangku taman,seraih melihat pemandangan matahari terbenam pada sore hari.pada saat itu,aku dan putri berhadapan,meratapi mata satu sama lain.
Wajah kami semakin dekat,semakin dekat.ketika sudah hampir menempel,mata kami berdua langsung terpejam dan bibir kami lagi bersentuhan.
"Aaaa...!!" teriak ku terbangun dari tidur dengan sangat terkejut.
Ternyata,tadi aku sedang bermimpi jalan-jalan bersama putri duduk di bangku taman melihat matahari terbenam.
"Mimpi ternyata ****..." ucap ku dengan sangat lega karna bukan sebuah kenyataan.
*tok..tok..tok!!
Suara pintu terketuk.
"Siapa?" tanya ku kepada orang yang mengetuk pintu itu.
"Ndree!! makan malam ndree!!!" beritahu orang yang mengetuk pintu itu yang ternyata adalah ibu.
"Iya bu,bentar...!!" sahut ku dengan nada sedikit keras supaya terdengar oleh ibu.
"Yaudah cepetan,nanti keburu dingin nasinya!!" balas ibu dengan nada yang sedikit keras pula.
Setelah memberitahu itu,ibu kembali ke tempat makan.di sisi lain,aku menaruh baju serta celana yang aku siapkan tadi.lalu aku pun bergegas untuk ikut makan malam.untung aja,malam ini ayahku pulang cepat dari kerja kantornya.
Ngomong-ngomong,di novel ini ayahku orangnya pekerja keras.pulang selalu malam,karna kerjaannya yang padat.tapi,hari ini tumben ayahku pulangnya cepat.
Ibu ku pekerjaannya ngak ngapa-ngapain atau lebih tepatnya ibu rumah tangga biasa.yang kerjanya membersihkan rumah setiap hari,membangunkan putri,dan putri pula membangunkanku.
Yah susah sih pekerjaan ibu di rumah,karna harus melakukam pekerjaannya sendirian.tetapi putri juga kadang ikut membantu kalau dia tidak kelelahan sehabis pulang dari sekolah.namun,ibu melakukan pekerjaan itu dengan senyuman dan sabar serta ikhlas.ada kalanya,ibu marah kepadaku karna aku melakukan kesalahan.
"Wah ayah...,tumben pulang cepat?" sapa ku kepada ayah dengan bertanya.
"Hehe iya nih ndree,ayah cepet-cepet kerjanya tadi karna besok weekend,ayah mau tidur sepuasnya." sahut ayahku dengan senda guraunya.
"Bisa aja ayah," sela ibu yang berada di samping ayah.
"Yaudah,ayo kita berdoa dulu sebelum makan..." pinta ayahku seraih memimpin doa.
"Berdoa dimulai..."
2-3 menit kemudian...
"Berdoa selesai..."
"Selamat makan!!"
"Selamat makan!!"
Ucap kami serentak dengan penuh senyuman dan tawa.sebab,jarang-jarang ayahku pulang cepet dari prkerjaanya.jadi oleh sebab,itu kami bertiga harus menikmati kejadian langka ini hehe.
"Oh iya Ayah..." panggilku kepada ayah seraih mengambil lauk makan.
"Iya kenapa ndre?" sahut ayahku dengan bertanya.
"Besok aku dan putri ingin jalan-jalan ke pasuk kameloh,ayah mau nitip apa?" tanya balik ku kepada ayah.
"Hmm...,apa yah??" pikir ayah ku selagi berhenti di tengah-tengah makan.
"Aaa...,nitip sate ayam aja deh ndre." pinta ayah dengan nada santai.
"Duitnya yah?" tanya ku lagi sambil mengacungkan 1 tangan seperti meminta.
"Hmm...,sudah ayah duga." balas ayah ku dengan wajah yang serius namun terlihat seperti sedang bercanda.
Gini nih,kalo kalain mau minta uang sama orang tua buat jalan,haha kan alasannya bagus.dari para readers sekalian pernah ngelakuin ini ngak?komen dibawah yah.
"Haha..."
"Haha!!"
Seru kami tertawa bahagia karna candaan yang aku tunjukan tadi.benar-benar keluarga yang bahagia.aku merasa senang berada di sebuah keluarga yang harmonis ini.dengan penuh canda tawa,meskipun jarang sekali makan bersama.namun,kami percayakan soal keuangan kepada ayah hehe,canda.
Setelah makan malan selesai.
"Nih ndree,sekalian buat kamu jalan besok sama putri." sapa ayah seraih memberi uang kepadaku ketika hendak kembali ke kamar.
"Terima kasih ayah..." ucap ku dengan senyuman.
"Jangan lupa tapi,sate ayamnya..." beritahu ayah ku dengan nada bercanda.
"hehe...,iya ayah tersayang..." jawab ku dengan candaan pula.
"Yaudah,ayah mau istirahat dulu karna udah capek banget nih badan ayah..." jelaskan ayah seriah melepas pakaiannya lalu menonton televisi di ruang tamu.
"Hmm...,istirahat kek gini ternyata..." gumam ku tak habis pikir dengan apa yang ayah lakukan.
*Goll!!!
Suara acara televisi.
"Ah ya sudah lah,yang penting bahagia dapet banyak uang hehe..." pikir ku dalam hati dengan muka yang awalnya datar kini berubah menjadi wajah yang licik.
Aku pun segera kembali ke kamar untuk beristirahat,dan mempersiapkan tenaga untuk besok jalan-jalan sama putri.
Setelah sampai di kamar,aku langsung mengunci pintu dan menghidupkan AC dengan suhu yang paling dingin serta melepaskan pakaian.Yah...,sama seperti yang dilakukan ayahku.
"Baju dan celana udah,tempatnya udah,apa lagi yah yang belum..." pikirku seraih berbaring dikasur.
"Ah iya hampir lupa,bahan bakar minyak belum aku isi...,yaudah besok aja sekalian." ujar ku berbicara sendiri.
"Yosh!!! saatnya main game!!"
Setelah cukup lama bermain game,dan tumben banget Ahdi gak main malam ini.apa disita oleh ibunya yah hehe.mungkin saja,soalnya ibu Ahdi sedikit galak sama anaknya sendiri.namun,tidak dengan orang lain.ibu Ahdi ketika berbicara dengan orang,nada yang galak tadi ketika berbicara dengan Ahdi berubah menjadi lembut seperti kapas sutra.
______________________________________
*Cringg...cringg...cringg!!
Alarm jam berbunyi.
"Ahh!!! sungguh cantik sekali bidadari ini." seru ku dengan kesadaran yang masih buram seperti sedang mengalami mimpi.
Aku langsung memegang bidadari itu di sekitar pipinya yang halus.seperti kapas,lembut bagaikan bunga yang memekarkan daunnya di pagi mentari yang cerah.
Perlahan,kesadaranku mulai jelas.sebelum aku bangun dari mimpiku ini,aku ingin memeluknya terlebih dahulu.
*tap..!!!
"Akkhh..."
Terdengar,suara bidadari itu ketika ku peluk badannya.dan tanpa ku sadari,aku sudah memasuki zona nyaman.yaitu,bau dari rambut bidadari itu.
Wajahnya yang mulai merah,seperti ingin bergegas melampiaskan hasrat kemarahannya kepadaku.walaupun sesaat,aku tidak mau kehilangan kesempatan ini.
Namun apa daya,kesadaranku sudah pulih seketika.tapi yang kulihat,aku masih memeluk seseorang dengan bau harum yang sama seperti rambut bidadari yang telah menghilang tadi.
"Udah puas kak meluknya??" sapa putri dengan wajah yang sangat merah.
"Ahhh!!!" seru ku terkejut.
"Selamat pagi put,hehe." sapa ku ke putri.
"Yo...,selamat pagi." sahut putri dengan tatapan yang sinis seperti ingin membunuh seseorang.
*plakkhh!!
Putri langsung memukul ku di bagian bahu ku dengan cukup keras.lalu dengan sontak,aku menjauh dari putri.
"A-aduh...duh..." rintih ku kesakitan.
"Masih pagi,udah ngajak gelud aja!!" bentak putri dengan sangarnya dan tidak menggunakan bahasa formal yang biasa ia pakai.
"Maaf put,maaf!!" pinta ku dengan rasa bersalah.
"Ya sudah cepetan mandi,nanti macet lagi jalan kalau telat berangkat." ujar putri seraih menarik baju ku.
"Iy-iya put,ini lagi mau berdiri." balas ku dengan badan yang masih melayang-layang akibat ngantuk.
Aku pun bergegas menuju kamar mandi.namun pada saat itu,aku lupa membawa handuk.ketika sudah berbilas,aku baru sadar kalau ada yang kurang.
"***** lupa bawa handuk pula..." gumam ku ketika sedang mengeramasi rambut.
Dan terpaksa,aku pun langsung mengenakan celana yang aku pakai buat tidur tadi malam.dengan basah di sekujur tubuhku,aku menuju kamar dengan berlari.meskipun dingin,aku sangat terpaksa berlari karna nanti kalau ketahuan ibu,aku bisa di marahi habis-habisan.
Ketika sudah sampai di depan kamarku,aku pun langsung bergegas tanpa perduli hawa dingin yang mehadang di depan.Namun ketika sudah memasuki kamar,alangkah terkejutnya aku melihat putri masih menunggu di kamarku seraih bermain handphone.
"Hmm...?" gumam putri kebingungan melihatku basah kuyup dengan hanya memakai celana bekas tadi malam.
"Anu put...,kok masih di kamar kakak?" tanya ku dengan nada yang pelan.
Putri mendengar pertanyaanku itu langsung beranjak dari kasur dan keluar dari kamarku.aku lantas mengunci pintu dan langsung mengeringkan badanku yang basah.
"Ahh...hangatnyaaa..." seru ku dengan merasakan sensasi yang hangat dari AC.
Pada saat itu,waktu sudah menunjukan pukul 8:40 dan hawa masih terbilang dingin untuk melakukan mandi.setelah puas mengeringkan badan,aku langsung bergegas untuk berganti pakaian,memakai parfum yang wangi dan tak lupa pula memakai rexona biar setia setiap saat hehe...
Setelah semua sudah siap,aku langsung menuju meja makan untuk sarapan.ternyata,putri sudah duluan sarapan sejak pagi tadi sebelum dia masuk ke kamarku.
"Selamat pagi put," sapa ku kepada putri dengan senyuman.
"Selamat pagi kak," sahut putri pula dengan senyuman.
Aku sontak terkejut dengan reaksi putri menyapaku balik.padahal,tadi sebelum aku kesini,atau lebih tepatnya pada saat membangunkan ku dia sedang marah.
"Bodo amatlah..." gumam ku dalam hati seraih duduk berhadapan dengan putri.
Aku pun langsung mengambil nasi serta lauk untuk sarapan pagi.menu sarapan yang ibu suguhkan pada pagi hari adalah,berupa makanan 4 sehat lima sempurna dengan susu putih yang bagus untuk pertumbuhan anak usia remaja.
Setelah sarapan,aku langsung bergegas untuk menghidupjan motorku digarasi rumah.
*brum...brum!!
Suara ketika aku menarik gas motor.
"Oh iya hampir lupa lagi...,aku mau ngisi bensin dulu..." pikir ku dalam hati.
Aku kembali masuk ke dalam rumah,dan mencari putri untuk memberitahukan bahwa aku mau mengisi bahan bakar terlebih dahulu.
"Nah itu dia," ujar ku dalam hati seraih melihat putri duduk di depan televisi atau lebih tepatnya duduk di sofa sambil melihat televisi.
"Put..." sapa ku dengan pelan.
"Iya kak?" balas putri seraih melihat ke arahku.
"Kakak mau ngisi bahan bakar dulu yah bentar," beritahu ku kepada putri.
"Iya kak,jangan lama-lama tapi." jawab putri seraih kembali melihat acara televisi dipagi hari.
"Oke put!!" sahut ku dengan sangat semangat.
Aku pun langsung keluar dan menaiki motor untuk mengisi bahan bakar.jarak pertamina dengan rumahku cukup jauh,oleh karna itu sebelum berangkat,aku harus menggunakan helm terlebih dahulu.takutnya,nanti ada polisi dan kena tilang.
Dalam perjalanan,aku ingat ada pesan whatsapp muncul pagi tadi sebelum aku sarapan pagi.aku penasaran dengan isi pesan tersebut,apakah itu seorang gadis misterius yang tiba-tiba manggil aku "kakak" tanpa izin,atau Ahdi yang mau ke rumahku.
Tapi,Ahdi kemarin ketika di sekolah sudah aku beritahu,bahwa ada kegiatan pada hari minggu nantinya.jadi,sisanya berarti gadis misterius itu doang.
Setelah cukup lama berkendara.
*brum..brum!!
Suara motor ketika aku berhenti dipertamina.
"Wah...,panjang juga antriannya..." ukar ku dengan pelan seraih melihat keadaan di depan.
Alhasil,aku menunggu cukup lama untuk mengisi bahan bakar untuk motorku.
Setelah beberapa saat.
Antriannya pun mulai pendek,semakin pendek.dan aku pun mengisi bahan bakar motorku.
"Isi berapa?" tanya orang yang bertugas untuk mengisi minyak pada waktu itu.
"Isi full tank," beritahu ku dengan sangat cepat.
Orang yang betugas itu pun langsung menarik selang minyaknya dan sedangkan aku sedang membuka jok motor dan membuka tanki minyaknya.
Skip mengisi minyaknya,aku pun kembali ke rumah dengan cepat.
Setelah sampai,masuk ke dalam rumah,dan melihat putri sedang menungguku di kamarnya setelah menonton televisi.waktu sudah menunjukan pukul 10:15 pagi.
Dengan cepat,aku langsung menuju kamar putri.
*tap...tap!!!
"Ayo put kita berangkat!!!" sapa ku dengan semangat.
Putri menoleh,dan beranjak dari duduknya.
"Oke kak." jawab putri seraih tersenyum.
Kami berdua pun langsung memakai helm dengan mengunci helmnya.dan menuju motor untuk berangkat.
*brumm..brum!!!
Suara ketika aku menghidupkan kembali motorku.
Dengan senangnya dalam perjalanan,putri memelukku dari belakang dengan erat seperti orang yang sedang kencan.
"Kita mau kemana kak?" tanya putri dari belakangku.
"Ada deh..." jawabku dengan nada bercanda.
"Kasih tau dong kak," tanya lagi putri kepadaku.
"Udah,nanti kamu tau kok,kalo udah nyampe tujuan." balas ku seraih mempercepat laju kendaraan.
Di sisi lain,putri dengan sontak terkejut dan langsung mengeratkan pegangannya di tubuhku.
Bersambung...
_____________@@@@@_______________
Mau tau kelanjutannya seperti apa??
Nantikan di Volume ke 2 nya yah :).
Jangan lupa like komen dan share ke teman-teman kalian,follow dan beri rating cerita author
jika kalian menganggap nya menarik
See you next time
Byee...bye...