My sister Is My Wife

My sister Is My Wife
EPISODE 5



HAPPY READING


ENJOYY!!!


Jangan lupa kasih tips yah biar makin semangat Qiee dalam buat ceritanya.


_____________@@@@@_______________


Next episode


Skip tentang angkotnya,aku akhirnya sampai ke sekolah tepat pada waktunya.dan


kebetulannya,Ahdi juga baru sampai dan masih duduk di parkiran.


"Yo,Ahdi...," sapa ku kepada Ahdi.


"Yo ndree,ohayyou gozaimase." sahut Ahdi seraih melambaikan tangan.


ohayyou gozaimase,adalah bahasa jepang yang berarti "selamat pagi"


"Gimana belajar luh??" tanya ku kepada Ahdi.


"Lu salah **** nanya gue," jawab Ahdi dengan memegang bahu ku.


"Ehh iya yah...,baru sadar gue ****," balas ku dengan tersenyum.


"Kalo lu gimana ndree??" tanya balik Ahdi kepada ku.


"Yah kalo gue sih seperti biasa,ngincar rangking 1." jawab ku.


"Oke sip gan!!!" seru Ahdi seraih memberikan jempolnya.


*Tett.!!! Teettt!!!


Suara bel berbunyi.


Kami berdua langsung menuju kelas untuk menaruh tas.


"Ngomong-ngomong...,lu udah dapet item langka ngak ndree??" tanya Ahdi seraih berganti topik tentang game.


Pada saat itu,aku berpapasan dengan putri.namun putri tidak melihatku sama sekali.


"Oi ndree!!!" tanya Ahdi,tetapi aku tidak mendengarkannya.


*PLAKK!!!


"Oi!!!" bentak Ahdi dengan nada cukup tinggi seriah menepuk bahu ku.


Aku dengan sontak terkejut karna sedang memperhatikan putri ketika berpapasan itu.


"Jangan ngekhayal oi,ini masih pagi" ucap Ahdi kepada ku.


"Ah-ahh...,maaf-maaf hehe." sahut ku.


Kami pun melanjutkan jalan,setelah menaruh tas,kami berdua langsung menuju lapangan


untuk mengikuti kegiatan senam pagi tersebut.


*Siap...Gerak!!!


Asal suara dari microphone yang tak lain adalah guru.


Sebelum senam seperti biasanya,setiap orang harus berbaris di setiap anggota kelasnya masing-masing tanpa terkecuali.


Tett...tteett..tteett...tett..


Bunyi suara musik senam pagi.


"Kenapa hari putri begitu dingin yah dengan ku..." pikir ku dalam hati.


Aku masih tak tau kalau putri kecewa akibat melihat pesan yang terkirim di Whatsapp ku


tadi malam.setelah senam pagi selesai,para murid di persilahkan untuk memasuki ruangan


masing-masing.


Aku pun baru membuka handphone untuk pertama kalinya pada hari ini.aku sontak terkejut


melihat pesan yang tidak di ketahui namanya ini.dia mengirim pesan itu pada malam hari.


"Siapa ini??" tanya ku dalam hati seraih melihat pesan yang masuk di whatsapp ku tadi


malam.


"Siapa tuh ndree?!" tanya Ahdi yang tiba-tiba muncul di belakang ku melihat isi pesan


Whatsapp tersebut.


"Ngak tau nih Di...," sahut ku dengan memperlihatkan nomor itu.


"Hmm...,ayo kita cari tau!!!" seru Ahdi dengan sangat bersemangat seperti mau melakukan


penyelidikan.


"Caranya??" tanya ku kepada Ahdi.


"Hmm...," pikir Ahdi sesaat.


"Baru mikirin ternyata...," gumam ku dengan wajah yang datar.


"Bagaimana kita pancing dia dengan menelpon nomor whatsappnya secara langsung di


setiap kelas??" jelaskan Ahdi kepada ku.


"Yakin nih??banyak lohh kelas di SMA kita..." yakinkan ku kepada Ahdi dengan ulasannya tadi.


"Kita mana tau hasilnya sebelum dicoba!!!" ucap Ahdi seraih


mengeluarkan kata-kata


bijaknya.


"Baiklah,aku ikut saran mu itu," pinta ku kepada Ahdi.


"Yosh!!! ketika istirahat kita akan melakukan penyelidikan yang pertama," kata Ahdi.


"Oke!!!" sahut ku dengan sangat bersemamgat.


Setelah cukup lama.


*Tettt...teett!!


Suara bell berbunyi menandakan istirahat dimulai.


Kami berdua pun bersiap-siap untuk melakukan penyelidikan,terhadap nomor yang tak


dikenal mengirim pesan kepada ku itu.


Sebelum itu,Ahdi menyarankan agar sarapan terlebih dahulu untuk mengisi tenaga ketika


penyelidikan berlangsung.


Kehidupan??


Setiap orang pasti berpikir kalau kehidupan secara alami berjalan dengan semestinya.tapi


menurutku tidak,karna kita bisa memodifikasi kehidupan itu.apakah kah akan berdampak


buruk?? tergantung!!! bagaimana kau memodifikasinya.


*Jika kau memodifikasinya dengan sangat tepat dan akurat.maka hasilnya pula akan


bagus.tapi jika kau asal-asalan memodifnya,maka hasilnya akan asal-asalan pula.


Ada pepatah mengatakan,kalau barang bekas jika di modifikasi akan terlihat nilai jualnya.berlanjut ke cerita,kami pun menuju kantin untuk mengisi power atau lebih tepatnya mengisi


energi*.


"Hari ini mau makan apa ndree??" tanya Ahdi yang berada di samping kiri ku.


"Hmm...,pizza mungkin??" jawabku dengan nada bertanya.


"Sadar diri ****!!! lu kira sekolah kita kek anak-anak sultan." kata Ahdi dengan wajah datarnya.


"Eh gak ada yah?? hehe maaf," balas ku dengan sedikit tertawa.


"Makan nasi goreng aja lah kalau begitu," beritahu ku kepada Ahdi


"Oke,aku juga sama!!!" seru Ahdi.


Setelah beberapa lama.


Orang yang bertugas di kantin adalah seorang buruh di sekolah kami.yang suka ngumpulin


sampah,bukan sampah masyarakat yah hehe.


"Bang beli nasi goreng 2," pesan Ahdi kepada abang kantin.


"Nasinya di bungkus atau makan disini??" tanya abang kantin itu.


"Di goreng bang...," jawab Ahdi.


"Wah ngajak gelud nih anak" pikir ku dalam hati saat mencerna pembicaraan mereka.


"Ngak,bukan itu maksud abang,maksudnya nasinya mau di bungkus atau makan di sini aja??" tanya lagi abang itu.


"Di goreng bang,hedeh!!!" jawab Ahdi lagi dengan jawaban yang sama.


Aku langsung turun tangan pada saat melihat Ahdi sedang kesulitan memesan makanan itu.


"Makan di sini aja bang," balas ku kepada abang kantin dengan menyela pembicaraan mereka.


"Oke kak,tunggu sebentar ya...," jawab abang kantin tersebut.


Abang kantin memanggil semua para murid dengan sebutan kak,jadi jangan heran,kalo usia


di sekitar kantin tidak berpengaruh.


Tapi gak mungkin juga sih atau jarang orang luar yang makan di kantin sekolah kami.kecuali


guru atau orang tua murid yang nungguin anaknya pulang.


Setelah beberapa lama menunggu...


"2 nasi gorengnya sudah siap!!!silahkah bayar di kasir," beritahu abang kantin itu.


"Oke bang"


"Oke bang!!"


Sahut kami berdua.


Kami pun membayar nasi goreng itu ke kasir kantin.dulu sebelum ada kasus makan gak


bayar,para siswa boleh makan dulu baru bayar tapi,semenjak kasus itu para siswa harus


bayar terlebih dahulu sebelum memakannya.


Setelah kami membayar di kasir,kami berdua mencari tempat duduk yang strategis bagi para


nolep.


(nolep dalam artian kata adalah orang yang tidak suka bergaul atau lebih tepatnya suka


menyendiri.)


Tempat strategi yang kami pilih untuk duduk adalah di paling pojok dan tak banyak orang


yang memandang kami.


yah,kek ninja gitu deh hehe.


"Ndree,tuh ada tempatnya." ucap Ahdi kepada ku.


Kami pun segera duduk di tempat itu.namun,tiba-tiba ada seorang perempuan yang


mendahului kami ketika ingin menempati tempat itu.


"****,tempat kita diambil orang di...," beritahu ku sambil memegang nasi goreng yang kami pesan tadi.


"Gimana nih ndree??" tanya Ahdi kepada ku.


"Biarlah,kita kan cuman duduk doang disitu buat makan." jawab ku.


"Serius lu ndree,duduk disitu?? ada cewek lo...," jelaskan Ahdi sambil bercanda.


"Bodo lah,kita ngak bikin masalah juga sama dia." beritahu ku.


"Oke lah kalo gitu!!!" jawab Ahdi.


Kami pun duduk di bangku yang sama tepatnya kami menghadap dinding dan perempun itu


menghadap sebaliknya,jadi kami bertiga saling berpandangan ibarat kata,cinta segitiga


hehe...,canda bos.


Terlihat,gadis itu berwajah cantik tetapi masih cantik putri dengan rambut kuncir kuda dan


menggunakan lipstik yang kinclong di bibirnya.sesaat,aku terpesona akan kecantikan


perempuan tersebut.


"Ehemm!!!" tersedak Ahdi ketika aku memandang perempuan itu tanpa henti.


Aku sontak langsung kembali fokus ke sarapan pagi ku itu.perempuan tersebut mendengar


suara Ahdi tadi ketika mengucap "ehem" tadi.


Dia langsung melihat kami berdua dengan


tatapan yang sinis dan kejam ibarat penculik ingin segera membunuh tawanannya.


Kami berdua pun langsung menuduk melihat nasi goreng yang ada di meja.


tak


lama,perempuan itu fokus lagi untuk memakan sarapannya.


Perempuan itu memilih sarapannya dengan roti bakar dan diseduhkan Es Teh manis


disamping roti tersebut.


setelah kami sarapan pagi di kantin,kami bersiap-siap untuk melakukan penyelidikan.terhadap pesan whatsapp yang tidak di kenal.


kek detektif aja ni novel hehe.


Pertama,kami berdua akan menyimak percakapan kelas 11 bahasa,tepatnya di kelas putri.


Karna pasti ada hubungannya dengan murid perempuan yang aku jumpai semalam ketika mengantar surat izin putri.


Kami berdua langsung menuju kelas 11 bahasa yang letaknya cukup jauh bagi seorang nolep.


(Nolep:orang yang jarang keluar dari rumah,biasanya suka mengurung diri di kamar dan susah untuk di ajak jalan-jalan.pokoknya,seorang nolep itu anti sosial.)


Setelah sampai,kami duduk di sekitaran kelas tersebut.


Setiap di depan kelas, di SMA kami menyediakan 1 tempat untuk untuk nongkrong,biasanya tempat duduk itu di isi sebagian besar laki-laki kalo perempuan jarang.dan biasanya lekaki mengisi kegiatan kosongnya dengan main bareng atau nonton anime.


Aku dan Ahdi pun duduk.


*tapp...tapp!!!


Suara ketika kami duduk.


"Kamu yakin ndree,kalo di sini pelakunya berada??" tanya Ahdi dengan sangat bingung karna aku memilih tempat di kelas 11 bahasa.


KELAS 11 BAHASA


Kelas yang di isi oleh orang pintar dan ahli bahasa.biasanya,kelas tersebut menerima murid dengan melakukan tes ujian yang sangat berat.mulai dari membuat cerpen.tentu saja,yang di nilai bukan dari ceritanya.melainkan dari segi tata cara simbol seperti titik,koma,tanda tanya dan sebagainya.


Kelas 11 bahasa,di beri julukan dengan "The power of Beautiful Girl's". karna,kebanyakan murid perempuan di kelas tersebut cantik-cantik dan pintar.


Di kelas,mereka tidak diperbolehkan berbicara sembarangan.rata-rata dari mereka cara bicaranya begitu formal,jadi wajar kalau putri saja bicara dengan ku dengan formal.


Lanjut ke cerita,kami pun berpura-pura bermain handphone.padahal,kami sedang mengawasi semua perempuan di kelas 11 bahasa tersebut.


10 menit kemudian selama bermain game.


"Eh,itu kill aja ndree musuhnya!!!" pinta Ahdi menyuruh ku untuk membunuh lawan di game tersebut.


"Iya,ini gue lagi usaha." jawab ku.


GAME OVER...!!!


"Halah,tuh kan kita kalah..." pasrah Ahdi dengan rasa kecewa.


"Eh ****,kita lupa menjalankan misi!!" ucap ku dengan sangat terkejut.


"Lu sih ngajakin main game tadi," sahut Ahdi dengan muka datarnya.


"****,bukannya elu." balas ku dengan muka datar pula.


*Waktu istirahat tinggal 5 menit.


Suara Pemberitahuan dari kantor.


"5 menit dapet apa coba," pikir ku.


"Mana saya tau,saya kan pencuri!!!" gurau Ahdi.


"Salah server ****," jawab ku.


"Yaudah,besok kita jalankan misinya,tentu saja handphone kita tak akan kita gunakan pada saat operasi berlangsung." jelaskan ku kepada Ahdi.


"Oke!!!" sahut Ahdi dengan sangat bersemangat.


Kami berdua pun segera menuju kelas,karna istirahat akan segera berakhir.


Namun,ketika ingin menginjakan langkah yang pertama,kamu bertemu dengan putri atau lebih tepatnya kami berpapasan ketika dijalan.


"Eh ndree,ada putri tuh." beritahu Ahdi yang berada di belakang ku.


Putri pun mendengar ucapan Ahdi tadi dan langsung melihat kami.tapi,itu hanya sesaat saja.tak lama, dia mengalihkan perhatiannya lagi.


"Sudah ku duga,dia pasti melihat isi pesan whatsapp itu." ucap ku dalam hati.


"Lah,dia ngak menyapa kita ndree??" tanya Ahdi dengan sangat kebingungan.


"Udah lah,biarkan saja." pinta ku ke Ahdi.


"Kenapa??" tanya Ahdi dengan rasa penasaran yang tinggi.


"Nanti kamu akan tau kok," balas ku ke Ahdi.


Kami berdua kembali ke kelas,bersiap untuk menerima pelajaran yang ke 3. Sebelum sampai di kelas,tepatnya di dekat kantin,kami berjumpa lagi dengan gadis super dingin yang kami temui tadi ketika sarapan di kantin.


Dari pandangan ku,dia cukup cantik karna rambut kuncir kudanya sangat menggoda di mataku.namun,sikapnya yang dingin itulah sehingga para murid laki-laki susah untuk mendekatinya.


Bulu mata yang lentik,serta wajah yang glowing.aku sangat terpesona dengan kecantikan wanita tersebut.


Namun gadis itu,acuh tak acuh terhadap kami berdua.aku dibuat penasaran dengan sifatnya yang misterius itu.


"Ndree,itu gadis yang kita temui tadi di kantin." ucap Ahdi di belakang ku dengan rasa takutnya.


"Udah gak apa-apa,dia ngak gigit juga kok." balas ku dengan gurau ke Ahdi.


Seketika,gadis itu mendengar ucapan ku tadi.dia langsung melihat kami ketika ia sedang menuju kelasnya.


"Wow!!! sungguh cantik ciptaan mu ini tuhan." puji ku dalam hati.


Gadis itu masuk ke dalam kelas,ketika aku melihat kelasnya,ternyata dia juga seangkatan dengan ku tetapi beda jurusan.


Gadis itu mengambil jurusan bahasa,pantas saja kalau dari wajahnya saja sudah cantik ditambah dengan sifat/sikapnya yang dingin dan misterius itulah membuat semua orang penasaran dengan kehidupanya.


Setelah gadis itu masuk ke dalam kelasnya,kami berdua juga bergegas untuk masuk ke dalam ruangan


Jam pelajaran ke 3 dimulai.


Seperti biasa,para siswa di sibukan dengan kegiatannya masing-masing.


ada yang serius memperhatikan guru,ada yang mesra-mesraan di dalam kelas,ketika pelajaran di mulai dan sampai ada yang tidur sampai pelajaran habis,termasuk juga kami berdua Ahdi.


Permasalahan ku ada 2 saat ini,yang pertama tentang pesan whatsapp misterius yang ke temuka pagi ini dan salah satu murid yang super dingin yang membuat ku terpesona.


*Tettt...ttett...ttett!!


Suara bell sekolah berbunyi yang menandakan pulang,karna hari jum'at waktu untuk belajar menipis.


"Yo Ahdi...,bisa nebeng ngak??" tanya ku kepada Ahdi.


"Bisa ndree," jawab Ahdi dengan santai.


"Anterin aku ke tempat biasa di,buat ngambil motor." pinta ku kepada Ahdi.


"Oke,siap kapten!!" balas Ahdi dengan semangat.


Sebelum itu aku ke kelas putri,untuk memberitahu putri kalau pesan whatapp tersebut ada terjadi kesalah pahaman.


"Semoga saja putri bisa di ajak bicara," pikir ku dalam hati.


Aku pun segera menuju kelas putri.namun sesampainya di sana,putri sudah tidak ada lagi di dalam kelas.


Yang aku liat,ada seorang perempuan bernama Lisa ketika melihat isi kelas tersebut.


Lisa pun melihatku dan tak segan dia mendekatiku untuk berbicara.


"Ada apa kak??" sapa Lisa denga bertanya kepada ku.


"Putri udah pulang yah??" sahut balikku kepada Lisa dengan bertanya pula.


"Oh putri,dia udah pulang tadi dan katanya dia naik angkot." jelaskan Lisa kepada ku.


"Oh begitu," ucap ku.


"Memangnya kenapa kak??" tanya Lisa.


"Ngak apa-apa kok," jawab ku.


"Oh iya kak,gimana keputusan kakak setelah aku nembak kakak semalam?" tanya lagi Lisa.


"Kapan coba kamu nembak," ucap ku kepada Liza seraih mengingat kejadian kemarin.


"Malam tadi,ketika di dalan mimpi." jawab Lisa.


"Oh terima kasih infonya tentang putri,dah dulu yah..." ucap ku seraih berjalan kembali ke parkiran.


"Ehemm...," gumam Lisa dengan tersenyum ketika aku meninggalkannya.


"Kamu udah bisa keluar put," ucap Lisa kepada putri.


Bersambung...


______________@@@@________________


Mau tau kelanjutannya seperti apa??


Nantikan di chapter selanjutnya


Jangan lupa like komen dan share ke teman-teman kalian,follow dan beri rating cerita author


jika kalian menganggap nya menarik


See you next time


Byee...bye...