My sister Is My Wife

My sister Is My Wife
EPISODE 2



HAPPY READING


ENJOYY!!!


Jangan lupa kasih tips yah biar makin semangat Qiee dalam buat ceritanya.


_____________@@@@@_______________


Next Episode


*Cring...Cringg!!!


Suara alarm jam berbunyi.


Aku membuka mata ku perlahan dari ke buraman,waktu sudah menunjukan pukul 6:00 pagi.


Seperti biasa ritual pagi,aku langsung mengosok gigi dan tidak mandi.


Setelah semua persiapan selesai,ketika aku hendak memanggil putri di kamar,ternyata dia udah berangkat duluan.


"Ternyata dia masih marah, ucap ku dengan pelan.


Aku akhirnya pergi ke sekolah sendirian.Di sekolah aku hanya punya 1 teman,nama teman ku tersebut adalah


Ahdi,nama panjangnya Ahdi Sardwou.Dia duduk disebelah bangku ku tepatnya kami satu kelas.


Ohh iya,kalian yang belum tau jurusanku,aku mengambil jurusan Ipa dan putri mengambil jurusan Sastra atau bahasa.


Setelah sampai ke sekolah bel pun berbunyi.


*Teettt....teett...teett.!!!


Aku bergegas untuk ke kelas.pada saat aku ingin masuk ke kelas,aku berpapasan dengan


putri.terlihat,putri dan teman-temannya pula ingin masuk ke kelas.


Namun putri tidak melihatku sama sekali,padahal jarak kami cukup dekat sekitar 4 centimeter saja.aku pun tak jadi menyapanya karna aku tidak ingin memperburuk keadaan.


"Put!!!"


"Ahh biarkan saja dulu..." ucap ku dengan pelan seraih melihat wajah putri.


Kegiatan ku di sekolah berjalan seperti biasa dengan suasana yang biasa,yah,biasa sih


menurutku karna aku duduk di pojok kiri belakang menyendiri,kadang Ahdi mampir ke


bangku ku untuk berbicara mengenai game.namun,hari ini Ahdi tidak hadir ke sekolah.


"Mungkin telat bangun kali Ahdi," ucap ku di dalam hati.


Teeetttt....tteett...!!!


Suara bell istirahat berbunyi.


Istirahat pun tiba,pada saat itu suasana kelas di isi konten atau pembicaraan hangat dari


semua siswa,seperti Drama plastik (korea),youtuber terkenal sampai ke anime-anime


jepang (wibu).


Ketika istirahat aku cuma duduk dikelas menyandarkan dagu ku dengan tangan kanan


menghadap kiri,tepatnya menghadap jendela.


Tiba-tiba,


Taap...tapp...taapp!!!


Terdengar suara langkah seseorang sedang berlari.


"Kakak putri yang mana!!??" tanya dengan nada yang cukup tinggi seorang perempuan sambil terengah-engah karna


berlari.


Aku pun bingung untuk menjawab pertanyaan itu,aku mencoba untuk mengangkat 1 tanganku.


"Aku,kenapa??" tanya ku dengan nada yang pelan.


"Putri masuk UKS!!!" bentak perempuan itu dengan nada cukup keras.


Aku sontak terkejut,dan langsung berlari ke UKS ketika mendengar ucapan itu.


*Takkk...takk...!!!


Suara langkah ku berlari.


"Jangan-jangan tadi malam dia sedang sakit akibat bajunya basah," pikir ku dalam hati


seraih berlari menuju UKS.


*sreettt.....brakkk!!!


Aku pun terjatuh akibat tikungan bangunan yang sangat licin.


"Sial!!,kenapa malah jatuh segala sih." teriak ku sambil bangun dari jatuh.


Pintu UKS sudah kelihatan dari jauh.


*Sreett....!!!


Suara pintu UKS terbuka.


"Putri!!??kamu kenapa??" tanya ku dengan nada cukup tinggi sambil terengah-engah karna berlari.


Wajah ku saat itu ada sedikit lecet akibat terjatuh ketika berlari menuju UKS tadi.dan terlihat,putri terbaring lemas di kasur UKS


Putri melihatku,"Ohh ternyata kakak..." ucap putri dengan nada orang sakit.


"Kamu tidak apa-apa put??" tanya ku dengan sangat khawatirnya.


"Iya kak,aku tidak apa-apa kok." jawab putri sambil tersenyum.


"Jangan berbohong put," ucapku dengan memperlihatkan wajah khawatir.


"Aku ngak bohong kok kak," jawab putri seraih mengedipkan satu matanya yang lentik itu.


"Sudah katakan saja,apa yang sebenarnya terjadi??" tanya ku dengan lembut.


Sejenak percakapan kami terhenti.namun selang beberapa saat putri ingin berkata suatu hal.


"Anu kak...sebenarnya aku ha,"- jelaskan putri dengan nada terputus-putus.


"Ha?" tanyaku dengan sangat serius


.


*HACIMM...!!!


Putri bersin akibat demamnya.


"Ehh dikira hamil hehe..." ujar ku bercanda kepada putri.


"Kak kesini bentar," ucap putri dengan mengisyaratkan tangannya untuk ke ranjang itu.


*SETTTT!!!!


Putri mencubit ku dengan sangat keras di badan ku.


"Aduh-duhh...sakit!!!" rintih ku dengan rasa nyeri di badan akibat cubitan putri.


"Kakak mesum!!!" bentak putri dengan muka sedikit marah,namun setelah itu dia tersenyum.


"Ma-maaf!!!" pinta ku dengan menepuk kedua tangan.


Aku pun duduk di sebelah putri,tepatnya diranjang UKS itu.terlihat,putri tersenyum entah


apa sebabnya.


"Kenapa gak bilang kalau kamu sedang sakit??" tanya ku pelan dengan merasa bersalah


atas kejadian kemarin.


"Maaf kak,aku jadi ngerepotin kakak," jawab putri dengan wajah yang sangat imut ketika


merasa bersalah.


"Jadi apa maksudmu menjauhi ku kemarin??" tanya ku dengan suara lembut.


"Sebenarnya putri gak mau kakak tertular demam putri,oleh karna itu putri menjauhi kakak."


Jelaskan putri dengan air mata yang hampir menetes.


Aku yang mendengar itu pun lantas terkejut,dan hampir saja aku menangis mendengar ucapan


itu.


"Ya sudah...kalau itu yang terjadi,biarkan saja berlalu."ucap ku seraih mengusap kepala putri.


Wajah putri pun merah ketika aku mengusap kepalanya,seakan-akan dia ingin dimanja oleh


orang tersayang dan ia sukai.


"Udah kak,aku bukan anak kecil lagi!!!" bentak putri dengan malu-malu kucing tapi minta lagi.


"A-ahh...maaf hehe," pinta ku sambil melepaskan usapan tangan ku di kepala putri.


Percakapan pun berhenti ditengah-tengah,suasana tampak ramai dibalik pintu tapi suasana


di dalam UKS tampak sunyi seperti hutan yang damai.


Aku dan putri membalikan wajah ke arah yang berbeda.


Kami berhadapan dan secara bersamaan berkata.


"Put-"


"Kak-"


"Ehh,kakak aja duluan yang ngomong," ucap putri dengan sangat malu.


"Ah-ah,ngak,kamu saja yang duluan put." ucap ku pula dengan rasa malu.


Percakapan berhenti sejenak.namun beberapa lama kemudian,


"Kak,apakah kakak punya orang yang kakak sukai??" tanya putri dengan nada yang pelan.


Aku pun terkejut dan wajahku yang tadi merahnya merada,kini tiba-tiba merah lagi seperti orang


demam.


"Ah-ahh ada,tapi kakak malu dan tidak berani mengungkapkannya." jawabku kepada putri.


"Apakah dia cantik?" tanya lagi putri dengan penasaran.


Aku pun melirik ke arah wajah putri.


"Iya dia cantik dan baik pula,tapi kadang dia bisa ngeselin," jawabku dengan pelan.


Wajah putri tambah merah mendengar penjelasaan itu.


"Apakah itu aku kak...," ucap putri dengan sangat pelan.


"Apa putri??kakak gak dengar," sahut ku dengan sangat bingung karna suara putri yanh terlalu


pelan.


"Ngak apa-apa,lupakan aja yang tadi kakak dengar." ucap putri dengan menutup wajahnya


dengan selimut.


"Apa put??kasih tau kakak dong..." ucap ku sambil menarik selimut itu lalu mendekatkan


wajahku ke wajah putri.


"Kak," sapa putri dengan pelan.


"Apa put??" jawab ku.


"Bentar lagi masuk tuh,nanti telat loh masuk kelas," ucap putri dengan melihat jam yang di atas pintu UKS itu.


"Ah-ahh,iya bener,sebentar lagi mau masuk." ucap ku seraih melepaskan tangan ku dari


selimut itu.


Aku pun berdiri dari ranjang itu dan berkata, "Ya sudah,kakak masuk dulu yahh," ucapku.


"Iya kak,belajar yang rajin yah biar bisa rangking." ujar putri dengan nada bercanda


"Oke,kakak akan semangat lagi belajarnya!!!" jawab ku dengan sangat semangat.


Aku pun langsung berjalan keluar dari ruangan UKS itu.


*Tapp...tap...


Suara langkah ku berjalan keluar dari ruangan UKS.


Di sisi lain putri tersenyum malu dengan menutup senyumnya dengan selimut.


*Tett!!!....tett!!!....tett!!!


Suara bel berbunyi menandakan jam 3 akan segera dimulai.


Sebelum ke kelas,aku sempatkan ke toilet untuk membersihkan baju dan tangan ku yang


kotor tadi akibat jatuh saat berlari ke UKS tadi.


Setelah membersihkan di toilet.aku seperti biasa duduk manis di pojok kiri belakang dekat jendela sambil menatapi


pepohonan diluar.


5 menit kemudian.


*tapp...tapp...tapp!!!


Guru pun datang untuk mengajar.aku pun berpikir apa yang dimaksud putri saat di UKS


tadi.aku merasa bingung dan bimbang.


"Suka??orang yang aku suka??" pikir ku di dalam hati yang kosong ini.


Padahal saat di UKS tadi aku asal keluar kata saja tak berpikir sama sekali orang yang aku sukai. Sebenarnya aku juga ada perasaan sama putri,tapi yah namanya keluarga lebih baik dipendam saja.


"Andre,buku kamu mana??" tanya ibu guru yang cukup tua itu menegurku dengan memakai baju


batik biru pegawai.


"A-ahh,iya ibu, ini lagi ngambil bukunya." jawab ku kepada ibu guru yang mengajarku


seriah mengambil buku dari tas ku yang berada di belakang kursi.


*Teett!!!...Tettt!!!


Suara bell berbunyi menandakan para siswa dan siswi dipersilahkan untuk pulang.


Aku pun langsung menuju ke UKS untuk menjemput putri.tapi sebelum itu,aku mengambil


tas putri terlebih dahulu di kelasnya.


Dan setelah itu baru aku ke UKS.sesampainya di UKS,aku membuka pintu,aku terkejut


melihat putri yang sudah berdiri menghadap jendela.


"Ohh,kakak yang datang ternyata." ucap putri dengan wajah yang tersenyum manis.


"Iya put,ayo kita pulang." ucap ku seraih memberikan tas putri yang aku bawa dari kelas putri


tadi.


Ketika di perjalanan menuju rumah,putri tiba-tiba menggenggam punggung ku dengan


tangannya,dia menggenggamya dengan sangat erat. seperti orang yang tak ingin kehilangan


sesuatu yang berharga.


Lalu dia menyandarkan kepalanya di badan belakang atau punggung ku.aku pun melirik ke


arah belakang,dengan sangat terkejutnya, aku melihat putri menangis tanpa sebab.


"Biarkan saja dulu," ujar ku di dalam hati.


Aku selalu berpikir apa jadinya jika saudara memiliki hubungan yang tidak di perbolehkan


atau hubungan terlarang,apakah itu boleh jika di perbolehkan keluarga atau ada paksaan


karna suatu masalah?? Pikir ku dalam hati.


Itulah pertanyaan yang ada dibenak ku yang belum terjawabkan sampai saat ini.


Ketika hampir sampai,ku lirik ke arah belakang lagi,putri pun mengusap air matanya yang


mengalir dari tadi.tangannya yang menggengam bagian perut ku tadi,dia lepaskan dengan


perlahan.


Setelah beberapa lama akhirnya kami sampai,putri tak mengeluarkan sepatah kata pun


ketika sampai di rumah.


Pada malam hari,


waktu itu sedang makan malam,tapi aku ngak mau makan karna gak nafsu.


"Ndree!!! makan malam ndree!!!" ucap ibu ku dari luar kamar menyuruh ku untuk makan malam.


"Nanti aja bu!!!" jawab ku dengan nada yang sedikit tinggi supaya terdengar jelas dari luar kamar.


Untuk menghilangkan depresi ku yang tadi,aku mencoba untuk bermain game,tentunya


di temani oleh Ahdi biar tambah seru.


Chating di dalam game:


"Ahdi mau nanya boleh nga??" tanya ku ketika berada di mode chating sebelum kami memulai


permainan.


"Nanya apa ndree??" tanya balik Ahdi dengan cepat.


"Misalkan dalam 1 keluarga nih,ada kakak beradik jatuh cinta satu sama lain gimana Ahdi??"


tanya ku kepada Ahdi.


"Hmmm...,kalo itu sih mending jika salah satunya menyadari,secepat katakan yang


sebenarnya." jawab Ahdi tanpa pikir panjang.


"Katakan yang sebenarnya??" tanya ku kebingungan dengan penjelasan Ahdi.


"Kapan gedenya lu ndree!!!" bentak Ahdi dengan emoticon marah.


"Aku udah gede oi!!!" balas ku di chating game dengan emoticon datar.


"Maksudku otakmu ndree," balas Ahdi di chating game dengan emoticon datar pula.


"Hmm...kalo otak susah sih,karna masa pertumbuhannya lambat" balas ku


bercanda seraih menggunakan emoticon tertawa.


"Makanya minum milos..." ucap Ahdi.


"Salah server kocak!!!" balas ku di chatting game dengan emot datar yang banyak.


"Yah,intinya kalo saling jatuh cinta tapi sedarah mending ungkapkan aja secepatnya." ucap


Ahdi.


"Arigatou Ahdi penjelasannya." balas ku.


Arigatou,yang berarti "terima kasih" dalam bahasa jepang.


"Ya,Kuchirakoso ndree." balas Ahdi.


Kuchirakoso,yang berarti "sama-sama" dalam bahasa jepang.


"Gas ngak ndree??" ucap Ahdi


"Gas yuk!!!." balas ku.


Aku dan Ahdi pun bermain game,dan setelah cukup lama bermain game,aku sudah merasa


bosan.


"Ahdi,udahan dulu ya??" tanya ku di chatting game.


"Oke ndree!!!" balas Ahdi.


"Yaudah aku off dulu,selamat malam" ucap ku pamit kepada Ahdi.


"Selamat malam!!!" balas Ahdi.


*Kukuruyukkk!!!


Suara ayam di pagi hari.


*Cringg...Cringg...Cringg!!


Suara alarm berbunyi.


Hari kamis,hari dimana aku dipenuhi kegiatan seperti ekskul club dan pelajaran olah


raga.jadwal pelajaran hari kamis ini meliputi pelajaran bahasa Indonesia,Matematika peminatan(khusus


jurusan Ipa),Pkn dan sejarah indonesia.


Seperti biasa,bangun pagi ku terus cuci muka,gak mandi hehe.tidak lupa mengosok gigi.


ketika


semuanya sudah siap,ibu datang menghampiriku.


"Ndree,ibu nitip surat buat putri,dia sakit" pinta ibu ku seraih memberi surat itu.


"Putri masih sakit bu??" tanya ku penasaran.


"Iya ndree,badan putri tiba-tiba panas.mungkin dia demamnya belum reda," jawab ibuku.


"Ohh iya bu,nanti Andre kasih suratnya ke wali kelas putri." ucap ku dengan penuh semangat


untuk pergi kesekolah.


"Iya,tolong yah ndree" pinta ibu ku dengan senyum di wajahnya.


Aku pun bergegas pergi ke sekolah,karna jam sudah menunjukan 6.15 pagi.


Bersambung...


SEDIKIT PENGENALAN TENTANG KOTA PALANGKA RAYA,KALIMANTAN TENGAH.


Terbentuknya Provinsi Kalimantan Tengah melalui proses yang cukup panjang sehingga


mencapai puncaknya pada tanggal 23 Mei 1957 dan dikuatkan dengan Undang-Undang


Darurat Nomor 10 tahun 1957, yaitu tentang Pembentukan Daerah Swatantra Tingkat I


Kalimantan Tengah.


Sejak saat itu Provinsi Kalimantan Tengah resmi sebagai daerah


otonom, sekaligus sebagai hari jadi Provinsi Kalimantan Tengah.Sedangkan tiang pertama


Pembangunan Kota Palangka Raya dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia SOEKARNO


pada tanggal 17 Juli 1957 dengan ditandai peresmian Monumen/Tugu Ibu Kota Provinsi


Kalimantan Tengah di Pahandut yang mempunyai makna:


Angka 17 melambangkan hikmah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.


Tugu Api berarti api tak kunjung padam, semangat kemerdekaan dan membangun.


Pilar yang berjumlah 17 berarti senjata untuk berperang.


Segi Lima Bentuk Tugu melambangkan Pancasila mengandung makna Ketuhanan Yang


Maha Esa. Kemudian berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1958 Ibu Kota Provinsi


yang dulunya Pahandut berganti nama dengan Palangka Raya.


PALANGKA RAYA


Sejarah pembentukan Pemerintahan Kota Palangka Raya merupakan bagian integral dari


pembentukan Provinsi Kalimantan Tengah berdasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 10


Tahun 1957, lembaran Negara Nomor 53 berikut penjelasannya (Tambahan Lembaran


Negara Nomor 1284) berlaku mulai tanggal 23 Mei 1957, yang selanjutnya disebut UndangUndang Pembentukan Daerah Swatantra Provinsi Kalimantan Tengah. Berdasarkan UndangUndang Nomor 21 Tahun 1958, Parlemen Republik Indonesia tanggal 11 Mei 1959


mengesahkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1959, yang menetapkan pembagian


Provinsi Kalimantan Tengah dalam 5 (lima)Kabupaten dan Palangka Raya sebagai


Ibukotanya.


______________@@@@@______________


Jangan lupa like komen dan share ke teman-teman kalian,follow dan beri rating cerita author


jika kalian menganggap nya menarik


See you next time


Byee...bye...