
HAPPY READING
ENJOYY...
jangan lupa vote dan follow instagram kami yah @author_idn biar Qiee makin semangat dalam berkaya.
______________@@@@@______________
NEXT EPISODE
Setelah cukup lama memperhatikan pergerakan seluruh murid kelas 10 bahasa, tapi tak ada hasil bagus yang kami dapatkan.
*tett....tet...tet..
Suara bell berbunyi menandakan pelajaran ke 3 dimulai.
"Gak ada hasilnya ndree," ucap Ahdi kepadaku.
"Yaudah nanti kita diskusikan dikelas untuk istirahat ke 2," jawabku ke Ahdi.
"Oke ndree..." ujar Ahdi seraih berdiri dari bangku yang kami duduki.
Kami pun segera kembali ke kelas,karna waktu pelajaran akan dimulai.
Waktu dijalan ketika hampir sampai ke kelas,aku bertemu dengan putri.
"Ahh kakak,habis dari mana kak?" tanya putri dengan tersenyum.
"Oh putri,habis jalan-jalan aja put cari udara segar." jawabku kepada putri.
"Mau balik ke kelas nih?" tanya lagi putri.
"Iya put," jawabku.
"Yaudah,putri mau balik ke kelas juga." ucap putri.
"Iya put," ujarku sambil berjalan lagi menuju kelas.
"Tumben ndree putri mau bicara sama kamu," ujar Ahdi bertanya.
"Iya di,mungkin gara-gara kejadian pagi tadi..." jawabku dengan nada yang pelan.
"Hmm?" gumam Ahdi dengan ekspresi bingung.
"Udah ah,ayo kita kembali ke kelas nanti telat loh." ucapku sambil mempercepat laju jalanku.
Kami pun bergegas kembali ke kelas.setelah sampai dikelas,kami langsung berdiskusi tentang rencana yang akan kami jalankan di istirahat ke-2 nanti.
"Jadi gimana ndree?" tanya Ahdi dengan sangat bingung.
"Jadi gini...nah gitu." jawabku kepada Ahdi.
"Oke sip!" ucap Ahdi dengan muka datar seraih mengacungkan jempolnya.
"Jangan bercanda ndree," ujar Ahdi dengan wajah yang serius.
"Hehe,oke-oke seloww..." balasku dengan tertawa pelan.
Aku pun berpikir lagi untuk mencari tempat pengintaian yang pas.namun ketika berpikir,aku jadi teringat dengan gadis super dingin yang misterius itu.
"Jangan-jangan..." ucapku dalam hati.
"Ah,gak mungkin lah..." ucapku lagi merenung di dalam hati.
*MPASSHH!!!
Suara hempasan buku yang menimpa meja kami berdua Ahdi.
"Buku kalian mana!!" ucap guru perempuan yang mengajar kami.
Kami pun sontak terkejut dan langsung mengambil buku yang ada ditas masing-masing.
"**** salah bawa buku pula..." ucapku dengan pelan.
Aku membawa buku yang bukan pelajaran hari ini.alhasil aku mengeluarkan buku yang berbeda dari yang Ahdi ambil.
"Kok buku kamu lain dari yang lain Andre??" tanya ibu guru itu dengan bingung.
Pada saat itu,semua murid yang ada dikelasku memandang kami berdua Ahdi.mungkin mereka bingung dengan sikap kami berdua.
"Salah bawa buku bu..." ucapku dengan nada yang pelan.
"Lu kenapa salah bawa buku ****," ucap Ahdi pelan dengan cemas.
"Gak tau ****,tiba-tiba bukan buku yang aku siapin pagi tadi." jawabku dengan pelan.
"Yaudah,Ahdi pindah ke belakang dan bergabung bersama Andre." ujar guru perempuan itu sambil melakukan pengarahan lewat jari tangannya.
Ahdi dengan cepat memindahkan kursinya ke samping tempat dudukku.
Dan mengangkat mejanya pula ke samping mejaku.
"**** lu kalo masalah pindah ke ke belakang cepat bat dah," ucapku dengan ekspresi yang datar.
"Iya dong,cepat dari pada truk lagi hehe..." balas Ahdi tertawa pelan seraih merapikan buku-bukunya yang terjatuh ketika memindahkan kursi.
"Yaudah iya..." jawabku.
"Baiklah anak-anak,silahkan buka buku halaman 132..." ujar guru perempuan itu ketika memulai suatu pelajaran.
*Tapp...
Suara Ahdi menutup buku tulisnya.
"Jadi gimana ndree rencana kita?" tanya Ahdi dengan semangat.
"Tumben bat lu semangat gitu," ucapku kepada Ahdi.
"Soalnya nanti ada event game ndree,lu gak login yah pagi tadi?"
"Pagi tadi yah..." pikirku dengan menghadap langit-langit.
"Pagi tadi aku sedang..." ucapku dengan pelan.
"Sedang?" tanya Ahdi kebingungan.
"Ah lupakan,aku pagi tadi sedang ngak mood main game." ucapku seraih mengalihkan topik pembicaraan.
"Jadi gimana nih untuk istirahat ke-2 nantinya?" tanya lagi Ahdi.
"Kalo untuk istirahat ke-2 nanti,kita akan mengintai kelas 12 bahasa." ucapku kepada Ahdi.
"Yakin lu kelas 12 bahasa?" ujar Ahdi dengan nada bertanya.
"Iya bisa jadi saja dia cuma menggunakan kata "kak" di pesan whatsapp tersebut supaya terlihat seperti adik kelas yang naksir kakak tingkat." jelaskan ku kepada Ahdi
"Benar juga yah..." jawab Ahdi dengan tangan kanannya yang memegang dagu.
"Yaudah gitu aja,jelaskan?" tanyaku setelah menjelaskan rencana nanti secara rinci.
"Iya ndree," jawab Ahdi.
"Eh bukannya di kelas 12 bahasa ada gadis super dingin?" tanya Ahdi dengan wajah yang cemas.
"Udah tenang saja," ujarku dengan memegang bahu Ahdi.
Suasan sana kelas ketika belajar mengajar seperti biasa dipenuhi dengan kegiatan suka cita.ada yang suka bercanda sama guru,suka bikin ribut,ngegosip satu sama lain dan masih banyak hal yang dilakukan murid ketika megikuti pelajaran.
Yang paling parahnya adalah bolos ketika pelajaran dimulai.pasti diantara readers sini ada yang suka bolos pada saat jam pelajaran berlangsung??,ayo jawab aja nanti dapet hadiah hehe...canda.
*Tett..teett...tettt!!!
Suara bell berbunyi menandakan murid dipersilahkan istirahat.
"Oi Ahdi..." ucapku membangunkan Ahdi yang tertidur ketika pelajaran tadi.
"Hmmmeem..." gumam Ahdi ketika tidur.
"Udah istirahat nih,ayo ke toilet dulu cuci muka." ujarku sambil mengoyang-goyangkan badannya.
Ahdi pun terbangun dari tidurnya yang nyenyak itu,ia lalu membereskan peralatan belajarnya dan menggendong tas itu seraih berjalan ke arah pintu kelas.
"Oi Ahdi...lu kenapa?" tanyaku dengan wajah datar dan nada yang cukup keras.
"Hmm?" tanya Ahdi seraih berdiri terengah-engah melayang.
"Belum pulang oi!!" ucapku ke Ahdi dengan wajah yang datar lagi.
"**** belum yah?" tanya Ahdi dengan terkejut dan matanya yang mengantuk langsung segar kembali.
"Malu-maluin aja lu," ucapku kepada Ahdi.
"Readers yang baca aja ngak malu yakan kalian?," ujar Ahdi.
"Masih seputar novel oi,bukan dikomentar...ini." jawabku.
"Haha,iya-iya canda boss."
"Yaudah yuk kita ke toilet dulu cuci muka," ujar Ahdi seraih berjalan kembali ke meja menaruh tasnya.
"Oke." jawabku.
Kami berdua pun langsung berjalan menuju toilet untuk cuci muka.dan ketika diperjalanan menuju toilet, aku dan Ahdi mendengar siswa meributkan pengumuman yang mengatakan kalau ujian semester ganjil akan dimulai senin nanti.
"Wah senin ternyata kita mulai ujian ndree," ucap Ahdi seraih membuang lendir dimatanya yang menempel.
"Iya nih Ahdi," jawabku kepada Ahdi seraih lanjut berjalan menuju toilet.
Setelah sudah mencuci muka di toilet,kami langsung bergegas menuju kelas 12 bahasa untuk melakukan pengintaian terhadap pelaku pesan whatsapp yang tidak dikenal.
Bersambung...
_____________@@@@@_______________
Mau tau kelanjutannya seperti apa??
Nantikan di chapter selanjutnya
Jangan lupa like komen dan share ke teman-teman kalian,follow dan beri rating cerita author
jika kalian menganggap nya menarik
See you next time
Byee...bye...