
Setelah menmpuh perjalanan kurang lebih setengah jam, mobil ambulan berhenti di depan rumah sakit hansung. tim medis menurunkan blakar, lalu mendorong blankar
itu memasuki rumah sakit. saat tiba di ugd,
petugas rumah sakit menyuruh baekho untuk
menunggu di luar. baekho pun tertubduk lemas di depan pintu ugd, baekho merapal
kan doa agar hyunmi dan bayi nya selamat.
Dua jam kemudian pintu ugd terbuka, baekho
segera menghampiri dokter untuk menayakan
keadaan hyunmi.
"bagimana keadaan istri dan bayi saya uisanim?
"istri dan bayi anda baik-baik saja"
"apa kah saya boleh melihat nya"
"tentu saja, silahkan"
Baekho memasuki ruang ugd, ia berjalan menghampiri blankar. terlihat hyunmi yang
terbaring lemas di atas blankar, baekho menarik kursi lalu duduk. tangan baekho
terulur mengelus wajah hyunmi yang terdapat
beberapa goresan, baekho tak habis pikir
dengan perbuatan nekad mantan kekasihnya
itu, untung nya keadaan hyunmi dan bayi nya
baik-baik saja.
tak lama hyunmi pun terbangun dari tidurnya,
hal yang pertama kali hyumni lihat setelah sadar yaitu baekho suami tanpan nya yang
sedang duduk di tepi blankar.
"oppa"
"ne scharz, aku disini"
"oppa aku haus"
"chakaman"
Baekho mengambil air dari atas nakas lalu memberikannya pada hyunmi, hyunmi meminum air itu perlahan.setelah selesai
baekho menaruh gelas itu kembali ke atas
nakas.
"oppa,aku ingin pulang"
"tunggu sebentar, aku urus administrasi
dulu"
"ne oppa"
Baekho melenggang pergi meningglkan ruang ugd menuju bagian administrasi,
selesai mengurus administrasi, baekho
membawa hyunmi pulang, mengingat
hyunmi tidak betah berlama-lama di rumah
sakit. setelah menempuh perjalanan kurang
lebih setengah jam, mobil pun berhenti di
pekarangan mansion.
Baekho hyunmi turun dari mobil, baekho menuntun hyunmi berjalan memasuki mansion. hyunmi terkejut saat menyadari
banyaknya body guard yang berjaga di berbagai sudut mansion. saat memasuki
mansion han ahjuma, menyambut hangat
kedatangan baekho-hyunmi.
"nona bagimana keadaan anda?
"aju baik-baik saja ahjuma"
"syukurlah, nona saya sudah menyiapkan
makan siang"
"ne ahjuma,gomawo"
Baekho-hyunmi pun menuju ruang makan,
sesampai di sana mereka langsung menikmati makan siang, hyunmi makan
dengan lahap, mengingat selama 3 hari culik
hyunmi tak makan apapun karena takut makanan itu mengandung racun.
"pelan-pelan scharz, nanti tersedak"
"ah ne oppa"
hyunmi pun memperlambat kegiatan makan
nya, baekho tersenyum melihat tingkah lucu
istri kecilnya. selesai makan siang, baekho
hyunmi kembali ke kamar, untuk beristirahat.
hyunmi berbaring di atas tempat tidur, kepala
nya bersandar pada bahu lebar baekho.
"oppa, kenapa bodyguard di mansion ini bertambah banyak?
"aku sengaja menambah banyak body guard
untuk memperketat keamanan"
"oh begitu"
"scharz bagai mana keadaan bayi kita?
"bayi kita baik-baik saja oppa"
"bolehkah aku menyapa nya"
"ne oppa"
"hallo uri aegy,ini baekho appa"
"akhhh"
"weyo scharz?
"bayi nya menendang oppa"
"uri aegi, jangan nakal ia"
Baekho mengelus perut hyunmi dengan lembut, usia kandungan hyunmi sudah
memasuki 5 bulan sehingga sesekali
hyunmi sering merasakan tendangan
dari bayi nya. tak lama, hyunmi pun tertidur
baekho membenarkan posisi tidur hyunmi
lalu menyelimuti hyunmi.
"scharz aku pergi dulu"
gumam baekho sambil mencoum kening hyunmi, baekho bangkit dari tempat tidur
lalu meninggalkan kamar. sebelum pergi
baekho menghampiri han ahjuma yang
sedang menyirami ranaman di halaman
belakang.
"ahjuma aku ke agensi dulu sebentar
"baik tuan muda"
Baekho memasuki mobil audy hitam. tak lama mobil audy hitam pun melju meninggal
kan pekarangan mansion. setelah menempuh
perjalanan kurang lebih setengah jam, mobil
audy hitam pun berhenti di parkiran agensi.
baekho turun dari mobil, lalu berjalan memasuki gedung pledis entertaiment.
Baekho memasuki ruang menejer, mengingat manager nim dan member nuest lainnya
menunggu di sana. manager nim membahas
kontrak member nuest untuk pemotretan majalah dengan tema musim dingin. setelah
manager nim menjelaskan kontrak, para member nuest pun menandatangani kontrak.
"manager nim aku pulang dulu"
"aigoo,kenapa buru-buru sekali"
"aku tak tenang meninggalkan istriku
sedirian di mansion"
"baiklah, hati-hati di jalan"
Setelah berpamitan pada manager nim, baekho pun bergegas untuk pulang. saat
sedang di dalam lift, tiba-tiba ponsel baekho
berbunyi,baekho menjawab panggilan telepon.
"yeobseo oppa"
"ne scharz ada apa?
"oppa, aku ingin makan toppoki dan ceker
ayam pedas"
"nanti oppa belikan"
"gomawo oppa"
Pip hyunmi menutup sambungan telepon, tak
lama pintu lift terbuka. baekho pun keluar dari
lift lalu berjalan menuju parkiran, baekho kembali melajukan mobil audy hitam ny menuju salah satu restoran toppoki langganannya, sesampai disana baekho
memesan toppoki & ceker ayam pedas ukuran besar, selesai membayar baekho
pun melanjutkan perjalanan menuju mansion.
Setelah menempuh perjalanan, baekho pun
sampai. baekho turun dari mobil lalu berjalan
menuju pintu utama mansion, baekho menekan tombol interkom, tak lama hyunmi
pun membukakan pintu.
"oppa waseo?
tanya hyunmi sambil menghambur memeluk baekho, hyunmi membawa baekho memasuki
mansion menuju kamar mereka.
"scharz ini pesanan mu"
"gomawo oppa"
"ne scharz, aku mandi dulu ia"
Baekho pun melenggang pergi menuju kamar mandi, sambil menunggu baekho selesai mandi, hyunmi menyiapkan baju ganti untuk
baekho lalu, hyunmi membuka laptop dan mulai berkutat mengerjakan tugas kuliahnya.
tak lama, baekho pun keluar dari kamar mandi
baekho mengambil baju ganti yang tergeletak
di atas ranjang lalu baekho pergi menuju dressing room untuk berganti pakaian.
Selesai berganti pakaian, baekho menghampiri hyunmi yang sedang berkutat
dengan laptopnya.
"Scharz kamu sedang apa?
"mengerjakan tugas oppa"
"scharz makan dulu ya"
"baiklah"
Hyunmi meletakan laptop di atas nakas, lalu ia menghampiri baekho yang sedang menyiapkan makanan, hyunmi duduk di sofa.
"scharz kamu mau makan toppoki dulu atau
ceker ayam?
"toppoki"
"aaa aku akan menyuapimu"
"biar aku saja oppa"
"tidak,ada bantahan"
"baiklah"
Dengan telaten baekho menyuapi hyunmi,
hyunmi makan dengan lahap. suapan demi
suapan hyunmi terima, perut hyunmi pun
merasa kenyang. rasa kantuk mulai hyunmi
rasakan, saat telah menghabiskan separuh
toppoki ukuran besar itu.
"hoam aku mengantuk oppa"
"aigoo, jangan tidur dulu chagi"
Saat baekho menoleh, hyunmi sudah tertidur dengan posisi menelungkupkan kepala pada
meja. baekho menggendong hyunmi, lalu
membaringkan hyunmi di atas tempat tidur.
baekho menarik selimut menutupi tubuh
hyunmi, satu kecupan mendarat di kening
hyunmi.
"jaljayo scharz"
Baekho mengambil laptop hyunmi di atas nakas, lalu ia mulai berkutat mengerjakan
tugas kuliah hyunmi yang masih menumpuk.
baekho sudah menyuruh hyunmi untuk cuti
kuliah, mengingat usia kandungan hyunmi
sudah memasuki bulan ke 5, dimana hyunmi
mudah kelelahan. tetapi hyunmi bersikeras
untuk melanjutkan kuliahnya, mengingat
hyunmi ingin lulus bersamaan dengan
teman seangkatan nya. untungnya hyunmi
memiliki suami yang sangat pengertian &
perhatian, di sela2x kesibukkan nya baekho
sering membantu hyunmi mengerjakan
tugas kuliah nya.To be conutinue.............