My Second Wife Is My Fansgiril

My Second Wife Is My Fansgiril
Honey Moon Day 1



Satu hari setelah acara pernikahan,baekho-hyunmi terbang ke paris.awalnya baekho menolakuntuk pergi ke paris,hyunhi sudah memesan tiket pesawat dan membooking hotel berbintang 5 diparis.sehingga tidak ada alasan bagi baekho-hyunmi untuk menunda bulan madu mereka.


Saat ini baekho-hyunmi sudah berada dalam peasawat,suasana terasa canggung baik baekho-hyunmi tidak ada yang membuka percakapan.waktu berjalan sangat lamabt,membuat hyunmi di landa kebosanan.


hyunmi memainkan games di ponsel pintarnya.setelah memenangkan beberapa leavel,hyunmi memutuskan untuk tidur mengingat waktu penerbangan cukup maemakan waktu lama.


Baekho menoleh kesamping,ia disuguhkan dengan pemandangan hyunmi yang sedang tertdur.baekho menatap wajah hyunmi,baekho baru menyadari ternyata jika di lihat dari dekat hyunmi sangat cantik.



Baekho menatap wajah hyunmi,baekho baru menyadari ternyata jika di lihat dari dekat hyunmi sangat cantik.baekho menggelengkan kepala mencoba menepis pikiran aneh yang muncul di benaknya,baekho kembali fokus membaca majalah fashion.


Setelah mengudara selama 17 jam pesawat pun mendrat di bandara Charless the Gaulle.satu persatu penumpang mulai turun dari peswat,baekho segera membangunkan hyunmi yang masih tertidur.


‘’hyunmi ireona kita sudah sampai’’


Baekho menepuk bahu hyunmi,tak lama hyunmi pun terbagun.hyunmi mengerjapkan mata melihat ke sekitar,ia terkejut saat melihat tempat duduk penumpang yang sudah kosong.


‘’oppa,apa kita sudah sampai ?


‘’ne hyunmi,kajja kita turun’’


Hyunmi mengikuti langkah lebar baekho menuruni peswat,setelah koper di periksa,mereka meneruskan langkah keluar dari bandara.baekho menyetop taxi yang melintas di depan bandra,taxi pun berhenti.baekho menarik hyunmi memasuki taxi itu,setelah supir taxi memasukan koper ke bagasi taxi pun mulai melaju meninggalkan airport.


‘’take us to the hotel Maison’’


‘’yes sir’’


Selama dalam perjalanan menuju hotel,hyunmi memandang takjub pada keindahan kota paris yang ia lihat melalui kaca mobil,diam-diam baekho tersenyum saat ekspresi wajah hyunmi terlihat sangat menggemaskan.


Setelah menempuh perjalanan selama,


2 jam taxi pun berhenti di depan hotel.baekho-hyunmi segera turun dari taxi,supir taxi mengeluarkan koper dari dalam bagasi. baekho memberikan beberapalembar uang euro pada supir taxi.


‘’thanks you sir’’


Supir taxi kembali masuk kedalam taxi,tak lama taxi melaju meninggalkan hotel itu.hyunmi menatap takjub pada hotel yang terliahat sangat mewah.



Baekho-hyunmi berajalan memasuki lobi hotel,mereka menuju receptionist.



Petugas resepsionis sangat ramah menyambut hangat kedatangan baekho-hyunmi.


‘’welcome to hotel maison FL firist class,


can I help you?


"a reservation on behalf of Ms. Hyunhi’’


"Here is your room key, sir, the room is on the 101st floor ’’


"thank you"


Baekho-hyunmi menyeret koper lalu kembali meneruskan langkah menuju lift,mereka memasuki lif yang akan membawa menuju lantai 101.beberapa menit kemudian pintu lift terbuka,menandakan mereka telah sampai di lantai yang dituju.


Baekho berjalan terlebih dahulu,keluar dari lift hyunmi mengikuti dari belakang.baekho membuka pintu kamar hotel dengan kunci yang mirip seperti balack card,tak lama pintu kamar pun terbuka.


Hyunmi mematung di tempat pintu,ia terkejut saat melihat banyak kelopak bunga mawar yang menghiasi tempat tidur,kamar itu terlihat sengaja di persiapkan untuk menghabiskan malam pertama.



Buluroma hyunmi berdiri,ia belum siap memberikan hak nya pada baekho yang telah menjadi suaminya.maklum saja,pernikahan hyunmi-baekho sangat mendadak dan juga usia hyunmi masih terbilang muda.hyunmi masih tabu dengan hal-hal berbau dewasa,mengingat dia tipikal gadis polos dan lugu.


‘’hyunmi kenapa masih berdiri disitu?


‘’ah ne oppa’’


Hyunmi tersadar dari lamunannya,saat suara bass baritone baekho menyapa pendengarannya.hyunmi menari koper lalu memasuki kamar tak lupa ia mengunci pintu terlebih dahulu.hyunmi membuka kopernya,lalu memasukan baju ganti yang ia bawa kedalam lemari.


Melihat koper baekho yang berada di dekat lemari,hyunmi berniat merapihkan baju baekho.saat hyunmi akan membuka koper baekho,suara baekho kembali menginterupsi.


‘’biar aku saja yang merapihkan koper itu’’


‘’tapi oppa,ini sudah menjadi tugasku’’


‘’baiklah, terserah kamu saja’’


Hyunmi membuka koper baekho,hyunmi merapihkan pakaian baekho lalu menaruhnya ke dalam lemari.setelah selesai,hyunmi menaruh kembali koper baekho di dekat lemari.


Hyunmi mengambil handuk,pakaian ganti serta peralatan mandi lalu ia melenggang pergi menuju kamar mandi mengingat waktu sudah memasuki sore hari.saat di dalam kamar mandi,hyunmi menyalakan air hangat,lalu ia masuk kedalam bathub.


‘’aroma sabun nya wangi sekali’’


Gumam hyunmi,saat menuangkan sabun cair beraroma bunga anggerek kedalam bathub.hyunmi memainkan busa yang memenuhi bathub,sambil membersihkan diri.selesai mandi,hyunmi membersihkan bathub lalu mengisinya dengan air hangat.


Tak lama,hyunmi keluar dari kamar mandi ia berjalan menghampiri baekho yang sedang duduk di tepi ranjang.


‘’oppa,aku sudah menyiapkan air hangat’’


‘’gomawo hyunmi’’


Baekho bangkit dari duduknya,ia membuka lemari untuk mengambil handuk dan pakaian ganti.lalu baekho melenggang pergi menuju kamar mandi.sepeninggal baekho,hyunmi segera berganti pakaian dengan piyama berwarna soft pink.


Hyunmi duduk di depan meja rias,tanganya menggosokan handuk untuk mengeringkan rambut yang masih basah.tak lama baekho keluar dari kamar mandi,baekho sudah berpakaian lengkap ia terlihat tampan mengenakan piyama berwana putih.



Baekho berjalan menuju lemari,ia mengambil hair drayer lalu baekho menghampiri hyunmi.


‘’biar aku bantu mengeringkan rambutmu’’


‘’tidak usah oppa,aku bisa sendiri’’


‘’kamu bisa terkena flu jika tidak cepat mengeringkannya’’


Baekho menyalakan hair drayer,dengan telaten baekho mengeringkan rambut tebal hyunmi yang memakan waktu cukup lama.setelah rambut hyunmi kering, baekho memakaikan hair vitamin,lalu menysisri rambut hyunmi.


‘’cha sudah selesai’’


‘’gomawo oppa’’


‘’tidak masalah,kajja kita cari makan malam’’


Baekho menggandeng tangan hyunmi,


hati hyunmi menghangat saat baekho memperlakukannya dengan baik.hyunmi mengikuti baekho keluar dari kamar hotel,mereka memasuki lift menuju lantai paling atas,sesamapi disana mereka menuju restoran yang masih berada di dalam hotel.


Suasana restoran tidak terlalu ramai,mengingat baekho-hyunmi datang ke paris bukan pada waktu liburan sehingga hotel tidak di padati oleh pengunjung.


sesampai disana baekho-hyunmi diduk di dekat jendela yang menghadap kearah menara Eiffel,sehingga mereka dapat menyaksikan keindahan menara Eiffel saat di malam hari.hyunmi menatap takjub saat melihat menara Eiffel yang mulai menyala,mengingat sudah memasuki malam hari.



Senyum baekho kembali terbit saat melihat tingkah lucu hyunmi,mata baekho menyipit seperti bulan sabit menampilkan eye smile nya.


‘’woah daebak indah sekali’’


‘’jikakamu mau,besok kita bisa pergi kesana’’


‘’yey gomawo oppa’’


Hyunmi memekik kegirangan ia sangat senang saat baekho akan mengajak nya ke menara Eiffel,tangan baekho terlulur mengelus surai kecoklatan hyunmi.


‘’hyunmi,kamu mau pesan apa?


‘’aku tidak tau oppa,semua nya terlizat lezat’’


‘’baiklah,aku memesan menusepesial di hotel ini’’


‘’baik tuan’’


Witters melenggang pergi,tak lama witters kembali sambil membawa hidangan yang baekho pesan.witters itu menyajikan main course di atas meja seperti:confit de canard,beef burguignon,Ratatouille,escargot,bouilla


baise sedangakan untuk dessert nya yaitu:crème brulee,dan corisant.untuk minumanya baekho memesan orange jus.


‘’selamat menikmati’’


‘’ini tips untukmu’’


‘’terimaksih tuan’’


Setelah menyajikan makanan,witters pun melenggang pergi kembali ke dapur.


Mata hyunmi berbinar saat melihat hidangan yang terlihat sangat menggugah selera,semua makanan terlihat lezat sehingga membuat hyunmi bingung mana yang akan ia makan terlebih dalahulu.


‘’hyunmi kenapa tidak makan?


‘’ah ne oppa’’


Hyunmi tersadar dari lamunannya,hyunmi mengambil beef burguinon lalu mulai menyantap masakan berbahan dasar daging sapi itu.



Rasa makanan ini sanngat cocok di lidah hyunmi,beef burguignon mirip dengan rendang yang berasal dari sumatera barat, Indonesia. Beef burguignon terbuat dari daging sapi yang mempunyai tekstur lembut.juga direbus dalam anggur merah, sehingga cita rasanya lebih khas dan mewah.


Bumbu yang digunakan, yaitu bawang putih, bawang merah, jamur dan aneka rempah segar.


‘’oppa,ini daging ini lezat sekali, oppa harus mencobanya’’


Hyunmi mengambil sendok lalu menyuapi baekho,tekstur daging itu terasa lembut serta bumbu rempahnya sangat terasa.membuat baekho ketagihan,hyunmi menyuapi baekho ,baekho memakannya dengam lahap.


‘’sudah cukup hyunmi,aku sudah kenyang’’


‘’baiklah,sisanya biar aku yang habiskan’’


Hyunmi kembali menyantap Beef burguignon yang sangat memanjakan lidah, setelah menikmati Beef burguignon hyunmi beralih pada hidangan berikutnya yaitu Ratatouille,terdiri atas bermacam-macam sayuran,seperti bay leave, thyme dan dedaunan lainnya.



Umumnya, sajian ini disantap bersama nasi, roti atau kentang.tapi, sekarang sering dijadikan saus untuk pasta,dicampur dengan omelet dan masih banyak lagi.


Dulu, ratatouille merupakan makanan para petani miskin yang dihidangkan pada musim panas. Isinya berupa courgette atau zucchini (sejenis mentimun), tomat, bawang putih, cabai merah dan cabai hijau.


‘’oppa ratatouille ini lezat sekali,oppa harus mencobanya’’


‘’tidak hyunmi,aku tidak suka sayuran’’


‘’sayang sekali,padahal ini sangat lezat’’


Hyunmi kembali menyantap ratatouille dengan lahap,sementara baekho menyatap escargot.siput yang di masak dengan cuka, jahe,kecap,bawang putih dan mentega.



‘’oppa kenapa makan keong racun?


‘’ini tidak beracun,rasanya sangat lezat mau mencoba?


‘’tidak,aku tidak menyukai siput’’


Hyunmi mengambil hidangan penutup yaitu crème brulee.



Selesai makan malam baekho-hyunmi kembali ke kamar hotel.hyunmi sangat kenyang hidangan makan malam itu sangat memanjakan lidah dan membuat ketagihan.


Saat tiba di kamar hotel,hyunmi langsung berbaring diatas tempat tidur sambil memeluk guling,entah mengapa setelah mengisi perut malah membuat hyunmi mengantuk.


‘’hyunmi,gosok gigi dulu’’


‘’aku mengantuk oppa’’


‘’kajja tidak akan lama’’


‘’mataku sudah berat oppa’’


‘’nanti kamu sakit gigi’’


Hyunmi enggan pergi kekamar mandi,baekho menghampiri tempat tidur lalu menggendong hyunmi seperti karung beras.hyunmi memekik ia terkejut saat baekho tiba-tiba menggendongnya.


Hyunmi meronta-ronta minta di turunkan tetapi baekho tak menggubrisnya,justru ia malah membawa hyunmi ke kamar mandi.


‘’oppa turunkan aku’’


‘’ne hyunmi,chakaman’’


Baekho menurunkan hyunmi dari gendonganya,hyunmi segera mengambil sikat dan pasta gigi.hyunmi segera menggosok gigi,ia sudah sangat mengantuk sehingga ingin cepat-cepat pergi tidur.mata hyunmi mulai tertutup,baekho yangmasih menggosok gigi mencipratkan air kepada hyunmi,hyunmi kembali membuka mata.


‘’yakk oppa,jail sekali’’


‘’mianhae aku tidak sengaja’’


‘’terima pembalasanku oppa’’


Hyunmi mencipratkan air kepada baekho,air itu mengenai piyama yang baekho kenakan.baekho menyudahi acara menyikat giginya,lalu ia mencipratkan air pada hyunmi.baju piyama hyunmi pun menjadi basah.


‘’oppa piyama ku basah’’


‘’sudah cepat ganti sana’’


‘’baiklah’’


Hyunmi melenggang pergi meninggalkan kamar mandi,hyunmi membuka lemari mencari-cari piyama yang lain.tetapi hyunmi tidak menemukan piyama, melainkan lingery berwarna putih.


Hyunmi kebingungan,seingatnya ia membawa banyak piyama,tetapi yang ia temukan beberapa lingery.apamungkin koper nya tertukar saat dibandara?dengan sangat terpaksa,hyunmi memakai lingeryitu,karena ia tak menemukan pyama.tak lama baekho keluar darikamr mandi,ia menghampiri hyunmi yang sedang duduk di tepi ranjang.


‘’hyunmi’’


Baekho menyentuh bahu hyunmi,hyunmi pun menoleh.baekho terkejut saat ia menyadari jika hyunmi mengenakan lingery.keheningan melanda mereka, hyunmi menunduk malu,sementara baekho menahan diri agar tidak menerkam hyunmi.baekho pria normal,bagaimana pun ia akan terpancing jika melihat wanita berpakaian seperti itu.



‘’hyunmi,kenapa memakai pakaian seperti itu?


‘’hanya ada ini di dalam koper ku oppa’’


‘’kenapa bisa seperti itu?’’


‘’entahlah oppa,aku pun tak mengerti’’


‘’baiklah,kamu tidur disini,aku akan tidur di sofa’’


Baekho mengambil bantal,lalu ia berjalan menuju sofa.hyunmi naik ke tempat tidur lalu berbaring,hyunmi menarik selimut menutupi tubuhnya.jujur hyunmi tak tega melihat baekho tidur di sofa,tetapi hyunmi tak punya pilihan.hyunmi tidak berani tidur seranjang dengan baekho,mengingat hyunmi memakai pakaian seperti itu.hyunmi mulai memejamkan mata,tak lama ia pun tertidur.


To be continue........