
Mentari kembali bersinar menyinari bumi,cahanya mata hari menyelinap melalui celah jedela.hyunmi merasa terusik saat chanya matahari menerpa wajahnya.hyunmi membuka mata,pandanganya tertuju pada jam dinding.mata hyunmi membola saat melihat jarum jam yang mengarah ke angka 10.00.hyunmi menyingkirkan tangan kekar baekho yang masih bertengger di pinggang rampingnya.
Semua tubuh hyunmi terasa pegal dan linu,karena baekho menggempurnya semalaman.hyunmi terkejut saat melihat baju yang berserakan di lantai,serta bantal guling yang tergeletak di lantai.keadaan kamar terlihat sangat kacau seperti telah di terpa badai.
‘’akkkh’’
Hyunmi memekik saat mersakan ngilu di derah sensitifnya,baekho terbangun dari tidurnya saat mendengar suara pekikan hyunmi.baekho menghampiri hyunmi yang sedang duduk di tepi ranjang,baekho memeluk hyunmi dari belakang.hyunmi terkejut saat baekho tiba-tiba memeluknya,rasa geli ia rasakan saat baekho mencium leher belakang.
‘’oppa geumanhae,aku ingin mandi’’
‘’kajja kita mandi bersama’’
‘’shireo,aku bisa sendiri’’
Hyunmi menarik selimut menutupi tubuh polosnya,hyunmi berajaln tertatih menuju kamar mandi,langkahnya terhenti saat rasa ngilu kembali ia rasakan. melihat hyunmi yang kesulitan berjalan,baekho bangkit dari tempat tidur lalu menghampiri hyunmi yang berhenti di dekat meja rias.
Baekho membopong tubuh hyunmi membawanya menuju kamar mandi,sesampai di sana baekho menyalakan air hangat lalu menuangkan sabun cair beraroma lavender kedalam bathub.
‘’oppa keluarlah,aku ingin mandi’’
‘’kamu yakin bisa mandi sendiri?
‘’aku bisa,keluarlah oppa’’
‘’baiklah,aku menunggu di luar’’
Baekho melenggang pergi meninggalkan kamar mandi,hyunmi bernafas lega untung saja baekho tidak bersikerasuntuk mandi bersamanya.hyunmi masuk kedalam bathub yang sudah berisi busa,aroma lavender menyeruak di seisi ruangan.
Hyunmi memulai ritual mandi nya,selesai mandi hyunmi kembali memanggil baekho.tak lama,baekho pun kembali memasuki kamar mandi.aroma bunga lavender menguar dari tubuh hyunmi,hyunmi terlihat sangat menggoda meskipun hanya mengenakan bathrobe.
Entah mengapa setelah kejadian malam pertama,baekho mudah horney saat melihat hyunmi.baekho menjadi kecanduan,rasanya ia ingin terus menyentuh tubuh hyunmi.baekho berusaha menahan gairahnya,agar tidak kembali menerkam hyunmi.
‘’sudah selesai?
‘’ne oppa’’
Baekho menggendong hyunmi ala bridal style,hyunmi mengalukan tangan nya di leher baekho.baekho berjalan meninggalkan kamar mandi,baekho menurunkan hyunmi ditepi ranjang.
Baekhomembuka lemari, ia mengambil handuk dan pakain ganti lalu ia melenggang pergi menuju kamar mandi.hyunmi mengambil pakian dari dalam lemari,ia mengambil dress berwarna softpink.hyunmi segera berganti pakaian,selesai berganti
pakaian.hyunmi berjalan menuju meja rias.
Hyunmi duduk di kursi yang menghadap langsung ke meja rias,hyunmi terkejut saat melihat beberapa tanda merah keunguan di sekitar lehernya.kejadian malam pertama semalam,kembali berputar di benaknya.seketika pipi hyunmi menjadi merah padam,hyunmi menggelengkan kepala mencoba menepispikiran liar yang mulai bermunculan.
‘’astaga,berhenti berpikiran kotor hyunmi’’
Gumam hyumi sambil menepuk kedua pipinya,hyumi mulai berkutat dengan peralatan make up.tak perlu waktu lama hyunmi pun selesai dengan make up yang terkesan natural,ia menatap pantulan wajah nya di cermin.
Tak lama,baekho keluar dari kamar mandi.baekho terlihat lebih segar,ia sudah mengenakan pakaian santai.hyunmi sedikit kecewa,karena baekho tidak shirtless seperti biasanya.Baekho berjalan menghampiri hyunmi,yang sedang menatapke arahnya.
‘’sachrz kamu melamun?
‘’anio,aku lupa belum packing koper’’
Jawab hyunmi kikuk,hyunmi bangkit dari duduknya lalu berjalan tertatih menuju lemari.hyunmi berjinjit untuk mengambil koper yang di letakan di atas lemari,melihat hyunmi yang kesusahan baekho segera menghampiri hyunmi lalu menuruunkan kedua koper dari atas lemari.pertama-tama hyunmi mengepak baju-baju nya yang tidak terlalu banyak,lalu memasukan kedalam koper.setelah selesai,hyunmi mulai mengepak baju-baju baekho.
‘’schartz kamu mau makan di restoran,atau disini?
"baiklah,aku akan memesan makanan"
Baekho segera memesan makan siang melalui telephone,yang berada di kamar itu.tak lama,suara bel berbunyi.baekho berjalan menuju pintu,baekho mendorong meja kecil kedalam kamar.baekho menata makan siang di atas meja makan,setelah selesai baekho menghampiri hyunmi yang masih mengepak baju.
‘’schartz,kajja kita makan siang dulu’’
‘’oppa duluan saja nati aku menyusul’’
‘’ini sudah siang,kamu bisa sakit jika telat makan’’
Hyunmi pun menghentikan kegiatannya,lalu ia mengikuti baekho menuju meja makan.
mata hyunmi berbinar saat melihat berbagai hidangan tersaji di atas meja.
Perut hyunmi berbunyi.hyunmi menunduk malu,baekho menarik kursi. Hyunmi pun duduk di samping baekho.tak lama,mereka pun mulai menyantap makan siang.selesai makan siang,hyunmi kembali mengepak baju-baju baekho.
‘’schartz,aku masih betah berada disini,kita pulang besok saja ia’’
‘’tidak oppa,kita harus pulang hari ini’’
‘’ayolah,aku akan meminta izin pada manager’’
‘’aku harus kuliah oppa,aku sudah membolos 5 hari’’
‘’baiklah,kita pulang hari ini’’
Jawab baekho pasrah,sebenarnya hyunmi pun masih betah berlama-lama di paris.tetapi ia harus kembali berkuliah,mengingat tugas kampus sudah menantinya dan juga hyunmi tak ingin baekho kena teguran oleh managernya.
Selesai mengemasi koper,hyunmi menghampiri baekho yang sedang duduk di tepi tempat tidur,baekho sedang asik ber video call dengan hyunhi.
‘’schrtz hyunhi ingin bicara padamu’’
Baekho menyerahkan ponsel nya pada hyunmi,myunmi mengambil ponsel itu. terpampanglah wajah pucat hyunhi di layar ponsel.
‘’hai hyunmi,apakabar?
‘’kabarku baik eonnie’’
‘’bagaimana frist night kalian?’’
‘’ya,begitulah eonnie’’
‘’hyunmi,apaperlu akujemput di airport?
‘’tidakusah eonnie,kemunginan kami akan tiba malam hari"
‘’baiklah,sudahduluya smpai nanti’’
Pip hyunhi mengakhiri sambungan video call,hyunmi mengembalikan ponsel itu ke pada baekho.mengingat waktu sudah menunjukan pukul 14.00 baekho-hyunhi segera chaeck out dari hotel,mereka segera pergi menuju bandara mengingat mereka mengambil penerbangan pada pukul 15.00.
Selama dalam perjalanan menuju bandara,baekho menggengam tangan hyunmi.tak hanya itu sesekali baekho mencium pipi hyunmi,membuat pipi hyunmi merona.
‘’oppa geumanhe’’
‘’weyo?
‘’ di sini masih ada supir taxi’’
‘’pak supir pasti memaklumi kita"
Hyunmi memalingkan wajahnya pada kaca mobil,supir taxi tersenyum melihat pasangan pengantin baru itu.setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengh jam,merekapun sampai di bandara Charles de gaulle.
Bekho memberikan beberapa lembar uang eouro pada supir taxi.baekho-hyinmi turun dari taxi,baekho menggandeng hyunmi memasuki bandara.mengingat tak lama lagi pesawat akan lepas landas.
Sesampai di dalam bandara,baekho menunjukan tiket pesawat pada petugas bandara.petugas bandara mempersilahkan mereka masuk.baekho-hyunmi segera memasuki pesawat.
To be continue..........