My Second Wife Is My Fansgiril

My Second Wife Is My Fansgiril
Happy Baekho Day



Mentari kembali menyinari bumi menandakan hari telah berganti,baekho masih menyelami alam impian.tangan baekho meraba tempat di sebelahnya,baekho terbangun saat menyadari jika tempat di sebelahnya kosong. Baekho bangkit dari tempat tidur,lalu berjalan menuju kamar mandi.


‘’ceklek’’


Pintu kamar mandi terbuka,kamar mandi itu terlihat kosong.baekho pikir hyunmi sedang memasak sarapan di dapur,baekho bergegas menuju dapur.sesampai disana,baekho tidak menemukan keberadaan hyunmi.


Baekho berjalan menuju meja makan,terdapat sebuah stickey note yang menempel di tudung saji.


Baekho mengambil stickey note itu,lalu membaca pesan singkat dari hyunmi.


‘’oppa aku sudah menyiapkan sarapan untukmu, maaf aku tidak bisa menemani mu sarapan,aku harus berangkat lebih awal ke kampus karena ada praktek’’


Senyum baekho terukir saat membaca pesan singkat dari hyunmi,baekho bernafas lega saat mengetahui jika hyunmi berada di kampus.baekho,menarik kursi lalu ia mulai menyantap srapan sederhana yang hyunmi buat.yaitu sup rumput laut,kimchi dan bulgogi.



selesai srapan,baekho segera bersiap mengingat ia ada jadwal pemotretan album bersama member nuest lainnya.


Sementara itu di tempat lain,hyunmi baru saja sampai di depan kelasb adm bisnis,ia bejalan memasuki kelas.Hyunmi menghampiri hyejin-hyera,yang sedang menonton video concert wanna one.mereka sedang fokus menyaksikan minhyun yang sedang menari dengan mata yang tertutup dan memamerkan abs.


‘’hayo kalian sedang apa?


‘’omo kamjagiya’’


Teriak hyerin-hyejin bersamaan saat mengetahui kedatangan hyunmi,reflex mereka segera menutup layar laptop.


‘’kalian serius sekali,apa yang sedang kalian tonton?


‘’hanya menonton mv terbaru nuest’’


‘’oh begitu,hyejin-hyerin ah maukah kalian membantuku?


‘’apa yang bisa kami bantu?


‘’hari ini baekho oppa ulang tahun,aku harus ke toko kue maukah kalian membantuku merias rumah?


‘’baiklah kami akan membantumu,tapi tidak gratiss’’


‘’tenang saja,nanti aku akan mentraktir kalian’’


‘’lalu bagaimna dengan pernak-pernik dekorasi nya?


‘’aku sudah menyiapkan nya di rumah,sepulang kuliah nanti kalian langsung saja ke rumahku passcode ny tgl ulang tahun baekho’’


‘’ok siap,laksanakan’’


Setelah itu,hyunmi berjalan menuju tempat duduknya.Hyunmi mengelluarkan buku materi pembelajaran,lalu ia mulai mempelajari materi yang akan di bahas oleh prof lee.


waktu berlalu begitu cepat,satu persatu mahasiswa-mahasiswi mulai berdatangan.


Tak lama,prof lee memasuki kelas.mata kuliah adm bisnis pun di mulai,prof lee mulai menjelaskan materi.hyunmi fokus memperhatikan,ia memcatat point-point penting di dalam buku catatan.setelah menjelaskan materi,prof lee memberikan tugas kelompok.


Hyunmi bergabung dengan hyerin-hyejin,mereka pun segera mengerjakan tugas,masing-masing perwakilan kelompok mengumpulkan tugas ke meja dosen.


‘’perkuliahan hari ini kita cukupkan’’


‘’ne prof’’


Prof lee menyudahi perkuliahan,lalu meninggalkan kelas mengingat mata kuliah telah usai.satu persatu mahasiswa-mahasiswi mulai \meninggalkan kelas,mengingat sudah jam istirahat makan siang.


‘’hyunmki,kajja kita kekantin’’


‘’hyejin,hyerin ah aku sedang ingin makan ceker pedas’’


‘’aigoo,apa kamu sedang mengidam?


‘’entahlah,mendadak aku ingin makan ceker ayam pedas’’


‘’kajja,kita ke restoran langgananku saja’’


Mereka pun meninggalkan kelas,bergegas menuju restoran cepat saji yang letaknya tak jauh dari kampus.sesampai disana,mereka segera mencari tempat duduk lalu memesan makanan.


‘’hyunmi,kamu mau pesan apa?


‘’ceker ayam pedas level 2 satu,nasi ayam kecap dan lemon jus’’


‘’hyunmi memangnya tida apa-apa kamu memakan makanan yang pedas?


‘’kalian tidak usah khwatir,semenjak hamil aku sudah terbiasa memakan makanan pedas’’


‘’baiklah,tunggu sebentar aku pesankan’’


hyerin memanggil witters,tak lama witters menghampiri meja mereka.hyerin memesan makanan dan minuman,setelah mencatat makanan,witters kembali kedapur.sambil menunggu pesanan datang,mereka kembali membuka percakapan.


‘’hyunmi,apakah kamu sudah menyiapkan hadiah untuikk baekho?tanya hyerin


‘’aku sudah menyiapkannya’’


‘’lalu,bagaimaana dengan kuenya?


tanya hyejin


‘’aku sudah memesan kue,di tuko kue langgananku’’


‘’syukurlah,aku harap baekho menyukai kejutannya’’


‘’ne,semoga dia suka’’


Tak lama,witters datang menyajikan hidangan di atas meja.setelah menyajikan hidangan,witters pun kembali ke dapur.mata hyunmi berbinar,saat melihat ceker ayam pedas yang tersaji di hadapanya.



Ceker pedas itu terlihat sangat mengggugah selera,membuat hyunmi tak sabar ingin segera menyantapnya.


‘’chingu ya,bolehkah aku makan sekarang?


‘’ah ne,tentu saja selamat makan’’


Mereka pun mulai menyantap hidangan,hyunmi memakan ceker pedas itu dengan lahap.hyerin-hyejin saling bertatapan mereka terheran-heran melihat tingkah hyunmi,hyunmi memakan ceker ayam pedas itu dengan tenang,terlihat sangat menuikmati ceker ayam pedas itu.


‘’apakah ceker ayam itu sangat lezat?


‘’ne,ceker ini sangat llezat kalian harus mencobanya’’


‘’tidak terimakasih,


kami tidak suka makanan pedas’’


Hyunmi mengangguk mengerti,ia kembali menyantap seker ayam pedas itu.setelah menghabiskan ceker ayam pedas,hyunmi beralih memakan nasi bulgogi.



.nasi yang masih mengepul,dicampur dengan daging bulgogiterlihat sangat menggiurkan.hyunmi menyantap makanan itu dengan lahap,selesai makan hyunmi meminum segelas jus lemon.


‘’ah kenyang nya’’


‘’hyunmi,kamu ingin pesan desseret?


‘’tidak usah,aku sudah kenyang’’


‘’baiklah’’


Hyerin-hyejin kembali menyantap makan siang mereka yang sempat trtunda,karena mereka terlalu asik menyaksikan hyunmi yang makan dengan lahap.selesai makan siang,mereka bergegas menuju kasir.


hyunmi mengeluarkan kartu black card lalu memberikan kepada petugas kasir.selesai membayar,mereka kembali ke kampus.


Sepulang kuliah,hyerin-hyejin segera pergi menuju rumah hyunmi.sementara hyunmi,masih berdiri di tepi jalan menunggu taxi yang melintas.tak lama,sebuah mobil hitam berhenti,kaca mobil pun terbuka.terlihat cha eun woo yang duduk di bangku kemudi,dia tersenyum lalu menyapa hyunmi.


‘’hyunmi,kamu sedang apa?


‘’aku sedang menunggu taxi’’


‘’memangnya,kamu mau kemana?


‘’ke toko kue’’


‘’masuklah,aku akan mengantarmu’’


‘’tidak usah sunbae,aku naik taxi saja’’


‘’sangat sulit mendapt taxi,di jam pulang


kerja seperti ini’’


Jika di pikr-pikir,perkataan eun woo ada benarnya.hyunmi pun segera masuk kedalam mobil hitam itu,tak lama mbil melaju meninggalkan lingkungan kampus.selama dalam perjalanan,tidak ada yang membuka percakapan.tak lama terdengar suara yang berasal dari ponsel hyunmi menandakan jika ada pesan singkat yang masuk.


Hyunmi membuka ponselnya,lalu mulai membalas pesan singkat dari baekho.setelah selesai,hyunmi menaruh kembali ponsel pintarnya kedalam tas.setelah menempuh perjalanan, kurang lebih setengah jam,mobil pun berhenti di depan toko kue.


‘’terimakasih tumpanganya sunbae’’


‘’tidak usah sungkan’’


‘’sunbae,aku pergi dulu’’


‘’ah ne,sampai jumpa hyunmi’’


Hyunmi pun keluar dari mobile un woo,hyunmi berjalan memasuki toko kue.setelah punggung hyunmi menghilang di balik pintu,eun woo kembali melajukan mobil meninggalkan tempat itu.


‘’selmat sore,ada yang bisa saya bantu?


‘’saya ingin mengambil pesanan kue,atas nama hyunmi’’


‘’tunggu sebentar,saya ambil kan dulu kuenya’’


Pegawai toko segera mengambil kue pesanan hyunmi,setelah itu pegawai toko memberikan kue yang sudah di bungkus itu pada hyunmi.


‘’kamsahamnida’’


Hyunmi mengambil kotak kue itu,lalu melenggang pergi meninggalkan toko.


hyunmi menyetop taxi,taxi pun berhenti.Hyunmi masuk kedalam taxi,taxi pun mulai melaju meninggalkan tempat itu.sepanjang perjalanan pulang,senyum hyunmi terukir saat memandangi kotak kue ulang tahun,hyunmi sudah tak sabar ingin segera memberikanya pada baekho.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam,taxi pun berhenti di pekarangan rumah hyunmi.hyunmi memberikan beberpa lembar uang won pada supir taxi,lalu hyunmi turun dari taxi berjalan menuju pintu.hyunmi menekan tombolpasscode,tak lama pintu pun terbuka.Hyunmi memasuki rumah,lalu berjalan menuju ruang tengah.terlihat hyerin-hyejin yang sedang menghias dinding dengan balon huruf dan angka.


‘’hyerin-hyejin,ada yang bisa ku bantu?


‘’kamu istirahart saja,sebentar lagi ini akan selesai’’


Hyunmi pun menururut,hyunmi duduk


di sofa mengistirahatkan tubuhnya sejenak.


semenjak hamil,hyunmi lebih mudah lelah,mungkin karena bawaan jabang bayi.


Selesai mendekorasi ruangan,hyerin-hyejin pamit pulang.


‘’hyunmi,kami pulang dulu’’


‘’kenapa buru-buru,makan malam disini saja’’


‘’kami tidak ingin menjadi obat nyamuk’’


‘’baiklah,terserah kalian saja’’


Setelah berpamitan,hyerin-hyejin pun pulang.sepeninggal hyejin-hyerin,hyunmi menaiki anak tangga menuju kamar yang berada di lantai 2.hyunmi mengambil handuk kimono, lalu berjalan menuju kamar mandi.sesa,mpai di sana,hyunmi menyalakan lilin aroma theraphy lalu mulai berendam.


Selesai mandi,hyunmi berjalan menuju dressing room.Hyunmi mengambil piyama tidur lalu memakainya.Setelah berganti pakaian,hyunmi keluar dari kamar.menuruni anak tangga menuju ruang tengah yang berada di lantai 2.hyunmi hyunmi duduk di sofa, sambil menunggu baekho pulang,membaca webtoon favoritenya,melalui ponsel pintar.


Sementara itu ditempat lain,baekho baru saja selesai pemotretan.baekho memutuskan puntuk pulang,setelah ia mendapat kiriman foto hyunmi bersama pria lain.baekho tentu cemburu,pria mana yang tak cemburu saat melihat potret sang istri pergi dengan pria tampan.baekho mencoba menekan emosinya,ia tidak ingin cemburu buta dan menuduh hyunmi yang tidak-tidak.baekho tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama untuk yang kedua kalinya.


Setelah menempuh perjalanan,selama dua jam mobil pun berhenti di pekarangan rumah.


Saat mendengar suara mobil baekho,hyunmi segera mematikan lampu.tak lama,terdengar derap langkah kaki baekho yang ber jalan menuju pintu.


‘’ceklek’’


Pintu pun terbuka,baekho terheran saat melihat ruang tengah yang geklap gulita.baekho menutup pintu,baekho berjalan menuju saklar yang berada di dekat sofa.sesampai disana, baekho segera menyalakan lampu.ruangan itu pun menjadi terang,seketika amarah baekho menguap begitu saja,saat melihat hyunmi yang memberi kejutan ulang tahun.


‘’saengil chukha hamnida,saengil chukha hamnida saranghaneun uri nampyeon saengil chukha hamnida,oppa make a wish dulu’’


Baekho memanjatkan doa,lalu meniup lilin



‘’gomawo scharz’’


‘’ne oppa,kajja kita makan kuenya’’


Hyunmi menggiring baekho duduk di sofa,hyunmi menaruh kue di atas meja,mengambil pisau lalu memotong kue meletakannya di piring kecil.hyunmi mengambil piring kecil itu,lalu meberikannya pada baekho.


‘’cha,makanlah’’


‘’shireo,aku ingin kamu menyuapiku’’


‘’aigoo oppa manja sekali’’


‘’hari ini aku berulangtahun,biarkan aku manja padamu"


‘’ne,ne araseo’’


Hyunmi mengambil piring kecil itu,lalu mulai menyuapi baekho.baekho tidak terlalu menyukai makanan manis,ia hanya memakan satu suap sja,hyunmi pun kembali menaruh piring kecil itu di atas meja.


"oppa ini hadiah untuk mu"


kata hyunmi sambil menyodorkan sebuah kotak berwarna hitam,baekho mengambil kotak itu lalu membuukanya.terlihat sebuah jam berwarna gold di dalam kotak itu.



"bagaimana,apa oppa suka?


"gomawo scharz,aku menyuakinya"


"syukurlah,"


‘’scharz,apka kamu tidak lelah menyiapkan semua ini?


‘’anio,hyerin-hyejin membantuku mendekorasi ruangan’’


‘’syukurlah,aku tidak ingin kamu & uri aegi kelelahan’’


Kata baekho,sambil mengelus perut buncit hyunmi,seketika hati hyunmi menghangat.


‘’scharz,ada yang ingin ku tanyakan’’


‘’ne oppa,katkanlah’’


Baekho mengeluarkan ponsel pintar dari saku jasnya,lalu ia menunjukan foto hyunmi saat sedang mengobrol dengan eun woo.hyunmi terkejut saat melihat foto itu,hyunmi bertanya-tanya siapa yang membuntutinya?dan apa tujuan dia mengirimkan foto itu pada bekho.


‘’oppa tadi eun woo sunbae memberiku tumpangan aku terpaksa ikut karena tidak ada taxi yang melintas,oppa siapa yang mengirimkan foto itu?


‘’aku tidak tau scharz,no nya tidak di kenal’’


‘’apakah oppa percaya padaku?


‘’tentu sja scharz,aku tidak akan di butakan lagi oleh rasa cemburu,tapi aku tidak mau kau terlalu dekat dengan pria itu’’


‘’memangnya kenapa oppa?


‘’pria itu menyukai mu scharz’’


‘’darimana oppa mengetahuinya?


‘’dari cara dia menatapmu’’


‘’oh seperti itu,baiklah aku akan menjaga jarak dengan nya’’


‘’gomawo scharz’’


Baekho mengelus surai kecoklatan hyunmi,saat sedang menikmati moment berdua,tiba-tiba perut hyunmi berbuny.Baekho tertawa sementara hyunmi memasang wajah cemberut.


‘’aigoo istriku lapar ya?


‘’oppa aku ingin masakanmu’’


‘’baiklah,tunggu sebentar aku akan memasak untukmu’’


‘’gomawo oppa’’


‘’kajja,kita kedapur’’


Mereka pun bergegas menuju dapur,sesampai disana baekho segra menyiapkan bahan & bumbu.sementara hyunmi hanya duduk manis,menyaksikan baekho yang sedang memasak.


Entah mengapa semenjak hamil hyunmi sering mengidam ingin di maskan oleh baekho.untungnya baekho pintar memasak,sehingga ia tidak mengalami kesulitan.


Baekho terlihat lebih keren saat sedang memasak,dibandingkan dengan saat tampil di atas stage.Sehingga hyunmi,sangat betah berlama-lama menyaksikan baekho yang sedang memasak.



selesai memasak,baekho menyajikan masakan di atas meja.



Aroma masakan menguar seisi ruangan,membuat perut hyunmi semakin keroncongan.


‘’oppa,bolehkah aku makan sekarang?


‘’ne scharz,makanlah’’


Mereka pun menyantap makan malam dengan khidmat,baekho tersenyum saat melihat hyunmi makan dengan lahap.pipi hyunmi yang menggembung terlihat sangat menggemaskan,selesai makan malam baekho merapihkan meja makan.lalu ia membuatkan susu khusus ibu hamil rasa stroberi kesukaan hyunmi.


‘’cha,minumlah’’


‘’gomawo oppa’’


Hyunmi mengambil gelas itu,lalu meminum nya tetapi hanya setengahnya saja.


‘’kenapa tidak di habiskan?


‘’aku kenyang,oppa’’


Baekho mengangguk mengerti,baekho mengambil gelas itu lalu berjalan menuju kulkas,setelah itu baekho kembali menghampiri hyunmi di meja makan.


‘’oppa aku mengantuk’’


‘’kajja,kita ke kamar’’


‘’aku malas berjalan,gendong’’


Baekho pun berjongkok,hyunmi segera naik ke punggung lebar baekho.


‘’oppa vepat jalan’’


‘’ne scharz,berpeganganlah’’


Hyumi mengalukan lenganya di leher baekho,.baekho berjalan meninggalkan dapur.mereka menaiki anak tangga menuju kamar yang berada di lantai 2.sesampai di kamar,baekho menurunkan hyunmi dari gendonganya. Baekho membaringkan hyunmi di atas tempat tidur,hyunmi sudah tertidur pulas.baekho berbaring di samping hyunmi,lalu menarik selimut.


‘’jaljayo scharz’’


Gumam baekho sambil mengecup kening hyunmi,perlahan mata baekho mulai terpejam tak lama ia pun mulai menyelami alam impian.To be continue………