
Hari raya chuseok atau bisa juga di tulis ‘’chusok’’yang bisa diartikan sebagai hari bulan purnama adalah hari libur nasional di korea selama 3 hari untuk memperingati musim panen yang jatuh pada hari ke 15 bulan 8 kalender lunar/imlek.Kalau chingu perhatikan,di bulan-bulan itu tuh biasanya idol atauu selebriti kesayangan kita akan mengenakan Hanbok dan mengucapkan hari libur.
Hari raya chuseok ini dilakukan untuk mensyukuri keberhasilan hasil panen yang melimpah sehingga bisa juga disebut hari festival bulan panen di korea.Biasanya,di hari libur ini,semua orang korea pulang ke kammpung halaman untuk berkumpul berrsama keluarga dan juga berziarah ke makam leluhur mereka,pokoknya gak jauh berbeda dengan mudik di Indonesia.
Saat ini bakho-hyunmi sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman
baekho yang berada di daegu, setiap
tahun nya baekho selalu pulang ke daegu
untuk merayakan chuseok bersama
sanak keluarga.
perjalanan seoul-daegu cukup jauh,butuh
waktu 3 jam untuk sampai di daegu.di tengah perjalanan,mobil baekho berhenti karena terjadi kemacetan.maklum saja, banyak sekali
kendaraan yang menuju daegu.
cuaca siang ini cukup terik,membuat kerongkongan baekho terasa kering.
"scharz,tolong ambilkan air"
"ne oppa, chakaman"
hyunmi memgambil air mineral yang di simpan di dalam box es, yang berada di
bangku belakang,hyunmi mengambil
lalu memberikan air itu pada baekho.
"gomawo scharz"
barkho mengambil botol air mineral itu,
lalu meminumnya hingga tandas.ketingat
membasahi kening baekho,hyunmi mengambil tissue basah lalu mengelap
keringat baekho.
"ah segar sekali scharz"
"apakah oppa sangat gerah?
"ne scharz"
hyumi menambahkan volume ac,hawa di dalam mobil pun mulai srjuk.tak lama kemacetan pun usai,mobil kembali berjalan dengan normal.
"scharz,aku mendapat tawaran menjadi model majalah,bagaimana menurut mu?
"jika tidak memakai pakaian terbuka
aku mengizinkan"
"memang ny kenapa?
"aku tak suka saat oppa memamerkan
tubuhmu di majalah"
"scharz kamu tak usah cemburu,
tubuhku adalah milikmu,aku janji tidak akan memamerkan nya di majalah"
seketika hyunmi menunduk malu saat mendengar perkataan baekho, baekho
terkekeh melihat hyumi yang salah tingkah.
setelah menlmpuh perjalanan srlama 4 jam,
mereka pun sampai di daegu pada sore hari.
baekho memarkirkan mobil di pekarangan rumah, lalu ia memggiring hyumi menuju rumah tradisional itu.meskipun rumah tradisional, rumah nenek baekho cukup
besar. baekho- hyumi berjalan menuju
pintu utama,sesampai disana baekho
memgetuk pintu sebanyak 3 kali.
"tok tok tok "
tak lama, seorang wanita paruh baya membukakan pintu.
"aigoo cucuku, akhirnya datang juga"
wanita paruh baya itu, berhambur memeluk baekho cucu kesayangan di keluarga kang.nenek baekho melepaskan pelukannya saat
menyadari keberadaan hyumi yang berdiri di samping baekho.
"siapa wanita cantik ini nak?
"kenalkan ini hyunmi istriku"
"anyeong haseyo hyunmi imnida"
kata hyunmi sambil membungkuk, nenek baekho memperhatikan penampilan hyumi.
hal itu, membuat hyunmi merasa tak nyaman.
"baekho,apa istrimu sedang hamil?
"ne haelmeoni,usia kandungan hyumi
sudah menasuki 4 bulan"
"akhirnya aku akan memiliki cicit,
sudah lebih baik kita masuk "
baekho-hyunmi mengikuti wanita paruh baya itu memasuki rumah tradisional itu,sesampai di dalam rumah, nenek baekho menyuruh baekho mengantarkan hyunmi ke kamar.
"baekho,antarkan istrimu ke kamar
biarkan dia istirahat"
"ne haelmeoni"
baekho menggiring hyunmi menuju kamar yang dulu baekho tempati, saat berlibur di rumah itu.kamar itu cukup luas, terdapat.kasur king size di tengah-tengah kamar.
hyunmi melangkahkan kaki menghampiri lemari kaca, di dalam lemari itu terdapat
foto-foto baekho saat kecil, dan juga mainan.
hyunmi mrngambil frame foto baekho saat masih kecil, baekho terlihat sangat lucu.
"oppa,kau lucu sekali"
"jika kamu suka foto itu,kamu boleh membawa nya"
"gomawo oppa"
hyunmi berhambur memeluk baekho,
baekho hampir terjengkang karena hyunmi
tiba-tiba memeluknya, untungnya baekho
bisa menjaga keseimbangan.
"schatz,lebih baik kamu istirahat"
"aku tidak mengantuk"
"bayi kita pasti lelah,cha aku temani tidur"
"baiklah"
baekho mrnggiring hyunmi menuju ranjang yang berada di tengah kamar itu, mereka naik ke atas tempat tidur.baekho mengusap perut buncit hyunmi,perlahan mata hyunmi mulai terpejam.baekho menghentikan gerakanya,
lalu ia mendekap tubuh mungil hyunmi kedalam pelukanya,tak lama ia pun ikut tertidur.
Baekho-hyunmi terbangun saat mendengar suara ketukan pintu dari luar kamar, hyunmi melepaskan lengan kekar baekho yang masih
bertengger di pinggang rampingnya.
hyunmi turun dari ranjang, ia berjalan
menuju pintu.
"ada apa haelmeoni?
"makan malam sudah siap"
"baik haelmeoni, nanti aku kesana"
hyunmi kembali menutup pintu setelah nenek baekho pergi, hyunmi kembali menghampiri tempat tidur.dengan gerakan lembut hyunmi
menepuk bahu baekho.
"oppa ireona, makan malam sudah siap"
"aku masih mengantuk scharz"
hyunmi mencari cara untuk membangunkan baekho,tiba-tiba sebuah ide muncul di benaknya.awal nya hyunmi merasa ragu
tetapi ia memberanikan diri untuk memangunkan baekho dengan cara
yang agak sedikit exstrim.
Hyunmi duduk di tepi ranjang, hyunmi mencondongkan wajahnya sehingga
wajah dia berdekataan dengan baekho.
hyunmi memejamkan mata, saat bibirnya
mulai menyapu bibir tebal baekho.
awalnya baekho tidak merespon,tetapi di detik berikutnya baekho mulai membalas ciuman hyunmi,mata hyunmi membelalak
kaget,baekho tersenyum di sela-sela ciumamya.ciuman baekho yang semula
lembut berubah menjadi liar, saat baekho
akan menciumi lehernya,hyunmi memukul
dada baekho, baekho pun mrlepaskan
tautan bibir mereka.
"weyo scharz?
"haelmeoni sudah menunggu di meja makan"
"tapi aku tidak lapar,aku ingin memakanmu saja scharz"
"tidak sekarang, nanti saja oppa"
"baiklah,kajja kita turun"
baekho-hyunmi keluar dari kamar, mereka
menuruni anak tangga lalu berjalan menuju meja makan.baekho-hyunmi terkejut saat melihat keberadaan ny kang & tn kang.
"appa,eomma kapan kalian datang?
"kami baru saja datang"
"duduklah, kita mulai makan malam nya"
"ne haelmeoni"
baekho-hyunmi menarik kursi, mereka duduk
setelah haelmeoni makan, mereka pun mulai menikmati.masakan tradisional daegu.mereka makan dengan khidmat tidak ada yang membuka percakapan, selesai makan
malam haelmeoni mulai membuka percakapan.
"baekho-hyunmi,besok kami akan berkujung .ke rumah sanak saudara yang lain,apa kalian akan ikut?
"jika berkunjung ke rumah paman-bibi kita ikut, tetapi jika berziarah ke mskam sepertinya hyunmi tidak bisa ikut"
"baiklah tidak apa-apa, lagi pula jaraknya cukup jauh lebih baik hyunmi di rumah"
"ne haelmeoni"
"hyunmi minumlah, minuman tradisional
ini sangat bagus untuk ibu hamil"
"ne haelmeoni,kamsahamnida"
hyunmi mengambil gelas yang haelmeoni sodorkan,hyunmi terlihat ragu saat akan meminum ramuan itu.tetapi hyunmi memaksakan diri,dan benar saja ramuan itu
rasanya sangat pahit, hyunmi mencoba menelan ramuan itu dengan susah payah.
"haelmeoni,kami ke kamar dulu"
"ne,beristirahatlah"
baekho-hyunmi melenggang pergi meninggalkan ruamg makan, mereka menaiki
anak tangga kembali menuju kamar baekho.
sesampai di kamar,baekho mengunci pintu kamar terlebih dahulu lalu ia menghampiri
hyunmi yang duduk di tepi ranjang.
"hyunmi,aku ingin menagih janji mu"
"oppa,aku ingin mandi dulu"
"bagaimana jika mandi bersama?
"shireo!
"ayolah hyunmi, agar menghemat waktu"
"baiklah,tapi ingat jangan macam-macam"
"ne scharz"
baekho-hyunmi bangkit dari tempat tidur,
mereka mengambil handuk kimono lalu berjalan menuju kamar mandi. hyunmi bernafas lega saat melihat tirai yang menutupi bathub.
"oppa aku akan pakai bathub ini,
oppa mandi dengan shower "
"tapi scharz, aku juga ingin berendam"
"mandi dengan shower atau keluar dari sini!
"baiklah"
baekho pun mengalah, hyunmi segera menutup tirai,hyunmi mengisi bathub dengan air hangat terlebih dahulu,ia menuangkan sabun cair beraroma bunga anggrek ungu.
hyunmi mulai berendam di bathub.sementara baekho baru saja menyalakan shower membasahi tubuh kekarnya.
aroma bunga angrek menguar
memenuhi kamar mandi, baekho mencoba
menahan diri agar tak menyerang hyunmi
di kamar mandi, baekho segera menyelesaikan ritual mandinya lalu
keluar dari kamar mandi.
beberapa menit kemudian hyunmi selesai dengan ritual mandinya, saat membuka tirai hyunmi tidak mendapati baekho di kamar mandi itu. hyunmi bangkit dari bathub, ia berjalan dengan hati-hati keluar dari kamar
mandi.
hyunmi berjalan menghampiri baekho yang sedang membaca buku sambil.menyender pada dash board tempat tidur, hyunmi naik ke atas tempat tidur lalu berbaring di samping
samping baekho.
"oppa"
"hmm"
hyunmi merasa kesal karena di abaikan,
hyunmi merebut buku yang sedang baekho
baca,lalu meletakan di atas nakas.
"weyo scharz?
"anio,aku mengantuk ingin tidur"
hyunmi merajuk, dia memunggungi baekho
pura-pura memejamkan mata.baekho menyadari hyunmi yang merajuk, ia meneluk
hyunmi dari belakang.baekho menciumi leher
belakang hyunmi, bulu kuduk hyunmi meremang ia merasakan glenyar aneh.
"geumanhae oppa"
"aku ingin menaggih janjimu"
mereka saling berhadapan.
"oppa aku sstttt"
"kita nikmati malam ini"
"tapi oppa,bagaimana jika
suara ku terdengar sampai keluar?
"tenang saja,kamar ini kedap suara
lihatlah seluruh dinding ini dilapisi
dengan karpet seperti di studio musik"
hyunmi mengedarkan pandanganya ke berbagai sudut kamar, hyunmi bernafas
lega saat mengetahui kamar itu kedap
suara.setidaknya suara gaduh kegiatan
panas mereka tidak akan terdengar keluar
tidak akan menggangu yang lain.
"bisakah kita mulai sekarang?
"ne oppa,ingat jangan bermsin kasar"
"ne scharz, aku akan bermain dengan
lembut"
baekho mendekatkan wajahnya, bibir mereka pun bertemu.baekho ******* bibir atas bawah hyunmi dengan lembut membuat
hyunmi terlena.aroma bunga anggrek kembali tercium oleh penciuman baekho, aroma tubuh hyunmi sangat memabukan, membuat baekho terbakar oleh gairah,malam itu menjadi malam tang panjang bagi baekho
-hyunmi.
Keesokan harinya, hyunmi terbangun di pagi hari saat mendengar bunyi alarm yang berasal dari ponsel pintarnya.badan hyunmi terasa remuk dan lengket akibat kegiatan panas nya dengan baekho.
hyumi menyingkirkan tangan kekar baekho yang masih bertengger di perut buncitnya,
hyunmi memekik saat merasakan ngilu di
pusat tubuhnya, suara pekikan hyunmi memabangunkan baekho dari tidurnya.
"kamu kenapa scharz?
"aku ingin ke kamar mandi,tapi
aku sulit berjalan"
baekho bangkit dari tidurnya, ia menggendong hyunmi ala bridal style menuju
kamar mandi,sesampai disana baekho
meletakan hyunmi di bathub,lalu menutup tirai.
"oppa kenapa tidak keluar?
"juga akan mandi scharz, kita akan terlambat jika tidak mandi bersama"
"baiklah"
barkho-hyunmi memulai riual mandi nya,
setelah selesai mereka pun keluar dari kamar msndi.hyunmi berjalan mendekati lemari, ia
membuka lemari lalu mengambil baju hanbok lalu menyerahkan pada baekho.
"oppa berganti di kamar mandi,
aku akan berganti disini"
"ne scharz"
baekho kembali memasuki kamar mandi untuk berganti pakaian, sepeninggal baekho hyunmi pun mengambil hanbok dari dalam lemari, lalu segera mengenakan hanbok itu.
selesai berpakaian,hyunmi berjalan menuju
meja rias.ia mulai berkutat dengan peralatan make up, tak lama baekho keluar dari kamar
mandi.ia berjalan, menghampiri hyunmi
yang sedang berkutat dengan peralatan make up.
"tidak usah make up tebal-tebal,k
amu sudah cantik scharz"
"ne oppa"
hyunmi pun menyudahi kegiatan beriasnya,
ia menoleh ke arah baekho.hyunmi terpesona saat melihat baekho, yang terlihat tampan mengenakan hanbok.
"mengagumi ketampanan ku eoh?
"percaya diri sekali, sudahlah lebih baik
kita tutun sekarang"
"ne scharz kajja"
baekho menggandeng lengan hyunmi,
merka melenggang meninggalkan kamar menuju ruang makan,sesampai di sana
mereka segera sarapan bersama haelmeoni
dan ny & tn kang.selesai sarapan,mereka
mulai mengunjungi rumah paman & bibi
baekho yang tak jauh dari rumah haelmeoni.
"aigoo,menantu mu cantik sekali"
puji bibi baekho saat melihat, hyunmi yang
terlihat cantik & anggun mengenakan hanbok.
"mari masuk, bibi sudah menyiapkan kudapan untuk kalian"
baekho-hyunmi,haelmeoni dan ny-tn kang memasuki rumah bibi dari ayah baekho.
rumah tradisional itu cukup sederhana tidak
seperti rumah haelmeoni yang sudah direnovasi sehingga lebih moderen,tetapi
meski masih tradisional rumah itu terasa nyaman.
"silahkan dinikmati kudapannya"
"gomawo imo
hyunmi mulai mencicipi kudapan itu, sementara baekho hanya meminum teh
saja karena dia tidak terlalu menyukai makanan manis.
"omong-ommong aron apa kabar bi?
"kabar dia baik, dia masih betah bekerja di amerika"
"oh begitu,kapan dia pulang?
"biasnya saat akhir tahun dia akan pulang"
"oh begitu"
"omong-omong, apa isyrimu sedang hamil?
"ia bi, hyunmi sedang mengandung
usia kandungan nya memasuki 4 bulah"
"bibi tak sabar ingin menggendong anak kalian"
"doa kan saja, agar persalinan nya lancar"
"semoga istrimu & bayi nya selalu sehat"
"bibi sepertinya kami tidak akan lama"
"kenapa terburu buru?
"kami belum mengunjungi rumah bibi park"
"sepertinya nak hyunmi menyukai kudapan,
tunggu sebentar bibi akan bungkuskan"
"tidak usah repot-repot bi"
bibi han melenggang pergi ke dapur, tak lama ia kembali sambil membawa bungkusan yang berisi kudapan.bibi han memberikan kudapan itu pada hyunmi.
"ini nak tetimalah"
"terimaksih bi"
"kalo begitu kami pamit dulu bi"
"kabari bibi,jika anak kalian lahir"
"baik bi"
setelah mengunjungi rumah bibi pertama baekho,mereka kembali melanjutkan kunjungan ke bibi ke 3 yang merupakan
adik dari ayah baekho.kedatangan mereka
di sambut hangat oleh bibi baekho.
"silahkan masuk"
"terimaksih bibi"
"baekho,apa ini istrimu?
"ia bi,ini hyunmi istriku"
"annyeong haseyo hyunmi imnida"
"nak hyunmi,sepertinya sedang hamil ia?
"ia bi, usia kandungan nya sudah memasuki 4 bulan"
"astaga,aku sudah tak sabar menantikan
kelahiran bayi kalian"
"doakan saja bi, agar perslinan nya lancar"
"ia,bibi akan mendoakan kalian,
ayo dinikmati kudapan nya nak hyunmi"
"ia bi terimakasih"
hyunmi kembali mencicipi kudapan, tetapi kudapan buatan bibi park rasanya agak berbeda.rasanya tidak terlalu manis ada rasa sedikit acam sehingga tidak membuat enek.
sementara itu baekho dan yang lain nya sedang mengobrol dengan bibi park.
"oh ia bi, jonghyun apa kabar?
"kabar dia baik, dia sekarang tinggal di jeju"
"oh begitu,aku pikir jonghyun kembali lagi
ke kanada"
"istrinya tidak betah tinggal disana,
sehingga mereka memutuskan kembali ke jeju"
"bibi,sepertinya kami tidak akan lama"
"kenapa buru-buru,kalian baru saja datang"
"kami belum pergi ke makam"
"baiklah,tunggu sebentar bibi punya
bingkisan untuk nak hyunmi"
bibi park melenggang pergi menuju dapur,
tak lama ia kembali sambil membawa kotak yang dudah di bungkus dengan kain.
"nak hyunmi,ini ada ramual herbal
baik untuk ibu hamil"
"terimaksih bi,maaf sudah merepotkan"
"tidak apa-apa,jangan lupa kabari bibi
jika anak kalian lahir"
"baik bi,doa kan saja agar persalinan nya
lancar"
Setelah mengunjungi rumah bibi baekho,
hyunmi-baekho kembali ke rumah.sementara
haelmeoni ,ny & tn kang pergi ke makan leluhur yang berada di pegunungan.
hyunmi mengambil ponsel pintar dari dalam
saku rok nya,lalu ia mengajak baekho selfie.
"oppa,kajja kita foto bersama"
"ne scharz kajja"
baekho-hyunmi berpose, mereka tersenyum menatap ke arah kamera ponsel.setelah cukup puas berselfie,baekho-hyunmi kembali
ke kamar.hyunmi bersandar di dada baekho
yang terasa empuk,tanganya memainkan
tangan baekho yang terlihat besar.
"oppa, ternyata bibi-bibi mu baik sekali ya"
"bibiku memang sangat baik hyunmi"
"aku senang,mereka menerimaku dengan
tangan terbuka"
"keluarga ku memang seperti itu hyunmi,
omong-omong apa kamu tidak enek?
"anio kenapa bertanya seperti itu?
"aku heran saja,saat sebelum kamu hamil kamu tidak menyukai makanan manis tetapi sekarang kamu sangat menyuakinaya"
"mungkin ini bawaan uri aegy"
"mungkin seperti itu,aku haap uri
aegy tumbuh menjadi anak yang manis"
"ne oppa,hoam aku mengantuk
"tidur saja scharz"
"memangnya oppa tidak pegal jika aku tidur
dalam posisi seperti ini?
"anio,tidurlah"
hyunmi membenarkan posisi tidurnya,
tangan baekho terulur mengelus perut
bunci hyunmi,tak lama mata hyunmi mulai
terpejam,hyunmi mulai tertidur di dalam
pelukan hangat baekho.To be continue........