
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih selama dua jam,mereka sampai di rumah yaberada di daerah apeujong.baekho-hyunmi turun dari taxi mereka berjalan menyeret koper menuju gerbang,mereka berjalan menuju pintu utama.Baekho menekan tombol intercom,tak lama muncul wajah ahjuma han di layar intercom.ahjuma han tersenyum,lalu tak lama pintupun terbuka.
‘’selamat datang tuan,nona’’
‘’ahjuma,apakabar?
‘’kabarku baik tuan’’
‘’ahjuma,kami masuk dulu’’
‘’baik,tuan silahkan masuk’’
Ahjuma kim memberi jalan,baekho-hyunmi memasuki apartement mereka berjalan menuju ruang tengah.baekho-hyunmi terheran-heran saat memasuki ruang tengah yang sangat gelap.tak lama,lampu menyala.terlihat hyunhi dan serta ibu mertua yang menyambut ke pulangan baekho-hyunmi,mereka memberi kejutan untuk menyambut kepulangan baekho-hyunmi.
‘’surprise’’
‘’omo mengagetkan saja’’
‘’selamat datang pasangan pengantin baru’’
Sambut mereka antusias,hyunmi tersenyum kikuk pada hyunhi dan kedua orangtua baekho.setelah itu,hyunhi menggiring hyunmi-baekho menuju ruang makan,hyunhi dan ibu mertua suda menyiapkan makan siang sepecial untuk menyambut kepulangan baekho-hyunmi.sesampai disana,mereka langsung menikmati makan siang,saat hyunmi sedang menikmsti makan siang tiba-tiba ibu mertuanya bertanya.
‘’hyunmi,bagaimana honey moon kalian?’
Seketika hyunmi tersedak saat mendengar perkataan yang ibu mertuanya katakan,baekho langsung memberikan air minum pada hyunmi.mereka pun kembali melanjutkan makan siang,selesai makan siang ibu baekho pamit pulang.baekho,hyunmi dan hyunhi mengantarkan sampai kedepan pintu.sebelum pergi,ibu baekho memberikan ramuan herbal pada hyunmi.
‘’hyunmi,minumlah ramuan ini agar kamu cepat hamil’’
‘’ah ne eommonim,aku akan meminumnya’’
‘’semoga kamu cepat hamil,aku tak sabar ingin menggendong cucu’’
‘’ne eomonim doa kan saja’’
Setelah itu ibu baekho memasuki mobil,tak lama mobil melaju meninggalkan pekarangan rumah.
Baekho,hyunmi dan hyunhi kembali kedalam rumah. mereka berjalan menuju ruang tamu,sesampai disana baekho membuka koper lalu memberikan paper bag pada hyunhi.
‘’ini apa?
‘’buka saja’’
Hyunmi membuka paperbag itu,ia terkejut saat melihat sebuah tas Gucci berwarna merah.
Hyunhi sangat senang,ia sudah mengincar tas brended itu beberapa bulan yang lalu.saking senangnya hyunhi berhambur memeluk baekho,baekho tak menolak karena ia pun merindukan hyunhi.
Melihat pemandangan itu,membuat hati hyunmi sakit.hyunmi menahan air matanya agar tidak terjatuh,hyunmi cukup tau diri posisi dia sebagai istri kedua tentu saja tak akan mudah menggeser hyunhi di hati baekho yang merupakan istri pertama.
‘’oppa,aku sudah menyiapkan kamar untuk kalian’’
‘’gomawo chagia’’
‘’hyunmi,pasti lelah,ajaklah dia beristirahat’’
‘’ne schartz,aku ke atas dulu ya’’
Hyunhi menangguk,baekho mengelus pucuk kepala hyunhi.lalu ia menggiring hyunmi menuju kamar mereka yang berada di lantai 2,dengan malas hyunmi menyeret koper lalu mengikuti baekho menuju kamar mereka yang berada di lantai 2.ceklek pintu kamar terbuka,mata hyumi membola saat melihat kamar yang akan ia tempati dengan baekho.kamar itu cukup luas dari kamar apartementnya,dekorasi kamar itu pun terlihat sangat mewah dan elegant. Warna mocca putih mendominasi,kamar itu.
‘’bagaimana,apa kamu suka dekorasi kamar ini?
‘’ah ne oppa,kamar ini sangat luas dan terasanyaman’’
‘’beristirahatlah,malam ini aku akan tidur dengan hyunhi’’
‘’ah ne oppa,tidak usah khawatir’’
Jawab hyunmi tersenyum kikuk,baekho melenggang pergi meninggalkan kamar itu.hyunmi mengunci pintu,tubuhnya merosot.tangis yang ia tahan pun pecah,rasa sesak ia rasakan.hyunmi tak menyangka jika ternyata berbagi suami tidak semudah yang ia pikirkan,entah mengapa hati hyunmi sakit saat baekho bermesraan dengan hyunhi yang merupakan istri pertamanya.
To be continue................