
Hari telah berganti,beberapa hari setelah kepulangan baekho-hyunmi dari paris mereka kembali menjalani aktivits seperti biasa. hyunmi kembali di sibukan dengan tugas-tugas kuliahnya yang menumpuk,sementara baekho kembali sibuk beraktifitas dengan member nuest mengingat nuest akan segera come back.
Pagi ini cuaca cukup cerah,sebelum memulai aktivitas kegiatan hyunmi di pagi hari yaitu menyiapkan sarapan bersama hyunhi. Mereka terlihat sangat kompak menyiapkan sarapan untuk baekho, selesai memasak hyunhi menyuruh hyunmi untuk memanggilkan baekho yang masih berada di kamar.
‘’hyunmi,tolong panggikan baekho oppa’’
‘’ah ne eonnie’
Hyunmi menghentikan kegiatan menata hidangan di atas meja,ia melenggang pergi meninggalkan dapur menuju kamarnya yang berada di lantai dua.hyunmi menaiki anak tangga menuju kamarnya yang berada di lantai 2.
‘’oppa sarapan sudah siap’’
Teriak hyunmi dari luar kamar,tetapi tidak ada jawaban.hyunmi pun memasuki kamar,bertepatan dengan baekho yang baru keluar dari kamar mandi.hyunmi mematung di tempat,ia terkejut saat melihat penampilan baekho yang hanya mengenakan handuk yang hanya menutupi bagian bawahnya,hyunmi menelan ludah nya kasar saat
melihat abs baekho yang terekspose,hyunmi menggelengkan kepla mencoba menepis pikiran kotor yang bermunculan di benaknya.
‘’kemarilah schartz,siapkan baju untuku’’
‘’ah ne oppa’’
Hyunmi berjalan menuju lemari,dengan gerakan cepat ia memilihkan baju ganti
untuk baekho.setelahselesai,hyunmi menaruh pakaian itu di tepi ranjang.
‘’pakain nya sudah siap,aku keluar dulu’’
Kata hyunmi sambil melenggang pergi keluar dari kamar itu,baekho mengambil pakaian yang tergeletak di tepi ranjang,lalu segera memakainya.selesai berganti pakaian,baekho keluar dari kamar menghampiri hyunmi yang menunggu di luar kamar.
‘’kajja kita kebawah,hyunmi eonnie sudah menunggu’’
‘’chakaman,kamu melupakan sesuatu’’
‘’weyo oppa?
‘’morning kiss’’
Sepersekian detik kemudian,bibir baekho menyapu permukaan bibir hyunmi.baekho menarik tengkuk hyunmi memperdalam ciuman mereka.hyunmi memukul dada bidang baekho,saat dirasa ia kekurangan oksigen.baekho pun melepas tautan bibir mereka.Hyunmi meraup oksigen sebanyak-banyak nya.kembali memenuhi oksigen di paru-parunya.
‘’nappeun namja’’
‘’mian bibirmu selalu menggodaku"
Jawab baekho sambil tersenyum,hyunmi merasakesal ia melenggang pergi menuruni anak tangga menuju dapur.baekho segera menyusul hyunmi yang sudah pergi terlebih dahulu menuju dapur.sesampai disana,baekho-hyunmi duduk.lalu mulai menyantap sarapan.selesai sarapan,baekho-hyunmi berpamitan pada hyunhi.
‘’chagia,kami pergi dulu,baik-baik dirumah’’
‘’ne oppa’’
‘’eonn,aku berangkat dulu ya’’
‘’ne hyunmi,hati-hati’’
Baekho-hyunmi melenggang pergi meninggal kan ruang makan,semenjak pulang honey moon baekho semakin menempel pada hyunmi.hampir setiap hari ia mengantar hyunmi menuju ke kampus,seperti saat ini mereka sedang dalam perjalanan menuju seoul national univeraity.baekho fokus menyetir sementara hyunmi,sedang berkirim pesan dengan hyerin-hyejin.
"Sepertinya ponsel itu lebih menarik dari wajah tampanku"
Menyadari baekho yang merasa terabaikan,htunmi menghentikan kegiatan berkirim pesan nya.hyunmi menaruh ponsel pintar itu kedalam tas ransel nya,lalu ia menoleh ke arah baekho yang sedang menyetir.
"Weyo oppa?
"aku tak suka di abaikan schartz"
"mian,tadi temanku menayakan tugas"
"oh begitu,scharz coba nyalakan musik"
"ne oppa"
Hyunmi menyalakan music,lagu terbaru nuest yang berjudul love me mengalun merdu.hyunmi terbawa suasana,ia pun ikut betnyayi meskipun suara dia tak seindah suara member nuest tetapi hyunmi cukup menghibur,baekho terkekeh melihat tingkah istri kecilnya.meskipun sudah menikah hyunmi tetap menjadi fangirl,terlebih lagi hyunmi menikah dengan baekho yang merupakan member nuest sehingga hyunmi semakin setia menjadi fans nuest.
Saking gemasnya pada hyunmi,baekho mencubit pipia chubby hyunmi sehingga membuat hyunmi memekik.
"Aigoo scharz neomu kiyowo"
"oppa geumanhae"
"kau sangat menggemaskan"
"tapi pipiku sakit"
"mian,aku terlaku keras mencubit pipmu"
Hyunmi memasang wajah cemberut,bibir hyunmi yang mengerucut terlihat sangat menggemaskan.seandainya mereka tidak dalam perjalanan,mungkin baekho sudah kemvali mencium bibir chery hyunmi.setelah menempuh perjalanan selama 2 jam,mereka pun sampai di gerbang SNU.
"oppa,aku masuk dulu"
"ne scharz,belajar yang rajin"
"ne oppa,nanti sore tidak usah menjemputku"
"baiklah,ingat jangan dekat2x dengan namja kampus"
"ne oppa araseo,aku pergi dulu pai pai"
Hyunmi turun dari mobil,dengan langkah riang ia berjalan memasuki gerbang.setelah punggung hyunmi menghilang di balik pintu gerbang,baekho kembali menjalankan mobil menuju pledis entertaiment.
Suasana kelas bisnis management cukup gaduh,mengingat para dosen sedang mengikuti rapat sehingga tidak ada perkuliahan.para dosen hanya memberikan beberapa tugas.hyerin,hyejin dan hyunmi memutuskan untuk mengerjakan tugas di perpustakaan mengingat mereka tidak bisa berkonsentrasi jika belajar di tempat yang terlalu bising.
"Hyunmi,tolong carikan buku tentang administrasi bisnis"
"ah ne,chakaman aku cari dulu"
Hyunmi bangkit dari duduknya,ia berjalan menuju rak buku untuk mencari buku administrasi bisnis.setelah mencari dalam waktu beberapa menit,hyunmi menemukan buku itu. hyunmi mengambil kursi,lalu ia mencoba mengabil buku yang berada di rak paling atas.saat hyunmi hampir mendapatkan buku itu,tiba-tiba kursi itu bergoyang hyunmi hampir terjatuh.untungnya cha eun woo datang di waktu yang tepat,ia menagkap tubuh hyunmi sehingga tak terjatuh di lantai.
Mereka saling bertatapan dalam waktu beberapa menit, eunwoo menatap hyunmi intens membuat hyunmi menjadi salah tingkah.
"sunbae,bisakah turunkan aku"
"ah ne"
Eun woo pun tersadar,ia segera menurunkan hyunmi dari gendonganya.
"ini bukunya"
Hyunmi mengambil buku itu,lalu ia melenggang pergi meninggalkan cha eun woo kembali menuju teman-temanya.cha eun woo menatap punggung hyunmi yang menghilang dari pandanganya,entah mengapa,semakin hari perasaan cha eun woo terhadap hyunmi semakin berkembang.
Waktu berlalu begitu cepat,jam menunjukan pukul 17.00 KST hyunmi dan kedua temanya sudah mengumpulkan tugas,saat ini mereka sedang berada di parkiran bergegas menuju salah satu caffe yang tak jauh dari kampus.saat hyunmi akan memasuki mobil,tiba-tiba ponselnya berdering.hyumi menghentikan langkahnya,lalu segera menjawab panggilan telepon.
"yeobseo"
"Agasshi,nyonya hyunhi masuk ruma sakit"
"bagaimana keadaanya?
"nyonya sedang di periksa"
"Ahjuma,tolong kirim kan alamat nya aku akan segera kesana"
"ne agasahi"
Pip hyunmi menutup sambungan telepon,ia segera masuk ke dalam mobil.hyerin-hyejin terkejut saat melihat hyunmi yang terlihat panik.hyunmi bercerita jika hyunhi masuk rumah sakit,hyunmi meminta maaf karena tidak bisa ikut nongkrong bersama hyerin-hyejin.kedua sahabatnya itu memaklumi nya,hyerin mulai menjalankan mobil menuju ke rumah sakit Han Shin.setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam,mereka pun sampai.
"gomawo sudah mengantarku"
"tidak masalah,semoga hyunhi baik2x saja"
"ah ne,doa'kan saja"
Hyunmi turun dari mobil,dengan langkah terburu-buru ia berjalan memasuki rumah sakit.hyunmi menanyakan kamar hyunhi pada resptionist,setelah itu ia memasuki lift menuju lantai 3.beberapa menit kemudian lift pun terbuka,hyunmi kembali meneruskan langkahnya menuju ruang icu.sesampai di sana hyunmi segera menghampiri baekho,baekho terlihat sangat kacau.
"oppa bagaimana keadaan hyunhi eonni?
"keadaan hyunhi menurun,karena ia menolak kemo terapi"
"gwaechana,aku yakin hyunhi eonni akan bertahan"
"Hyunmi aku takut,aku belum siap kehilangan hyunhi"
Baekho kembali terisak,hyunmi menarik baekho kedalam pelukannya mencoba menenagkan.perlahan,baekho mulai tenang. hyunmi mengengam tangan baekho,lalu ia mengajak baekho untuk memasuki ruangan.baekho duduk di dekat tempat tidur,sementara hyunmi berdiri di samping baekho.tangan baekho mengengam tangan hyunhi yang tersambung dengan infus.
"chagia ireona,aku disini"
Bisik baekho di telinga hyunmi,air mata kembali membasahi pipi baekho.jujur hyunmi sedih melihat keadaan hyunhi yang kembali drop,terlebih lagi dia tak tega melihat baekho yang terpukul.Hyunmi membiarkan baekho bersama hyunhi,ia pergi kekantin untuk membeli makanan untuk baekho meningat baekho belum makan sedari sore,hyunmi tak ingin baekho jatuh sakit karena terlalu mencemaskan hyunhi.
Waktu berlalu begitu cepat,jarum jam sudah menunjukan ke angka10.hyunmi pamit pulang,mengingat besok ia harus kembali berkuliah.
"oppa aku pulang dulu"
"ne schartz,maaf tidak bisa mengantarmu"
"gawenchana,oppa jangan lupa makan"
"ne schartz,nanti aku makan"
"baiklah,aku pergi dulu"
"chkaman"
Hyunmi mengentikan langkahnya,tak lama baekho menghampirinya lalu memeluknya dari belakang.jantung hyunmi berdetak lebih cepat saat baekho tiba-tiba memeluknya.pelukan hangat baekho terasa sangat nyaman,tak lama baekho membalik tubuh hyunmi sehingga posisi mereka saling berhadapan.
"mianhae,malam ini aku tidak bisa menemanimu"
"gawenchana,kalo begitu aku pulang dulu"
"hati-hati di jalan,hubungi aku jika sudah sampai"
"ne oppa,besok sepulang kuliah aku akan kesini lagi"
Setelah itu hyunmi melenggang pergi meninggalakan ruangan icu,hyunmi kembali memasuki lift menuju lantai dasar.sesampai di sana ia kembali menerusak langkah keluar dari rumah sakit,saat ini hyunmi sedang berada di depan jalan,menunggu taxi yang melintas. tak lama,sebuah mobil hitam berhenti lalu kaca mobil pun terbuka menampilkan sosok minhyun di balik kemudi.
"minhyun oppa"
"hyunmi kamu sedang apa?
"menunggu taxi"
"masuklah,biar ku antar"
Hyunmi masuk kedalam mobil eun woo,tak lama mobil pun melaju meninggalkan rumah sakit.selama dalam perjalanan menuju kediaman barkho,minhyun menanyakan prihal hyunmi yang beberapa bulan ini tidak berada di apartement.hyunmi mengarang cerita jika ia pindah ke rumah pamanya.
"kenapa kau tidak mengabariku eoh?
"mian,akhir2x ini aku sangat sibuk"
"kenapa mendadak pindah ke rumah pamanmu?
"pamanku sedang ada kerjaan ke luar negri,
untuk sementara waktu aku tinggal disana menemani bibku"
"oh begitu,semenjak kamu pindah aku merasa kesepian"
"carilah pacar,jangan terus bergantung pada orang lain"
"ne araseo,lihat saja nanti akan ku kenalkan pacarku padamu"
"baiklah,aku tunggu traktiranya"
Mereka pun terlarut dalam obrolan,entah mengapa jika bersama hyunmi minhyun
yang pendiam berubah menjadi cerewet.
sifat minhyun yang terkenal dingin,berubah menghangat saat bersama hyunmi.setelah menempuh perjalanan selama 2 jam,mereka pun sampai di perumahan apeujong.
"kenapa turun disni?
"bibiku sangat cerewet jika aku pulang dengan namja"
"baiklah,terserah kau saja"
"Aku masuk dulu,dahh"
Hyunmi turun dari mobil,hyunmi berjalan memasuki pintu gerbaang komplek.tanpa hyumi sadari diam-diam minhyun memperhatikan dari kejauhan.setelah hyunmi menghilang dari pandanganya,minhyun kembali menjalankan mobil meninggalkan kompek perumahan itu.To be continue.............