
Sudah hampir dua minggu hyunhi di rawat di rumah sakit,tetapi hyunhi masih belum sadarkan diri.setiap hari baekho datang untuk menjenguk hyunhi,terkadang baekho menginap di rumah sakit untuk menemani hyunhi,sehingga intensitas pertemuanya dengan hyunmi semakin terbatas.
Hyunmi memakluminya,karena ia menyadari posisinya sebagai istri kedua sehingga hyunmi tidak ingin terlalu banyak menuntut pada baekho.
Jujur hyunmi merasa kesepian,kareana baekho lebih sering bermalam di rumah sakiti.hyunmi ingin menemani baekho,
tetapi dia tidak biasa karena hyunmi harus mengerjakan tugas-tugas kuliah,sehingga hyunmi hanya datangmenjenguk hyunhi pada sore hari selepas pulang kuliah.
Hyunmi terbangun di malam hari,nafasnya tersengal ia baru saja mengalamimimpi buruk.tak lama ponsel hyunmi bordering,hyunmi segra mengambil ponselnya yang berada diatas nakas.
‘’yeoboseo,ada appa oppa’’
‘’hyunmi,hyunhi meninggal’’
Sambungan telepon pun terputus,Hyunmi bangkit dari tempat tidur iamengambil mantel serta kunci mobil.dengan langkah terburu-buru hyunmi berjalan meninggalkan kamar,menuruni anak tangga menuju lantai 2.
‘’agasshi mau kemana?
‘’ahjuma aku harus ke rumah sakit,ahjuma tolong jaga rumah’’
Hyunmi melenggang pergi menuju garasi,sesampai disana hyunmi masukkedalam mobil audy hitam.tak lama mobil mulai melaju meninggalkan pekarangan mansion menuju rumah sakit.setelah menempuh perjalanan selama 2 jam,hyunmi pun sampai di rumah skit Han Shin.hyunmi memarkirkan mobil,lalu ia turun dari mobil berjalan memasuki rumah sakit.
Hyunmi masuk kedalam lift lalu menekan angka 3,tak lamapintu lift pun tertutup.
‘’ting’’
Pintu lift kembali terbuka,hyunmi berjalan terburu-buru menuju ruang inap hyunhi.sesampai disana,hyunmi menghampiri baekho yang sedang menagis di dekat balnkar hyunhi.wajah hyunhi terlihat sangat pucat,hyunhi telah pergi untuk selamanya. tak lama suster menutupi hyunhi dengan kalin putih,sebelum suster itu memabawa jenazah hyunhi,suster itu menghampiri hyunmi.
‘’apakah anda nona hyunmi?
‘’ne,saya sendiri,ada apa suster?
‘’ini ada surat dari nona hyunhi’’
Tangan hyunmi terulur mengelus punggung baekho yang bergetar.
‘’uljima oppa,aku tau ini berat bagimu’’
‘’hyunmi,mengapa hyunhi meninggalkanku secepat ini?
‘’aku tak tau oppa,mungkin takdir hyunhi sudah seperti ini’’
‘’hyunmi,jangan tinggalkanaku,hanya kamu satu-satu nya yang aku punya’’
‘’ne oppa,apapun yang terjadi aku akan tetap disampingmu’’
Baekho menarik hyunmi kedalam pelukanya, tangan hyunmi terulur mengelus punggung baekho yang bergetar karena menangis.
Keesokan harinya,baekho-hyunmi mendatangi rumah duka.
Banyak orang yang datang untuk melayat,mengingat semasa hidupnya hyunhi orang yang baik.
setelah memberikan penghormatan terakhir,hyunmi pulang meninggalkan baekho yang masih ingin berada di rumah duka.
Hyunmi terpaksa pulang,karena ia hatrus pergi ke kampus untuk mengikuti ujian akhir semester.
Dua Bulan semenjak kepergian hyunhi,sikap baekho berubah.baekho jarang pulang ke rumah,terkadang jika baekho pulang pun ia pulang dalam keadaan mabuk.tak hanya itu,baekho memilih untuk pisah ranjang.
Hyunmi merasa kebingungan dengan perubahan sikap baekho,hyunmi mencoba bersabar menghadapi sikap baekho. tetapi semakin hari baekho semakin mengabaikanya,seolah-olah tidak menganggap ke beadaan hyunmi.
Kesabarnanya hyunmi telah habis, hyunmi memutuskan untuk pergi dari rumah baekho.hyunmi butuh waktu untuk menenangkan pikiran,hyunmi kembali ke apartement nya.To be continue..................