My Second Wife Is My Fansgiril

My Second Wife Is My Fansgiril
Kehamilan Hyunmi



Sudah hampir dua minggu hyunmi tinggal


di apartenmen nya,selama itu pula hyunmi menunggu baekho untuk menghubunginya.tetapi hyunmi menelan kekecewaan karena baekho tak kunjung menghubunginya,keadaan seperti ini membuat hyunmi bersedih,tetapi hyunmi tidak ingin larut dalam kesediahan.hyunmi mencoba tegar,menjalani hari-hari sebagai seorang mahasiswi.


Saat ini hyunmi sedang berada di dapur untuk membuat sarapan.



Saat hyunmi membuka kulkas,tanpa sengaja ia mencium bau ikan tuna.bau anyir dari ikan segar itu sangat menyengat,membuat perut hyunmi bergejolak.hyunmi berlalri menuju kamar mandi.


‘’huekkkk’’



Hyunmi memuntahkan cairan pada wastafel.hyunmi merasa heran saat melihat hanya ada cairan putih kekuningan di wastafel itu. tak ingin ambil pusing,hyunmi menyalakan keran lalu berkumur.selelasi berkumur hyunmi manatap pantulan wajahnya di cermin,wajahnya terlihat pucat.


Hyunmi pikir mungkin itu karena ia kurang istirahat karena sering begadang,hyunmi meninggalkan kamar mandi lalu kembali menuju meja makan.



Hyunmi. menarik kurisi,ia duduk lalu mulai menyantap sandwich buatannya.selesai sarapan,hyunmi mengambil tas ransel lalu keluar dari apartement.Saat hyunmi akan melangkah,tiba-tiba kepala hyunmi terasa pening penglihatan hyunmi mulai kabaur,bertepatan dengan itu minhyun keluar dari apartementnya minhyun segera menghampiri hyunmi karena hyunmi hampir terjatuh.


‘’hyunmi gwaenchnayo?


‘’kepalaku sangat pening’’


‘’kajja,aku antar ke rumah sakit’’


Minhyun membantu hyunmi berjalan,


menuju lift.tanpa mereka sadari seseorang mengambil foto kebersamaan mereka.sesampai di parkiran,minhyun-hyunmi


masuk kedalam mobil,tak lama mbil melaju meninggalkan kawasan apartement menuju rumah sakit terdekat.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam,merekapun sampai di rumah sakit haesung.



Minhyun membantu hyunmi berjalan memasuki rumah sakit.


‘’masuklah,nanti aku menyusul’’


‘’ne oppa,gomawo sudah mengantarku’’


Hyunmi masuk kedalam ruangan dokter untuk di periksa,sementara minhyun menunggu di luar.tak lama,minhyun masuk. ke ruangan dokter karena dokter ingin menyampaikan hal penting kepadanya.


‘’uisanim,bagaimana keadaanya’’


‘’selamat istri anda hamil,usia kandunganya memasuki 2 minggu’’


‘’ah ne uisanim’’


‘’kandungan nona hyunmi masih rentan,harap untuk tidak melakukan pekerjaan yang berat,ini ada resep untuk mengurangi rasa mual’’


‘’gomawo uisaanim’’


Minhyun melenggang pergi,lalu menghampiri hyunmi yang masih tertidur di atas blankar.minhyun membantu hyunmi turun dari blankar,mereka berjalan meninggalkan ruangan dokter itu.sebelum membawa hyunmi kembali ke apartement,minhyun mengajak hyunmi menuju taman rumah sakit.



‘’hyunmi ada yang ingin aku tanyakan’’


‘’ne oppa,katakana saja?


‘’hyunmi kamu hamil,sipa ayah bayi itu?


‘’bayi ini bayi baekho oppa,kami telah menikah beberapa bulan yang lalu’’


Minhyun terkejut saat mengetahui fakta jika hyunmi telah menikah dan saat ini tengah mengandung,yang sangat mengejutkan lagi pria yang menikahi hyunmi adalah baekho teman satu grupnya.


Hyunmi mulai menceritakan semuanya pada minhyun,mulai dari pertemuannya dengan hyunhi sehingga dia berakhir di pelaminan bersama baekho,menyandang status sebagai status istri kedua.


Minhyun mengeluarkan sapu tangan saat melihat hyunmi yang mulai menagis,tangan minhyun terulur mengelus air mata yang membashi pipi hyunmi.jujur hati minhyun sakit saat melihat hyunmi bersedih,minhyun tak habis pikir mengapa baekho tega mencapakna gadis cantik dan baik seperti hyunmi.


‘’uljima,kamu harus tegar demi bayi dalam kandunganmu’’


‘’gomawo oppa’’


‘’sudah jangan bersedih,kajja kita ke super market’’


‘’untuk apa oppa?


‘’membeli bahan makanan’’


‘’tapi isi kulkasku masih penuh oppa’’


‘’ tebakan mu benar he he’’


‘’kajja kita pergi sekarang’’


Minhyun-hyunmi meninggalkan rumah sakit menuju super market.



Sesampai disana,mereka megambil trolly,


lalu berkeliling menuju stand bahan makanan.minhyun memasukan beberapa sayuran kedalam trolly,lalu ia mendorong trolly menuju stand buah-buahan.



‘’oppa,aku ingin nanas’’


‘’kamu tidak boleh memakanya’’


‘’memangnya kenapa?


‘’itu tidak baik untuk ibu hamil’’


Hyunmi pun menurut,ia mengambi buah strawberry dan kiwi lalu memasukan kedalam keranjang.setelah itu,mereka mendrorong trolly menuju stand daging.Minhyun melihat-lihat daging,dan ikan yang masih segar di dalam frezzer.dia menimang-nimang memilih ikan yang memiliki protein tinggi,karena itu bagus untuk ibu hamil.


‘’hyunmi,mau ikan apa?


‘’aku tidak suka,bau amis nya membuatku mual’’


‘’tapi protein ikan bagus untuk janin’’


‘’baiklah,tapi oppa yang. harus memasaknya’’


"oke"


Minhyun tersenyum,tanganya teulur mengelus surai kecoklatan hyunmi.


minhyun memasukan ikan segar kedalam keranjang,lalu mereka mendrng trolli ke stand lain,stand ketiga yag mereka datagi yaitu stand yang menyediakan berbagai jenis susu.mulai dari susu ibu hamil,balita dan masih banyak lagi.



‘’hyunmi,kamu mau yang mana?


‘’entahlah,aku belum pernah mencoba susu ibu hamil’’


Jawab hyunmi asal,minhyun mengambil 3 box susu ibu hamil dengan varian rasa yang berbeda yaitu coklat,vanilla dan stroberi.minhyu memasukan 3 box susu ibu hamil itu pada trolly.


‘’oppa,aku ingin ice cream’’


‘’kajja,kita kesebelah sana’’


Mihyun-hyunmi mendrng trolly menuju stand yang menjual berbagai ice cream dengan beberapa varian rasa.mata hyunmi berbinar saat melihat box ice cream itu,hyunmi membuka frezzer mengambil tiga box ice cream lalau memasukan kedalam trolly.


Minhyun mengambil dua box ice cream,lalu mengembalikan kembali kedalam frezzer,hyumi memasag wajah cemberut saat mihyun menaruh dua bx ice cream itu kedalam freezer.


‘’oppa kenapa menaruh kemabali?


‘’banyak makan ice cream tidak baik untuk ibu hamil’’


‘’selalu saja begitu,bilang saja tidak ingin mentraktir’’


Jawab hyunmi kesal,hyunmi melenggang pergi meuju kasir.



Minhyun memakai masker terlebih dahulu,karena pasti akan banayak orang yang mengenalinya.


Minhyun mendrolong trolly,lalu berjalan menuju kasir,setelah melewati antrian,minhyun pun berada dibarisan paling depan.minhyun memberikan blaccard pada petugas kasir,sete;ah petugas itu selesai menghitung belanjaanya.


‘’in kartu blacard nya’’


‘’ah ne kamsahamnida’’


Minhyun mengambil kartu blackcard serta kantong keresek belanjaan,minhyun berjalan kelauar dari super market menuju parkiran.sesampai disana ia menghampirihyunmi yang sedang bersender di kap mobil sambil menikmati ice cream.


‘’aig,rupanya kamu disini,aku pikir kamu hilang’’


‘’oppa aku lapar,ingin makan jajangmyeon’’


‘’kajja,kita pergi ke restoran’’


‘’yey gomawo oppa’’


Minhyun-hyunmi memasuki mobil,tak lama mobil mulai melaju meninggalkan super market.tanpa mereka sadari,seseorang kembali mengabil foto kebersamaan mereka secara diam-diam.oarang itu langsung mengirimkan foto-foto itu pada orang yang meyuruhya.dia sangat senang,karena orang yang menyuruhnya memberikan bonus dua kali-lipat.To be continue..............