My Second Wife Is My Fansgiril

My Second Wife Is My Fansgiril
Honey Moon Day5



Hari ini adalah hari terakhir baekho-hyunmi berada di paris.baekho-hyumi memutuskan untuk menghabiskan hari terakhir di paris,dengan ber malas-malasan di hotel mengingat baekho-hyunmi telah puas berjalan-jalan mengunjungi tempat-tempat romantis yang berada di kota paris.


Selesai makan siang hyunmi-baekho menonton film barat bergenre action-romantis.mereka duduk dikarpet berbulu menikmati camilan sambil menonton film yang sedang berlangsung.di tengah-tengah cerita tiba-tiba ada adegan kiss scane,reflex hyunmi langsung bersembunyi di balik dada baekho.tak lama adegan kiss scane beralih pada adegan bad scane,suara-suara aneh mulai terdengar.


‘’oppa matikan laptop nya’’


Teriak hyunmi sambil menutup kedua telinganya karena tak ingin mendengar suara-suara laknat itu,baekho sama terkejutnya seperti hyunmi.meskipun ia pria normal ia tak menyukai film yang mengandung unsur semi.baekho segera mematikan laptopnya,baekho tersenyum saat melihat hyunmi yang tertidur di pelukannya.baekho menggendong hyunmi meletakan hyunmi di atas tempat tidur,baekho mencium kening hyunmi.


Lalu melenggang pergi menuju balkon hotel.sesampai di sana,baekho menghubungi orang-orang yang sedang menyiapkan tempat di salah restoran yang berada di dalam menara Eiffel.


‘’hallo,sudah sejauh manapersiapan nya’’


‘’dekorasinya sudah hampir selesaituan’’


‘’tolong hidangkan makanan terbaik dari restoran kalian’’


‘’baik tuan,jika anda butuh sesuatu harap segera hubungi kami’’


Pip baekho menutup sambungan telepon,baekho merasa lega saat mengetahui tempat yang ia persiapkan untuk makan malam dengan hyunmi hampir selesai.Baekho sengaja menyiapkan makan malam romantis,mengingat nanti malam adalah malam terakhir baekho-hyunmi berada di paris.


Selagi menunggu hyunmi yang masih tertidur,baekho menghubungi salon yang cukup terkenal di paris untuk mendandani hyunmi.tak hanya itu,baekho pun sudah menyiapkan gaun malam dari rancangan desainer ternama,baekho merogoh kocek cukup mahal untuk membeli gaun berwarna merah.


Malam harinya,hyunmi mendatangi restoran yang berada di menara eiffle. Hyunmi masuk kedalam lift yang terdapat di level kedua, untuk mencapai titik paling tinggi di menara.Selain itu, terdapat juga restoran le Jules Vernes yang berada di level kedua, kamu dapat menikmati daging dan wine yang disediakan dengan menikmati pemandangan kota Paris.


Ting pintu lift terbuka,hyunmi keluar dari lift lalu berjalan menuju salah satu ruangan yang sudah baekho pesan.hyunmi membuka pintu,ruangan itu terlihat gelap,hanya ada beberapa lilin yang menerangi ruangan itu.


‘’baekho oppa eodiseo’’


Gumam hyunmi memanggil baekho,tak lama lampu di ruangan itu menyala.hyunmi terkejut saat melihat lilin berbentuk hati,tak lama baekho keluar dari persembunyiannya.baekho berjalan menghapiri hyunmi yang berdiri di ambang pintu.baekho memberikan buket mawar merah,dengan senag hati hyunmi menerimanya.baekho menggiring hyunmi menuju meja makan dekat dengan kaca,hyunmi terkagum saat melihat gemerlapnya menara eiffle dari atas gedung restoran itu.


‘’woah daebak indah sekali’’


‘’apakah kamu ingin kesana?


‘’ne oppa,aku ingin melihat menara eiffele dari dekat’’


‘’baiklah,setelah makan malamkita kesana’’


Baekho-hyunmi menikmati makan malamdengan khidmat,selesai makan malam mereka berdansa mengikuti irama musik klasik yang mengalun.malam itu hyunmi tampil beda saat mengenakan gaun merah maroon serta make up yang menghiasi wiwajah cantiknya,sosok hyunmi yang terkesan childish menjelma menjadi sosok wanita dewasa.baekho terjatuh pada pesona istri cantiknya itu.



Hyunmi pun terkagum pada baekho yang terlihat tampan mengenakan setelan casual.ia semakin terkjatuh pada pesona baekho, baekho terlihat sngat tampan dan menawan.



‘’scharz you’re look so beautiful to night’’


‘’gomaw oppa"


Jawab hyunmi malu-malu,mereka berdansa mengikuti irama musik klasik.dan saat musik berhenti,baekho mendekatkan wajahnya pada hyunmi mengikis jarak di antara mereka.material lembut menyapu permukaan bibr hyunmi,hyunmi memejamkan matamenikmati ciuman baekho.baekho menarik tengkuk hyunmi memperdalam ciuman mereka,semakin lama ciuman lembut baekhoberubahmenjadi ciuman liar dan menuntut.


‘’eungggh’’


Desah hyunmi di tengah-tengah ciuman mereka,hyunmi kehabisan pasokan oksigen.hyunmi memukul dada bidang baekho,baekho pun melepaskan tautan bibir mereka.hyunmi meraup oksigen sebanyak-banyaknya,baekho terkekeh melihat lipstick merah hyunmi yangberantakan akibat ulahnya.baekho mengambil sapu tangan dari saku jas,lalu ia membersihkan bibir hyunmi.


‘’cha sudah selesai,kajja kita


melihat menara eiffel’’


Jawab hyunmi antusias,baekho mengandeng tangan hyunmi merekaber jalan meninggalkan ruangan itu menuju lift.baekho-hyunmi memasuki lift,pintu lift kembali tertutup.beberapa menit kemudian pintu lift terbuka,baekho-hyunmi keluar dari lift lalu berjalan keluar dari restoran untuk melihat menara eiffle dari luar.Hyunmi menatap takjub saat melihat menara eiffle hadapanya.



‘’jinjja daebak,indah sekali oppa’’


‘’scharz kajja kita berfoto’’


‘’ ne oppa,kajja’’


Baekho mengeluarkan ponsel pintarnya daridalam jas,lalu mereka berselfie dengan latar belakang menara eiffle yang menyala di malam hari.setelah puas menikmati keindahan malam hari dimenara eiffle,baekho-hyunmi memutuskan untuk kembali ke hotel mengingatwaktu sudah menunjukan pukul 23.00.untungnya jarak hotel dan menara eiffle tidak terlalu jauh sehingga mereka hanya memerlukan waktu 20 menit.sesampai di kamar hotel,hyunmi mengambil pakaian ganti dari dalam lemari lalu menuju kamar mandi.


‘’tok tok tok scharz apa kamumasih lama’’


‘’ne oppa,tunggu sebentar’’


Dengan ragu,hyunmi keluar darikamarmandi mengenakan lingery berwarna merah maroon.mata baekho membelalak saat melihat hyunmi memakai gaun tidur transfaran itu,baekho menelan ludah nya kasar lalu ia melenggang memasuki kamar mandi.


hyunmi bernafas lega,dia pikir baekho akan menyerang nya saat melihat iamengenakan pakian seperti itu.hyunmi berjalan menuju tempat tidur,ia naik ke tempat tidur lalu berbaring.


Hyunmi menarik selimut untukmenutupi


gaun tipisnya,taklama baekho keluar dari kamar mandi.ia hanya mengenakan kaos tampa lengan serta boxer hitam, baekho berjalan menuju tempat tidur.



Mata hyunmi yang sudah mengatuk seketika kembali terbuka saat melihat baekho dengan tampilan shirt less.Otot bisep baekho terlihat sangat jelas,tak hanya itu abs nya tercetak jelas karena baekho hanya mengenakan kaos dalam.hyunmi menggelekan kepala mencoba menepis fantasiliar yang mulai bermunculan di benaknya.


‘’scharz kenapa kamu belum tidur?


‘’aku belum mengantuk oppa’’


‘’sudah malam,kajja kita tidur’’


Baekho berbaring di samping hyunmi,baekho menjaga jarak agar tidak bersentuhan dengan hyunmi.hyunmi merasa aneh dengan tingak baekho yang tak seperti biasanya,hyunmi tak ingin ambil pusing ia mencoba memejamkan mata tetapi ia takbisa tidur.


Melihat baekho yang sudah menutup mata,hyunmi mendekat kerah baekho lalu ia meringsek kedalm pelukan hangat baekho.



Seketika baekho terasa seperti tersengat listrik saat kulitnya bersentuhan dengan kulit hyunmi.baekho berusha menahan gairah nya,tetapi pertahanan baekho runtuh karena hyunmi yang tak bisa diam dalam tidurnya,membangunkan juniornya,baekho tak tahan lagi ia butuh pelepasan.


‘’hyumi,bolehkah aku menyentuhmu?


‘’aku takut oppa,ini pertma kali bagiku’’


‘’aku kan bermain dengan lembut’’


‘’baiklah,lakukan saja oppa’’


Baekho tersenyum penuh kemenangan,ia menindih tubuh mungil hyunmi.bibir baekho kembali menyapu permukaan bibir tipis hyunmi,hyumi memejamkan mata menikmati ciuman baekho yang sangat memabukan.



Malam itu menjadi malam yang panjang bagi pasangan suami isteri itu,hyunmi telah menyerahkan hati dan tubuhnya pada baekho.hyunmi harap malaikat kecil segera hadir di tengah-tengah pernikahan mereka,mengingat baekho sudah sedari dulu mendambakan seorang anak.To be continue................