My Second Wife Is My Fansgiril

My Second Wife Is My Fansgiril
Check up kandungan



Mentari pagi kembali menyinari bumi,


hyunra terbangun dari tidurnya saat meraskan


kram perut.dengan langkah tertatih hyunra,


berjalan memasuki kamar mandi.hyunra tertunduk lemas di dekat closet,perutnya terasa sakit badan hyunra terasa lemas.


baekho terbangun dari tidurnya,saat meraba tempat tidur di sebelahnya yang kosong.


baekho bangkit dari temlat tidur lalu berjalan memasuki kamar mandi.


"ceklek"


pintu terbuka terlihat hyunra yang tertunduk lemas di dekat closet,baekho segera menghampiri hyunra lalu menanyakan keadaannya.


"scharz gwaenchanayo?


"perutku sakit oppa"


"kajja kita ke rumah sakit"


hyunra pun menurut,mereka bergegas pergi ke rumah sakit terdekat.setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam,mereka pun sampai.baekho-hyunra segera turun dari mobil lalu berjalan memasuki rumah sakit.


mereka memasuki lift lalu menekan tombol 3,


sesampai di lantai 3 pintu lift kembali terbuka.baekho-hyunra berjalan menuju ruang dokter kandungan,sesampai di sana mereka duduk di kursi ruang tunggu.


tak lama,sepasang suami-istri keluar dari ruangan itu.mereka terlihat sangat harmonis,


sang suami sangat perhatian pada istrinya yang sedang hamil besar.baekho-hyunra tersadar dari lamunan saat mendengar suara suster.


"ny kang hyunra,silahkan masuk"


"oppa aku periksa dulu,oppa tunggu disini saja"


"tidak scharz aku ikut denganmu"


hyunra pun pasrah,mereka memasuki ruangan dokter kandungan.kedatangan mereka di sambut hangat oleh dokter kang,


dr kang mempersilahkan mereka duduk.


"uisanim,tolong periksa kandhngan istri saya


tadi dia mengalami kram perut"


"mari nyonya ikut saya sebentar"


hyunra mengikuti dr kang untuk diperiksa,


hyunra berbaring di atas blankar.dr kang menyingkap dress hyunra,lalu mengoleskan


gel bening pada perut hyunra.dr kang menggerakan alat di perut hyunra,terlihat


gambar sebuah janin yang sedang berkembang di rahim hyunra yang terlihat


melalui layar monitor.


"bagimana keadaan bayi saya uisanim"


"bayi anda sehat,apakah anda ingin mengetahui jenis kelaminnya?


"tidak usah uisanim,jika saya mengetahuinya sekarang itu tidak akan menjadi kejutan"


selesai di periksa,hyunra-dr kang kembali menghampiri baekho.baekho langsung menanyakan keadaan hyunra,pada dr kang.


"bagimana keadaan istri saya uisanim?


"keadaan bayi dan istri anda baik-baik saja"


"apakah kram yang istri saya alami,berpengaruh pada byai kami"


"anda tidak usah khawatir,hal itu sering terjadi jika usia kandungan sudah memasuki 4 bulan saya sarankan agar ny hyunra banyak istirahat dan tidak melakukan pekerjaan yang berat"


"baik uisanim,kamsahamnida"


"tunggu,ini ada foto usg bayi anda"


dr kang memberikan selembar foto usg pada baekho,senyum baekho terukir saat melihat sebuah janin yang sedang tumbuh pada rahim hyunra.


"kamsahamnida uisanim,kalo begitu kami permisi"


setelah berpamitan,baekho-hyunra melenggang pergi meninggalkan ruang dokter.selama dalam perjalanan pulang,


senyum baekho terukir saat kembali mengingat foto usg bayi mereka.


"oppa,kenapa senyum-senyum sendiri?


"aku sangat bahagia scharz,aku tak sabar menantikan kelahiran bayi kita"


"nado oppa"


setelah mennempuh perjalanan kurang lebih setengah jam,mereka pun sampai.baekho-


hyunra segera turun dari mobil lalu memasuki


di pelukan baekho.


"oppa apakah hari ini oppa tidak akan pergi bekerja?


"aku sengaja izin,karena ingin mengkhawatirkanmu scharz"


"oppa pergi kerja saja,aku tidak apa-apa


pula kan ada han ahjuma"


"tidak scharz,aku tidak bisa fokus bekerja jika terus memikirkan mu"


"berhenti menggombal oppa"


"aku serius scharz"


seketika pipi hyunra merona,baekho yang merasa gemas mecubit pipi chubby hyunra.


hyunra mengerecutkan bibirnya,membuat baekho semakin merasa gemas.baekho mendekatkan wajahnya lalu mengecup bibir hyunra singkat.


"scharz ada yang ingin aku bicarakan,


ini mengenai kuliahmu"


"ne oppa,katakan saja"


"sebaiknya kamu kuliah onlen saja,


aku takut kamu kelelahan jika setiap


hari pergi ke kampus"


"tapi oppa,aku akan merasa bosan,


jika kuliah online di rumah"


"ini demi kebaikanmu dan bayi kita,


dokter kang bilang kamu tidak boleh kelelahan"


"baiklah,tapi bolehkan aku mengundang hyerin-hyejin sesekali berkunjung ke rumah"


"ne hyunra,aku mengizinkan kedua teman mu untuk berkunjung asal mereka yeoja"


"gomawo oppa"


"ne cheonma,lebih baik sekarang kamu tidur"


"ne oppa"


baekho mengelus perut hyunra yang mulai membuncit,perlahan mata hyunra mulai terpejam.tak lama hyunra pun tertidur,tiba-tiba terdengar suara teriakan han ahjuma dari lantai 1.baekho terkejut,baekho turun dari tempat tidur secara perlahan agar tidak membangunkan hyunra.


baekho keluar dari kamar lalu berjalan menuruni anak tangga menujunlantai 2,


baekho mempercepat langkahnya menuju


pintu utama baekho menghampiri han ahjuma yang masih terlihat schock menatap


ke arah sebuah kotak yang tergeletak di depan pintu rumah.


"ada apa han ahjuma?


"itu tuan"


kata han ahjuma,sampai melihat ke arah kotak yang tergeletak di depan pintu.


di dalam kotak itu,terlihat foto pernikahan yang retak yang berumuran darah.


baekho membaca pesan singkat yang tertulis


di secarik kertas dalam kotak itu.


"aku akan menghancurkan pernikahan kalian"


baekho mengambil kotak itu lalu membuangnya ke tempat sampah.


"ahjuma,siapa yang mengirim paket ini?


"tidak tau tuan,saat saya pulang dari pasar pajet itu sudah ada di depat pintu"


"jika ada paket yang tidak jelas,


lebih baik buang saja"


"baik tuan"


baekho kembali memasuki rumah,tanpa baekho sadari dari kejauhan momo memperhatikan gerak-gerik baekho,


momo tersenyum menyeringai saat


melihat baekho yang terlihat marah.


To be conttinue...............