
Hyunmi tersadar dari pingsan nya, saat ia membuka mata hyunmi terkejut saat melihat dirinya berada di sebuah ruangan kosong. tangan dan kaki nya terikat sehingga hyunmi
tidak bisa pergi kemana-mana.
Suara ketukan sepatu terdengar, menandakan deseorang akan memasuki ruangan. tak lama,
muncul lah seorang wanita cantik, dia berjalan angkuh menghampiri hyunmi.
"duguseo?
"kenalkan,aku dead angel yang akan
mengirmkanmu ke neraka"
Wanita itu tertawa, hal itu membuat hyunmi
ketakutan. wanita itu menatap hyunmi tajam,
eomosi nya memucak saat melihat perut buncit hyunmi, wanita itu menarik rambut hyunmi melampiaskan kemarahan nya,
hyunmi mengaduh kesakitan.
"ini tak sebanding dengan rasa sakit yang kurasakan"
"lepaskan, aku tak mengenalmu memgapa
kau berbuat seperti ini padaku?
"kau tau, kesalahan terbesarmu adalah
karena kau masuk ke dalam kehidupan
baekho!
"tidak seharusnya kau bersikap seperti ini
pada ku, aku dan barkho mengkin sudah
ditakdirkan bersama aku harap kau mengerti"
"takdir?omong kosong!
Wanita itu tersulut emosi ia mengeluarkan cutter, lalu ia menggoreskan pada wajah
hyunmi. hyunmi meringis kesakitan saat
cuttter itu melukai permukaan kulit wajah
nya.
"aku penasaran,apakah baekho akan tetap
menyukai mu jika ia melihat wajah mu
hancur seperti ini?
"gemumanhe! hentikan kegilaaan mu!
apa kau pikir dengan berbuat seperti ini
akan membuat baekho berpaling dariku?
tidak,justru hal ini akan membuat baekho
semakin membenci mu"
"cukup!tutup mulut mu jalang!
jika kau masih ingin hidup, lebih baik kau diam!
Wanita itu melenggang pergi, meninggalkan
ruangan pengap itu. Sebelum pergi wanita itu memerintahkan anak buah nya untuk memindahkan hyunmi ke tempat lain.
"aku rasa baekho sudah mengetahui tempat ini, pindahkan wanita ini ke markas ayah"
"ne agasshi"
Sementara itu ditempat lain, baekho sedang
berada di ruangn detektif kepercayaan nya.
setelah menunggu cukup lama, akhirnya baekho mengetahui tempat penyandraan
hyunmi. baekho segera pergi ke lokasi itu,
bersama beberapa body guard.
Setelah menempuh perjalan lurang leboh setengah jam, baekho pun sampai di kawasan pabrik yang sudah terbengkalai,
baekho segera masuk kedalam pabrik itu.
tetapi baekho tidak menemukan keberadaan
hyunmi, saat akan pergi baekho melihat
bercak darah yang berceceran di lantai
hal itu, membuat baekho semakin khawatir.
"bertahanlah hyunmi, aku akan segera menemukanmu"gumam baekho
Saat akan meninggalkan pabrik, ponsel baekho berbunyi.tanpa pikir panjang baekho
langsung menjawab telepon itu.
"annyong baby, coba ku tebak saat ini
kau pasti sedang mencari istri mu kan?
"momo apa semua ini ulah mu?
"ne tebakanmu benar, aku haya bermain
"momo aku tidak punya waktu untuk main-main, cepat beritau keberadaan hyunmi!
"clam down baby, jika kau ingin istrimu selamat turuti permintaanmu"
"apa mau mu!
"datanglah ke mansion ku, setelah itu
aku akan membebaskan istrimu"
"baiklah, aku kesana sekarang"
"aku tunggu kedatanganmu baby"
Baekho menutup sambungan telepon, baekho segera menuju mansion momo. setelah menempuh perjalanan selama 2 jam, baekho
pun sampai di kediman momo. Baekho segera memasuki mansion itu, dengan tidak
sabaran baekho menekan bel rumah.
Tak lama seorang wanita cantik membukakan pintu,baekho menatap jijik pada penampilan
mantan kekasihnya itu, yang dengan tidak tau malu nya hanya mengenakan lingeri berwarna
hitam. jika pria lain mungkin akan senang dan
langsung menerkam nya, tetapi lain hal nya dengan baekho, baekho justru merasa jijik dengan sikap murahan mantan kekasihnya.
"Dimana hyunmi!
"kenapa terburu baby, bagaimana jika kita bersenang-senang dulu"
"maaf, aku tidak tertarik"
"baiklah,jika kau terus seperti ini aku akan
memberi perhitungan padamu"
Wanita itu mengambil ponsel pintarnya,
dia menghubungi anak buahnya memberikan
perintah, agar membakar markas ayahnya.
"bakar markas itu"
"ne agasshi"
Pip wanita itu menutup sambungan telepon,
baekho sangat panik saat mendengar momo
menyuruh anak buahnya membakar markas itu.
"apa kau sudah gila? hentikan kegilaan mu ini!
"aku sudah bersikap baik padamu, sekarang
pilihan ada di tanganmu, ceraikan istrimu
atau aku akan membakar nya hidup-hidup!
"aku tak bisa, aku tidak mencintai mu!
"baiklah jika itu pilihanmu, terima saja nasib
malang yang akan menimpa istrimu"
Wanita itu kembali memasuki mansion,
baekho segera menghunbungi detektif
kpercayaan nya, untung nya saat momo
menlpon anak buah nya, detektif shim
melacak ny, sehingga mereka mengetahui
dimana keberadaan hyunmi.
"yeobseo changmin, apa kau sudah menemukan nya?
"ne baekho, akan ku kirimkan alamat nya"
"gomawo changmin"
Baekho menutup sambungan telepon, ia segera menuju lokasi markas yakuza itu.
sesampai di sana, markas itu sudah dikepung oleh asap, baekho yang panik segera mendobrak pintu. baekho menghampiri
hyunmi yang terikat di sebuah kursi.
Baekho segera melepaskan tali yang menhikat hyunmi, baekho membopong
hyunmi ala bridal style membawa hyunmi
keluar dari markas yakuza itu. baekho semakin panik saat melihat hyunmi yang
tak sadarkan diri, tak lama terdengar suara
mobil ambulance dan pemadam kebakaran.
Baekho segera membawa hyunmi menuju
mobil ambulance,mobil ambulance pun
segera menuju rumah sakit terdekat.
To be continue..............