My Second Wife Is My Fansgiril

My Second Wife Is My Fansgiril
Pria Misterius



Setelah mengudara selama 7jam,pesawat mendarat di bandara Incheon airport.satu persatu penumpang menuruni pesawat.hyunmi berjalan sambil menyeret koper yang ia bawa,ia mencari orang yg menjemputnya.hyunmi merasa kebingungan,karena tak kunjung meneukan orang yang menjemputnya.hyunmi mengeluaran ponsel lalu menghubungi orang suruhan ayah nya.hyunmi terus bejalan sambil menyeret koper,ia berusaha menghubungi orang surahan ayah nya, tetapi orang itu tak kungjung mengangkat telepon.


Hyunmi meneruskan langkahnya,karena tidak memperhatikan jalan,ia tak sengaja menabrak seseorang yang melintas dihadapannya. ponsel hyunmi terjatuh,saat hyunmi akan mengambil ponselnya pria itu ikut berjongkok berusaha mengambil ponsel itu.pandangan mereka bertemu,jantung hyunmi berdetak lebih cepat saat bertatapan dengan pria bermasker itu.tangan kekar pria itu terulur memberikan ponsel itu pada hyunmi.hyunmi mengambilponsel itu dari tangan pria itu.


‘’kamsahamnida’’


Pria bermasker itu mengangguk lalu melenggang pergi meninggalkan bandara,sementara hyunmi masih mematung di tempat.matanya terkunci pada sosok pria misterius bermasker,suara dering ponsel menyadarkan hyunmi dari lamunannya.hyunmi mengangkat telepon dari orang yang menjemputnya,ia menyeret koper lalu berjalan menuju parkiran.sesampai diparkiran,hyunmi segera menghampri orang yang menjmputnya,ia sedang menyender di kap mobil.


‘’chogi,apakah anda yang menjemput saya?


‘’astaga hyunmi,kau sudah besar eoh’’


‘’apa anda mengenal saya’’


‘’aigoo,kau melupakan paman tampanmu ini’’


‘’paman??


‘’ne aku pamanmu,kim hecul kakak ayahmu kim kibum’’


Mendengar hal itu,hyunmi berhambur memeluk heecul.ia sangat merindukan paman nya karena sudahlama tak bertemu.terakhir kali hyunmi bertemu dengan heecul saat liburan akhir tahun waktu hyunmi masih di bangku sd.puas melepas rindu dengan pamannya,hyunmi melepaskan pelukannya.hyunmi tersenyum kikuk ia merasa bersalah karena melupakan paman yang sangat baik padanya.


‘’hey nona kim,kenapa melamun?


‘’anio,aku hanya lapar he he’’


‘’kajja kita ke restoran ryewook saja’’


‘’ne ajusshi kajja’’


‘’yakk jangan memanggil ajusshi itu terdengar tua’’


‘’biarkan saja,kenyataan nya memang seperti itu’’


‘’asish jinja,kau sangat menyebalkan’’


Hecul masuk kedalam mobil,hyunmi segera menyusul.tak lama mobil mulai berjalan meninggalan bandara menuju restoran kim ryeowook,paman hyunmi yang merupakan adik dari ayahnya.setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam mereka pun sampai di restoran ryewook.heechul menggiring hyunmi memasuki restoran elit itu,Susana restoran cukup sepi mengingat masih waktu kerja sehingga belum ada pengunjung,heechul menggiring hyunmi menuju dapur menemui kim ryewook adik ayah hyunmi.


‘’hey bro,ku terlihat sibuk’’


‘’ya seperti yang kau lihat,ada apa kau kemari?


‘’aku mengantar keponakan kita kim hyunmi’’


Ryewook menghentikan kegiatannya memotong syuran,lalu menatap pada gadis cantik yang berdiri di smping heechul.ryewook meneliti penampilan hyunmi dari ujung rambut hingga ujung kaki,memastikan jika gadis itu adalah keponakanya.hyunmi merasa rish dengan tatapan ryewook.


‘’yakk berhenti mentapnya seperti itu,


kau membuatnya tak nyaman’’


‘’mian,aku hanya kagum melihat perubahanmu’’


‘’gwaenchana ajusshi’’


‘’jangan panggil ajusshi,panggil saja wookie oppa’’


‘’ah ne oppa’’


‘’sudah cepat buatkan makanan untuk kami’’


‘’ne arseo’’


Heechul mengajak hyunmi untuk menunggu di meja makan yang berada didapur itu,ryewook mulai berkutat dengan peralatan dapurnya memaskanan beberapa hidangan khas korea seperti bulgogi,japche,telur gulung,sup tahu pedas dan hidangan lainnya untuk menyambut kedatangan keponakan cantiknya.selesai memasak,ryewook menyajikan hidangan di atas meja.


‘’makan yang banyak keponakanku’’


‘’ne oppa,gomawo’’


Heechul-hyunmi mulai menyantap hidangan khas korea,hyunmi sangat menyukai masakan ryewook karena rasanya sangat lezat.heechul tersenyum melihat hyunmi makan dengan lahap, heechul mengambil tissue membersihkan sisa saus yang menempel di bibir hyunmi.selesai makan,hyunmi berpamitan pada ryewook karena ia kan pergi menuju apartement yang berada tak jauh dari kampus.


‘’oppa gomawo untuk makanan nya’’


‘’tidak usah sungkan,aku ini pamanmu’’


‘’oppa kami pamit dulu’’


‘’kenapa terburu-buru’’


‘’aku harus merapihkan apartement’’


‘’baiklah,jika ada waktu luang berkunjunglah’’


‘’ne oppa,aku pergi dulu’’


Heechul-hyunmi meninggalkan restoran,mereka melanjutkan perjalanan menuju apartement hyunmi yang letaknya tak jauh dari seoul university.setelah menempuh perjalanan selama 2 jam mereka pun sampai,heechul-hyunmi segera turun dari mobil.heechul mengeluarkan koper dari dalam bagasi,hyunmi membawa koper itu memasuki apartement.heechul-hyunmi memasuki lift yang akan membawa mereka menuju lantai 18,sesampai di sana mereka berjalan menuju kamar apartement hyunmi yang bernomor 101.


‘’woah apartement mu bagus sekali hyunmi’’


‘’appa menyuruh orang untuk merapihkan apartemaent ini’’


‘’kajja ajusshi,kita masuk’’


Heechul-hyunmi memasuki apartement,apartement itu cukup luas serta sudah lengkap dengan furniture di dalamnya apartement itu siap untuk di tinggalii.hyunmi berjalan menuju dapur ia mengambil orange jus dari dalam kulkas,serta beberapa cemilan khas Indonesia.hyunmi kembali ke ruang tengah sambil membawa nampan.


‘’silahkan diminum ajusshi’’


‘’ne hyunmi gomawo’’


Heechul meminum orange jus itu,rasa segar membasahi kerongkonganya.heechul menikmati cemilan khas Indonesia sambil mengobrol santai dengan hyunmi.


‘’hyunmi,kenpa kamu memilih tinggal sendiri apa kamu tidak takut?


‘’aku sudah terbiasa sendiri’’


‘’kenapa tidak tinggal denganku saja?istri dan anaku pasti senang’’


‘’aku tak ingin merepotkan paman’’


‘’ya sudah terserah kamu saja,jika butuh


" sesuatu hubungi aku’’


‘’ne ajusshi gomawo’’


Obrolan mereka berlanjut semakin seru,heechul menceritakan masa kecil bersama kaka dan adik bungsunya.ayah hyunmi kim kibum merupakan putra sulung,kim heechul merupakan anak ke dua sementara kim ryewook anak paling bungsu.tiga bersaudara itu di besarkan di keluarga yang sangat disiplin,kim kibum sudah di kenalkan ke dunia bisnis oleh ayah nya saat ia masih duduk di bangku sma.selain karena kibum memiliki otak yang cerdas,ia tertarik dengan dunia bisnis sehingga orangtua mereka menunjuk kibum menjadi penurus perusahaan.


Orangtua mereka membebaskan heechul-kibum untuk memilih cita-citanya sendiri,kim heechul yang tertarik didunia fotographer memutuskan untuk menekuni bidang itu,sehingga ia menjadi seorang photographer yang sukses seperti sekarang,kim heechul memiliki gallery photo sendiri. Ia sering ikut andil dalam pemotretan aktris,actor dan idol k pop terkenal,tak hanya itu kim heechul sering ikut andil dalam pemotretan acara bergengsi seperti paris fashion week dan pemotretan majalah amerika.


‘’woah daebak,ajusshi berutung sekali bisa bertemu dengan idol k pop’’


‘’itu sudah biasa,ajusshi sudah sering memotret mereka’’


‘’apakah ajusshi pernah memotret boygrup nuest?


‘’boygrup itu,aku yang mengambil pemotretan album mereka’’


‘’jnjja daebak,apakah mereka sangat tampan?


‘’tentu saja,member yang paling tampan di nuest itu hwang minhyun’’


‘’dia memang tampan,tapi aku lebih menyukai baekho’’


‘’apa yang kamu suakai dari pria itu?


‘’dia tampan dan memiliki bahu lebar’’


‘’aigoo,kau sangat pandai memilih namja’’


Heechul mengacak rambut hyumi gemas,heechul kembali bercerita kali ini ia membahas si bungsu kim ryewook.ryewook merupakan anak kesayangan di keluarga kim,sedari kecil ryewook lebih suka bermain masak-masakan sehingga kibum-heechul tidak suka bermain dengan ryewook karena menurut mereka permainan memasak hanya cocok untuk perempuan. Kibum-heechul sering kena marah karena ryewook mengadukan mereka pada ibunya,meskipun ryewook menyebalkan tetapi kibum-heechul tetap menyayangi adik bungsunya.


Setelah lulus senior highschool,orangtua mereka mengirim ryewook ke sekolah memasak terbaik di amerika.


Kibum-heechul merasa sedih saat ryewook pergi jauh dari mereka,tetapi sebagai seorang kaka yang baik mereka mendukung ryewook untuk meraih impianya.sehingga ryewook menjadi koki yang sukses seperti sekarang,ryewook memiliki beerapa cabang restoran yang berada di beberapa negara asia seperti Indonesia,malysia,Singapore,Thailand,jepang dll. Ryewook telah menikah,ia dikaruniai 3orang putra laki-laki.satu persatu anak ryewook mengurus cabang restoran yang berada di negara lain.


‘’woah daebak,aku tak menyangkan pamanku sangat hebat’’


‘’kau beruntung,memiliki paman tampan dan berbakat seperti kami’’


‘’ne majjayoajusshi’’


Suara dering ponsel terdengar,heechul mengangkat telepon dari kolega bisnisnya.heechul berpamitan pada hyera karena ia harus kembali ke gallery photo.hyera mengantarkan heechul sampai kedepan pintu apartement.


‘’jangan bukakan pintu untuk orang asing’’


Heechul berjalan menuju lift,hyunmi kembali memasuki apartementnya.Hyunmi mengunci pintu apartement seperti yang heechul perintahkan.hyunmi membuka koper yang berisi pakaian ganti,hyunmi menata pakaian kedalam lemari.selesai menata semua pakaian,hyunmi membuka koper yang berisi buku-buku tentang bisnis menejemen.hyunmi menata buku-buku itu di meja belajarnya.saat hyunmi akan memasukan kedua koper itu kedalam lemari,hyumi menemukan sebuah kotak di dalam lemari itu.


‘’kotak siapa ini?seingatku aku tidak memiliki kotak seperti ini’’


Gumam hyunmi,karena penasaran hyunmi membuka kotak yang cukup besar itu.hyunmi memekik kegirangan saat melihat album nuest,light stick,poster serta marchindishe nuest lainnya.hyunmi mengambil poster baekho yang sudah di beri tanda tangan,lalu memeluknya erat.hyumi mengambil laptopnya,ia memutar video konser nuest saat sedang world tour di Jakarta .hyunmi menyalakan light stick,ia ikut bernyanyi mengikuti member nuest.


‘’ini pasti ulah heecul ajussihi’’


‘’huwaa aku sangat bahagia’’


Hyunmi berguling di kasur empuknya,hyumi tersenyum saat melihat wajah tampan baekho senyuman nya membuat jantung hyunmi berdetak lebih cepat.hyunmi menarik selimut menutupi tubuhnya,tak lama ia pun tertidur.hyunmi terbagun di sore hari,ia bangkit dari tempat tidur lalu bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Selesai mandi dan berganti pakaian, hyunmi memutuskan untuk pergi berbelanja,sekalian jalan-jalan menikmati sore hari di kota seoul.hyunmi mengambil tas selempang serta ponsel pintarnya,ia berjalan keluar dari apartement.setelah mengunci apartement,hyunmi segera memasuki lift menuju lantai 1.


‘’bet bet love for ya’’


Ponsel hyunmi bordering,hyunmi mengangkat panggilan telepon.hyunmi terkejut saat mengetahui ayahnya meneleponya menayakan kabar hyunmi.hyunmi sangat senang setidaknya orangtua nya masih memperhatika nya.


‘’sweet heart apa kamu menyukai apartement nya?


‘’ne appa,aku sangat menyukai nya gomwo’’


‘’besok,orang suruhan appa akan


mengantarkan mobil ke apartementmu’’


‘’mwo?aku tidak memerlukanya appa,kampus ku tidak terlalu jauh dari apartemen’’


‘’appa sengaja mengirim mobil itu,agar kamu tidak kesulitan bepergian’’


‘’baiklah,appa jaga kesehatan titip salam untuk eomma’’


‘’ne sweet heart,nanti appa sampaikan jaga dirimu nak’’


Pip kibum memutus sambungan telepon,hyunmi memasukan kembali ponsel pintarnya kedalam tas selempangnya.hyunmi menyetop taxi yang melintas,ia masuk kedalam taxi.taxi pun melaju menuju super market yang tak jauh dari apartement.hyunmi menatap kearah kaca mobil melihat bangunan-bangunan yang berjejer rapih di sepanjang jalan.setelah menempuh perjalanan selama setengah jam,hyunmi super market.


‘’ini uang nya ajusshi’’


‘’ne kamsahamnida’’


Hyunmi berjalan memasuki super market,hyunmi mengambil trolli lalu mendorong trolli menuju stand sayur dan buah-buahan.hyunmi memilih sayur dan buah yang masih segar lalu memasukan kedalam trolli.hyunmi mendorong trolli menuju stand daging,hyunmi memasukan daging sapi segar,ayam serta nugget kedalam trolli.hyunmi mendorong trolli menuju stand bumbu dapur,memasukan beberapa bumbu dapur seperti gula,garam,merica,saus tiram dan bumbu dapur lainnya kedalam trolli.


‘’sayur sudah,buah sudah,lauk pauk suadah,bumbu dapur sudah’’


Hyunmi mengecek daftar belanjaan sebelum melanjutkan kegiatan belanjanya,hyunmi mendorong trolli menuju stand sembako untuk membeli beras dan minyak goreng.setelah selesai membeli kebutuhan pokok,hyunmi mendorong trolli menuju stand peralatan mandi.hyunmi mengambil sabun cair,shampoo,pasta gigi,sikat gigi body lotion,spons mandi,facial foam,lulur madi,lalu memasukanya kedalam troli.


‘’sepertinya ada yang kurang’’


Gumam hyunmi sambil berjalan menuju stand lainnya,hyunmi menghentikan langkahnya di stand yang menjual popok serta pembalut wanita,hyunmi berjinjit mencoba meraih pembalut yang berada di rak paling atas,hyunmi berhasil meraih pembalut itu hyunmi kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh.untungnya tubuh tegap pria bermasker menangkap tubuh hyunmi agar tidak terjatuh,pandangan mereka bertemu mereka saling menatap dalam beberapa menit.


‘’oppa sedang apa disini?’’


‘’aku mencarimu chagi’’


Suara wanita itu menyadarkan hyunmi dari lamunanya,hyunmi menjauhkan tubuhnya dari pria itu lalu mendorong trolli menuju kasir.hyunmi mengantri di depan kasir,untungnya antrian tidak terlalu ramai sehingga hyunmi tidak perlu menunggu lama.selesai membayar hyunmi membawa barang belanjaannya lalu keluar dari supermarket,hyunmi menyetop taxi yang melintas.taxi berhenti,hyunmi masuk kedalam taxi.taxi itu mulai melaju meninggalkan super market.


‘’ini uangnya ajusshi’’


‘’gomawo agasshi’’


Hyumi menjinjing keresek belanjaan lalu berjalan memasuki lobi apartement,hyunmi berjalan menuju lift saat akan memasuki lift ,seorang pria tinggi menabrak hyunmi belanjaan hyunmi terjatuh berserakan di lantai.hyunmi berjongkok memunguti belajaan nya,pria itu tidak tinggal diam ia ikut membantu hyunmi memunguti belanjaan nya.setelah selesai memunguti belanjaan hyunmi,pria itu meminta maaf pada hyunmi.


‘’chosonghamnida,aku tidak memperhatikan jalan’’


‘’gwaenchana’’


Hyunmi mendongkak melihat kea rah pria di hadapannya,mata hyunmi membelalak saat mengetahui pria bermasker itu.hyunmi sangat hafal postur tubuh serta mata pria itu,pria itu adalah hwang minhyun salah satu member nuest.


‘’minhyun oppa’’


Gumam hyunmi,minhyun meletakan jari nya di depan bibir hyunmi.lalu ia menarik hyunmi kedalam apartemen nya yang bersebrangan dengan apartementnya.minhyun melepaskan masker yang ia kenakan.hyunmi terpesona saat melihat wajah tampan minhyun yang terlihat lebih tampan jika di lihat secara langsung.minhyun melambaikan tangan nya di depan wajah hyunmi,hyunmi tersadar dari lamunannya.


‘’agasshi kita perlu bicara’’


‘’ah ne,minhyun oppa’’


‘’tolong rahasiakan keberadaan ku di tempat


ini’’


‘’ne oppa araseo’’


‘’gomawo’’


Saat hyunmi akan keluar dari apartement minhyun,minhyun mencekal pergelangan tangan hyunmi,hyunmi menghentikan langkahnya lalu berbalik menghadap minhyun.


‘’ada apa oppa?


‘’kamu belum memberitau namamu’’


‘’aku kim hyunmi,bisakah aku pergi?


‘’ah ne,senang bertemu denganmu hyunmi’’


Kata minhyun tersenyum kikuk,hyunmi kembali terpesona saat melihat minhyun yang tersenyum kepadanya.wajah pria itu dua kali lebih tampan saat sedang tersenyum,hyunmi mempercepat langkahnya keluar dari apartement minhyun.hyunmi menarik nafas dalam-dalam,pertemuan mendadaknya dengan minhyun nuest membuat ia sangat terkejut.hyunmi menekan passcode apartemennya menggunakan tanggal lahir baekho,pintu pun terbuka.hyunmi segera memasuki apartemen,hyunmi duduk di sofa apartement beristirahat sejenak sebelum memasak makan malam.


‘’jnjja daebak,baru sehari tinggal di korea aku sudah bertemu dengan idol k pop’’


Gumam hyunmi,hyunmi mengambil ponsel pintarnya dari dalam tas selempang.hyunmi memulai obrolan di grup chat yang ia buat bersama sahabatnya,obrolan mereka semakin seru saat hyunmi memberitaukan jika ia bertemu dengan salah salah satu member nuest yaitu hwang minhyun.


Olivia-keyla yang merupakan loa sebutan untuk fans nuest,kedua sahabtnya mencecar hyunmi dengan berbagai pertanyaan.hyunmi menghentikan kegiatan chatting nya,lalu berjalan menuju dapur.


‘’masak apa ya?


Hyunmi membuka kulkas,melihat bahan makanan yang ia beli dari super market.hyunmi mengambil beberapa sayuran serta daging sapi.hyunmi memutuskan utuk membuat soto karena masakan idonesia itu mudah membuatnya dan tak memakan waktu lama.hyunmi menanak nasi terlebih dulu menggunakan rice cooker,setelah itu hyunmi mencuci sayuran serta daging sapi.hyunmi menyiapkan bumbu,lalu ia mulai berkutat dengan peralatan dapur memasak soto.


‘’akhirnya selesai juga’’


Hyunmi menuangkan soto yang ia masak kedalam mangkuk,hyunmi mengambil nasi kedalam mangkuk kecil ia menuangkan kuah soto kedalam mangkuk nasi.hyunmi mulai menyantap makan malamnya,ia makan dengan lahap karena perutnya sudah keroncongan sedari tadi. selesai makan,hyunmi membereskan meja makan.hyunmi mencuci pring kotor serta peralatan makan.


‘’soto nya masih banyak,sayang jika di buang’’


Gumam hyunmi,hyunmi memutuskan untuk memberikan soto itu pada minhyun.hyunmi mengambil panci kecil itu,membawanya menuju apartemen minhyun.saat ini hyunmi sudah berada di depan apartemen minhyun,hyunmi segera menekan bel apartement.taklama minhyun membuka pintu.hyunmi terkejut saat melihat minhyun yang hanya mengenakan handuk menutupi bagian bawahnya.


‘’chakaman,aku berganti pakaian dulu"


Minhyun menutup pintu apartement nya,


tak lama minhyun kembali membuka pintu.minhyun terlihat tampan walau hanya mengenakan piyama tidur.hyunmi tersadar dari lamunannya,ia melupakan tujuan nya untuk memberikan soto pada minhyun.


‘’aku memasak terlalu banyak,ini untukmu oppa’’


‘’gomawo hyunmi,kebetulan sekali aku belum makan’’


‘’ne cheonmaneyo’’


‘’hyunmi ssi,bisakah menemanku makan’’


‘’ah ne oppa’’


Jawab hyunmi kikuk,minhyun menggiring hyunmi memasuki apartemen nya.apartemen minhyun sangat rapih dan bersih,barang-barang terta di tempatnya.minhyun-hyunmi duduk di ruang makan.minhyun mengambil nasi dari rice cooker,lalu ia mulai menikmati soto buatan hyunmi.Hyunmi menopang wajahnya dengan keduatangan.hyunmi memandangi pemandangan indah dihadapanya,bahkan saat sedang makan


pun minhyun tetap mempesona.


‘’hyunmi ssi gwaenchanayo?


‘’ah ne,gwaenchana,apakah sudah selesai?


‘’ne,masakan mu sangat lezat aku menyukainya’’


‘’syukurlah,sudah malam aku pamit dulu oppa’’


‘’ah ne,kajja aku akan mengantarmu sampai depan’’


Minhyun mengambil panci yang sudah ia cuci,lalu mengembalikan pada hyunmi.setelah itu mereka berjalan menuju pintu apartement.hyunmi keluar dari apartement minhyun lalu berjalan menuju apartement nya,hyunmi menekan passcode pintu apartement pun terbuka.hyunmi masuk kedalam apartement lalu mengunci nya.


Hyunmi menaruh panci kedalam lemari,lalu ia berjalan menuju kamar.hyunmi berbaring di atas kasur queen size nya,tubuh hyunmi berguling kesana kemari.ingatan pertemuannya dengan minhyun kembali berputar di benaknya.


‘’astaga minhyun sangat tampan,kenapa aku baru menyadari nya’’


Gumam hyunmi,rasa kantuk mulai hyunmi rasakan.hyunmi mematikan lampu kamar karena terlalu terang,lalu hyunmi menyalakan lampu tidur.hyunmi menarik selimut menutupi tubuhnya sebatas dada,perlahan mata hyunmi terpejam ia mulai menyelami alam mimpi. To be continue................