
Hari ini mahasiswa-mahasiswi akan mengikuti perkemahan,semua mahasiswa-mahasiswi dari berbagai fakultas sudah berada di lapangan kampus.senior pembimbing mengabsen nama-nama mahsiswa-mahasiswi,setelah itu mereka masuk kedalam bus.hyunmi duduk di barisan kedua,ia duduk di dekat kaca mobil agar bisa melihat pemandangan sepanjang perjalanan.tak lama,senior tampan cha eun woo berjalan menghampiri tempat duduk hyunmi.
‘’hyunmi,apakah kursi ini ada yang menempati?
‘’anio sunbae,kursi itu kosong’’
‘’bolehkah,aku duduk di sini?
‘’ne sunbae’’
Jawab hyunmi kikuk,eun woo duduk di samping hyunmi.suasana terasa canggung,hyunmi memasang hedset lalu memutar lagu dari ponsel pintanya.tak lama,bus mulai berjalan meninggalkan kampus.suasana di dalam bus mulai gaduh,mahasiswa-mahasiswi lain memutar lagu lalu bernyanyi.hyunmi menatap kearah kaca bus,menatap gedung-gedung yang berjer di sepanjang jalan.
Perjalanan menuju tempat camping cukup jauh,hyunmi mulai kebosanan rasa kantuk mulai ia rasakam.perlahan mata hyunmi mulai terpejam,kepala hyunmi bersender pada kaca bus.melihat posisi tidur hyunmi yang tidak nyaman,eun woo menyenderkan kepala hyunmi pada bahu lebarnya.
‘’yeopeuda’’
Gumam eun woo saat melihat wajah cantik hyunmi yang sedang tertidur,tangan eun woo menyingkirkan helayan rambut yang menutupi wajah hyunmi.pandangan eunwoo menatap pada bibir chery hyunmi.eun woo menggelengkan kepala,mencoba menepis pikiran anheh yang muncul di bedaknya.setelah menempuh perjalanan selama 3 jam,bus pun sampai di lokasi camping.eun woo segera membangun kan hyunmi yang masih tertidur.
‘’hyunmi ireona,kita sudah sampai’’
Eun woo mengguncang bahu hyunmi,tak lama hyunmi pu terbangun.hyunmi membuka mata pemandangan yang pertama kali hyunmi lihat adalah wajah tampan cha eun woo yang tersenyum padanya.tangan eun woo terulur mengelus surai kecoklatan hyunmi,lalu ia melenggang pergi.Hyunmi tersadar dari lamunannya,ia mengambil tas ransel lalu segera turun dari bus mengingat hanya dia sendiri yang masih berada di dalam bus.
‘’berhubung semua sudah brkumpul,kita akan menuju lokasi camping’’
Eunwoo,Daniel,guanlin,jinyoung,jinhwan,jaehwan,jisung,daehwi,seunghoon,lisa,jeniee,jisoo,rose,tzuyu,sana,dahyun,wendy,Irene,yerin serta senior lainnya menggiring mahasiswa-mahasiswi menuju lokasi camping.sesampai di sana,para senior membagi mahasiswa-mahasiswi menjadi 10 kelompok.masing-masing kelompok terdiri dari 7 anggota.hyunmi bersyukur karena ia satu kelompok dengan teman sekelas nya yang sangat dekat dengan nya yaitu min hyera dan shin jihyun.setelah pembagian kelompok,mahasiswa-mahasiswi segera membangun tenda yang sudah di sediakan.
‘’hyunmi ah,kemarilah’’
Hyunmi menghentikan kegiatannya yang sedang memasang tenda,ia menghampiri senior yang memanggilnya.rose meneliti penampilan hyunmi dari ujung rambut sampai ujung kaki,rose berdecih meremehkan hyunmi.rose tak mengerti apa yang membuat eun woo tertari pada hyunmi dilihat dari segi mana pun dirinya lebih unggul dari hyunmi.penampilan rose sangat berkelas pakaian yang ia kenakan pun dari brand ternama,sementara hyunmi hanya memakai pakaian yang sederhana.
‘’ada apa sunbae?
‘’bisa temani aku mengambil air?
‘’ah ne sunbae’’
Rose memberikan ember pada hyunmi,hyunmi mengambil ember itu.mereka berjalan menuju sungai yang letaknya tak jauh dari perkemahan.hyunmi mengambil air dari sungai yang cukup deras itu,sementara rose hanya berdiri tak jauh dari hyunmi.rose melihat keadaan sekitar,keaddan di sekitar sungai itu cukup sepi hanya ada mereka berdua.rose menjalankan rencananya,ia mendorong hyunnmi.hyunmi terjatuh kedalam sungai.
‘’sunbae tolong aku’’
Rose tak memperdulikan teriakan hyunmi,ia berjalan meninggalkan sungai itu.rose kembali ke perkemahan,ia meghampiri sahabatnya yang berada di tenda panitia.
rose menceritakan apa yang ia perbuat pada hyunmi.
‘’coba kalian tebak,apa yang kulakukan pada gadis itu’’
‘’jangan bilang kamu mengerjainya’’
‘’ne majjayo,aku mendorong gadis itu ke sungai’’
‘’neo picheoseo,bagaimana jika gadis itu celaka?
‘’aku tak peduli,salah dia sendiri membuatku kesal’’
Jennie,jisoo dan lisa saling bertatapan,mereka tak menyangka jika rose berbuat sejauh itu.tanpa mereka sadari,eun woo mendengar percakapan mereka karena kebetulan eun woo melewati tenda panitia.eun woo berlari menuju sungai,ia sangat mengkhawatirkan keadaan hyunmi.saat tiba disana eun woo melihat tubuh hyunmi yang terbawa arus,eun woo segera nyemplung kedalam sungai.eun woo berenag ke tengah-tengah sungai,tangan eun woo berhasil menarik tubuh hyunmi.
Eun woo membawa hyunmi ke tepi sungai.hyunmi tak sadarkan diri,wajahnya membiru karena kedinginan.eun woo melakukan cpr mencoba mengeluarkan air yang tertelan oleh hyunmi.tetapi cara itu tak berhasil,eun woo menempelkan bibirnya pada bibir hyunmi memberikan nafas buatan.tak lama hyunmi terbatuk,ia mengeluarkan air yang tertelan.
‘’hyunmi,gwaenchanayo?
‘’gwaenchana,gomawo sunbae’’
‘’kajja,kita kembali ke perkemahan’’
‘’ne sunbae,tapi aku tak kuat berjalan’’
‘’aku akan menggendongmu’’
Eun woo jongkok,hyunmi naik ke punggung eun woo.eun woo mulai berjalan meninggakan sungai itu menuju perkemahan.saat sampai diperkemahan suasana mendadak ricuh,saat melihat eun woo mengendong hyunmi.eun woo tak memperdulikan orang-orang yang berbisik membicarakannya,ia kembali meneruskan langkahnya menuju tenda pmr.sesampai di tenda,eun woo membaringkan tubuh hyunmi di atas blankar,lalu menyelimutinya.
‘’hyunmi aku tinggal sebentar’’
‘’ne sunbae’’
Eun woo melengang pergi menuju tenda dapur umum,ia membuatkan teh hangat untuk hyunmi. Setelah selesai,eun woo kembali ke tenda kesehatan.dengan telaten,eun woo membantu hyunmi meminum teh.eun woo menaruh cangkir the di atas nakas,eun woo menempelkan tangan nya di kening hyumi,rasa panas ia rasakan.
‘’hyunmi sepertinya kamu demmam’’
‘’pantas saja kepala ku terasa pening’’
‘’aku akan memanggil temanmu untukmenemanimu’’
‘’ne sunbae gomawo,maaf sudah merepotkan’’
‘’sudah tak usah dipikirkan,kamu beristirahat saja’’
Eun woo melenggang pergi meninggalkan tenda kesehatan menuju tenda hyunmi,sesampai di sana eun woo memberitaukan pada teman hyunmi jika hyunmi sakit.eun woo memberitaukan jika hyunmi membutuhkan pakaian ganti,teman satu tenda hyunmi mengangguk mengerti.
‘’gomawo sunbae’’
‘’sudah,cepat temui hyunmi kasian dia sendirian’’
‘’ne sunbae’’
Jawab hyera-jihyun bersamaan,setelah itu eun woo melengang pergi menuju tenda panitia ospek.Hyera-Hyejin mengambil pakaian ganti hyunmi,lalu mereka bergegas menuju tenda kesehatan.Hyera-Hyejin terkejut saat melihat hyunmi yang terbaring
di atas blankar,wajah hyunmi sangat pucat mereka tak mengerti apa yang telah menimpa hyunmi.
‘’hyunmi kamu kenapa?
‘’aku terjatuh ke sungai’’
‘’mwo?bagaimana ceritanya?
‘’hyunmi,aku membawa pakaian ganti’’
‘’gomawo hyera,bisakah kalian keluar sebentar’?
‘’ne hyunmi,kajja jihyun’’
Hyera-jihyun keluar dari tenda,membiarkan hyunmi berganti pakaian.beberapa menit kemudian mereka kembali masuk kedalam tenda untuk memantau keadaan hyunmi.hyera-jihyun membagi tugas,jihyun bertugas untuk menjaga hyunmi sementara jihyun bertugas untuk memasak makanan,jihyun pun segera pergi menuju dapur umum.
Sementara itu di tenda panitia,eun woo sedang mengikuti rapat bersama panitia ospek lainnya untuk membahas kegiatan ospek yang akan di laksanakan selama 3 hari 3 malam.selesai rapat panitia membubarkan diri,kembali ketenda masing-masing.saat rose akan pergi,eun woo mencekal pergelangan tangan rose,rose pun menghentikan langkahnya.
‘’rose,kenpa kamu tega mencelakai hyunmi’’
‘’karena aku membenci gadis itu’’
‘’apa salah hyunmi padamu?
‘’dia merebut perhatianmu dariku’’
‘’rose tidakanmu keterlauan,kamu membahyakan nyawa hyunmi’’
‘’aku tak peduli,eun woo kenapa kamu sangat memperdulikan dia?
‘’karena aku menyukai hyunmi’’
Perkataan eun woo membuat hati rose hancur berkeping-keping,air mata menggenang di pelupuk mata rose.ia melepaskan tangan nya dari tangan eun woo lalu berlari meninggalkan tempat itu. tanpa rose sadari ia sudah berjalan cukup jauh memasuki hutan,rose mulai panik ia mencoba mencari jalan keluar untuk keluar dari hutan itu.tetapi usaha rose sia-sia ia tetap kembali pada tempat semula.rose tertunduk lemas,ia memeluk kedua lutut nya lalu terisak.
‘’kenpa dia sangat kejam pada ku hikss’’
‘’apakah mencintai adalah sebuah kesalahan?
Gumam rose,hari menjelang sore hutan pun mulai menggelap.rose bangkit ia kembali berjalan menyusuri hutan,rose mempercepat langkahnya sebelum matahari benar-benar tenggelam. Karena tak memperhatikan jalan,rose tersandung akar pohon lalu ia terjatuh.rasa ngilu ia rasakan saat mencoba menggerakan kaki nya.rose kembali terisak,ia berharap seseorang datang menolongnya.
‘’rose kamu dimana’’
Rose menghentikan tangisannya saat mendengar suara orang yang memanggil nama nya. rose berteriak memberi isyarat jika ia berada tak jauh dari tempat mereka.
Mendengar suara teriakan rose,orang itu segera berjalan menuju sumber suara.rose langsung memeluk orang yang menemukanya,tak lama rose melepas pelukannya.rose terkejut saat mengetahui jika orang yang ia peluk ada kim seokjin,pria yang mengejar-ngejarnya dan berkali-kali ia tolak.
‘’seokjin,kenapa kamu ada disini?
‘’semua orang mencarimu rose’’
‘’seokjin ah mianhae’’
Rose kembali terisak,ia merasa bersalah karena selama ini ia memperlakukan seokjin dengan kasar.seokjin menarik rose kedalam pelukannya,tanganya terulur mengelus penggung rose yang bergetar.setelah dirasa tenang,rose pun melepaskan pelukannya.rose menatap wajah seokjin,rose baru menyadari jika seokjin lumayan tampan.
‘’rose kaki mu terkilir,biaraku pijat’’
‘’ah ne’’
Seokjin memijat kaki rose,rose memekik saat seokjin memijat kaki nya.seokjin menyuruh rose untuk menggerakan kaki nya,rose menggerakan kakinya rasa sakit yang semula ia rasakan telah menghilang.
‘’gomawo seokjin’’
‘’ne cheonma rose’’
‘’seokjin ah mianhae,maafkan atas sikap kasarku padamu’’
‘’gwaenchana,aku sudah memaafkanmu dari dulu’’
‘’gomawo ,seokjin ah mari kita pacaran’’
Seokjin mematung saat mendengar perkataan rose yang selama ini ia tunggu-tunggu,rose mendekatkan wajahnya mengikis jarak di antara mereka.
Bibir mereka bertemu,rose ******* bibir atas bawah seokjin secara bergantian,awalnya seokjin tak merespon tetapi di menit berikutnya seokjin membalas ciuman rose.ia menarik tengkuk rose memperdalam ciuman mereka.
Rose memukul dada seokjin karena kekurangan oksigen,tautan bibir mereka
pun terlepas.
‘’saranghae rose’’
‘’nado saranghe seokjin’’
‘’kajja kita harus kembali ke perkemahan sebelum gelap’’
‘’ne seokjin kajja’’
Rose mengandeng tangan seokjin,mereka berjalan menyusuri hutan.setelah berjalan cukup jauh mereka berhasil keluar dari hutan.seokjin-rose segera melanjutkan perjalanan menuju perkemahan.seokjin mengantarkan rose sampai ke tenda nya,jisoo,jeniee dan lisa menatap curiga pada rose,karena setau mereka rose tidak menyukai pria itu.
‘’rose kamu kemana saja eoh’’
‘’tadi aku tersesat di hutan’’
‘’rose kenapa kamu bersama seokjin?
‘’dia yang menemukanku di hutan’’
‘’woah daebak,sepertinya terjadi sesuatu diantara kalian’’
‘’mulai hari ini kami berpacaran’’
‘’chukae rose,akhirnya kamu move on dari
eun woo’’
‘’gomawo yeorobun’’
Rose memeluk ke tiga sahabatnya itu,malam semakin larut mereka memutuskan untuk beristirahat mengingat besok mereka harus bangun pagi,untuk menyiapkan acara ospek mahasiswa.tugas mereka sangat banyak mengingat mereka merupakan panitia ospek.
To be countinue...........